Submitted by hai hai on

Yudas Iskariot adalah salah satu di antara dua belas rasul  yang dipilih sendiri oleh Yesus Kristus.  Ketika Merasukinya, dia menyerahkan Yesus kepada para Imam dengan upah 30 uang perak. Ketika melihat Yesus dijatuhi hukuman mati, dia menyesal lalu bunuh diri.  Dari generasi ke generasi para pengkotbah mengajarkan bahwa Yudas Iskariot pasti masuk neraka baik karena perbuatan-perbuatannya maupun karena dia memang telah ditetapkan untuk binasa. Hai hai berkata, "Bila Yudas Masuk Neraka Maka Yesus Kristus adalah Pembual"

Yudas Pasti Masuk Neraka Karena Dia Mengkianati Yesus

Ia berkata: "Apa yang hendak kamu berikan kepadaku, supaya aku menyerahkan Dia kepada kamu?" Mereka membayar tiga  puluh uang perak kepadanya. Matius 26:15


Benarkah Yudas pasti masuk neraka karena mengkhianati Yesus? Yudas bukan satu-satunya pengkhianat yang tercatat di dalam Alkitab. Abraham mengkhianati istrinya dua kali dengan mengakuinya sebagai adiknya. Ishak mengkhianati Ribkah dengan mengakuinya sebagai adiknya. Yakub mengkhianati ayah dan saudara kembarnya. Sarah mengkhianati hambanya Hagar. Ribkah mengkhianati suaminya Ishak. Daud mengkhianati Uria. Ketika Bapa-bapa dan ibu-ibu bangsa Israel itu berkhianat, orang yang dikhianatinya sama sekali tidak berdaya.

Yudas mengkhianati Yesus. Apa yang dilakukannya? Memberitahu tempat keberadaan Yesus kepada para imam agung dan mencium Yesus untuk memberitahu para tentara orang yang harus mereka tangkap. Yesus tahu tentang pengkhianatan Yudas bahkan mendorongnya untuk segera melakukannya. Apakah tanpa bantuan Yudas para Imam Agung tidak bisa menangkap Yesus? Apakah tanpa menciumnya, para tentara tidak bisa mengenal Yesus? Bukankah Alkitab mencatat tentang Yesus memperkenalkan diri-Nya? Bukankah Yesus mampu membela diri-Nya menghadapi dunia?

Ketika Ia berkata kepada mereka: "Akulah Dia," mundurlah mereka dan jatuh ke tanah.  Yohanes 18:6

Petrus mengkhianati Yesus dengan menyangkal mengenal-Nya. Yesus bahkan sudah mengingatkan Petrus sebelumnya tentang hal itu. Siapakah yang lebih bersalah? Yudas yang didorong oleh Yesus untuk segera mengkhianati-Nya atau Petrus yang tetap menyangkal-Nya walaupun sudah dingatkan-Nya? Yudas yang mengkhianati Yesus ketika dia dirasuki oleh Iblis atau Petrus yang tidak dirasuki Iblis sama sekali? Yudas dan Petrus sama-sama menyesal setelah mengkhianati Yesus.

Dengan semua fakta tersebut di atas, bukankah terlalu naif bila memastikan Yudas pasti masuk neraka karena dia mengkhianati Yesus? Bukankah terlalu menyebelah bila mengajarkan bahwa Petrus diampuni karena penyangkalannya tidak mendatangkan bahaya namun Yudas pasti masuk neraka karena pengkhianatannya mengakibatkan Yesus dihukum mati?

Yudas Pasti Masuk Neraka Karena Dia Bunuh Diri


Pada waktu Yudas, yang menyerahkan Dia, melihat, bahwa Yesus telah dijatuhi hukuman mati, menyesallah ia. Lalu ia mengembalikan uang yang tiga puluh perak  itu kepada imam-imam kepala dan tua-tua, Matius 27:3

dan berkata: "Aku telah berdosa karena menyerahkan darah orang yang tak bersalah." Tetapi jawab mereka: "Apa urusan kami dengan itu? Itu urusanmu sendiri!" Matius 27:4

Maka iapun melemparkan uang perak itu ke dalam Bait Suci,  lalu pergi dari situ dan menggantung diri. Matius 27:5

Imam-imam kepala mengambil uang perak itu dan berkata: "Tidak diperbolehkan memasukkan uang ini ke dalam peti persembahan, sebab ini uang darah." Matius 27:6

Sesudah berunding mereka membeli dengan uang itu tanah yang disebut Tanah Tukang Periuk untuk dijadikan tempat pekuburan orang asing. Matius 27:7

