Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Allah Yang Mahagelap Menciptakan Allah Yang Mahaterang

hai hai's picture

 

Allah menciptakan langit dan bumi. Kata menciptakan diterjemahkan dari kata BARA yang artinya Creatio at nihilo, menciptakan dari NIHIL alias NULL. Kata bara kembali digunakan ketika Allah menciptakan binatang-binatang laut dan burung-burung serta manusia. TUHAN Allah menjadikan bumi dan langit. Kata menjadikan diterjemahkan dari kata ASAH yang artinya mewujudkan suatu ide atau kehendak. TUHAN Allah membentuk Adam dari debu tanah dan membentuk binatang dari tanah. Kata membentuk diterjemahkan dari kata YATSAR yang artinya membentuk sesuatu dari bentuk lainnya. TUHAN Allah menumbuhkan tumbuhan dari tanah. Menumbuhkan diterjemahkan dari kata TSAMACH yang artinya menumbuhkan sesuatu dari sesuatu yang sudah ada. TUHAN Allah membangun Hawa dari tulang rusuk Adam. Kata membangun diterjemahkan dari kata BANAH yang artinya membangun sesuatu dari sesuatu yang sama. Bara, asah, yatsar, tsamach dan banah adalah cara-cara Allah menciptakan langit dan bumi. Di samping cara-cara tersebut Allah juga menciptakan manusia dan binatang melalui kelahiran yagn diterjemahkan dari kata YALAD.

 

Ayat
Allah Berfirman
Allah Menanggapi
Kejadian 1:3-5
Berfirmanlah Allah: "Jadilah terang."
Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap.
Dan Allah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama.
Lalu terang itu jadi.
Kejadian 1:6-8
Berfirmanlah Allah: "Jadilah cakrawala di tengah segala air   untuk memisahkan air dari air."
Lalu Allah menamai cakrawala itu langit. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kedua.
Maka Allah menjadikan cakrawala dan Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya. Dan jadilah demikian.
Kejadian 1:9-10
  Kejadian 1:11-13
Berfirmanlah Allah: "Hendaklah segala air yang di bawah langit berkumpul pada satu tempat,   sehingga kelihatan yang kering." Dan jadilah demikian.
Lalu Allah menamai   yang kering itu darat, dan kumpulan air itu dinamai-Nya laut. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
Berfirmanlah Allah: "Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda, tumbuh-tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang menghasilkan buah yang berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi." Dan jadilah demikian.
Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari ketiga.
Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala jenis tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala jenis pohon-pohonan yang menghasilkan buah yang berbiji. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
Kejadian 1:14-19
Berfirmanlah Allah: "Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam.   Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun,
dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi bumi." Dan jadilah demikian.
Jadilah petang dan jadilah pagi,   itulah hari keempat.
Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang.
Allah menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi,
dan untuk menguasai siang dan malam, dan untuk memisahkan terang dari gelap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
Kejadian 1:20-23
Berfirmanlah Allah: "Hendaklah dalam air berkeriapan makhluk yang hidup, dan hendaklah burung beterbangan di atas bumi melintasi cakrawala.
Lalu Allah memberkati semuanya   itu, firman-Nya: "Berkembangbiaklah dan bertambah banyaklah serta penuhilah air dalam laut, dan hendaklah burung-burung di bumi bertambah banyak."
Jadilah petang dan jadilah pagi,   itulah hari kelima.
Maka Allah menciptakan binatang-binatang laut   yang besar dan segala jenis makhluk hidup yang bergerak, yang berkeriapan   dalam air, dan segala jenis   burung yang bersayap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
Kejadian 1:24-25
Kejadian 1:26-27
Berfirmanlah Allah: "Hendaklah bumi mengeluarkan segala jenis   makhluk yang hidup, ternak dan binatang melata dan segala jenis binatang liar." Dan jadilah   demikian.
Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi." 
Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka:"Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas d ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi."
Berfirmanlah Allah: "Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji; itulah akan menjadi makananmu.
Tetapi kepada segala binatang di bumi dan segala burung di udara dan segala yang merayap di bumi, yang bernyawa, Kuberikan segala tumbuh-tumbuhan hijau menjadi makanannya." Dan jadilah demikian.
Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam.
Allah menjadikan segala jenis binatang liar dan segala jenis ternak dan segala jenis binatang melata di muka bumi. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.

Apabila mempelajari tabel kisah penciptaan langit dan bumi di atas dengan teliti, maka anda akan menemukan kenyataan bahwa ketika Allah berfirman jadilah Terang, memisahkan air dari daratan dan menumbuhkan tumbuhan, sama sekali tidak ada catatan tentang Allah yang menanggapi firman Allah. Namun, Kejadian 2:5-6 dengan gamblang menjelaskan bahwa TUHAN Allah belum menggenapi firman Allah untuk memisahkan air dari daratan dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan karena Dia belum menurunkan hujan ke bumi sebab belum ada orang untuk mengusahakannya. Bagaimana dengan kisah penciptaan Terang?

Di dalam Kejadian 1:3-5 Allah berfirman, "Jadilah Terang." Maka Terangpun jadi. Setelah Terang jadi, kemudian Allah memisahkan Terang dari Gelap.

Di dalam Kejadian 1:14-18 Allah berfirman menjadikan (asah) benda-benda penerang kemudian Allah menjadikan benda-benda penerang. Benda-benda penerang itu berfungsi:

1.    Memisahkan siang dari malam
2.    Menjadi tanda untuk menghitung waktu
3.    Menerangi bumi
4.    Memisahkan terang dari gelap

ANEH! Allah sudah membentuk Terang pada hari pertama, kenapa Dia menjadikan benda-benda penerang lagi pada hari keempat? Allah secara pribadi memisahkan Terang dari Gelap pada hari pertama, kenapa salah satu fungsi benda-benda penerang ciptaan-Nya pada hari keempat untuk memisahkan terang dari gelap? Benar-benar ANEH! Mustahil Allah pikun sehingga lupa pada firman dan karya-Nya. Mungkinkah Allah menciptakan dua terang? Allah memang menciptakan dua terang! Terang pertama diciptakan-Nya pada hari pertama dan dipisahkan-Nya dari Gelap secara pribadi sementara terang kedua dari benda-benda penerang di cakrawala diciptakan pada hari keempat untuk menerangi bumi dan menguasai siang dan malam serta memisahkan terang dari gelap di bumi

Tidak ada masalah untuk memahami terang yang diciptakan pada hari keempat, karena terang itulah yang disebut cahaya. Terang itulah yang dipancarkan oleh benda-benda penerang. Terang itu kasatmata, artinya nampak oleh mata manusia. Terang itulah yang menerangi bumi. Ketika terang itu tidak ada maka bumi menjadi gelap. Bagaimana dengan Terang yang diciptakan pada hari pertama?

Kejadian 1 & 2 sama sekali tidak mencatat kisah penciptaan bola dunia, air dan gelap, itu sebabnya sebagian teolog mengajarkan bahwa bola dunia, air dan gelap adalah materi yang ada sejak kekal. Sebagian teolog lainnya menganggap gelap itu tidak ada sementara air dan bola dunia diciptakan dalam Kejadian 1:1. Tentu saja pendapat demikian sama sekali tidak benar.

supaya orang tahu dari terbitnya matahari sampai terbenamnya, bahwa tidak ada yang lain di luar Aku. Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain, yang menjadikan terang dan menciptakan gelap, yang menjadikan nasib mujur dan menciptakan nasib malang; Akulah TUHAN yang membuat semuanya ini. Yesaya 45:6-7

Ayat di atas dengan gamblang mengajarkan bahwa TUHAN menjadikan (yatsar) terang dan menciptakan (bara) gelap. Bara berarti creatio at nihilo, menciptakan dari nihil atau null atau tidak ada. Ayat tersebut dengan gamblang menentang ajaran bahwa gelap itu tidak ada karena Allah tidak menciptakan gelap. Ayat itu juga menyangkal ajaran bahwa gelap adalah hal yang ada bersama Allah dari kekekalan.

 

Perbandingan Kejadian 1:6-10 dan Amsal 8:23-29
Kejadian 1:6
Kejadian 1:7
 Kejadian 1:8
Berfirmanlah Allah: "Jadilah cakrawala di tengah segala air   untuk memisahkan air dari air."
Maka Allah menjadikan cakrawala dan Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya. Dan jadilah demikian.
Lalu Allah menamai cakrawala itu langit. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kedua.
Sudah pada zaman purbakala aku dibentuk, pada mula pertama, sebelum bumi ada.
Sebelum air samudera raya ada, aku telah lahir, sebelum ada sumber-sumber yang sarat dengan air.
Sebelum gunung-gunung tertanam dan lebih dahulu dari pada bukit-bukit aku telah lahir;
sebelum Ia membuat bumi dengan padang-padangnya atau debu dataran yang pertama.
Ketika Ia mempersiapkan langit, aku di sana, ketika Ia menggaris kaki langit pada permukaan air samudera raya,
ketika Ia menetapkan awan-awan di atas, dan mata air samudera raya meluap dengan deras,
Amsal 8:23
 Amsal 8:24
 Amsal 8:25
  
 Amsal 8:26
 Amsal 8:27
  Amsal 8:28
Kejadian 1:9
 Kejadian 1:10
Berfirmanlah Allah: "Hendaklah segala air yang di bawah langit berkumpul pada satu tempat,   sehingga kelihatan yang kering." Dan jadilah demikian.
Lalu Allah menamai   yang kering itu darat, dan kumpulan air itu dinamai-Nya laut. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. 
ketika Ia menentukan batas kepada laut, supaya air jangan melanggar titah-Nya, dan ketika Ia menetapkan dasar-dasar bumi,
Amsal 8:29

Dengan membandingkan Amsal 8:24-28 dengan Kejadian 1:6-8 dan Amsal 28:29 dengan Kejadian 1:9 maka kita menemukan kesepadanan dan pengetahuan bahwa Allah menciptakan air dan bola dunia pada hari kedua.  Kejadian 1:6-8 mencatat Allah menciptakan cakrawala pada hari kedua.

Sekarang kita dapat meyakini seyakin-yakinnya bahwa Gelap, Samudera dan Air di dalam Kejadian 1:2 bukan ciptaan Allah. Gelap, Samudera dan Air di dalam Kejadian 1:2 bukan gelap, samudera dan air yang kita lihat di dunia karena yang kita lihat adalah ciptaan Allah sementara yang dicatat dalam Kejadian 1:2 sudah ada sebelum Allah mencipta.  

Allah Yang Mahagelap

Bagaimana cara manusia mengenali Sang Pencipta? Manusia mengenali Sang Pencipta melalui PENYATAAN Sang Pencipta. Apabila Pencipta tidak menyatakan diri-Nya mustahil manusia mengenali-Nya bahkan mustahil manusia mengetahui keberadaan-Nya. Bagaimana cara Sang Pencipta menyatakan diri-Nya kepada manusia? Lewat mimpi, malaikat dan menampakkan diri dalam wujud manusia. Allah pernah menyatakan diri-Nya dengan lahir dan tumbuh dewasa sebagai Anak Manusia. Hanya orang-orang tertentu yang mendapat anugerah untuk mendapat penyataan Allah demikian. Umumnya manusia mendapat penyataan Allah melalui firman yang tercatat di dalam Alkitab.

Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Kejadian 1:1


Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air. Kejadian 1:2

Berfirmanlah Allah: "Jadilah terang." Lalu terang itu jadi. Kejadian 1:3


Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu. Kejadian 2:2

Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu. Kejadian 2:3

Kejadian 2:2-3 dengan tegas dan gamblang mengajarkan kepada kita bahwa segala pekerjaan penciptaan oleh Allah di lakukan dalam enam hari. Di luar keenam hari tersebut tidak ada pekerjaan penciptaan oleh Allah sama sekali. Sebagian teolog mengajarkan bahwa penciptaan sudah dimulai sejak Kejadian 1:1, itu sebabnya mereka mengajarkan bahwa pada hari pertama Allah menciptakan langit dan bumi serta terang (Kejadian  1:1-5). Ajaran demikian bertentangan dengan yang tercatat di dalam Alkitab karena Allah selalu memulai pekerjaan-Nya dengan kalimat, "Berfirmanlah Allah" dan mengakhirinya dengan kalimat "Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari … ". Allah baru mulai mencipta pada Kejadian 1:3.

Gelap Gulita, Samudera Raya dan Air di dalam Kejadian 1:2 bukan ciptaan Allah karena Ketiganya sudah ada sebelum Allah mencipta. Sebelum Allah mencipta tidak ada ciptaan, sebelum ada ciptaan hanya ada Allah. Sebelum ada ciptaan yang diciptakan Allah hanya ada Gelap Gulita menutupi Samudera Raya dan Roh Allah melayang-layang di atas Air. Bukankah itu berarti Gelap, Samudera dan Roh Allah adalah Sang Pencipta sementara Air adalah Samudera? Gelap, Samudera dan Roh Allah adalah Allah Tritunggal sebelum penciptaan. Dari generasi ke generasi para teolog menyangkal kebenaran demikian karena mereka tidak suka Allah menggunakan nama Gelap (choshek). Mereka yakin Allah adalah Terang sementara Gelap adalah musuh Allah. Demi hikmat manusianya mereka menyangkal kebenaran firman Allah. Hal demikian tidak boleh terjadi lagi. Allah Tritunggal menyatakan diri-Nya kepada manusia. Melalui penyataan-Nyalah manusia mengenal Allah Tritunggal. Apabila Allah menyatakan diri-Nya sebagai Gelap, maka kita harus menerima penyataan-Nya dan berusaha memahaminya, bukan menyangkalnya.

