Kalo cari musuh itu harus yang jelas dong, jangan menentukan musuhNya dengan pakai kriteria2 manusia, ajaran2 manusia. Yang benar dong... dihadapanNya.
Musuh kita yang sesungguhnya adalah iblis dalam dimensi roh yang menggerakkan dan merusak manusia (dan dimensi materi). Ketika manusia (dimensi materi) dirusak, dibunuh, mati, maka iblis ini akan mencari wadah lainnya.
Efesus 6:12 karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.
Allah menciptakan / mengijinkan keragaman (misal sidik jari manusia tidak ada yang sama) agar kita saling melengkapi dan mengasihi, bukan menguasai, merampok, menjajah sampai membunuh. Bahkan banyak manusia yang mengklaim bahwa golongannyalah (atau ras tertentu) bagi semesta alam dan yang layak sebagai pemimpin, namun bagaimana kenyataannya ? Mereka menyatakan bahwa kitab nya langsung berasal dari Allah, tapi bagaimana faktanya ? Ketidakpuasan pun terus mengalir, bukti koruptor terbesar & terbanyak juga dari golongan mereka. Jadi keeksklusifan tersebut telah lama terbukti gagal atau permainan politik yang memboncengi agama itu gagal dan menimbulkan dusta dihadapan Sang Pencipta. Dahulu saya bingung dengan agama, namun ada pencerahan setelah saya maju dalam belajar seperti yang juga dijelaskan oleh banyak intelektual agama bahwa umat Yahudi akan pecah menjadi 71 golongan, hanya 1 golongan masuk Sorga; umat agama “Nasrani” akan pecah menjadi 72 golongan, hanya 1 golongan masuk Sorga; umat agama Islam akan pecah menjadi 73 golongan, hanya 1 golongan masuk Sorga. Di akhir jaman ini, masing-masing agama, baik Yahudi, “Nasrani” maupun Islam telah pecah dalam banyak golongan dan tiap golongan berani mengklaim sebagai golongan agama yang paling benar. Menuduh sesat lainnya dengan kriteria dan standard manusia atau organisasi.
YESUS selalu menepati janjiNya dan ucapanNya, bahwa dalam 3 hari DiA akan membangun “bait Allah” (dalam dimensi roh) yang telah diruntuhkan; dan melalui Yesus telah dicurahkan Roh Kudus yang berasal dari Bapa kepada orang pilihanNya. Sejak kebangkitanNya dan pencurahan Roh Kudus telah terjadi revolusi mutlak kekalahan iblis (termasuk dalam dimensi materi; yang dibanggakan iblis) dan pekerjaan karya Allah di muka bumi ini tidak dibatasi ruang dan waktu (dimensi materi) karena telah mencapai dimensi rohNya. Allah mengerti usaha manusia dalam memenuhi hukum taurat (& syariat) tidak bisa utuh; suatu sisi terpenuhi dan di sisi lain gagal, selalu begitu maka YESUS (Isa Almasih) yang kekal & berotoritas mutlak dariNya (dalam dimensi roh) sebagai penebus (mesias) kelemahan manusia dihadapan Allah. Suatu contoh kelemahan manusia dalam menjalankan perintah Allah yang juga sering saya jumpai adalah “kasihilah sesamamu manusia selama mendukung & menguntungkan organisasi / kelompok / golongan kita sendiri”. Dan ada tertulis bahwa Yesus hadir tidak untuk menghapus hukum taurat (10 perintah YHWH); itu berarti seharusnya kita tidak menghormati SunDay nya raja Constantine. Matahari & bulan & bintang adalah ciptaanNya. Dalam dimensi roh yang tidak dibatasi ruang dan waktu, kita bisa saja dengan mudah berdoa kepada Allah atau Yahweh (apapun namanya itu buatan manusia, terjemahan ke dalam dimensi materi). Bagaimana sejarah dari asal usul Y-H-W-H ? Oleh karena itu YESUS (ISa Almasih) yang kekal (dalam demensi roh) adalah jalan yang JELAS menuju Allah di Sorga ( bukan allah di bumi; dimensi materi; “…kerajaanKu bukan berasal dari dunia…”). Bila mau ikut & menuju YHWH di Sorga, kita harus mau berusaha untuk jujur & bersih hati.