Resensi buku
INDAHNYA PERNIKAHAN KRISTEN
-Sebuah Pengajaran Alkitab-
Penerbit, Momentum Surabaya, Mei 2008, 135hal.
Sebuah buku berjudul Indahnya Pernikahan Kristen yang memaparkan apa dan bagaimana Alkitab mengajarkan sebuah pernikahan yang berkenan di mata Allah, karya Sutjipto Subeno. Sebagai satu dari banyak literature yang membahas mengenai pernikahan, buku ini mengembalikan ide pernikahan kepada pemikiran-pemikiran Alkitab secara murni dengan tafsiran yang lebih rinci, teliti dan akurat.
Buku ini berisikan 7 sesi dan 1 ekskursus. Membahas secara bertahap dari pemikiran secara global apa itu penikahan, hingga masuk pada inti apa itu keluarga dan permasalahannya. Diawali dengan pernikahan dalam pandangan Allah, karakter pernikahan Kristen, Kesepadanan pria dan wanita, anak dalam keluarga, keluarga dan masyarakat, seksualitas dalam pernikahan dan tips dalam pernikahan.
Buku ini tentunya diperuntukkan bagi pasangan keluarga kristen. Tetapi juga menembus pangsa pasar lajang dewasa. Terlihat jelas buku ini laku tidak hanya pada pangsa pasarnya, namun terdapat ceruk besar yang mungkin sudah diperhitungkan sebelumnya, yaitu sebagai "kado". Kado tentu saja bisa untuk pemberian, kado buku bisa untuk menambah pengetahuan yang baik bagi seseorang yang kita kasihi, bisa juga untuk nyindir.
Membaca cara pengajaran Alkitab tentang bagaimana pernikahan Kristen sungguh merupakan sebuah kompas bagi pasutri dalam mereka menapaki satu-satu perjalanan hidup pernikahan mereka dalam pimpinan Tuhan. Karena pernikahan adalah lembaga pertama yang ditetapkan dan dikehendaki oleh Tuhan sendiri.
Konsep pernikahan yang benar yang diajarkan dari Alkitab memiliki karakter representatif, yaitu pria sebagai representasi Kristus, dan wanita sebagai representasi jemaat. Karakter vertikal dan horisontal, yaitu hubungan manusia dengan manusia, dan hubungan manusia dengan Allah. Karakter sekali seumur hidup. Karakter monolitik, dan karakter kesaksian. Semua dibahas dengan singkat dan gambang di buku ini.
Yohanes 13: 34-45
"Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi. Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi."
Yohanes 13:34-35 ini, membuka sesi kelima yang membahas keluarga dan masyarakat. Pembentukan sebuah keluarga tidak terlepas dari konteks masyarakat. Ada mandat budaya yang diemban didalamnya. Alkitab sejak awal menyatakan bahwa Kristen diletakkan di dalam dunia untuk mengarami dunia ini. Ada fungsi keluarga Kristen dijabarkan pada sesi yang hanya memakan 4 lembar dari seluruh bagian buku.
Ada paparan lainnya yang juga cukup menarik yaitu tips dalam pernikahan. Semua masalah yang diberikan adalah masalah yang awam ditemui setiap keluarga dipaparkan melalui pengajaran Alkitab menyikapinya lengkap beserta tips.
Satu hal utama yang harus disadari oleh konsumen sebelum bembeli buku ini baik untuk kepentingan pribadi atau pun untuk "Kado" bahwa semua ide tulisan dibawah payung teologi Reform.
Harga buku ketika peluncuran Rp. 25.000,- sedangkan di Toko buku Momentum Matraman, saya melihatnya dengan label harga Rp. 40.000, namun ada potongan bagi mereka yang memiliki kartu anggota.