Submitted by Josua Manurung on

KAUM FARISI

 

Ada banyak kaum Farisi di Gerejaku...

Ada yang berdiri di pinggir jalan...

dan berdoa keras-keras agar didengarkan orang....

Ada yang berusaha menghakimi sesamanya....

dengan aturan yang dia anggap benar....

atau karena sesamanya menganggap itu benar...

lalu dikatakanlah itu benar...

dan dia buat 1001 pasal untuk mendukungnya....

 

Ada banyak kaum Farisi di Gerejaku...

yang memandang rupa...

dan akan apa yang mereka punya...

dibanding melihat hati dan ketulusan....

setiap jemaatnya...

 

Ada banyak kaum Farisi dan Saduki di Gerejaku...

ahli-ahli Kitab....

tapi tidak ahli dalam menerapkannya...

Ada banyak ahli Farisi di Gerejaku....

berusaha menumbuhkan iman

tapi mematahkan buluh yang terkulai...

Ada banyak ahli Farisi dan Saduki di Gerejaku...

yang tidak siap akan perbedaan...

dan menganggapnya sebagai dosa besar

melawan agama....

 

Ada banyak ahli Farisi dan Saduki di Gerejaku....

yang menetapkan aturan dan peraturan...

tapi harus selalu diingatkan

untuk menegakkannya....

Ada banyak ahli Farisi dan Saduki di Gerejaku...

yang menetapkan peraturan....

tanpa melihat perubahan jaman....

sama seperti iklan a mild...

yang muda yang tidak didengarkan....

 

Tapi...

Ada juga banyak ahli Farisi di Gerejaku...

yang selalu haus ingin tahu...

apa makna lahir baru...

yang ingin selalu mendengarkan....

tapi terlalu takut untuk berkomentar...

mungkin takut tidak bisa menjawab...

karena kurang "PARBADA"...

tapi mereka tahu mana yang baik dan benar...

 

banyak juga ahli Farisi dan Saduki di Gerejaku....

yang tertimpa Sinar Terang yang membutakan mata....

dan mau dituntun oleh Roh Kudus itu...

mereka harus dibawa ke rumah Barnabas dan celik matanya...

tapi banyak juga yang masih buta

walaupun sudah tertimpa Sinar Terang itu....

mungkin mereka tidak mau pergi

ke rumah Barnabas

dan mengaku segala dosanya...

 

aku...siapa aku...

iya ... siapa kamu sebenarnya....

aku dulu kaum Farisi dan Saduki...

lalu aku menjadi buta karena peraturan mereka

sekarang...

aku hanya seorang buta berdosa

yang duduk di pinggir Jalan

yang akan dilalui Tuhan...

Kristus Yesus Anak Daud...

kau kenal...

ah.... sebaiknya kau jangan menunggu disini...

disini gelap...

penuh dengan teriakan serigala lapar...

ahh... tak apa-apa....

dahulu teman-temanku juga serigala....

tapi mereka bilang dagingku pahit....

dan aku tidak pernah mau menyetujui

apa kata mereka yang aku anggap

tidak berkenan....

Ya...sudah kau sudah bawa pelita...

aku tidak bawa pelita...

aku tidak perlu bawa pelita

karena aku buta...

mata hatiku yang menuntunku....

walaupun aku tidak sempat masuk

ke dalam Pesta Kawin Anak Domba....

menyentuh ujung jubahNya pun...

aku sudah puas...

aku yakin sembuh....

salamku untuk semua...

 

JM130907.2123

BIG GBU!