Gelap Gulita menutupi Samudera Raya dan Roh Allah melayang-layang di atas Air. Itulah penyataan Sang Pencipta tentang diri-Nya sebelum ada ciptaan yang diciptakan-Nya. Gelap Gulita, di dalam-Nya ada Samudera dan Roh Allah yang melayang-layang di atas Air. Samudera, di dalam-Nya ada Roh Allah yang melayang-layang di atas Air. Gelap Gulita adalah Allah. Samudera Raya adalah TUHAN Allah. Gelap, Samudera dan Roh Allah adalah Alalh Tritunggal sebelum sorga dan dunia diciptakan.

GELAP. Apa yang anda kenali di dalam gelap? Tidak ada. Mungkin ada banyak hal di dalam kegelapan namun karena gelap maka anda tidak mengenali apapun karena yang nampak hanya gelap gulita. Apa yang anda ketahui tentang gelap? Tidak ada. Manusia tahu banyak hal tentang terang namun tidak tahu banyak hal tentang gelap. Itu sebabnya manusia lalu berkata, "Gelap itu tidak ada karena gelap adalah kondisi tidak ada cahaya." Anda tahu gelap itu ada namun menyangkal keberadaannya. Manusia tidak suka gelap karena ketika dikuasai kegelapan manusia tidak berdaya. Itu sebabnya manusia menggunakan kata gelap untuk hal-hal yang jahat dan jelek serta ketidaktahuan. Itu sebabnya walaupun Kejadian 1:2 dengan gamblang mengajarkan bahwa Allah adalah Gelap namun para teolog menyangkalnya untuk mempertahankan keyakinan mereka  bahwa Allah mustahil Gelap.

Allah Yang Mahagelap Membentuk Allah Yang Mahaterang


Biarlah berhimpun bersama-sama segala bangsa-bangsa, dan biarlah berkumpul suku-suku bangsa! Siapakah di antara mereka yang dapat memberitahukan hal-hal ini, yang dapat mengabarkan kepada kita hal-hal yang dahulu? Biarlah mereka membawa saksi-saksinya, supaya mereka nyata benar; biarlah orang mendengarnya dan berkata: "Benar demikian!" Yesaya 43:9

"Kamu inilah saksi-saksi-Ku," demikianlah firman TUHAN, "dan hamba-Ku yang telah Kupilih, supaya kamu tahu dan percaya kepada-Ku dan mengerti, bahwa Aku tetap Dia. Sebelum Aku tidak ada Allah dibentuk, dan sesudah Aku tidak akan ada lagi. Aku, Akulah TUHAN dan tidak ada juruselamat selain dari pada-Ku. Akulah yang memberitahukan, menyelamatkan dan mengabarkan, dan bukannya allah asing yang ada di antaramu. Kamulah saksi-saksi-Ku," demikianlah firman TUHAN," dan Akulah Allah. Juga seterusnya Aku tetap Dia, dan tidak ada yang dapat melepaskan dari tangan-Ku; Aku melakukannya, siapakah yang dapat mencegahnya?" Yesaya 43:10-13

Handai taulan sekalian, YHWH berfirman bahwa sebelum Dia tidak ada Allah yang dibentuk (yatsar) dan sesudah Dia tidak ada lagi Allah yang dibentuk. Dia adalah satu-satunya Elohim yang dibentuk. Dia adalah YHWH juruselamat manusia, Dialah Yesus Kristus Anak Manusia dan Dia adalah Elohim alias Allah. Dia ingin kita menjadi saksi-Nya. Anda dan saya adalah SAKSI bahwa YHWH adalah satu-satunya Allah yang DIBENTUK. Anda pernah bersaksi bahwa YHWH adalah satu-satunya Allah yang dibentuk? Anda pernah mendengar kesaksian dari para pengkotbah bahwa YHWH adalah satu-satunya Elohim yang dibentuk? Tidak pernah! Alih-alih bersaksi, kita dan para teolog serta pengkotbah justru mereka-reka cara untuk menyangkal kebenaran tersebut.

Aku, hikmat, tinggal bersama-sama dengan kecerdasan, dan aku mendapat pengetahuan dan kebijaksanaan. Amsal 8:12

TUHAN telah menciptakan aku sebagai permulaan pekerjaan-Nya, sebagai perbuatan-Nya yang pertama-tama dahulu kala. Amsal 8:22

Sudah pada zaman purbakala aku dibentuk, pada mula pertama, sebelum bumi ada. Amsal 8:23


Sebelum air samudera raya ada, aku telah lahir, sebelum ada sumber-sumber yang sarat dengan air. Amsal 8:24


Sebelum gunung-gunung tertanam dan lebih dahulu dari pada bukit-bukit aku telah lahir; Amsal 8:25
 
sebelum Ia membuat bumi dengan padang-padangnya atau debu dataran yang pertama. Amsal 8:26

Ketika Ia mempersiapkan langit, aku di sana, ketika Ia menggaris kaki langit pada permukaan air samudera raya, Amsal 8:27

ketika Ia menetapkan awan-awan di atas, dan mata air samudera raya meluap dengan deras, Amsal 8:28

ketika Ia menentukan batas kepada laut, supaya air jangan melanggar titah-Nya, dan ketika Ia menetapkan dasar-dasar bumi, Amsal 8:29


aku ada serta-Nya sebagai anak kesayangan, setiap hari aku menjadi kesenangan-Nya, dan senantiasa bermain-main di hadapan-Nya; Amsal 8:30

aku bermain-main di atas muka bumi-Nya dan anak-anak manusia menjadi kesenanganku. Amsal 8:31

Oleh sebab itu, hai anak-anak, dengarkanlah aku, karena berbahagialah mereka yang memelihara jalan-jalanku.  Amsal 8:32

Dengarkanlah didikan, maka kamu menjadi bijak; janganlah mengabaikannya. Amsal 8:33


Berbahagialah orang yang mendengarkan daku, yang setiap hari menunggu pada pintuku, yang menjaga tiang pintu gerbangku. Amsal 8:34

Karena siapa mendapatkan aku, mendapatkan hidup, dan TUHAN berkenan akan dia. Amsal 8:35

Tetapi siapa tidak mendapatkan aku, merugikan dirinya; semua orang yang membenci aku, mencintai maut." Amsal 8:36


Nama-Nya Hikmat (chokmah, dilafalkan khok-maw). Dia tinggal bersama dengan ormah (dilafalkan or-maw') yang berarti kecerdasan; akal budi; bijaksana. Dia mengaku diciptakan (qanah yang juga berarti dibeli) oleh TUHAN sebagai permulaan pekerjaan-Nya dan perbuatan-Nya yang pertama-tama dahulu kala. Yang mendapatkan-Nya akan mendapatkan hidup sementara yang membenci-Nya mencintai maut. Tidak sulit bagi kita untuk memahami bahwa Hikmat di dalam ayat-ayat tersebut di atas adalah Allah namun bukan Allah Bapa. Hikmat adalah TUHAN Allah alias Yesus Kristus sementara Kecerdasan adalah Roh Allah alias Roh Kudus. Bagaimana kita menyimpulkan demikian? Alkitab mengajarkan bahwa TUHAN Allah adalah anak kesayangan Allah sementara anak-anak manusia adalah kesenangan TUHAN Allah.

Inilah yang dikatakan oleh Hikmat tentang dirinya, "TUHAN telah menciptakan aku sebagai permulaan pekerjaan-Nya, sebagai perbuatan-Nya yang pertama-tama dahulu kala. Sudah pada zaman purbakala aku dibentuk, pada mula pertama, sebelum bumi ada. Sebelum air samudera raya ada, aku telah lahir, sebelum ada sumber-sumber yang sarat dengan air." Silahkan perhatikan kalimat-kalimat tersebut di atas dengan seksama. Hikmat alias TUHAN Allah mengaku Dia diciptakan (qanah); dibentuk (nacak); dilahirkan (chuwl) oleh TUHAN.

Qanah
(dilafalkan: kaw-naw): membeli; memiliki, mencipta; membentuk.


Nacak (Dilafalkan: naw-sak'): membentuk; melantik; mencurahkan.

Chuwl (Dilafalkan: khool kheel):  melahirkan

Hikmat alias TUHAN Allah diciptakan alias dibentuk alias dilahirkan oleh Allah namun Dia tidak diciptakan dari NIHIL (bara). Apabila kita membaca ayat-ayat tersebut di atas maka nampak gamblang sekali bahwa Hikmat dibentuk sebelum hari kedua. Karena segala pekerjaan penciptaan oleh Allah dilakukan dalam enam hari maka itu berarti Hikmat diciptakan pada hari pertama. Itu berarti Hikmat adalah Terang adalah TUHAN Allah.

TERANG yang dibentuk (yatsar) Allah pada hari pertama bukan terang yang dijadikan Allah pada hari keempat. Terang yang dibentuk Allah pada hari pertama adalah Hikmat, adalah TUHAN Allah. TUHAN Allah adalah Terang. Allah membentuk TUHAN Allah? BUKAN! TUHAN Allah membentuk Terang. TUHAN Allah membentuk Terang? Bukankah anda menyatakan bahwa TUHAN Allah adalah Terang? Apabila yang anda katakan benar, bukankah itu berarti TUHAN Allah membentuk diri-Nya sendiri? Bagaimana mungkin TUHAN Allah membentuk diri-Nya sendiri? Allah berfirman, "Jadilah Terang." TUHAN Allah menanggapi, Terangpun jadi.

Berfirmanlah Allah: "Jadilah Terang." Lalu Terang itu jadi. tidak ada catatan tentang Allah menciptakan atau menjadikan atau membuat atau menumbuhkan atau membangun Terang. Allah tidak menciptakan Terang dari NIHIL, namun Allah berfirman, "Jadilah Terang." Terang jadilah! Allah melihat bahwa Terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah Terang itu dari Gelap. Allah adalah Gelap, ketika Terang jadilah, Terang itu masih di dalam Gelap. Terang dan Gelap itu esa. Itu sebabnya Allah memisahkan Terang itu dari diri-Nya. Bila Terang itu tidak dipisahkan dari Gelap, mustahil manusia mengenali-Nya. Terang adalah Hikmat, adalah TUHAN Allah adalah Samudera. Ketika menciptakan ciptaan-ciptaan yang lainnya, Allah tidak memisahkannya dari Gelap. Hal itu terjadi karena semua ciptaan lainnya diciptakan di dalam Terang dan oleh Terang. Itu sebabnya, tentang diri-Nya Yesus Kristus berkata:

Kata Yesus kepada mereka: "Jikalau Allah adalah Bapamu, kamu akan mengasihi Aku, sebab Aku keluar dan datang dari Allah. Dan Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, melainkan Dialah yang mengutus Aku. Yohanes 8:42

Kapan Yesus Kristus keluar dan datang dari Allah? Ketika Allah berfirman, "Jadilah Terang."

TUHAN Allahlah yang menciptakan seluruh umat manusia. Pada mulanya Dia membentuk (yatsar) Adam dari debu tanah lalu membangun (banah) Hawa dari tulang rusuk Adam. Selanjutnya TUHAN Allah menciptakan manusia dengan cara dikandung dan dilahirkan oleh wanita. Yesus Kristus adalah manusia. Yesus Kristus baru dikandung dari Roh Kudus ketika malaikat Gabriel memberitahu Maria tentang kehamilannya. Yesus Kristus dikandung dan dilahirkan oleh Maria sebagai bayi lalu tumbuh dewasa sebagai manusia. Mustahil menyangkal bahwa TUHAN Allahlah yang menciptakan Yesus Kristus. Yesus Kristus adalah manusia namun Dia juga TUHAN Allah. Sebelum dikandung Yesus Kristus tidak ada namun TUHAN Allah ada. Yesus Kristus adalah TUHAN Allah dalam wujud manusia. Sebelum menjadi manusia Dia adalah TUHAN Allah, bukan Yesus Kristus. Yesus Kristus adalah ciptaan TUHAN Allah namun Dia tidak diciptakan dari NIHIL karena Dia adalah TUHAN Allah. Yesus Kristus adalah Ciptaan namun Dia juga Pencipta. Pencipta yang menciptakan diri-Nya sendiri itulah Yesus Kristus. Ciptaan yang mencipta diri-Nya sendiri, itulah Yesus Kristus. Sebagai Ciptaan  Dia adalah Anak Manusia, sebagai Pencipta Dia adalah TUHAN Allah. 

Apabila anda memahami kisah penciptaan Yesus Kristus mustahil kesulitan untuk memahami kisah penciptaan Terang oleh TUHAN Allah. Apabila memahami kisah penciptaan Terang oleh TUHAN Allah mustahil kesulitan untuk memahami bahwa pada mulanya Gelap Gulita menutupi Samudera Raya dan Roh Allah melayang-layang di atas Air. Dengan pemahaman demikian, maka yang harus kita lakukan adalah menjelaskan bagaimana Allah menciptakan Allah, bukannya mereka-reka cara untuk menyangkalnya. Allah berfirman, "Jadilah Terang." TUHAN Allah menanggapi maka Diapun menjadi Terang. Allah memisahkan Terang dari Gelap artinya Allah melahirkan TUHAN Allah, artinya Allah mengutus TUHAN Allah, artinya TUHAN Allah keluar dari Allah, artinya TUHAN Allah datang dari Allah. TUHAN Allah lalu menciptakan Yesus Kristus. TUHAN Allah tidak menciptakan Yesus Kristus dari NIHIL namun dengan membentuk-Nya dari diri TUHAN Allah sendiri. TUHAN Allah menciptakan Yesus Kristus artinya TUHAN Allah lahir sebagai manusia. Itulah yang disebut Allah membentuk Allah. Allah Yang Mahagelap Membentuk Allah Yang Mahaterang.