Itulah sebabnya tanah itu sampai pada hari ini disebut Tanah Darah. Matius 27:8

Dengan demikian genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yeremia: "Mereka menerima tiga puluh uang perak, yaitu harga yang ditetapkan untuk seorang menurut penilaian yang berlaku di antara orang Israel, Matius 27:9

dan mereka memberikan uang itu untuk tanah tukang periuk, seperti yang dipesankan Tuhan kepadaku." Matius 27:10


Yudas dan Petrus sama-sama mengkhianati Yesus. Keduanya sama-sama menyesali perbuatannya. Petrus memilih untuk hidup sementara Yudas membunuh dirinya sendiri. Bila Yudas pasti masuk neraka karena dia bunuh diri, bukankah itu berarti semua orang yang bunuh diri pasti masuk neraka? Adakah ayat-ayat Alkitab yang mengajarkan bahwa orang yang bunuh diri pasti masuk neraka? Tidak ada. Yang ada adalah perintah untuk jangan membunuh. Yang ada adalah perintah untuk menghukum mati orang yang membunuh sesamanya manusia yang tidak bersalah.

Apa yang dilakukan oleh Yudas? Yudas membunuh dirinya sendiri. Apakah dirinya tidak bersalah ketika dibunuhnya? Karena Yudas mengaku bahwa dia telah berdosa karena menyerahkan darah orang yang tak bersalah, itu berarti dia membunuh dirinya yang telah berdosa. Pada zaman itu berlaku hukum' Gigi ganti gigi, darah ganti darah dan orang yang menumpahkan darah orang tidak bersalah harus dibunuh. Yudas membunuh dirinya sendiri namun dirinya yang dibunuhnya adalah orang yang harus mati karena telah berdosa sebab menyerahkan darah orang yang tak bersalah.

Bagaimana dengan orang-orang Kristen generasi ini yang setelah berdosa lalu menyesal dan membunuh dirinya? Tidak semua dosa harus diganjar hukuman mati. Di samping itu, hukum Musa sudah tidak berlaku lagi di zaman Perjanjian Baru. Bagi orang Kristen, Hukum Taurat bukan HUKUM lagi namun PETUNJUK untuk hidup benar. Bukan hukum lagi artinya konsekuensi pelanggarannya tidak dijalankan lagi. Itu sebabnya para pembunuh dan penzinah tidak dihukum mati oleh gereja.

Yudas bukan satu-satunya yang bunuh diri di dalam sejarah Kerajaan Allah. Bagaimana dengan Simson? Bukankah dia juga menyesali dosanya lalu berdoa minta kekuatan dari TUHAN alias YHWH kemudian bunuh diri? YHWH mengabulkan doa Simson, memberinya kekuatan dan mengizinkannya bunuh diri. Yesus Kristus mendorong Yudas untuk segera mengkhianati-Nya lalu Yudas bunuh diri setelah menyesali dosanya. Yudas adalah murid Yesus yang dipilih-Nya sendiri. Bukankah itu berarti Yesus mengizinkannya untuk mengkhianati-Nya bahkan menyuruhnya segera melakukannya? Bukankah itu berarti Yesus mengizinkan Yudas untuk bunuh diri? Karena mengajarkan bahwa Yudas pasti masuk neraka karena dia bunuh diri, bukankah seharusnya para pengkotbah juga harus mengajarkan bahwa Simson pasti masuk neraka karena bunuh diri? Kenapa menyebelah?

Berserulah Simson kepada TUHAN, katanya: "Ya Tuhan ALLAH, ingatlah kiranya kepadaku dan buatlah aku kuat, sekali ini saja, ya Allah, supaya dengan satu pembalasan juga kubalaskan kedua mataku itu kepada orang Filistin." Hakim-hakim 16:28

Kemudian Simson merangkul kedua tiang yang paling tengah, penyangga rumah itu, lalu bertopang kepada tiang yang satu dengan tangan kanannya dan kepada tiang yang lain dengan tangan kirinya.Hakim-hakim 16:29

Berkatalah Simson: "Biarlah kiranya aku mati bersama-sama orang Filistin ini." Lalu membungkuklah ia sekuat-kuatnya, maka rubuhlah rumah itu menimpa raja-raja kota itu dan seluruh orang banyak yang ada di dalamnya. Yang mati dibunuhnya pada waktu matinya itu lebih banyak dari pada yang dibunuhnya pada waktu hidupnya. Hakim-hakim 16:30

