Submitted by Tante Paku on

     Sungguh hal yang sangat berat terpaksa kulakukan untuk mengundang teman-teman di komunitas Kristen Sabda Space ini , untuk menghadiri undangan yang sangat menarik. Sebetulnya aku sudah menolak untuk melakukan ini, tapi desakan "orang" yang sangat berpengaruh itu tak bisa ditolak begitu saja. Karena kalo ditolak, dia katanya bisa menghapus situs ini dengan sekali jentik jari!  Walah?!

     "Ini melanggar aturan yang sudah ditetapkan Admin dan disepakati para bloggernya, aku tidak berani!,"

    "Sudah lakukan saja! Bukankah kamu sudah mereka kenal dan mereka juga pasti ingin mengenalmu?"

     "Maaf, kok anda tahu saya darimana?"

     "Mudah saja. Aku tanya yang mengajari kamu main internetan ini dan aku tahu nama yang kau pakai di dunia tumpas ruah ini dengan yakin!" Ah, cerdik juga nih orang, padahal orang serumah pun belum pada tau.

     "Tapi aku tetap tidak mau melakukannya, percuma. Nanti juga tulisan undangan ini pasti akan dihapus mereka, sudah banyak contohnya."

     "Sudah lakukan saja dengan caramu, aku percaya kamu bisa. Nanti kalo undanganmu dihapus, aku akan menghapus mereka semua," jawabnya pelan namun berwibawa. Sorot matanya tajam tapi lembut menyejukan, ah, rasanya aku tak mampu untuk menolaknya.

 

     Entah kekuatan darimana, aku seperti berjalan di atas rel, semuanya lancar-lancar saja tanpa hambatan. Lebih kurang aku sudah dapat nomor telepon 25 blogger yang langsung bisa kuhubungi. Jangan heran kalo aku dapat dengan mudah nomor-nomor kalian, karena kalian bukan teroris atau penipu, pasti nomor kalian tidak ganti-ganti, jadi mudah untuk melacaknya.

     Salah satu pembicaraan yang bisa saya tuliskan untuk kalian dari salah satu blogger yang cukup lama di komunitas ini adalah sebagai berikut :

     "Wah nggak nyangka Tante bisa tau nomer saya, suaranya lembut, pelan, ada apa nih?"

     "He he he... maaf, belum makan jadi suaranya pelan, juga takut  salah sambung . Begini lho, saya mau mengundang kalian semua untuk datangi seminar yang paling asyik,"

     "Menarik sekali, mohon dikasih bocorannya, biar aku nanti ikut ngomporin temen-temen yang lain,"

     "Yang jelas, semuanya gratis! Segala ongkos transports PP gratis plus dapat penginapan, uang saku, bonus macem-macem. Kalo kalian bolos kerja, ada uang pengganti gaji dua kali lipat!"

     "Duile, beneran nih?"

     "Boleh naik pesawat atau nyewa mobil yang paling mahal sekali pun! Tapi yang pasti kalian nanti akan dijemput satu persatu kalau mau,"

     "Wah wah wah....dananya berapa tuh, siapa yang nyeponsori Tante. Ini serius kan?"

     "Serius, pokoknya ada deh. Dananya semilyar lebih!"

     Dan pembicaraannya berlangsung bla bla bla...terus bla bla bla...mengalir terus ke blogger yang lain. Bahkan, ini yang berat, ada yang minta untuk membuat tulisan yang lebih jelas agar semua penghuni Klewer ini memahami dengan terang benderang.  Tidak sekedar isyu,  begitu barangkali maksudnya.  Oke, ini dia judulnya :

 

SELAMAT   DATANG   DI SURGAKU

 

Janganlah gelisah hatimu, percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah  Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakan kepadamu. Sebab Aku pergi kesitu untuk menyediakan tempat bagimu.    (Yohanes 14:1-2)

     Surgaku nyata, ini bukan sekedar sebuah penglihatan, datanglah, lihatlah sendiri, aku akan akan sedikit menceritakan untuk sekedar engkau mempunyai gambarannya.