Misteri Enam Hari Penciptaan

Benarkah Allah menciptakan sorga dan dunia dalam enam hari? Benar! Benarkah enam hari penciptaan langit dan bumi adalah hari manusia? Salah! TUHAN Allah menciptakan DUNIA dan SORGA dalam waktu manusia namun Allah tidak menciptakan SORGA dan DUNIA di dalam waktu. Semua ciptaan diciptakan di dalam Terang setelah Allah memisahkan Terang dari diri-Nya (Gelap). Itu sebabnya saya katakan, TUHAN Allah menciptakan dunia dan sorga dalam waktu. Gelap alias Allah ada di luar Terang itu sebabnya satu-satunya cara untuk mengenal Gelap adalah melalui Terang. Itu sebabnya saya katakan bahwa Allah menciptakan sorga dan dunia diluar waktu.

Ketika belum memahami ajaran Allah Tritunggal dalam Kejadian 1 & 2, saya juga tidak memahami misteri Terang di dalam Kejadian 1:3-4. Pada saat itu saya juga tidak memahami misteri enam hari penciptaan langit dan bumi. Karena para teolog generasi sebelumnya mengajarkan bahwa Terang yang diciptakan pada hari pertama adalah terang kasatmata, artinya dapat dilihat oleh mata manusia, maka saya meyakininya. Karena para teolog generasi sebelumnya mengajarkan bahwa hari-hari dalam penciptaan langit dan bumi adalah hari manusia maka saya meyakininya. Saya bukan hanya meyakininya, namun saya juga mengajarkannya. Namun hal itu tidak boleh terjadi lagi karena sekarang saya telah memahami misteri enam hari penciptaan.

Dan Allah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama. Kejadian 1:5


Kata siang di dalam ayat tersebut di atas diterjemahkan dari kata yowm (dibaca: yome) sementara kata malam diterjemahkan dari kata layil (dibaca lah-yil).  Kata petang diterjemahkan dari kata ereb (dilafalkan: eh-reb) sementara kata pagi dari kata boqer (dilafalkan: boker). Kita sudah tahu bahwa Gelap di dalam Kejadian 1:2 dan Kejadian 1:3-5 Adalah Allah, kita juga tahu bahwa Terang di dalam Kejadian 1:3-5 adalah TUHAN Allah. Ketika Allah menamai Terang itu Siang dan Gelap itu Malam bukankah itu berarti Allah sedang menamai diri-Nya Malam dan menamai TUHAN Allah Siang? Benar! Malam adalah Allah sementara Siang adalah TUHAN Allah.

Saya sering bertanya, kenapa Alkitab tidak menggunakan kalimat, "Jadilah malam dan jadilah siang" untuk menyatakan hari? Kenapa digunakan kalimat, "Jadilah petang dan jadilah pagi"? Beberapa Teolog mengajarkan bahwa hal itu terjadi karena bangsa Israel memulai hari mereka dari petang. Satu hari bangsa Israel bermula dari petang hingga petang lagi. Apabila yang diajarkan itu benar, untuk menyatakan satu hari, bukankah seharusnya yang tertulis adalah: "jadilah petang dan jadilah petang lagi" karena satu malam satu hari adalah dari petang sampai petang lagi? Jadilah pagi dan jadilah petang berarti dari pagi sampai petang. Itu baru satu hari, belum satu malam satu hari. Karena satu hari lamanya 24 jam, itu berarti hanya 12 jam, itu namanya setengah hari. Jadilah pagi dan jadilah petang bukan cara Allah untuk menyatakan sudah berlalunya satu hari.

Dalam kehidupan sehari-hari pagi dan petang adalah kondisi bertemunya siang dan malam.  Pagi adalah kondisi di mana siang menyambut malam sementara petang adalah kondisi malam menyambut siang. Pagi adalah kondisi di mana malam menyerahkan kekuasaan kepada siang sementara petang adalah kondisi di mana siang menyerahkan kekuasaan kepada malam. Pagi adalah kondisi di mana malam menundukkan diri kepada siang dan petang adalah kondisi di mana siang menundukkan diri kepada malam. Pagi dan Petang adalah siang. Jadilah petang dan jadilah pagi adalah cara Allah memberitahu kita bahwa penciptaan dilakukan di dalam Siang. Hal itu juga mengajarkan kepada kita bahwa di dalam penciptaan Allah dan TUHAN Allah melakukannya bersama-sama. Jadilah petang dan jadilah pagi adalah cara Allah memberitahu kita bahwa penciptaan dimulai dengan Siang menundukkan diri kepada Malam lalu Malam menundukkan diri kepada Siang. Jadilah petang dan jadilah pagi adalah cara Allah memberitahu kita bahwa pada mulanya Siang menundukkan diri kepada Malam karena itu maka Malam lalu memuliakan Siang dengan menundukkan diri kepada-Nya. Jadilah petang dan jadilah pagi mengajarkan kepada kita bahwa ketika Siang menundukkan diri kepada Malam, maka Malam memuliakan-Nya. Ketika Siang menundukkan diri kepada Malam, maka Malam menyatakan kehendak-Nya. Ketika Malam menyatakan kehendak-Nya, Siang pun menanggapinya dengan mewujudkan firman Malam tersebut. Karena Siang menanggapi firman Malam dengan mewujudkannya maka selanjutnya Malam benar-benar menundukkan diri dan membiarkan Siang berkuasa. Itu sebabnya penciptaan dimulai dengan kalimat, "Berfirmanlah Allah" Kemudian setelah TUHAN Allah mewujudkan firman maka Allah menanggapinya dengan pujian. Anda paham sekarang? Yesus Kristus adalah yang terkecil di dalam kerajaan Allah karena Dia sangat rendah hati dan setia. Karena kerendahan hati dan kesetiaan-Nya maka Allah lalu meninggikan-Nya dan menaklukkan diri kepada-Nya, itu sebabnya yang terkecil di dalam kerajaan Allah pun menjadi yang terbesar.

Allah berhenti dari segala pekerjaan penciptaan-Nya pada hari ketujuh karena semua ketetapan-Nya sudah difirmankan, namun TUHAN Allah terus bekerja karena yang difirmankan Allah belum tergenapi. Itu sebabnya Anak Manusia menyatakan bahwa Dia adalah Tuhan atas hari sabat. Jadilah petang karena karena Siang menundukkan diri, jadilah pagi karena Malam sudah menyatakan firman-Nya untuk kemuliaan Siang namun belum tergenapi.

Bangsa Israel merayakan sabat pada hari ketujuh untuk mengenang Allah berhenti dari segala pekerjaan penciptaan-Nya. Orang Kristen merayakan sabat pada hari pertama untuk mengenang Yesus Kristus berhenti dari segala pekerjaan penciptaan-Nya. Ketika Allah berhenti, Kristuslah Raja atas hari sabat, ketika Kristus berhenti manusialah raja atas hari sabat. Akan tiba waktunya nanti di mana semua hari adalah hari sabat.

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

Penonton's picture

Ko Hai : Bantahan atas teori anda...yg kontradiksi dgn FT

Perhatikan Kejadian 1 : 1-5:

 

1:1 Pada mulanya a  Allah menciptakan 1  b  langit c  dan bumi. d 

 

Ayat ke 1 disini menceritakan ttg keadaan mula-mula dimana ayat 1 merupakan sebuah introduction / pembukaan dimana Bumi diciptakan beserta langit.

 

1:2 Bumi belum berbentuk e  dan kosong 2 ; f  gelap gulita menutupi samudera raya, g  dan Roh Allah h  melayang-layang i  di atas permukaan air.

 

Kemudian ayat ke 2 menceritakan keadaan bumi yang masih kosong dan belum berbentuk dimana tercatat juga Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air serta keadaan gelap gulita yang menutupi samudra raya.

Perhatikan !

Ayat ke 2 disini  mencatat jelas samudra raya dan air telah tercipta atau telah ada di dalam Bumi meskipun tidak dijelaskan kapan samudra raya dan air diciptakan pada ayat ke 1.

bandingkan dengan kutipan Ko Hai di bawah ini :

Inilah yang dikatakan oleh Hikmat tentang dirinya, "TUHAN telah menciptakan aku sebagai permulaan pekerjaan-Nya, sebagai perbuatan-Nya yang pertama-tama dahulu kala. Sudah pada zaman purbakala aku dibentuk, pada mula pertama, sebelum bumi ada. Sebelum air samudera raya ada, aku telah lahir, sebelum ada sumber-sumber yang sarat dengan air." Silahkan perhatikan kalimat-kalimat tersebut di atas dengan seksama. Hikmat alias TUHAN Allah mengaku Dia diciptakan (qanah); dibentuk (nacak); dilahirkan (chuwl) oleh TUHAN.

Kutipan yang digaris bawahi akan menjadi kuci dari sanggahan seorang penonton...

Nah....perhatikan ayat ke 3 dan 4 dan 5  !!!

1:3 Berfirmanlah j  Allah: "Jadilah terang 3 ." Lalu terang k  itu jadi.

1:4 Allah melihat bahwa terang itu baik, l  lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap. m 

1:5 Dan Allah menamai n  terang itu siang, dan gelap itu malam. o  Jadilah petang dan jadilah pagi, p  itulah hari pertama 4 .


Ayat-ayat di atas tentunya menerangkan dengan jelas tentang semua proses penciptaan di hari pertama.

Betul ?

Termasuk juga proses penciptaan " Terang " yang telah ko Hai claim sebagai saat moment dimana Allah yang digambarkan sebagai gelap ( oleh ko Hai ) , kemudian  menciptakan terang yang dipercaya juga sebagai TUHAN Allah .

Jika teori Ko Hai yang menerangkan bahwa Tuhan Allah tercipta di hari yang pertama....

Lantas bagaimana dengan penjelasan di ayat di bawah ini yang dengan sendirinya menggugurkan teori anda ?

TUHAN telah menciptakan aku sebagai permulaan pekerjaan-Nya, sebagai perbuatan-Nya yang pertama-tama dahulu kala. Amsal 8:22

Sudah pada zaman purbakala aku dibentuk,
pada mula pertama, sebelum bumi ada. Amsal 8:23

Sebelum air samudera raya ada, aku telah lahir, sebelum ada sumber-sumber yang sarat dengan air. Amsal 8:24

Kalimat " sebelum bumi ada "  dan " pada mula pertama " di atas tentunya menerangkan kepada keterangan waktu yang mengarah kepada sebuah saat sebelum berlangsungnya penciptaan di hari pertama.

Saya tidak tahu berapa lamanya yang dimaksud dengan sebelum bumi ada dan pada mula pertama...

Yang pasti....keterangan waktu tersebut sepertinya telah menunjukan sebuah argument yang sangat bertentangan dengan teori yang dituliskan oleh Ko Hai.

Jadi alasan mengapa teori ko Hai tidak dapat diterima adalah karena...

Ayat Amsal 8:23 itu tadi....

Yang menerangkan bahwa TUHAN telah diciptakan pada permulaan pekerjaanNYA, sebagai perbuatanNYA yang pertama-tama dahulu kala.

Sudah sejak jaman purbakala dan sebelum Bumi diciptakan....

Oleh karena itu, ketika Allah berfirman " jadilah terang " di hari pertama...

Hal tersebut tentunya bukanlah sebuah kejadian yang menerangkan tentang saat terjadinya terang yang kemudian diartikan sebagai TUHAN Allah / Hikmat  oleh Sdr Hai.

nah....

Hal ini tentunya merupakan sebuah hal yang sangat penting dimana jika seseorang sampai salah menafsirkan dan mengartikan inti dari permasalahan ini, maka tidaklah mustahil jika penegertian yang telah salah tersebut berbuah kesalahan-kesalahan yang lain.

Jika perkiraan seorang penonton ternyata benar, dimana TUHAN Allah diciptakan pada mula pertama, sebagai perbuatan yang pertama-tama dilakukan olehNYA, maka....

Sekali lagi kenyataan tersebut bertabrakan dengan keyakinan Sdr Hai yang bisa kita baca di bawah ini :

 

Gelap Gulita, Samudera Raya dan Air di dalam Kejadian 1:2 bukan ciptaan Allah karena Ketiganya sudah ada sebelum Allah mencipta.

Sebelum Allah mencipta tidak ada ciptaan, sebelum ada ciptaan hanya ada Allah. Sebelum ada ciptaan yang diciptakan Allah hanya ada Gelap Gulita menutupi Samudera Raya dan Roh Allah melayang-layang di atas Air.

Bukankah itu berarti Gelap, Samudera dan Roh Allah adalah Sang Pencipta sementara Air adalah Samudera?

Gelap, Samudera dan Roh Allah adalah Allah Tritunggal sebelum penciptaan.

Para pembaca yang budiman....

Teori yang telah disusun oleh Sdr Hai akan bisa hancur bagaikan rumah-rumahan yang disusun dari kartu, hanya dikarenakan oleh sebuah salah tafsir terhadap asal muasal proses penciptaan.

