Submitted by NoStressInDepress on

Kekuasaan, Harta, dan Wanita, kenapa sia-sia ?

Sia-sia, kenapa Kekuasaan, Harta, dan Wanita ?

 

Pengkhotbah

 

1:2 Kesia-siaan belaka, kata Pengkhotbah, kesia-siaan belaka, segala sesuatu adalah sia-sia.

 

12:8 Kesia-siaan atas kesia-siaan, kata Pengkhotbah, segala sesuatu adalah sia-sia.

----------- 

Menurut sudut pandang Salomo sang pemikir jenius memang demikian adanya, tetapi yang dijelaskannya  adalah suatu model kehidupan duniawi Bisa terlihat dari kehidupan masa muda Salomo, walau memiliki banyak wanita dan harta, bahkan sebagai pemikir paling jenius yang pernah ada di muka bumi

Salomo pada akhirnya tidak merasakan apa-apa saat ia merenungkan semua hal tersebut di masa tuanya, bahkan ia mengalami masa-masa kesepian dan depresi, hal tersebut karena ia jatuh kedalam dosa penyembahan berhala 

I Raja-Raja 11:4

Sebab pada waktu Salomo sudah tua, isteri-isterinya itu mencondongkan hatinya kepada allah-allah lain, sehingga ia tidak dengan sepenuh hati berpaut kepada TUHAN, Allahnya, seperti Daud, ayahnya.

----------- 

Salomo jatuh karena wanita 

I Raja-Raja 11:3

 

Ia mempunyai tujuh ratus isteri dari kaum bangsawan dan tiga ratus gundik; isteri-isterinya itu menarik hatinya dari pada TUHAN. 

----------------

Bisa dibayangkan bagaimana seorang Salomo, yakni seorang manusia yang meminta hikmat langsung dari Allah, menjadikannya salah satu orang paling jenius yang pernah ada di bumi 

I Raja-Raja 

4:29 Dan Allah memberikan kepada Salomo hikmat dan pengertian yang amat besar, serta akal yang luas seperti dataran pasir di tepi laut,  

4:30 Sehingga hikmat Salomo melebihi hikmat segala bani Timur dan melebihi segala hikmat orang Mesir.  

4:31 Ia lebih bijaksana dari pada semua orang, dari pada Etan, orang Ezrahi itu, dan dari pada Heman, Kalkol dan Darda, anak-anak Mahol; sebab itu ia mendapat nama di antara segala bangsa sekelilingnya.   

kesimpulan: 

Dalam hidup ini begitu banyak hal-hal yang terpikirkan dan dipikirkan manusia, mencari-cari jawaban dari berbagai pertanyaan yang terus menerus bagai seorang Filsuf 

tapi mari kita melihat kepada Salomo, salah satu cerminan manusia dengan hikmat, pengertian, kekayaan serta cinta yang luar biasa tetapi masih menganggap hidup adalah kesia-siaan.  

Ada pesan yang ingin disampaikan kepada Salomo sebelum ia pergi ke negeri kekal nan jauh dibalik awan, yakni:  

Sesudah semuanya kupertimbangkan, inilah kesimpulan yang kudapatkan. Takutlah kepada Allah dan taatilah segala perintah-Nya, sebab hanya untuk itulah manusia diciptakan-Nya. Allah akan mengadili segala perbuatan kita; yang baik dan yang buruk, bahkan yang tersembunyi juga.(Pengkhotbah 12:13-14) 

---------------- 

Dalam Perjanjian Baru 

Kolose

3:1 Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah.  

3:2 Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi.  

3:3 Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah.  

3:4 Apabila Kristus, yang adalah hidup kita, menyatakan diri kelak, kamupun akan menyatakan diri bersama dengan Dia dalam kemuliaan.  

3:5. Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala 

jadi.. mari mengarahkan visi dan misi hidup pada panggilan surgawi, maka hidup tidak akan sia-sia

 

Ibrani 3:1

Sebab itu, hai saudara-saudara yang kudus, yang mendapat bagian dalam panggilan sorgawi, pandanglah kepada Rasul dan Imam Besar yang kita akui, yaitu Yesus  

Shallom4EverCool 

Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus. (Filipi 3:13-14)