Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Seekor anjing bisa bawa jiwa yg terhilang kembali ke jalan yg benar

Geadley Lian's picture

Suatu ketika di negara belanda,ada sepasang suami-istri.Mereka memelihara seekor anjing.Si istri seorang yg rajin ke gereja & dia sering membawa anjingnya bersama ketika tepat waktu jam 9.00 pagi,hari minggu,maka anjing inipun sudah kebiasaan ke gereja.Manakala suaminya tidak suka ke gereja,sibuk dengan aktivitasnya sebagai seorang pemabuk,penjudi bahkan perokok.

Setiap ke gereja,si istri akan menyebut nama suaminya dalam doa,dari waktu ke waktu & sepanjang hayat si istri,suaminya belum berubah.Tetapi si istri terus berharap agar suatu masa nanti suaminya berubah yakni bertobat.Anjing mereka sentiasa menjadi pengiring si istri karna di belanda,mereka terlalu senang dengan anjing sehingga anjing mereka di mandikan sebersih-bersihnya & sudah menjadi kebiasaan orang belanda membawa anjing masuk kamar tidur.

Memang si istri bergumul mendoakan suaminya & ketika tahun demi tahun berlalu seiringnya waktu,si istri jatuh sakit lalu dipanggil Tuhan.Suaminya sedih & menangis tapi tetap saja belum bertobat sehingga jam loceng kedengaran anjing itu meronta-ronta mau keluar & sang suami tertanya-tanya ada apa dengan anjing itu.Lalu dia membuka pintu pagar & ikuti anjing itu kemana.Ternyata,anjing itu ke gereja & sang suami terpaksa duduk di kerusi yg ditinggalkan oleh istrinya karna di belanda harus hati2 kalau mencari tempat duduk karna bisa2 saja duduknya di tempat orang.

Pada saat itu jugalah sang suami bertobat & ternyata setelah kepergian istrinya yg selama hayatnya berdoa utknya,Tuhan merobah dia bahkan oleh karna anjingnya membawa dia ke gereja.

Pengajaran dari cerita ini adalah betapa setianya si istri berdoa utk suami sehingga di panggil Tuhan & seekor anjing bisa membawa jiwa yg belum diselamatkan ke gereja lalu bertobat.Di sini hanya akan menjelaskan lebih banyak tentang anjing yg menurut sebahagian orang adalah pengotor tetapi anjing dalam cerita ini adalah anjing yg setia bahkan bersih & ini membuatkan sebahagian orang berubah persepsi tentang anjing.

Dari cerita ini juga dapat disimpulkan bahwa anjing bisa mempraktekkan firman Tuhan & kebanyakan orang tidak bisa.Ada satu penghalang bagi seseorang itu yaitu malu & utk mengatasi rasa malu adalah keyakinan kebenaran firman Tuhan.Jika seekor anjing bisa menyelamatkan satu jiwa,kita juga bisa.

__________________

geadley

joli's picture

untung nggak ajak teman2nya

anjing aja bersaksi ^.^


untung yang di ajak tuan-nya, bagaimana bila yang di ajak para teman-nya ya?  

Geadley Lian's picture

bagus juga

Bagus juga,agar orang bisa memuji & menyembah serta mendengar firman Tuhan bersama anjing.Mereka juga hewan ciptaan Tuhan.Seperti Nabi Noh serta keluarganya,juga memuji & menyembah Tuhan bersama sgala jenis hewan ciptaan Tuhan.

__________________

geadley

Heryosa Hudoyo's picture

Luar biasa

Luar biasa ya? cara Tuhan memanggil anak-anak-NYA.........tak terpikirkan oleh pikiran kita......

Geadley Lian's picture

pemikiran tentang anjing

Sebahagian besar pemikiran orang asia tidak sama dengan pemikiran orang barat karna bagi sebahagian orang asia,anjing itu kotor yakni menjijikkan,bahkan agama lain ada yg tidak bisa menyentuhnya.Bagi orang barat,anjing itu menyenangkan bahkan disayangi seperti sayangnya sesama manusia,maka tidak mustahil melalui anjing sang suami bisa bertobat,sekaligus karna doa istrinya.

Memang pada dasarnya,ia sesuatu yg mustahil,tetapi dimata Tuhan,tiada yg mustahil.Tuhan bukan saja bisa bekerja melalui orang,tapi juga melalui hewan.Banyak yg tidak menyadarinya karna menurut suara rame,hanya melalui manusia.

__________________

geadley

ferrywar's picture

firman tuhan

Anjing sebagian besar bergerak mengikuti naluri. Dan kebiasaan menuntun nalurinya. Kalau dalam contoh cerita kebiasaan itu mengantar ke gereja setelah lonceng gereja terdengar, maka ia melakukan hal yang sama. Kalau itu disebut "firman tuhan", maka "firman tuhan" harus dipahami terjadi juga pada anjing saya yang setiap pagi keluar lewat pintu depan yang dibukakan supaya ia bisa buang hajat di luar rumah. Kalau terlambat 1-2 jam terlambat tidak dibukakan pintu, ia resah. Secara analog saya bisa sebut anjing itu "mendengarkan "firman tuhan" yang gelisah di perutnya.

Orang ke gereja tidak lantas berarti "kembali ke jalan yang benar". Banyak orang yang mengaku aktif di gereja, kalau bicara dan menulis selalu mengutip "firman tuhan". Tapi ternyata kata-katanya tetap kerap menyakiti hati sesama, kasar, dan arogan - "mengagul-agulkan diri". Kalau itu disebut "kembali ke jalan yang benar", apa tidak "mengenaskan"?

Geadley Lian's picture

naluri

Memang itu adalah sebahagian besar dari anjing karna bukan semua orang dapat merasakan pengalaman seperti kisah ini.Ia nampak mustahil utk dipercayakan tapi ia adalah suatu kenyataan yg benar2 terjadi.Di asia,tidak pernah ada seorangpun ke gereja membawa anjingnya karna bisa2 saja diusir.Berbeda dengan orang eropah yg terlalu senang dengan dengan anjing.Saya berpendapat bahwa anjing dalam kisah ini telah "melaksanakan tanggungjawabnya" dengan baik yaitu mempertobatkan tuannya.

Allah tidak mengira siapa2 & Allah bisa saja pakai anjing meski anjing tidak bisa bicara.Di asia,kita tidak mungkin mendengar kejadian serupa tapi mungkin pada suatu saat nanti.Ingatlah,Tuhan punya cara tersendiri.

__________________

geadley

kardi's picture

firman Tuhan tidak kembali dengan sia-sia

@ferrywar, firman Tuhan yang ditaburkan tidak pernah kembali sia-sia, ia akan tumbuh dan berbuah ada yang 30x, 60x, 100 x (Markus 4:20).

Heryosa Hudoyo's picture

Tidak ada yg mustahil bagi Tuhan

Syalom,

"Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan" (Yohanes 1:3). atau dengan kata lain:
 "tak satu pun dijadikan tanpa Dia"

Lukas  1:37 "Sebab untuk Allah tidak ada yang mustahil."

Pengkhotbah 3:11 " Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir", atau dgn kata lain "tetapi kita tak sanggup mengerti perbuatan Allah dari awal sampai akhir"

 "Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya." (Yohanes 20:29)

Tuhan Yesus memberkati kita semua & Roh Kudus akan memberi pengertian.