Bermodalkan sebuah keyakinan bahwa TUHAN Allah telah diciptakan jauh sebelum Bumi ada, maka dengan sendirinya pernyataan yang menyatakan bahwa Gelap, Samudra dan Roh Allah adalah Allah Tritunggal sebelum penciptaan adalah tidak bisa diterima kebenarannya !

Plus....

Oleh karena Gelap, Samudra dan Roh Allah tentunya bukanlah merupakan sebuah  persamaan yang selaras dengan kesatuan Tri Tunggal  maka, pernyataan yang menyatakan bahwa Allah adalah gelap juga menjadi gugur secara otomatis.

Apalagi tentang penjelasan yang menyatakan bahwa TUHAN Allah adalah siang sementara Allah adalah malam....

Dan seterusnya....

Semua gugur !!!

Mohon tanggapannya...

 

From Oz far...far....away

__________________

xxx

hai hai's picture

@Penonton, Hikmat = Ciptaan Pertama

Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Kejadian 1:1

Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air. Kejadian 1:2

Berfirmanlah Allah: "Jadilah terang." Lalu terang itu jadi. Kejadian 1:3

Demikianlah diselesaikan langit dan bumi dan segala isinya. Kejadian 2:1

Ketika Allah pada hari ketujuh m  telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan  yang telah dibuat-Nya itu. Kejadian 2:2

Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti  dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu. Kejadian 2:3

Demikianlah riwayat langit dan bumi pada waktu diciptakan. Ketika TUHAN Allah menjadikan bumi dan langit, -- Kejadian 2:4

Penonton Penciptaan SORGA dan DUNIA dan segala isinya dilakukan Allah dalam 6 hari penciptaan. Terang adalah ciptaan-Nya yang pertama. Terang adalah PERMULAAN pekerjaan Allah, perbuatan-Nya yang pertama. Terang diciptakan sebelum bumi ada, sebelum air samudera raya ada.

TUHAN telah menciptakan aku sebagai permulaan pekerjaan-Nya, sebagai perbuatan-Nya yang pertama-tama dahulu kala. Amsal 8:22

Sudah pada zaman purbakala aku dibentuk,
pada mula pertama, sebelum bumi ada. Amsal 8:23

Sebelum air samudera raya ada, aku telah lahir, sebelum ada sumber-sumber yang sarat dengan air. Amsal 8:24

Hikmat adalah bagian dari Sorga dan Dunia. Apabila Hikmat bukan Terang dan Hikmat diciptakan sebelum Allah menciptakan Terang, maka itu berarti Allah membual tentang 6 hari penciptaan Sorga dan Dunia sebab ada yang diciptakan sebelum hari pertama.

Apabila Himat bukan Terang dan Dia diciptakan sebelum Allah menciptakan Trang, bukankah seharusnya Amsal mencatat bahwa Himat diciptakan sebelum Allah menciptakan terang, bukannya sebelum bumi ada dan samudera raya ada?

Hikmat menyatakan bahwa Dia adalah ciptaan yang pertama, permulaan pekerjaan Allah. Ciptaan pertama Allah adalah Terang. Permulaan pekerjaan Allah adalah menciptakan Terang. Itu sebabnya setelah memisahkan Terang dari Gelap tertulis, Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

Penonton's picture

Ko Hai, Allah tidak pernah membual....

Dear Ko Hai,

 

Sudah jelas dalam kejadian 1: 1 bahwa pada mulanya Allah menciptakan bumi dan langit.

Itu merupakan langkah pertama...

Dan baru kemudian berfirman tentang " terang"...

Bukan jadi terbalik....

Saya berpendapat bahwa kisah penciptaan di kejadian hanya dalam wawasan penciptaan Bumi dan segala isinya, dan tidak sedang menjelaskan ttg penciptaan lain selain dari pada Bumi dan isinya.

Jadi berdasarkan kesimpulan tersebut, Allah tidak pernah membual...

Hanya kitalah yg salah mengerti dan berpikiran ke arah yg salah !

Terang di dalam kejadian 1: 3 merupakan terang yg sama dengan ayat 4 dan 5.

Jika keadaan Bumi ketika baru diciptakan diam tidak berputar pada orbitnya / poros dan rotasinya, maka sumber cahaya / terang yang dipancarkan oleh benda-benda penerang langit tidak akan bisa menghasilkan efek siang dan malam.

Saya berpendapat bahwa pada ayat ke 3.....terang benar-benar diciptakan dalam arti terang yang sesungguhnya...

Sedangkan ayat 4 dan 5 merupakan proses pemisahan yang bisa jadi merupakan penjelasan dari saat awal dari Bumi untuk mulai berputar di porosnya serta mengelilingi matahari di orbitnya, guna menghasilkan efek siang dan malam.

Saya menduga ko Hai mungkin telah berpikir terlalu jauh dalam mengartikan kejadian penciptaan Bumi dan isinya....

Coba mohon periksa lagi Blog tulisan di atas...

Maseh banyak kontradiksi yang saling bertabrakan di dalam isi blog tersebut.

 

From Oz far..far..away

 

 

__________________

xxx

hai hai's picture

@ Penonton, Kisah Penciptaan

Ayat
Karya Allah
Hari pertama
Kejadian 1:3-5
Menciptakan Terang
 
Memisahkan Terang dari Gelap
 
Hari kedua
Kejadian 1:6-8
Menciptakan cakrawala
 
Memisahkan Air di atas dan di bawah cakrawala
 
Menamai Cakrawala langit
 
Hari ketiga
Kejadian 1:9-13
 
 
 
 
 
 
 
Memisahkan Air di bumi
 
Menamai kumpulan air sebagai samudera
 
Menamai yang kering daratan
 
Menciptakan tumbuhan
 
Hari keempat
Kejadian 1:14-19
Menciptakan matahari bulan dan bintang-bintang.
 
Memisahkan terang dari gelap
 
Membagi hari menjadi siang dan malam.
 
Hari ke lima
Kejadian 1:20-23
Menciptakan binatang air dan burung
 
Memberkati binatang air dan burung untuk berkembang biak
 
Hari keenam
Kejadian 1:24-31
 
 
 
 
 
 
Menciptakan binatang
 
Memberkati binatang untuk berkembang biak
 
Menciptakan Manusia
 
Memberkati manusia untuk beranak cucu
 
Memberi kuasa kepada manusia untuk menjadi penguasa dunia
 
Menunjukkan sumber makanan bagi hewan dan manusia

Ada dua terang yang diciptakan oleh Allah. Terang pertama diciptakan pada hari pertama (Kejadian 1:1-5) sementara terang kedua diciptakan pada hari keempat (Kejadian 1:14-19).

Terang yang diciptakan pada hari pertama adalah permulaan penciptaan sementara terang yang kedua adalah apa yang kita sebut cahaya. Tentang perputaran planet pada porosnya dan peredaran planet pada orbitnya nampak gamblang dalam ayat-ayat berikut ini.

Berfirmanlah Allah: "Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun, Kejadian 1:14

dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi bumi." Dan jadilah  demikian. Kejadian 1:15

Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang. Kejadian 1:16

Allah menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi, Kejadian 1:17

dan untuk menguasai siang dan malam, dan untuk memisahkan terang dari gelap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. Kejadian 1:18

Anda menganggap bahwa pada Kejadian 1:1 Allah menciptakan BOLA DUNIA dan LANGIT. Coba perhatikan apa yang Allah lakukan pada hari kedua. Dia MENAMAKAN Cakrawala itu langit.

Orang kuno menyangka BUMI ini DATAR sementara LANGIT itu berbentuk KUBAH. Pemikiran demikian muncul karena mereka melihat terbit tenggelamnya matahari dan bulan. Namun sekarang kita tahu bahwa Bumi itu BULAT. Pemahaman bumi bulat itu justru membuat GAMBLANG arti CAKRAWALA yang dinamakan LANGIT. Pada saat Allah menciptakan Cakarawala, saat itulah Dia menciptakan Langit, itu sebabnya Cakrawala itu disebut Langit. Apa batas cakrawala dan bola dunia? permukaan tanah.

Apabila anda menganggap LANGIT sudah diciptakan pada Kejadian 1:1, maka itu berarti ada dua langit yang diciptakan oleh Allah. Yang pertama diciptakan sebelum hari pertama pada Kejadian 1:1 yang kedua diciptakan pada hari kedua.

apabila Anda menganggap Kejadian 1:2 adalah kondisi yang ada setelah penciptaan pada Kejadian 1:1 maka pemahaman anda itu akan bertentangan dengan ayat Alkitab berikut ini.

belum ada semak apapun di bumi, belum timbul tumbuh-tumbuhan apapun di padang, sebab TUHAN Allah belum menurunkan hujan ke bumi, dan belum ada orang untuk mengusahakan tanah itu; tetapi ada kabut naik ke atas dari bumi dan membasahi seluruh permukaan bumi itu-- Kejadian 2:5-6

Sebelum TUHAN Allah menurunkan hujan, belum ada SAMUDERA dan AIR di bumi karena belum ada hujan, yang ada hanya kabut naik ke atas dari bumi dan membasahi seluruh permukaan bumi itu. coba anda perhatikan kata yang digunakan, kabut itu naik dari bumi, bukan dari SAMUDERA.

Penonton, coba anda perhatikan table Perbandingan Kejadian 1:6-10 dan Amsal 8:23-29 dalam blog saya. Apabila anda menganggap penciptaan sudah dimulai dari Kejadian 1:1 maka inilah susunan penciptaan menurut Amsal 8:23-29.

Kejadian 1:1-2 = Amsal 8:23-27 = Menciptakan bola dunia dan air

Kejadian 1:3-5 = Menciptakan Terang

Kejadian 1:4-8 = Amsal 8:28 = Menciptakan cakrawala = Langit

Kejadian 1:9-10 = Amsal 8:29 = Memisahkan air dan daratan

Dengan pemahaman demikian, maka anda harus percaya:

  1. Ada dua langit yang diciptakan oleh Allah yang pertama diciptakan-Nya tanpa berfirman pada Kejadian 1:1 dan yang kedua diciptakannya pada hari kedua yaitu cakrawala. Langit yang kedua kita keberadaannya, di mana langit yang pertama?
  2. Ada dua samudera yang diciptakan oleh Allah, yang pertama diciptakan tanpa berfirman dan nampak pada Kejadian 1:2 sementara yang kedua diciptakan pada hari ketiga ketika Allah memisahkan air dan daratan. Samudera yang kedua kita tahu keberadaannya, ke mana samudera yang pertama?
  3. Kenapa Amsal tidak mengajarkan bahwa Hikmat diciptakan sebelum TERANG (hari pertama) namun mengajarkan bahwa Hikmat diciptakan sebelum Cakrawala (hari kedua) dan Samudera (hari ketiga)?

Penonton, kebenaran yang tidak konsisten bukan kebenaran sejati.

Mari kita lihat apa yang Allah lakukan pada hari kedua. Allah MEMISAHKAN air yang di atas dan di bawah. Kita tahu bahwa air yang di atas adalah UAP AIR atau KABUT atau AWAN. Apabila air yang diatas adalah UAP AIR bukankah itu berarti pada waktu itu air yang di bawah juga UAP AIR? Coba anda baca kembali Kejadian 2:5-6 tersebut di atas. KONSISTEN bukan?

Sebelum turun hujan di bumi belum ada AIR yang ada adalah UAP AIR. Itu sebabnya saya katakan, sebelum turun hujan belum ada samudera. Sebelum turun hujan UAP AIR masih menyatu dengan TANAH. Ketika Allah memisahkan Air dan Tanah, Allah menamakan yang kering itu daratan atau tanah dan kumpulan air itu samudera. Saat ini kita tahu bagaimana cara Allah malakukan hal demikian yaitu dengan menurunkan hujan dan membuat hukum air akan menempati tempat yang rendah, saat itu belum ada hujan namun Allah membangun kountur bumi, ada yang tinggi dan ada yang rendah.

Penonton, itulah penjelasan saya, semoga cukup dipahami.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

 

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

Penonton's picture

Proses penciptaan Bumi...

Ko Hai menulis :

 

Penonton, kebenaran yang tidak konsisten bukan kebenaran sejati.

Mari kita lihat apa yang Allah lakukan pada hari kedua.

Allah MEMISAHKAN air yang di atas dan di bawah.

Kita tahu bahwa air yang di atas adalah UAP AIR atau KABUT atau AWAN. Apabila air yang diatas adalah UAP AIR bukankah itu berarti pada waktu itu air yang di bawah juga UAP AIR?

Coba anda baca kembali Kejadian 2:5-6 tersebut di atas.

KONSISTEN bukan?

Saya kurang mengerti ttg penjelasan uap air yang di atas dan di bawah...

Lagipula pendapat ko Hai yang menyatakan bahwa Bumi diciptakan pada hari ke dua merupakan sebuah pendapat yg beresiko tinggi, jika tidak diikuti dengan sebuah argument pendukung yan dapat dipertanggung jawabkan.

Saya mengerti bahwa Ko Hai sedang berusaha untuk menyajikan dasar-dasar argument guna mendukung teori penciptaan terang / Tuhan Allah di saat yang pertama-tama / hari pertama , sesuai dengan keyakinan Ko Hai....

Akan tetapi sayangnya, bukti-bukti tulisan yang ko Hai sajikan seakan-akan saling bertabrakan dan saling menyerang satu dengan yang lainnya.

Bagaimana ko Hai bisa membantah bahwa Bumi diciptakan pada hari pertama ?