     Surgaku seperti kehidupan di bumi, tetapi tidak seperti bumi. Kita bisa terbang seperti Superman, bahkan lebih cepat. Aku sering melakukan ini bersama teman-teman penghuni sorga yang lain. Misalnya pergi ke Gunung yang tinggi atau dimana saja penjuru surga. Padahal tanpa terbang pun bisa, tinggal plaass!  sudah sampai. Tapi kami ingin menikmati penerbangan ini dengan cara yang seksama dan dalam tempo yang sesuka-sukanya.

     Di sini bisa makan, bisa minum. Banyak buah-buahan yang berbuah sepanjang hari. Kalau kamu suka Apel, tinggal petik dan lewat daya pikir kita, buah itu bisa langsung terkupas dan tinggal di santap. Tetapi, di surga tidak ada sampah, kalau habis makan, buang saja, dan buah itu menguap, hilang. Tidak ada bekasnya karena di sini memang tidak ada kotoran.

     Jangankan kotoran, kentut  pun kagak ada!  Yang kita makan juga hilang begitu saja, tapi kita bisa merasakan enaknya, manisnya, gurihnya dan segala rasa khas dari buah yang kita makan itu. Jangan dibantah, ini surgaku bung!

     Di surgaku ini, pemandangannya indaaaah sekali, segala tanaman tertata begitu rapi, tidak ada polusi apalagi resesi.  Rumah? Oh, ada, persis yang dikatakan ayat di atas itu. Mau rumah type berapa, model apa, bisa. Tinggal kamu sedikit berpikir, rumah yang inginkan sudah di depan mata. Soal rumah, sudah bukan masalah, besar kecil sama saja.  Maklum tidak ada iri hati di sini.

     Jangan tanya kendaraan lho,  kan bisa terbang ataupun menghilang, walau jalan-jalan di surga terbentang panjang dan halus,  tapi bukan dari hotmix. Kami memang sering tidak di jalan, terbang kan enak!   Tapi jalan itu diperlukan untuk kita bersama-sama berjalan menuju satu arah untuk saat-saat tertentu yaitu pertemuan dengan Sang Penghulu Surga.

    Bila pertemuan itu tiba, kami mengenakan pakaian khusus. Jubah kebenaran, namanya. Atau ada yang mengatakan Jubah Keselamatan. Tapi bila hari-hari biasa, ya pakaian kita seperti di bumi, tapi tidak serepot di bumi. Tidak perlu mandi, nyetrika dan tetek bengek ritual harian yang membosankan itu. Tinggal minta dalam pikiran, semua terwujud!

     Aku kadang iseng, suka jahil, merubah teman yang pakai baju jas, kusulap jadi pakaian badut. Tapi dia tidak marah, wong dia bisa merubah lagi sendiri kok. Tapi ingat, isengnya cuma sekali aja, tidak boleh berkali-kali atau terus menerus, nanti kalau dilaporkan bisa bahaya. Di sini kan nggak boleh nakal atau punya pikiran mencelakakan. Walau kami tidak bisa luka.

     Bagaimana dengan wajah kami, ya persis ketika kita mati, cuma lebih segar, berseri-seri , selalu ceria sepanjang hari. Tapi kita bisa juga lho merubah wajah, tapi tidak bisa lama. Cuma bisa untuk mengecoh teman lama yang kebetulan bisa masuk surga, tapi akhirnya ya ketahuan juga, Karena memang ilmunya semua sama.

     Mau ke dasar samudera?  Bisa, kita bisa bernapas seperti ikan. Persis seperti tokoh-tokoh komik  yang bisa  hidup di dalam air itu. Eh iya, kita bisa ngobrol sama semua binatang di surga lho. Kami sering melakukan perjalanan ke laut dan menyelami kehidupan para penghuninya.  Wuih asyik bro!   Aku pernah naik ke punggung kura-kura besar sambil ngobrol menceritakan resep panjang umurnya sewaktu di bumi.  Dan masih banyak binatang yang kami ajak bermain-main, baik di darat, laut maupun udara. Wah nggak ada habisnya , nggak ada lelahnya deh!