Sesudah itu datanglah ke sana saudara-saudaranya dan seluruh keluarganya, mereka mengangkat dia dan membawanya dari sana, lalu menguburkannya di antara Zora dan Esytaol di dalam kubur Manoah, ayahnya. Dia memerintah sebagai hakim atas orang Israel dua puluh tahun lamanya. Hakim-hakim 16:31

Tidak seorangpun mengambilnya dari pada-Ku, melainkan Aku memberikannya menurut kehendak-Ku  sendiri. Aku berkuasa memberikannya dan berkuasa mengambilnya kembali. Inilah tugas yang Kuterima dari Bapa-Ku." Yohanes 10:18

 
Yesus Kristus adalah Sang Pencipta. Adakah ciptaan yang sanggup membunuh Penciptanya bila tidak diberi kuasa untuk hal itu sementara Sang Pencipta membiarkan diri-Nya dibunuh? Bukankah Yesus Kristus bunuh diri ketika membiarkan diri-Nya dihukum mati? Bukankah Dia sendiri yang menyatakan di dalam Yohanes 10:18 bahwa Dia bunuh diri? Dengan fakta-fakta tersebut di atas, bukankah mustahil menyatakan Yudas pasti masuk neraka karena dia bunuh diri?

Yudas Pasti Masuk Neraka Karena Dia Telah Ditetapkan Untuk Binasa

"Selama Aku bersama mereka, Aku memelihara mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku; Aku telah menjaga mereka dan tidak ada seorangpun dari mereka yang binasa selain dari pada dia yang telah ditentukan untuk binasa, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci." Yohanes 17:12


Sebagian teolog Reformed mengajarkan bahwa Yudas pasti binasa karena dia telah ditentukan untuk binasa; dialah "son of perdition" alias "iysh baliya'al" alias "anak binasa". Benarkah Yudas adalah dia yang telah ditentukan untuk binasa?

Jawab Yesus kepada mereka: "Bukankah Aku sendiri yang telah memilih kamu yang dua belas ini? Namun seorang di antaramu adalah Iblis." Yohanes 6:70

Maka masuklah Iblis ke dalam Yudas, yang bernama Iskariot, seorang dari kedua belas murid itu. Lalu pergilah Yudas kepada imam-imam kepala dan kepala-kepala pengawal Bait Allah dan berunding dengan mereka, bagaimana ia dapat menyerahkan Yesus kepada mereka. Lukas 22:3-4

Dan sesudah Yudas menerima roti itu, ia kerasukan Iblis. Maka Yesus berkata kepadanya: "Apa yang hendak kauperbuat, perbuatlah dengan segera." Yohanes 13:27

Maka berpalinglah Yesus dan sambil memandang murid-murid-Nya Ia memarahi Petrus, kata-Nya: "Enyahlah Iblis, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia." Markus 8:33

Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: "Apakah engkau mengasihi Aku?" Dan ia berkata kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku. Yohanes 21:17


Yesus sendiri yang memilih kedua belas murid-Nya.  Apabila salah satu dari keduabelas murid-Nya adalah Iblis, maka dia PASTI bukan Yudas Iskariot.  Bila Yudas adalah Iblis, mustahil dia kerasukan Iblis. Bila salah satu dari keduabelas murid Yesus adalah Iblis, maka dia PASTI Simon Petrus sebab di dalam Markus 8:33 tercatat kisah Yesus mengusir Iblis ketika Dia memarahi Petrus. Namun, Petrus mustahil Iblis. Apabila Petrus adalah Iblis, mustahil Yesus Kristus memberinya mandat untuk menggembalakan domba-domba-Nya.

Karena Yudas Iskariot dan Simon Petrus mustahil Iblis lalu siapakah di antara kedua belas rasul Yesus adalah Iblis? Iblis mustahil salah satu dari kedua belas rasul itu. Iblis ada di antara kedua belas rasul itu namun dia mustahil salah satu dari kedua belas rasul itu. Kenapa demikian? Karena ketika menggoda Yesus di padang gurun, Iblis ada dalam wujud roh. Kisah-kisah Iblis merasuki manusia selama Yesus ada di dunia adalah jaminan 100% bahwa saat itu Iblis bukan seseorang namun ada dalam wujud roh, itu sebabnya dia bisa memasuki alias merasuki Yudas dan Petrus..

Yohanes 17 adalah doa Yesus Kristus bagi murid-murid-Nya. Yohanes 17:12 mengajarkan bahwa Iblis ada di antara kedua belas murid-Nya. Alkitab sama sekali tidak mencatat kisah Yesus merekrut atau memilih Iblis untuk menjadi salah satu murid-Nya. Ketika di dalam Yohanes 17:12 Yesus menyatakan dia yang telah ditentukan untuk binasa, siapakah yang Dia maksudkan? Salah satu dari keduabelas murid-Nya atau Iblis yang ada di antara mereka?