Apakah dengan menyajikan argument tentang langit ?

Bisakah menjelaskan lebih lanjut tentang penciptaan Bumi di hari ke dua, secara terpisah dengan masalah langit ?

Kita berkonsentrasi HANYA kepada Bumi saja....

Bukankah saat penciptaan Bumi menjadi kuci penentu waktu, terhadap kapankah " Terang " diciptakan sesuai dengan keyakinan ko Hai.

Karena ko Hai sepertinya tidak dapat mengelak pernyataan ayat di Amsal 8 : 22-23, dan oleh karenanya kemudian berusaha meyakinkan para pembaca bahwa Bumi diciptakan pada hari yg ke dua, agar dapat menjadi cocok dengan isi dari Amsal 22-23 ....

TUHAN telah menciptakan aku sebagai permulaan pekerjaan-Nya, sebagai perbuatan-Nya yang pertama-tama dahulu kala. Amsal 8:22

Sudah pada zaman purbakala aku dibentuk,
pada mula pertama, sebelum bumi ada. Amsal 8:23

Sepertinya hal tersebut malah membuat keadaan ko Hai menjadi lebih terdesak, ketimbang memperbaiki keadaan.

Dengan mengarahkan pembahasan kepada masalah langit...

Tentunya tidak akan membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar penciptaan Bumi....

Oleh karena itu, saya berharap ko Hai dapat memberikan jawaban yang jelas, terkait keyakinan ko Hai terhadap kapan waktunya Bumi diciptakan.

Apa di hari pertama, atau hari ke dua ?

Jika memilih untuk berkeyakinan kepada hari yg ke dua....

Maka kejadian 1: 1 akan membantah keyakinan Ko Hai tersebut....

Selain tentunya juga tuntutan permintaan agar Ko Hai dapat menjelaskan proses penciptaan Bumi di hari ke dua, yang tentunya berlawanan dengan isi dari kejadian 1: 5 yang menjelaskan tentang:

"Allah menamai   terang itu siang, dan gelap itu malam". 

"Jadilah petang dan jadilah pagi"

Jika Allah baru menciptakan Bumi di hari ke dua seperti yang diyakini oleh ko Hai...

Mengapa Allah lantas menamai terang sebagai siang, dan gelap sebagai malam ?

Plus....petang dan pagi....

Kepada siapakah petang dan pagi ditujukan dalam penciptaannya ?

kepada siapakah siang dan malam diperuntukan dalam penciptaannya ?

Apakah oleh karena Bumi belum diciptakan, maka keadaan pagi dan petang terjadi di dalam wujud Allah yang ko Hai sebut sebagai " gelap " ?

Apakah mungkin Allah menciptakan keadaan siang dan malam tampa menciptakan dulu " objek " yang kemudian akan menjadi tempat / wadah terjadinya keadaan siang dan malam ?

Tampa adanya Bumi, dimanakah siang dan malam tersebut terjadi ?

Mohon jawabannya...

 

From Oz far..far..away

 

 

 

__________________

xxx

hai hai's picture

@Penonton, Penciptaan Bumi

Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Kejadian 1:1

Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air. Kejadian 1:2

Berfirmanlah Allah
: "Jadilah terang." Lalu terang itu jadi. Kejadian 1:3

Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap. Kejadian 1:4

Dan Allah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama. Kejadian 1:5

Penonton, Di dalam Kejadian 1:1-31 Allah memulai pekerjaan penciptaan-Nya dengan kalimat  "Berfirmanlah Allah" dan mengakhirinya dengan kalimat "Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari … ". Allah baru mulai mencipta pada Kejadian 1:3.

Apabila anda percaya bahwa LANGIT (cakrawala) dan BUMI (bola dunia) diciptakan pada hari pertama maka itu berarti Allah menciptakan langit dan bumi tanpa BERFIRMAN. Itu juga berarti pada hari pertama SUDAH ada LANGIT dan BUMI.

Berfirmanlah Allah: "Jadilah cakrawala di tengah segala air untuk memisahkan air dari air." Kejadian 1:6

Maka Allah menjadikan cakrawala dan Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya. Dan jadilah demikian.  Kejadian 1:7

Lalu Allah menamai cakrawala itu langit.
Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kedua. Kejadian 1:8

Ada dua hal yang diciptakan Allah pada hari kedua yaitu:

  1. Cakrawala
  2.  Air

Umumnya kita memahami Kejadian 1:6 bahwa yang diciptakan hanya satu yaitu cakrawala sementara air sudah ada sebelum cakrawala diciptakan. Itu sebabnya saya mengutip Amsal 8:23-28 untuk mendukung bahwa pada hari kedua Allah menciptakan Air dan Cakrawala.

CAKRAWALA = LANGIT

Air yang di atas = Awan

Air yang di bawah = BUMI + Air

Berfirmanlah Allah: "Hendaklah segala air yang di bawah langit berkumpul pada satu tempat, sehingga kelihatan yang kering." Dan jadilah demikian. Kejadian 1:9

Lalu Allah menamai yang kering itu darat, dan kumpulan air itu dinamai-Nya laut. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. Kejadian 1:10

Penonton, coba anda perhatikan ayat 9-10. Benarkan DARATAN itu sudah ada di dalam AIR YANG DI BAWAH?

Anda bertanya kapan bumi mulai berputar pada poros? Para Ilmuwan mengajarkan bahwa pada mulanya bumi itu adalah GAS yang lalu menjadi KERAS karena berputar pada POROSNYA.

Penonton, apakah penjelasan saya cukup gamblang?

Bila anda yakin kejadian 1:1 adalah kisah penciptaan LANGIT dan BUMI, maka itu berarti ada 2 LANGIT dan BUMI yagn diciptakan Allah. Pertanyaannya adalah kita sudah melihat salah satunya, yang lainnya DI MANA?

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

Penonton's picture

@Ko Hai: tanda-tanda dimulainya gravitasi di kejadian....

Dear Ko Hai,

 

Saya tidak mau membahas hal-hal yang sekiranya dapat dibahas setelah kita menemukan ketetapan dan persetujuan tentang hari pertama !

Lupakan hari ke dua...lupakan hari ke 3 dan seterusnya....

Kita fokus pada hari pertama...

Apakah Ko Hai setuju bahwa di hari pertama ada penciptaan Bumi dan Langit sesuai kitab Kejadian 1 : 1 ?

Jika ya...

Bagaimana penjelasan :

TUHAN telah menciptakan aku sebagai permulaan pekerjaan-Nya, sebagai perbuatan-Nya yang pertama-tama dahulu kala. Amsal 8:22

Sudah pada zaman purbakala aku dibentuk,
pada mula pertama, sebelum bumi ada. Amsal 8:23

 

Itu saja dulu....

Sebab dengan mengerti akan dasar di hari pertama, baru kita bisa melanjutkan ke hari ke dua....

Tidak mungkin kita meloncat-loncat membicarakan hal-hal yang tidak berurutan, dimana hal tersebut bisa saja membingungkan pembaca dan orang-orang yang mau memetik pelajaran dari blog tulisan ini.

So Please...

Give me your arguments...

Oleh karena di dalam tabel ko Hai, penciptaan Bumi tidak dimasukan ke dalam hari pertama...

So...kapan Bumi dijadikan ?

Anda harus menjelaskan ttg hal ini, jika mau berpendapat bahwa permulaan penciptaan dimulai dengan menciptakan terang....

From Oz far..far.away

 

__________________

xxx

hai hai's picture

@Penonton, Hari Kedua

Penonton,

Hari pertama Allah MENJADIKAN Terang. Terang yang dijadikan Allah adalah HIKMAT, adalah TUHAN Allah.

Hari kedua Allah menjadikan Cakrawala langit dan bola dunia

Karena HIKMAT diciptakan pada hari pertama maka tidak ada masalah dengan

TUHAN telah menciptakan aku sebagai permulaan pekerjaan-Nya, sebagai perbuatan-Nya yang pertama-tama dahulu kala. Amsal 8:22

Sudah pada zaman purbakala aku dibentuk,
pada mula pertama, sebelum bumi ada. Amsal 8:23

HIKMAT diciptakan pada hari pertama, sebelum Allah menciptakan BUMI dan LANGIT. Bumi dan langit diciptakan pada hari kedua.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

Penonton's picture

@ko Hai: apakah anda mengakui kesalahan anda ?

Dear ko Hai,

 

Anda menulis :

HIKMAT diciptakan pada hari pertama, sebelum Allah menciptakan BUMI dan LANGIT. Bumi dan langit diciptakan pada hari kedua.

Dan juga :

Gelap Gulita, Samudera Raya dan Air di dalam Kejadian 1:2 bukan ciptaan Allah karena Ketiganya sudah ada sebelum Allah mencipta.

Sebelum Allah mencipta tidak ada ciptaan, sebelum ada ciptaan hanya ada Allah.

Sebelum ada ciptaan yang diciptakan Allah hanya ada Gelap Gulita menutupi Samudera Raya dan Roh Allah melayang-layang di atas Air.

Bukankah itu berarti Gelap, Samudera dan Roh Allah adalah Sang Pencipta sementara Air adalah Samudera? Gelap, Samudera dan Roh Allah adalah Allah Tritunggal sebelum penciptaan.

Penonton menjawab :

Jadi melalui pernyataan terbaru yang tertulis di blog komentar anda, telah diakui bahwa keadaan Allah Tritunggal yang telah ada sebelum penciptaan adalah SALAH !!!

Dimana Tritunggal menurut ko Hai baru terjadi setelah Allah memisahkan TERANG dari dirinya...di hari pertama...

Apakah ini berarti ko Hai mengakui bahwa terdapat kontradiksi di dalam tulisan-tulisan ko Hai ?

Atau mungkin ko Hai maseh punya penjelasan tentang hal tersebut ?

NB :

Arti Tritunggal sebelum penciptaan di atas, apakah sama dgn Tritunggal yang kita ketahui / kenal sekarang ?

 

From Oz far..far..away

 

__________________

xxx

akhung's picture

Ko Hai: Yesus diciptakan? mirip saksi Yehova

Saksi Yehova juga sering pake ayat tentang hikmat (Amsal 8:22) sebagai pendukung ajaran mereka bahwa Yesus Kristus adalah ciptaan pertama..

apa ko hai yakin dengan apa yang sedang ko hai ajarkan bahwa Yesus diciptakan? meurut saya itu ajaran yang sangat berbahaya...

coba lihat tulisan ko hai dibawah ini kontradiksi:

Gelap Gulita, Samudera Raya dan Air di dalam Kejadian 1:2 bukan ciptaan Allah karena Ketiganya sudah ada sebelum Allah mencipta. Sebelum Allah mencipta tidak ada ciptaan, sebelum ada ciptaan hanya ada Allah. Sebelum ada ciptaan yang diciptakan Allah hanya ada Gelap Gulita menutupi Samudera Raya dan Roh Allah melayang-layang di atas Air. Bukankah itu berarti Gelap, Samudera dan Roh Allah adalah Sang Pencipta sementara Air adalah Samudera? Gelap, Samudera dan Roh Allah adalah Allah Tritunggal sebelum penciptaan.

dari tulisan di atas, ko Hai mengatakan bahwa Tritunggal sudah ada sebelum Allah mencipta... tapi Ko Hai menulis juga :

Anda dan saya adalah SAKSI bahwa YHWH adalah satu-satunya Allah yang DIBENTUK. Anda pernah bersaksi bahwa YHWH adalah satu-satunya Allah yang dibentuk? Anda pernah mendengar kesaksian dari para pengkotbah bahwa YHWH adalah satu-satunya Elohim yang dibentuk? Tidak pernah! Alih-alih bersaksi, kita dan para teolog serta pengkotbah justru mereka-reka cara untuk menyangkal kebenaran tersebut.

Dari tulisan ko Hai saya menangkap, Anda menulis bahwa sebelum 6 hari penciptaan sudah ada Gelap (Allah Bapa), Samudera (Yesus), dan Air (Roh Kudus).

terus pada hari pertama Allah menciptakan Terang (Yesus).. jadi mana yang bnar? ada sebelum atau pada hari pertama?

Jesus Bless U


Akhung Berithel

Kita tidak bisa selalu memiliki apa yang kita sukai, tapi kita bisa belajar menyukai dan mensyukuri apa yang kita miliki

 

__________________

Jesus Bless U


Akhung Berithel

Kita tidak bisa selalu memiliki apa yang kita sukai, tapi kita bisa belajar menyukai dan mensyukuri apa yang kita miliki

Samuel Franklyn's picture

Yesus memang suatu kontradiksi dan paradox.

Yesus memang suatu kontradiksi dan paradox. Allah tapi juga manusia. Pencipta tapi juga ciptaan. Sebab itulah memahami dan mempercayai hal demikian hanya bisa terjadi karena wahyu Allah. Kalau kita mempercayai bahwa Yesus itu memang Allah yang menjelma jadi manusia maka sebenarnya kita mempercayai Pencipta yang menjadi Ciptaan.

KEN's picture

Akhung: Jeli

Hmmm... Allah mencipta diri-Nya sendiri... hmmm... -mikir mode on, mata sambil muter2-

Vantillian's picture

Ken, sama...