     Di surga ini tidak ada gelap , tidak ada panas, semuanya adem ayem kadyo siniram banyu sewindu lawase, artinya sejuk sepanjang masa. Kami tidak berkeringat juga lho, lha tidak ada rasa cape , sakit penyakit apalagi pilek,   bersin aja nggak ada.  Yah persis tertulis di Alkitab yang ada di bumi.

     Apakah kita bisa bertemu istri atau suami kita sewaktu di bumi?  Bisa, tetapi tidak bisa berhubungan mesra seperti di bumi lho. Cinta kita bukan cinta berlumut nafsu. Nafsu suci yang ada pada kita, bukan nafsu duniawi yang maunya kurang terus. Tapi kalo kagak bertemu pasangan kita sewaktu di dunia, ya tidak apa-apa. Di sini tidak ada sebutan duda, janda atau jomblo, semuanya sama sesuai kehendakNya.

     Yang paling asik di surgaku ini, dan banyak disukai teman-teman yaitu main internet!  Lho, kok di surga ada internet?  Sebelum bumi ada internet , di surga tuh sudah ada terlebih dahulu, jadi jangan  ge-er  bro.  Mainnya buka situs apa ya?  Situs nostalgia sewaktu hidup di bumi!

     Tentu cara ngenetnya nggak seribet di bumi, semua pakai kemampuan pikiran. Kalo nonton bareng-bareng, tinggal kita minta layar lebar, langsung terpampang. Tidak perlu pakai keyboard atau mouse, tinggal mikir aja semua langsung siap ditonton. Kalo nonton sendiri, terserah anda maunya. Tapi nggak ada situs porno lho, nggak ada dalam pikiran kami!

     Kami kadang bisa tertawa melihat kelucuan kami sewaktu masih kecil atau lagi jatuh cinta monyet, cinta pertama atau ketemu calon bini/suami.  Dan masih banyak cerita perjalanan hidup kami masing-masing sampai detil. Dan menjadi hiburan atau kegiatan kami sepanjang hari, tidak ada habisnya.

     Atau melihat kehidupan di bumi saat ini juga bisa. Mau lihat anak cucu kita sedang apa?  Atau saudara kita atau yang lainnya deh. Tapi kita tidak bisa melihat masa depannya, kecuali atas izin Bapa. Toh buat apa?  Kan tidak penting, karena kalau tau masa depannya buruk, kita memberitahu juga kagak bisa!  Kita tidak bisa berhubungan dengan orang-orang di bumi, kecuali Bapa memberi izin. Toh kami nggak ada yang tertarik, biarlah para malaikat aza yang kesana.

     Kami juga sering melihat masalalu para tokoh-tokoh yang lain, dari zaman Adam sampai siapa saja bisa. Seperti melihat film deh.  Wah, kalo internet ini ada di bumi, mencari barang hilang sangat mudah apalagi teroris!  Para penegak hukum pasti menginginkan internet surgaku ini, pekerjaan jadi mudah dan cepat dan ada buktinya langsung!  Untung teknologi ini belum sampai bumi. Tapi semua tergantung Bapa surgawi, kalau oke pasti deh akan sampai.

      Nah, gitu deh acara undangannya. Cuma melihat surgaku, nanti di sana mau seminar, silahkan. Tapi kalian pasti lebih asyik main internet kan?  Atau pengin terbang?  Menyelam?  Ah, terserah kalian deh, tapi cuma sebentar aza lho. Kalo lama boleh nggak?  Ada syaratnya, salah satunya baca nih di bawah :

Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu.  (Wahyu 21:27)

     Moga-moga nama kalian ikut tertulis di dalam Kitab Kehidupan itu. Jadi persiapkanlah "bekal" kalian, nanti akan dijemput satu persatu.  Maaf, aku tidak bisa menceritakan secara detil penjuru surgaku, lihatlah sendiri, tulislah sendiri pengalamanmu nanti.  Kutunggu ya......

 

 Semoga  Bermanfaat  Walau  Tidak  Sependapat