Submitted by jesusfreaks on

Ketika...
Kematian memanggil
Siapa yang sanggup untuk tidak menoleh ?
Siapa yang mampu menolaknya ?

Ketika...
Kematian memanggil
Hancurlah semua
Hancurlah keegoisan
Hancurlah kesombongan
Hancurlah keangkuhan

Ketika...
Kematian memanggil
Diamlah...Dengarlah...
ia memanggilmu BESOK

When death calling...
Silent...and...listen...
he call you TOMORROW

Gereja petra makassar
22032009

Jesus Freak's
"Live X4J, Die As A Martyr"

Submitted by ebed_adonai on Sun, 2009-03-22 21:32
Permalink

Bro JF kekasihku,

Kata orang, kalau punya anak mau tidak mau pasti (lebih) ingat mati. Dulu kata-kata itu sering saya anggap main-main. Tapi sekarang, kadang-kadang kalau pas lagi merenung malam-malam, saya jadi suka berpikir, ya,...seperti bro JF gitulah,...kalau saya mati,..apa yang sudah saya tinggalkan untuk anak-anak ini,...siapa yang menjaga mereka nanti.......siapa yang menidurkan putri bungsu saya nanti...bagaimana kalau dia cari-cari saya.......apa saya masih bisa melihat senyuman mereka dari atas sana.....

Shalom!

(...shema'an qoli, adonai...)

Submitted by Evylia Hardy on Wed, 2009-03-25 08:41

In reply to by ebed_adonai

Permalink

ketika kematian memanggil kita

keluarga dan sanak saudara kan menangisi

lalu bicara tentang segala memori ... saat kita masih ada

   ketika kematian memanggil kita

   teman dan rekan kerja kan kehilangan

   walau mungkin cuma sebentar

ketika kematian memanggil kita

lapak-lapak terbengkalai

dan orang kan mulai bertanya-tanya

mana si empunya

patah arangkah ia

sedangkan komen-komen terakhir belum diresponnya

   ketika kematian memanggil kita

   tulisan kita bukti kita pernah ada

   dan tulisan itu kan terus berbicara

   pada orang-orang yang tak tahu kita telah tiada ...

 

Eha

Submitted by jesusfreaks on Mon, 2009-03-23 07:13
Permalink

Ya, lo menangkap dengan baik blog gw.
Gw terinspirasi, meninggalnya bapak seorang artis.

Jesus Freaks,

"Live X4J, Die As A Martyr"

-SEMBAHLAH BAPA DALAM ROH KUDUS & DALAM YESUS KRISTUS-

Submitted by Ari_Thok on Tue, 2009-03-24 10:27
Permalink

Sudah 1 - 2 Minggu ini terjadi banyak kematian di daerah tempatku, kemaren malam total sudah 6 orang meninggal berturut-turut. Kejadian seperti ini juga beberapa kali terjadi di daerah lain, sepertinya berurutan jika ada banyak orang yang sudah tua atau sakit. Satu meninggal, seakan-akan mengajak yang lainnya juga menyusul.

Mmm .. apakah itu pertanda musim kematian sedang melanda daerah situ? Ada yang becanda juga, malaikat maut sekalian mampir karena ngirit dalam perjalanannya. Atau yang meninggal memang mengajak orang-orang sekitarnya? Ah .. gak tahu ah ... hanya merasa aneh aja dengan kejadian semacam ini. Yang jelas kematian memang misteri, dan hanya Tuhan saja yang berkuasa dan berkehendak.

*yuk comment jangan hanya ngeblog*


*yuk ngeblog jangan hanya comment*

 

Submitted by fenny kristanti on Tue, 2009-03-24 19:07
Permalink

kata buku, ada seorang pertapa yang hidup dengan seekor burung--apa gitu namanya--di atas pundaknya. dan burung itu selalu mengingatkannya bahwa ia akan segera mati. entah kapan dan entah dimana. hanya "akan segera mati" Dengan keadaan seperti itu, pertapa itu menjalani hidupnya dengan sebaik-baiknya. no wasting time!

God's child