Ken, sama seperti anda, saya juga mikir mode on...Banyak blogger yang tidak menyadari adanya signifikansi dari konsep Hai-hai. Allah membentuk Allah? Allah menciptakan Allah? Allah meninggalkan Allah? Allah mengorbankan Allah? Seandainya pemahaman ini diformulasikan dengan baik, apalagi dengan bahasa teologis, mungkin kita akan memahami banyak hal, seperti konsep Yesus yang sulung dari semua percaya. Yesus yang sulung dari semua ciptaan. Yesus sebagai ciptaan Allah (Wahyu 3:14 "Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Laodikia: Inilah firman dari Amin, Saksi yang setia dan benar, permulaan dari ciptaan Allah), lalu apa relasi antara SATU orang mati dengan diterimanya BANYAK orang di hadapan Allah? Mengapa SATU Kristus dapat mewakili BANYAK umat pilihan? Bagaimana penyebaran dosa menjalar? Mengapa SATU Adam bisa mewakili BANYAK manusia berdosa? Semua ini mesti dipikirkan lebih dalam. Saya melihat pemahaman Hai2 bisa mengantar kita kesana.

Oklah, sama-sama, kita mikir mode on.....

Pniel's picture

Seperti Hai Hai demikian juga Vantillian

Vant : Ken, sama seperti anda, saya juga mikir mode on...Banyak blogger yang tidak menyadari adanya signifikansi dari konsep Hai-hai.

Anda masuk lagi untuk membantu guru sesat gondrong menyebarkan ajaran sesatnya di SS bhw Yesus adalah ciptaan pertama Allah.

Kalau dilihat dari caranya berargumentasi keliatannya anda lebih banyak memakai pertanyaan-pertanyaan yang bahkan tidak ada hubungannya sama sekali dengan topic yang coba diangkat, dengan tujuan agar lawan bicaranya menjadi bingung dan akhirnya dengan satu jurus penutup, yaitu : ‘semua ini mesti dipikirkan lebih dalam’, anda mengajak lawan bicaranya yang telah bingung menjadi seorang yang disesatkan.

Vant : Allah membentuk Allah? Allah menciptakan Allah? Allah meninggalkan Allah? Allah mengorbankan Allah?

Silahkan dijelaskan definisi ‘Allah’/’Tuhan’ dan bagaimana sifat2 yang ada pada diri Tuhan!

Berikut ini tanggapan saya thdp bualan anda diatas :

Kebanyakan orang sesat model Vant dan Hai Hai kebingungan dengan segudang bualan di otaknya mengenai ide Pencipta dan ciptaan sehingga mencampuradukkan keduanya menjadi sesuatu yang bias.

Kalau Pencipta diciptakan, maka istilah Pencipta sudah tidak cocok lagi dikenakan kepadaNya karena Ia sudah berstatus sbg ciptaan.

Kalau Yesus mempunyai permulaan, maka Ia tidak kekal, dan sebutan Yang Maha Kekal tidak layak disandangkan kepadaNya.

Kalau Yesus mempunyai permulaan, maka ia sama dengan manusia yang suatu waktu pernah mempunyai awal namun tidak mempunyai akhir.

Kalau Yesus diciptakan maka Ia tidak layak menyandang gelar Tuhan/Allah.

Kalau Yesus diciptakan maka Allah Tritunggal pernah tidak ada pada suatu waktu dan baru lengkap ada setelah Yesus diciptakan.

Kalau Yesus diciptakan maka benarlah ajaran saksi Yehovah yang mengajarkan bhw Yesus itu ciptaan pertama Allah.

Kalau Yesus diciptakan maka Ia tidak setara dengan Allah Bapa dan Allah Roh Kudus, Yesus lebih rendah dari kedua Pribadi Allah yang lain.

Kalau Yesus diciptakan maka Ia bukan Allah/Tuhan dalam arti setinggi-tingginya dan semutlak-mutlaknya, dengan kata lain Yesus adalah setengah Allah/Tuhan.

Mengatakan bhw Yesus adalah Pencipta tetapi sekaligus ciptaan sama dengan mengatakan Vantillian adalah seorang lelaki dan seorang perempuan.
Ya…pernyataan diatas adalah kontradiksi dan menyalahi aturan hukum logika kontradiksi/non kontradiksi. Hukum logika kontradiksi/non kontradiksi menyatakan bhw sesuatu itu tidak bisa A dan sekaligus non A dalam relasi dan waktu yang sama.

Kalau anda berargumen bhw tidak ada yang mustahil bagi Allah, maka dengan pernyataan itu anda justru menciptakan suatu Allah yang mustahil.
 

Vant : Seandainya pemahaman ini diformulasikan dengan baik, apalagi dengan bahasa teologis, mungkin kita akan memahami banyak hal, seperti konsep Yesus yang sulung dari semua percaya. Yesus yang sulung dari semua ciptaan. Yesus sebagai ciptaan Allah (Wahyu 3:14 "Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Laodikia: Inilah firman dari Amin, Saksi yang setia dan benar, permulaan dari ciptaan Allah),

Pemahaman Hai Hai bisa diformulasikan oleh Vantillian dalam bahasa theologies kaum saksi Yehovah atau unitarianisme.

Saya akan bahas dengan mengcopas tulisan Pdt.Budi Asali yang mengeksposisi ayat2 yang diperkosa oleh Vant dan Hai Hai tsb, pada komentar2 dibawah. Silahkan pembaca mempelajari dengan sungguh2, kalau kalian tidak ingin tersesat oleh ajaran sesat, yang pada akhirnya membawa anda pada kebinasaan kekal di neraka.

Vant : lalu apa relasi antara SATU orang mati dengan diterimanya BANYAK orang di hadapan Allah? Mengapa SATU Kristus dapat mewakili BANYAK umat pilihan? Bagaimana penyebaran dosa menjalar? Mengapa SATU Adam bisa mewakili BANYAK manusia berdosa? Semua ini mesti dipikirkan lebih dalam. Saya melihat pemahaman Hai2 bisa mengantar kita kesana. Oklah, sama-sama, kita mikir mode on.....

Inilah model argumentasi Vantillian yang sangat menggelikan dimana ia banyak sekali mengangkat pertanyaan-pertanyaan yang sama sekali tidak berhubungan spt : apa hubungannnya antara Allah mencipta Allah dengan Kristus mati untuk banyak orang dan penyebaran dosa????

Ya…pembaca yang cerdik pasti bisa menilai bhw itu adalah gaya/taktik Vantilllian didalam berargumentasi dengan membuat banyak pertanyaan agar fokus lawan diskusi menjadi bias dan kabur lalu ia menutup argumentasinya dengan suatu ajakan (‘Semua ini mesti dipikirkan lebih dalam’) supaya lawan diskusi yang bingung dapat sukses menjadi seorang yang disesatkan.

Atau mungkin Vantillian ini model orang yang pikirannya bercabang2 sehingga bisa dengan hebatnya menyulap suatu topic yang sama sekali berbeda menjadi sama?
Wallahualam.


You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

__________________

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

Vantillian's picture

Pniel, uji saja, tidak usah sok tahu...

Anda masuk lagi untuk membantu guru sesat gondrong menyebarkan ajaran sesatnya di SS bhw Yesus adalah ciptaan pertama Allah.

Kalau dilihat dari caranya berargumentasi keliatannya anda lebih banyak memakai pertanyaan-pertanyaan yang bahkan tidak ada hubungannya sama sekali dengan topic yang coba diangkat, dengan tujuan agar lawan bicaranya menjadi bingung dan akhirnya dengan satu jurus penutup, yaitu : ‘semua ini mesti dipikirkan lebih dalam’, anda mengajak lawan bicaranya yang telah bingung menjadi seorang yang disesatkan.

Pniel, saya masuk bukan membantu suhu gondrong, tapi justru ingin menguji tulisan suhu gondrong, tetapi anda sudah duluan sewot. Haha...Santai aza, semua pertanyaan saya akan berkorelasi kok. Cuma orang yang sok tahu seperti anda tidak tahu arah pertanyaan saya kemana. Kalau anda tidak mampu memahami, mengapa harus sewot? Kalau melihat cara argumentasi anda, lebih banyak teriak slogan dan menuduh. Itu mah gak level mikirin topik ini. Terima kasih untuk copy-paste tulisan eksposisinya. Saya akan mempelajarinya. Nah, berapa terjemahan Alkitab dan kutipan para ahli yang mesti dikutip untuk mengesahkan konsep sola scriptura Budi Asali? Yang mana terjemahan Alkitab yang paling valid? Tentu yang sesuai dengan keinginan Budi Asali. Nah, silakan dibaca eksposisi ala Budi para blogger, dan tanyakanlah : Sampai berapa kutipan tulisan para teolog reformed dikutip baru membuktikan eksposisinya benar? Eksposisi dari Hongkong?

Kalau Pencipta diciptakan, maka istilah Pencipta sudah tidak cocok lagi dikenakan kepadaNya karena Ia sudah berstatus sbg ciptaan. Kalau Yesus mempunyai permulaan, maka Ia tidak kekal, dan sebutan Yang Maha Kekal tidak layak disandangkan kepadaNya. Kalau Yesus mempunyai permulaan, maka ia sama dengan manusia yang suatu waktu pernah mempunyai awal namun tidak mempunyai akhir. Kalau Yesus diciptakan maka Ia tidak layak menyandang gelar Tuhan/Allah. Kalau Yesus diciptakan maka Allah Tritunggal pernah tidak ada pada suatu waktu dan baru lengkap ada setelah Yesus diciptakan. Kalau Yesus diciptakan maka benarlah ajaran saksi Yehovah yang mengajarkan bhw Yesus itu ciptaan pertama Allah. Kalau Yesus diciptakan maka Ia tidak setara dengan Allah Bapa dan Allah Roh Kudus, Yesus lebih rendah dari kedua Pribadi Allah yang lain.  Kalau Yesus diciptakan maka Ia bukan Allah/Tuhan dalam arti setinggi-tingginya dan semutlak-mutlaknya, dengan kata lain Yesus adalah setengah Allah/Tuhan.

Ckckck...Luar biasa pertanyaannya... Yesus dilahirkan dari Maria...Apakah Yesus mempunyai permulaan? Bukankah di dalam waktu, baru kita mengenal urutan? Nah, di luar WAKTU, apakah ada URUTAN? Kita menyebut Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus. Apakah itu urutan dari Allah? Yesus adalah YANG AWAL dan YANG AKHIR, apakah itu berarti berada di dalam waktu atau di luar waktu? Apakah Hikmat dalam Amsal 8 di luar waktu atau di dalam waktu? Nah, sekarang permulaan itu maksudnya apa? Saksi Yehowa? Saksi Yehowa dari Hongkong?

Mengatakan bhw Yesus adalah Pencipta tetapi sekaligus ciptaan sama dengan mengatakan Vantillian adalah seorang lelaki dan seorang perempuan. Ya…pernyataan diatas adalah kontradiksi dan menyalahi aturan hukum logika kontradiksi/non kontradiksi. Hukum logika kontradiksi/non kontradiksi menyatakan bhw sesuatu itu tidak bisa A dan sekaligus non A dalam relasi dan waktu yang sama.

Ckckck...Anda memang luar biasa lagi. Haha....Apakah Yesus adalah Pencipta sekaligus ciptaan adalah kontradiksi? Kalau begitu, apakah Yesus adalah Allah ( Pencipta ) dan manusia ( ciptaan) juga adalah kontradiksi? Hahaha....Anda mau menyatakan kemanusiaan Yesus bukan ciptaan? Hoho....Anda mau menyangkal Yesus adalah Allah sekaligus manusia? Pencipta sekaligus ciptaan? Pniel, anda sudah melihat betapa dangkalnya anda berpikir? Mau mikir soal ini lagi? Gak level la yao....Inilah yang SF maksudkan kontradiksi yang tidak akan dimengerti oleh orang SEHEBAT Pniel. Saya menunggu kutipan para teolog reformed anda lagi lho mengenai soal ini...haha...Tidak mengerti kontradiksi, sok mengerti. Tidak mengerti paradoks, sok mengerti...

Inilah model argumentasi Vantillian yang sangat menggelikan dimana ia banyak sekali mengangkat pertanyaan-pertanyaan yang sama sekali tidak berhubungan spt : apa hubungannnya antara Allah mencipta Allah dengan Kristus mati untuk banyak orang dan penyebaran dosa???? Ya…pembaca yang cerdik pasti bisa menilai bhw itu adalah gaya/taktik Vantilllian didalam berargumentasi dengan membuat banyak pertanyaan agar fokus lawan diskusi menjadi bias dan kabur lalu ia menutup argumentasinya dengan suatu ajakan (‘Semua ini mesti dipikirkan lebih dalam’) supaya lawan diskusi yang bingung dapat sukses menjadi seorang yang disesatkan.

Pniel, saran saya, sebelum seseorang terbukti sesat, jangan menghakimi motivasinya. Anda sama sekali tidak mengerti bagaimana dunia akademik reformed dibentuk melalui wacana diskusi, sudah petentang berteriak ala slogan Orde Baru. Anda seperti katak dalam tempurung. Bukankah di SS ini semua blogger bebas menguji tulisan Hai2? Mengapa anda sewot? Tidak seperti seorang PENGECUT yang berani menantang penyesat, tetapi ketika ditantang oleh "penyesat" di SS malahan memaki TOLOL dan KONYOL. Dalam diskusi, ketika seseorang  terus berteriak bahwa dia telah menang, menunjukkan bahwa argumentasinya tidak ada lagi. Semua kita tahu hal ini. Para bloggerpun tahu, anda cuma bisa teriak dengan peluru kosong. Mungkin terasa sakit, namun tidak mematikan. Membaca diskusi anda dengan "penyesat" Hai-hai, membuktikan anda belum belajar untuk membantah tulisan Hai-hai. Anda telah gagal, yang anda CUMA bisa lakukan adalah, copy-paste tulisan Budi Asali, kemudian berkoar2 itulah pemahaman alkitabiah.

