Pendahuluan
Sekarang ini tidak ada bagian kehidupan, sosial, budaya, ekonomi, politik yang tidak ada masalah. Masalah dimana-mana, bahkan dalam keluarga dan diri sendiri, apa kita menjadi kuatir? No way, koq bisa ya. Mari sama-sama kita renungkan firman mengenai hal ini.Perlu kita ulang-ulang sehingga firman itu menjadi rhema dan kekuatan bagi saya dan pembaca.
Ayat renungan: Lukas 12:22-34
Dalam Injil Lukas, Tuhan Yesus mengatakan supaya kita jangan kuatir. Ini kalimat perintah, jadi harus dituruti dan ditaati. Mengapa??
Ada 5 hal yang dapat disimpulkan dari periskop ini :
1. Kita harus pahami bahwa hidup lebih penting daripada makanan dan tubuh lebih penting dari pakaian(Luk.12:23).Manusia dapat hidup tanpa makan selama 40 hari, tanpa minum selama 4hari dan hanya perlu 4 detik untuk bunuh diri.Rawat dan serahkan hidup kita kepada Tuhan.Hidup manusia 70-80 tahun, selebihnya penderitaan.
2.Akui kesanggupan pemeliharaan Tuhan. Burung gagak diberi makan oleh Allah, ia tidak menabur,tidak menuai, tidak mempunyai lumbung (Luk.12:24).Allah sanggup memelihara kita, hidup kita semata-mata karena kemurahan Tuhan.
3. Bapa di surga tahu semua kebutuhan sandang,papan dan pangan. bagian kita adalah mencari kerajaanNya, maka semuanya itu akan ditambahkan(Luk12:31).Artinya menempatkan Allah dan kehendakNya diatas segala-galanya, mendahulukan Allah dalam segala hal. Hidup selaras dengan firman Tuhan, senantiasa mencari wajahNya dalam doa pagi.
4.Mari hidup dalam kepastian, Allah telah berkenan memberikan kerajaanNya (Luk 12:32).Seperti Yosua bin Nun yang menggantikan Musa memimpin bangsa Israel masuk tanah Kanaan, menggenapi janji Allah kepada nenek moyangnya(Yosua1:1-8).Bagian Yosua adalah taat, kuatkan dan teguhkan hati,tidak menyimpang ke kiri atau kanan.Akhirnya Yosua beruntung kemanapun ia pergi.
5.Investasikan kemampuan kita pada kehidupan kekal dan bermanfaat bagi kerajaan Allah.Dimana hartamu ada, disitu juga hatimu berada (Luk12:34)Waspadalah hal ini dapat menyebabkan dosa, berhala uang(Mamon)
Kesimpulan:
Masalah boleh datang, tapi Tuhan kita berdulat atas hidup kita sanggup menyelesaikan masalahnya. Jangan lari dari masalah, tapi hadapi masalah itu bersama Tuhan Yesus. Perkara besar akan terjadi dan namaNya ditinggikan.Say no to anxiety. Don't worry, but be happy.