Kadang orang berpikir bahkan berkata dengan lantang,
"bukankah aku sudah lebih lama belajar Firman Tuhan dari pada kamu yang masih ingusan?"
"bukankah aku berdoa lebih sering dan lebih lama dari pada orang lain?"
"bukankah aku berpuasa lebih lama dari pada orang lain?"
Seringkali, ukuran bahwa kita (merasa) lebih baik daripada orang lain adalah karena kita sudah menghabiskan WAKTU lebih banyak.
Saudara...., apakah WAKTU memang dapat menjadi UKURAN bahwa kita sudah baik/benar atau lebih baik/benar.
Kisah penciptaan dunia hanya dalam masa 6 hari, menunjukkan bahwa WAKTU sebenarnya tidak dapat kita pahami dengan cara pandang kita sekarang bahwa waktu adalah kumpulan dari detik, menit, jam, hari, minggu, bulan, tahun, windu, abad dan seterusnya.
WAKTU tidak menjadi ukuran bahwa kita sudah baik/benar dihadapan Tuhan.
Ingat: Salah seorang yang disalib bersama Yesus, dan diberi kesempatan untuk masuk Firdaus,
berapa lama waktu dia berdoa?
berapa lama waktu dia mempelajari Firman Tuhan?
berapa lama waktu dia belajar teologi?
berapa lama waktu dia 'ikut' Tuhan?
Tak ada "record"nya, bukan!?
Mari berpikir dan merenung lebih 'keras' tentang kebesaran Tuhan. Jika Tuhan adalah awal dari semuanya.... (ketika kita berbicara dan berpikir soal "awal", sebenarnya kita sudah berpikir dalam frame "waktu").
Sekali lagi mari kita berpikir, bahwa dengan mengakui kemahakuasaan dan kemahapenciptaan Tuhan, maka, WAKTU juga ciptaan Tuhan. Coba kita membayangkan sebelum ada waktu....., maka kita tidak dapat menyebut "yang awal dan yang akhir", kita tidak dapat membayangkan "lama dan sebentar".
Itulah keadaan dimana eksistensi Tuhan adalah "murni", belum ter-konsepsi oleh pikiran-pikiran manusia yang mencoba berpikir tentang Tuhan dengan dilingkungi oleh semua ciptaan Tuhan sudah dapat dinikmati/ditangkap dengan panca indra, perasaan dan pikiran.
Nah..., Tuhan begitu agung untuk dikonsep (apalagi harus) begini-begitu. Tuhan TIDAK HARUS sesuai dengan pikiran dan kemauan kita.
So...., jangan heran, Tuhan Yesus sudah mengingatkan:
Matius 7:21 Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
Matius 7:22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
Matius 7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!
Jangan besar kepala karena sudah lama melayani, sudah lama ikut Tuhan, sudah lama belajar Firman Tuhan. Waktu juga ciptaan.