Karena Yudas menjual Yesus kepada para Imam ketika Iblis memasukinya dan Dia menyerahkan Yesus kepada para tentara ketika dirasuki Iblis, itu berarti pada saat itu dia tidak sehat jasmani dan rohani. Karena tidak sehat jasmani dan rohani, itu berarti dia tidak bertanggungjawab atas apa yang dilakukannya. Fakta-fakta demikian, mengajarkan kepada kita bahwa Yudas mustahil dia yang  telah ditentukan untuk binasa. Karena Yudas maupun Petrus mustahil dia yang telah ditentukan untuk binasa lalu siapakah dia yang telah ditentukan untuk binasa? Dia adalah Iblis! Iblislah dia yang telah ditentukan untuk binasa.

Bila Yudas Masuk Neraka Maka Yesus Kristus Adalah Pembual

Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang. Sebab Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku. Dan Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman. Yohanes 6:37-39

Tetapi di antaramu ada yang tidak percaya." Sebab Yesus tahu dari semula, siapa yang tidak percaya dan siapa yang akan menyerahkan Dia. Lalu Ia berkata: "Sebab itu telah Kukatakan kepadamu: Tidak ada seorangpun dapat datang kepada-Ku, kalau Bapa tidak mengaruniakannya kepadanya."  Yohanes 6:64-65

Jawab Yesus kepada mereka: "Bukankah Aku sendiri yang telah memilih kamu yang dua belas ini? Namun seorang di antaramu adalah Iblis." Yohanes 6:70

Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu. Yohanes 15:16


Handai taulan sekalian, bila Yudas masuk neraka maka Yesus Kristus adalah pembual. Kenapa demikian? Karena bukan Yudas yang memilih Yesus untuk menjadi gurunya namun Yesuslah yang memilih Yudas untuk menjadi salah satu murid-Nya. Apabila Yudas masuk neraka itu berarti Yesus tidak mampu menjaga yang dipilih dan dimiliki-Nya; Itu juga berarti Iblis mahakuasa karena mampu merebut Yudas dari Yesus Kristus.

Apabila Yudas masuk neraka, bukankah itu berarti Yesus membual ketika mengajarkan Yohanes 15:16? Bukankah seharusnya Dia mengajarkan tentang dua jenis orang yang Dia pilih dan utus serta tetapkan? Bukankah seharusnya Dia mengajarkan tentang dua jenis orang yang diberikan Bapa-Nya kepada-Nya? Yang pertama untuk menghasilkan buah sementara yang kedua untuk BINASA? Bukankah itu pula yang harus diajarkan oleh para teolog dan dkotbahkan oleh para pengkotbah dari generasi ke generasi?

Kita Serahkan Dalam Nama Tuhan Yesus Kepada Iblis

Bilamana kita berkumpul dalam roh, kamu bersama-sama dengan aku, dengan kuasa Yesus, Tuhan kita, 1 Korintus 5:4

orang itu harus kita serahkan dalam nama Tuhan Yesus kepada Iblis, sehingga binasa tubuhnya, agar rohnya diselamatkan pada hari Tuhan. 1 Korintus 5:5

Handai taulan sekalian, apa yang dimaksudkan oleh Rasul Paulus dengan:  kita serahkan dalam nama Tuhan Yesus kepada Iblis sehingga binasa tubuhnya, agar rohnya diselamatkan pada hari Tuhan?

Tetapi Petrus berkata: "Ananias, mengapa hatimu y  dikuasai Iblis, sehingga engkau mendustai Roh Kudus  dan menahan sebagian dari hasil penjualan tanah itu? Kisah Para Rasul 5:3

Selama tanah itu tidak dijual, bukankah itu tetap kepunyaanmu, dan setelah dijual, bukankah hasilnya itu tetap dalam kuasamu? Mengapa engkau merencanakan perbuatan itu dalam hatimu? Engkau bukan mendustai manusia, tetapi mendustai Allah." Kisah Para Rasul 5:4

Ketika mendengar perkataan itu rebahlah Ananias dan putuslah nyawanya. Maka sangatlah ketakutan semua orang yang mendengar hal itu. Kisah Para Rasul 5:5


Apakah yang diajarkan oleh Paulus adalah apa yang terjadi pada Yudas Iskariot? Apakah yang diajarkan oleh Paulus adalah apa yang terjadi pada Ananias dan Safira?