Atau mungkin Vantillian ini model orang yang pikirannya bercabang2 sehingga bisa dengan hebatnya menyulap suatu topic yang sama sekali berbeda menjadi sama?
 

Pikiran yang bercabang masih bisa diluruskan. Mental yang bercabang seperti mental cengeng, lebih susah. Apalagi mental seorang pengecut seperti Budi Asali yang tidak berani tulisannya diuji disini, setelah SESUMBAR mengadakan seminar 5 kali membantah seminar Filsafat Asia Stephen Tong. Itulah juga yang ada di dalam mental seorang Pniel.Nah, Pniel..saran saya, ujilah tulisan Hai-hai maupun pemahaman blogger lain, tidak usah sok menghakimi motivasi orang lain. Mengapa harus sewot?

NB: Terima kasih untuk copy-paste tulisan eksposisi Budi Asali. Saya akan "memikirkan lebih dalam" supaya tidak berkontradiksi dan berparadoks.

dennis santoso a.k.a nis's picture

bravo lagi...

Dalam diskusi, ketika seseorang  terus berteriak bahwa dia telah menang, menunjukkan bahwa argumentasinya tidak ada lagi.

ini juga layak buat satu cendol atau GRP :-)

Vantillian's picture

Nis, Pniel berlagak sok tahu....

Nis, coba perhatikan berapa kalimat teriakan dari seorang Pniel bahwa dia telah mengalahkan lawannya, dengan meneriakkan slogan LOGIKA yang ia sendiri bahkan melanggar dan melakukan kesesatan logika. Meneriakkan Red Herring dan Straw Man menunjukkan bahwa ia telah kehilangan argumentasinya. Juga menunjukkan dia melakukan kesalahan logika yang lain, yaitu ad hominem. Yah, namanya juga putus asa.

Coba perhatikan contoh KONTRADIKSI yang diberikan Pniel disini dengan gagah berani menuliskan definisi kontradiksi : Hukum logika kontradiksi/non kontradiksi menyatakan bhw sesuatu itu tidak bisa A dan sekaligus non A dalam relasi dan waktu yang sama.

Kemudian dia memberi contoh : Vantillian tidak bisa menjadi seorang laki dan seorang perempuan dalam relasi dan waktu yang sama.

Anda mau tahu lagaknya dia? Dia pikir dengan memberi contoh yang hebat di atas, maka dia sudah menjelaskan kontradiksi. Hahaha.... Yang tidak melihat dengan teliti, akan berpikir, Wow..si superman ini memang hebat. Tapi coba tanya yg mempelajari ilmu logika, maka akan geleng-geleng kepala. Benar2 Yak-Yak O.. Kok begitu? Hahaha....Kalau contoh diatas benar, maka CACING TANAH akan menjadi makhluk kontradiksi. Mengapa? Mungkin Pniel punya jawabannya. Kalau EKSISTENSI cacing tanah kontradiksi, maka yang mencipta juga kontradiksi. Pencipta jadi kontradiksi, karena mencipta cacing tanah dengan penuh kontradiksi ala Pniel. Kurang ajar kan? Menyatakan bahwa satu objek makhluk hidup tidak mungkin berelasi jantan-betina/laki-perempuan sekaligus adalah pernyataan dari orang yang berlagak mulut besar, kepala kurang satu ons. Itu menghina Pencipta karena TERNYATA banyak makhluk hidup mempunyai relasi begitu, dalam waktu yang sama lagi. Bahkan manusia juga mungkin. Lho? Kok bisa? Tanyalah ama Superman dari reformed murni...Hoho...Atau kita diam-diam saja, biarin dia berlagak dulu.

Karena itulah maka hukum kontradiksi ditulis A dan Non-A...Apa maksudnya? Apakah kalau bukan laki-laki, maka perempuan? Coba tanya ama superman yang otaknya kurang satu ons. Sudah begitu, berlagak lagi nanya SF. Haha...Tidak mengerti satu pemikiran, tapi BERLAGAK sok tahu. Sekedar mengutip slogan ilmu kesesatan berpikir tidak akan membuat seseorang menjadi ahli berpikir. Itulah kontradiksi ALA Pniel. Kontradiksi dari Hongkong....Hoho

Pniel's picture

Vantillian, anda buta logika tetapi soknya ruarr binasa!

Vant : Nis, coba perhatikan berapa kalimat teriakan dari seorang Pniel bahwa dia telah mengalahkan lawannya, dengan meneriakkan slogan LOGIKA yang ia sendiri bahkan melanggar dan melakukan kesesatan logika. Meneriakkan Red Herring dan Straw Man menunjukkan bahwa ia telah kehilangan argumentasinya. Juga menunjukkan dia melakukan kesalahan logika yang lain, yaitu ad hominem. Yah, namanya juga putus asa.

Hahaha...anda sama sekali tidak mengerti istilah2 RED HERRING, STRAW MAN, AD HOMINEM tetapi anda sudah berlaku YAK YAK O. Sono bersemedi dulu ala SF lalu datang ke sini untuk hadapi gue!

Vant : Coba perhatikan contoh KONTRADIKSI yang diberikan Pniel disini dengan gagah berani menuliskan definisi kontradiksi : Hukum logika kontradiksi/non kontradiksi menyatakan bhw sesuatu itu tidak bisa A dan sekaligus non A dalam relasi dan waktu yang sama.

Kemudian dia memberi contoh : Vantillian tidak bisa menjadi seorang laki dan seorang perempuan dalam relasi dan waktu yang sama.

Anda mau tahu lagaknya dia? Dia pikir dengan memberi contoh yang hebat di atas, maka dia sudah menjelaskan kontradiksi. Hahaha.... Yang tidak melihat dengan teliti, akan berpikir, Wow..si superman ini memang hebat. Tapi coba tanya yg mempelajari ilmu logika, maka akan geleng-geleng kepala. Benar2 Yak-Yak O.. Kok begitu? Hahaha....Kalau contoh diatas benar, maka CACING TANAH akan menjadi makhluk kontradiksi. Mengapa? Mungkin Pniel punya jawabannya. Kalau EKSISTENSI cacing tanah kontradiksi, maka yang mencipta juga kontradiksi. Pencipta jadi kontradiksi, karena mencipta cacing tanah dengan penuh kontradiksi ala Pniel. Kurang ajar kan? Menyatakan bahwa satu objek makhluk hidup tidak mungkin berelasi jantan-betina/laki-perempuan sekaligus adalah pernyataan dari orang yang berlagak mulut besar, kepala kurang satu ons. Itu menghina Pencipta karena TERNYATA banyak makhluk hidup mempunyai relasi begitu, dalam waktu yang sama lagi. Bahkan manusia juga mungkin. Lho? Kok bisa? Tanyalah ama Superman dari reformed murni...Hoho...Atau kita diam-diam saja, biarin dia berlagak dulu.

Hahaha...anda memang pembual yg top markotop. Contoh koq dijadikan rumus!? Contoh bukan rumus. Contoh diberikan untuk menjelaskan rumus. Rumus menentukan contoh. Otak anda memang kosong!

Rumus hukum kontradiksi adalah tidak bisa A menjadi non A dalam waktu dan relasi yang sama. Untuk rumus ini saya berikan CONTOH mengenai Vantillian yang tidak bisa menjadi laki2 dan perempuan dalam waktu dan relasi yang sama.

Kalau anda beri contoh mengenai hemaprodite maka hukum kontradiksi ini bisa dikenakan kepadanya dengan memakai antitesis dari dirinya sendiri, yaitu : cacing tanah tidak bisa menjadi HEMAPRODITE dan NON HEMAPRODITE dalam waktu dan relasi yang sama.

Bagaimana dengan Tuhan Yesus???? Anda dan Hai Hai masih saja belum menjawab pertanyaan saya ini yg sudah saya tanyakan berulangkali : "definisikan apa itu 'PENCIPTA' dan apa itu 'CIPTAAN'". Saya tahu bahwa kalian tidak kunjung menjawab pertanyaan ini karena pertanyaan ini akan men-scak match anda berdua. Dari istilah kata tsb jelas menandakan bhw keduanya saling berkontradiksi jika dihubungkan dengan keilahian Yesus dalam kaitannya dengan ke-Allah-an atau hubunganNya dengan Pribadi Allah Tritunggal yang lain. Hahahah....anda berdua memang YAK YAK O.

Vant : Karena itulah maka hukum kontradiksi ditulis A dan Non-A...Apa maksudnya? Apakah kalau bukan laki-laki, maka perempuan? Coba tanya ama superman yang otaknya kurang satu ons. Sudah begitu, berlagak lagi nanya SF. Haha...Tidak mengerti satu pemikiran, tapi BERLAGAK sok tahu. Sekedar mengutip slogan ilmu kesesatan berpikir tidak akan membuat seseorang menjadi ahli berpikir. Itulah kontradiksi ALA Pniel. Kontradiksi dari Hongkong....Hoho

Anda memang pandai membual spt Hai Hai dengan membuat banyak tulisan TETAPI TANPA menjawab atau terfokus pada persoalannya. Anda berdua memang SESAT LOGIKA dan EISEGESIS, makanya tak heran anda jadi PENYESAT ULUNG!

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

__________________

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

Vantillian's picture

Pniel vs Pniel...Jenis Otak kurang se-ons

Pniel, bukankah saya sudah membongkar kesesatan logika anda? Anda berkoar-koar tidak ada gunanya....Anda memakai hukum kontradiksi tapi tak tahu hubungan A dan non-A. Bukankah anda yang menggunakan contoh yang salah? Saya tidak menyatakan cacing tanah berkontradiksi dengan dirinya. Anda mau tahu contoh kesesatan anda? Inilah contoh yang anda berikan :

Vantillian tidak bisa menjadi  laki-laki dan  perempuan dalam relasi dan waktu yang sama.

Jika A = laki2, maka berdasarkan contoh anda, maka Non-A=perempuan??? Anda tidak tahu apa itu Non-A dari laki2? Hahahaha.....Pniel, berteriak2 tidak ada gunanya lagi. Bukankah anda mengaku sudah berdebat dengan banyak orang? Kenapa membedakan hukum kontradiksi saja tidak bisa? Anda debat dengan diri sendiri? Atau dengan hantu? Haha...Kenapa sekarang anda SUDAH BISA menggunakan contoh dengan baik? Apakah setelah anda membaca blog saya tentang kontradiksi si MULUT BESAR? Haha...Lihat saja pertobatan anda dengan memberikan contoh:

cacing tanah tidak bisa menjadi HEMAPRODITE dan NON HEMAPRODITE dalam waktu dan relasi yang sama.

Kenapa contoh yang anda berikan jadi BENAR? Anda sudah bertobat? Anda pikir blogger tidak bisa membedakan hukum A dan Non-A? Murid SMA saja bisa. Anda sudah lupa logika matematika yang dipelajari di SMA? Jika contoh pertama diberikan oleh Pniel, maka contoh kedua diberikan oleh Pniel, menjadi Pniel Vs Pniel donk. Jadi kontradiksi donk.... Hohoho...

Benahi dulu hukum kontradiksi, baru datang kesini menantang....Baru anda nanya definisi Pencipta dan ciptaan. Anda benar-benar TIDAK LEVEL berdiskusi kayak begini. sudah salah, tidak mau ngaku....Pulang dulu dan belajar ama guru anda dululah...Atau beli buku logika yang lain...Mana tahu buku yang ada pada anda itu sesat....

Pniel's picture

otak se-ons VS tanpa otak.

Vant : Pniel, bukankah saya sudah membongkar kesesatan logika anda? Anda berkoar-koar tidak ada gunanya....Anda memakai hukum kontradiksi tapi tak tahu hubungan A dan non-A. Bukankah anda yang menggunakan contoh yang salah? Saya tidak menyatakan cacing tanah berkontradiksi dengan dirinya.

Membongkar kesesatan saya??? orang sesat bisa membongkar kesesatan??? hahahaa....anda memang pembual! Saya adalah seorang rasionalis walaupun saya bukanlah seorang penganut rasionalisme, karena saya juga beriman kepada Kristus. Bagaimana dengan anda??? komentar dan blog anda menunjukkan kualitas anda yang begitu rendah. Sayang di SS ini hanya sedikit orang yang bisa melihat bahwa anda tidak berotak.

Vant : Anda mau tahu contoh kesesatan anda? Inilah contoh yang anda berikan :

Vantillian tidak bisa menjadi  laki-laki dan  perempuan dalam relasi dan waktu yang sama.

Jika A = laki2, maka berdasarkan contoh anda, maka Non-A=perempuan??? Anda tidak tahu apa itu Non-A dari laki2?

.................

BUKAN laki-laki itu BISA perempuan, BISA juga laki-perempuan, BISA juga BUKAN laki-BUKAN perempuan

Hahaha...emangnya ada berapa jenis kelamin didunia ini, bung?

Hahaha...anda mengakui bahwa anda tidak berjenis kelamin...hahaha...hanya roh saja yang tidak punya jenis kelamin, yaitu Roh/roh yang benar (Allah dan para malaikat) dan juga roh jahat (iblis). Anda tak mungkin Roh/roh yang benar karena anda pengajar sesat (BIDAT), jadi dengan ini anda sendiri mengakui bhw anda adalah ...bl...s! Hahaha...ini bukan saya yang menuduh anda lo...saya hanya mengikuti alur logika anda sendiri...hahahaha....

HIDUP BIDAT !!!

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

__________________

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

Vantillian's picture

Pniel....Belajar logika dulu....

Pniel, anda tahu mengapa hukum non-kontradiksi ada kata NON nya? Anda pikir itu terdiri dari Nona-nona cantik?

Jika A=laki2, maka Non-A =..........?

Pniel, kalau anda tidak mengerti logika, jangan sok mengerti....

Jika A=laki2, maka Non-A= BUKAN laki-laki...Simple toh? Tapi memang otak kurang se-ons tidak bisa menerimanya....Apakah Non-A( BUKAN laki-laki) PASTI perempuan? Dalam pemikiran sederhana, kita akan menajwab ya..Tapi jika anda merujuk ke hukum non-kontradiksi, maka berapa kemungkinan itu Non-A? Haha....Anda tahu kenapa hukum kontradiksi tidak menuliskan A dan B, maupun A dan C dst? Karena itu, anda memang TIDAK LEVEL berbicara mengenai ilmu logika...Bagusnya pakai bahasa awam aja deh....Sudah begitu, sok menantang suhu lagi di SS...Hahaha..Pniel, berhentilah berkomentar dan bermeditasi dulu sejenak, daripada anda terus mempermalukan diri anda....Sambil merenungkan kontradiksi anda DISINI

Pniel's picture

Vantillian, otak anda dikemanakan teman?

Vant : Jika A=laki2, maka Non-A =..........?

Pniel, kalau anda tidak mengerti logika, jangan sok mengerti....

Jika A=laki2, maka Non-A= BUKAN laki-laki...Simple toh? Tapi memang otak kurang se-ons tidak bisa menerimanya....Apakah Non-A( BUKAN laki-laki) PASTI perempuan? Dalam pemikiran sederhana, kita akan menajwab ya..Tapi jika anda merujuk ke hukum non-kontradiksi, maka berapa kemungkinan itu Non-A? Haha....Anda tahu kenapa hukum kontradiksi tidak menuliskan A dan B, maupun A dan C dst?

Hukum kontradiksi tidak menuliskan A, B, C, dst karena A bukanlah antitesis dari B, demikian juga B bukan antitesis dari C, dst. Mereka merupakan entititas yang berdiri sendiri dalam relasi yang berbeda. A bukan B dan bukan C, mereka bukan satu sama lain karena mereka berbeda relasi.

Hukum logika mensyaratkan adanya RELASI DAN WAKTU yang sama.

A=laki-laki maka non A=bukan laki-laki

=

A=laki-laki maka non A=perempuan

Anda harus mengerti dulu apa itu 'laki-laki'! 'Laki-laki' adalah JENIS KELAMIN (GENDER). Tuhan menciptakan manusia dalam dua jenis kelamin yang berbeda, yaitu laki-laki dan perempuan. Tidak mungkin ada kelamin ketiga diantara kedua jenis kelamin tersebut! Kalau kita berbicara mengenai  'jenis kelamin' tentu kita membicarakan tentang 'laki-laki' dan 'perempuan'. Kalau ia bukan laki-laki jelas ia perempuan, kalau ia bukan perempuan jelas ia laki-laki. 'Laki-laki' dan 'perempuan' adalah RELASI yang sama dalam lingkup pengertian 'JENIS KELAMIN'!

Kecuali dalam otak anda 'laki-laki' bisa sembarang arti, misal : 'laki-laki' berarti hitam, berarti sepeda, berarti pencipta, berarti komputer, dll. Ini jelas menandakan bhw otak anda sedang berpikir mengenai arti suatu kata yang tak tentu artinya, dengan kata lain anda telah melakukan kesesatan logika!

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

__________________

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

Vantillian's picture

Pniel, sudah siap belajar?

Pniel, membaca komentar anda sudah membuktikan anda tidak tahu tapi sok tahu..

Hukum logika mensyaratkan adanya RELASI DAN WAKTU yang sama.

A=laki-laki maka non A=bukan laki-laki

=

A=laki-laki maka non A=perempuan

Pniel, bukankah saya sudah beritahu, kalau ilmu anda cuma ilmu otak kurang se-ons, jangan berkomentar lagi dah....Anda tidak tahu A dan Non-A, tapi kekeh jumekeh? Hehe....

Dalam hukum logika non-kontradiksi, jika ada komponen A dan B..maka jika A dan Non-A tidak bisa eksis bersamaan, maka apakah Non-A?

Non-A=........( Anda bisa jawab? )

Contoh : Kalau kita berbicara mengenai  'jenis kelamin' tentu kita membicarakan tentang 'laki-laki' dan 'perempuan'. Kalau ia bukan laki-laki jelas ia perempuan, kalau ia bukan perempuan jelas ia laki-laki. 'Laki-laki' dan 'perempuan' adalah RELASI yang sama dalam lingkup pengertian 'JENIS KELAMIN'!....Allah menciptakan dua jenis kelamin, TIDAK membuktikan bahwa contoh kontradiksi yang anda berikan itu benar, malahan anda tidak tahu apa-apa...Jika laki2=A dan perempuan=B, maka apakah Non-A dan Non-B? haha...seperti mengajari anak SMA....

Pniel's picture

Vant, siap belajar?? hahaha...

Vant : Dalam hukum logika non-kontradiksi, jika ada komponen A dan B..maka jika A dan Non-A tidak bisa eksis bersamaan, maka apakah Non-A?

Non-A=........( Anda bisa jawab? )

Contoh : Kalau kita berbicara mengenai  'jenis kelamin' tentu kita membicarakan tentang 'laki-laki' dan 'perempuan'. Kalau ia bukan laki-laki jelas ia perempuan, kalau ia bukan perempuan jelas ia laki-laki. 'Laki-laki' dan 'perempuan' adalah RELASI yang sama dalam lingkup pengertian 'JENIS KELAMIN'!....Allah menciptakan dua jenis kelamin, TIDAK membuktikan bahwa contoh kontradiksi yang anda berikan itu benar, malahan anda tidak tahu apa-apa...Jika laki2=A dan perempuan=B, maka apakah Non-A dan Non-B? haha...seperti mengajari anak SMA....

Anda sendiri sudah jawab bhw kalau A = laki-kali maka non A adalah non laki-laki...dan saya sudah menegaskan bhw kalau 'kata 'laki2' tsb menunjuk pada satu arti/satu relasi kata yaitu JENIS KELAMIN, maka 'non laki2' adalah 'perempuan' .....ATAU dalam benak anda ada jenis kelamin ketiga atau arti kata tsb tidak tentu.

Laki2 dan perempuan bukan dalam relasi yang berbeda, mereka tetap dalam relasi yang sama, yaitu JENIS KELAMIN.

Setelah lama anda berargumen ternyata anda sendiri tdk mengerti argumen anda sendiri??? ASTAGA! persis kayak mengajari anak TK.

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

__________________

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

Vantillian's picture

Haha, Pniel....bermulut besar lagi...

Pniel, anda bisa membohongi murid SD dan SMP dengan argumen mulut besar anda. Tapi anda tidak bisa mengibulin blogger disini...

Mari kita perjelas

Jika A=laki-laki dan B= perempuan....Apakah Non-A PASTI B? Apakah Non-A BISA Non-B? Apakah Non-A BISA Non-A Non-B? Apakah Non A BISA A dan B? Haha....Logika matematika anda payah.....Contoh anda sudah saya bantah dengan memberikan contoh CACING TANAH...Haha...Anda mau tahu kegoblokan anda? Apa itu Non-hermaprodite? Apakah jantan? Apakah betina? haha..Kenapa anda tidak sepasti mengatakan Non laki-laki =perempuan? Apa itu Non hermaprodite? Anda pasti bingung karena ilmu anda cuma segitu...Haiya....Anda masih belum sadar? Lalu kenapa anda memberikan contoh yang tidak sama disini?

Pniel's picture

@Vant, berkotek lagi. CC : y-control

y-control, anda coba lihat model debat teman2 anda yang anda kagumi tsb. Vantillian mengulangi argumentasi yang pernah ia tanyakan dan sudah saya jawab. http://www.sabdaspace.org/

allah_yang_mahagelap_membentuk_

allah_yang_mahaterang#

comment-54437

Sdr. y-control, silahkan jawab pertanyaan saya ini : MODEL DEBAT MACAM APAKAH INI???

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

__________________

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

Vantillian's picture

Pniel, Haha.....Mati gaya nich yee??

Pniel....haha...Anda mau memprovokasi orang? Bukankah saya sudah memberikan banyak pertanyaan kepada anda? Kalau anda tidak bisa menjawab, mengapa sok tahu dan bermulut besar? Kalau anda bisa, coba jawab perbedaan dua kalimat contoh di bawah ini :

1.Vantillian tidak bisa menjadi  laki-laki dan  perempuan dalam relasi dan waktu yang sama.

2. Cacing tanah tidak bisa menjadi HEMAPRODITE dan NON HEMAPRODITE dalam waktu dan relasi yang sama.

 

Apakah dua kalimat contoh dituliskan oleh satu orang dalam relasi dan waktu yang sama? Yang mana bisa mewakili hukum non-kontradiksi ya? Apa beda dua kalimat di atas Pniel?

Hahaha....Mati gaya lu...Hidup segala macam argumentum....

Pniel's picture

Vant : apologet reformed dari hongkong!

Vant : Pniel, saya masuk bukan membantu suhu gondrong, tapi justru ingin menguji tulisan suhu gondrong, tetapi anda sudah duluan sewot. Haha...Santai aza, semua pertanyaan saya akan berkorelasi kok. Cuma orang yang sok tahu seperti anda tidak tahu arah pertanyaan saya kemana. Kalau anda tidak mampu memahami, mengapa harus sewot? Kalau melihat cara argumentasi anda, lebih banyak teriak slogan dan menuduh. Itu mah gak level mikirin topik ini. Terima kasih untuk copy-paste tulisan eksposisinya. Saya akan mempelajarinya. Nah, berapa terjemahan Alkitab dan kutipan para ahli yang mesti dikutip untuk mengesahkan konsep sola scriptura Budi Asali? Yang mana terjemahan Alkitab yang paling valid? Tentu yang sesuai dengan keinginan Budi Asali. Nah, silakan dibaca eksposisi ala Budi para blogger, dan tanyakanlah : Sampai berapa kutipan tulisan para teolog reformed dikutip baru membuktikan eksposisinya benar? Eksposisi dari Hongkong?

Menguji? Hahaha…apanya yang menguji? Paling2 anda akan bilang ‘SETUJU’ dengan suhu anda tsb…wong anda sama-sama sesatnya..tak heran. Atau anda akan keluarkan jurus 1001 tafsir mimpi untuk menghasilkan tafsiran Allah menciptakan Allah? Tuch lihat pada posisi awal aja anda sudah setuju dengan tulisan Hai Hai, bisa dipastikan bahwa tulisan anda nanti pasti akan mengarah kesana. Ini namanya bukan menguji tetapi memuji.

Berkorelasi? Anda belum justifikasi mana korelasi argumentasi lebay anda koq skrg asal main klaim?

Saya hanya teriak slogan dan menuduh? Buktikan atau anda seorang pembual sama seperti suhu anda tsb.

Saya tak mampu memahami? Bagian mana yang saya tidak pahami? Anda belum jelaskan ini tetapi asal tuduh.

Eksposisi Pdt.Budi Asali jauh lebih biblical dan akademis daripada penafsiran bodoh anda. Eksposisi tsb benar-benar membahas Alkitab sesuai apa yang ia maksud dengan melihat keseluruhan bagian Alkitab yang lain. Tidak seperti anda yang mengaku reformed (sama spt Hai Hai yg mengaku reformed) nyatanya pengajarannya kacau dan sesat luar biasa.

Terjemahan Alkitab yang valid? Disana Pak Budi sudah memeberikan lebih dari satu referensi terjemahan Alkitab bahkan Pak Budi mempelajari arti dari bahasa aslinya dengan dikaitkan keseluruhan maksud Alkitab.Bagaimana dengan anda? Hahahaha…paling2 anda bisanya cuma kutip LAI dan menafsirkannya secara eisegesis. Tuch lihat, boro2 mau menguji wong kalimat pertama anda aja sudah mempresaposisikan anda bhw pemahaman Hai Hai mengarah ke pemahaman yang benar, lalu anda mau menguji apa bung? Mau menguji tulisan lain yang tidak cocok dengan keinginan anda dan Hai Hai? Hahahaha….anda bukan sedang menguji tetapi memuji.

Sampai berapa kali eksposisi baru benar? Hahaha…sesuatu yang benar bagi orang sesat seperti anda pasti suatu kejijikan karena anda memang tidak menghargai permata tetapi lebih menghargai comberan. Anda bukan mencari kebenaran tetapi kecocokan Alkitab dengan diri anda.
 

Vant :

Kalau Pencipta diciptakan, maka istilah Pencipta sudah tidak cocok lagi dikenakan kepadaNya karena Ia sudah berstatus sbg ciptaan. Kalau Yesus mempunyai permulaan, maka Ia tidak kekal, dan sebutan Yang Maha Kekal tidak layak disandangkan kepadaNya. Kalau Yesus mempunyai permulaan, maka ia sama dengan manusia yang suatu waktu pernah mempunyai awal namun tidak mempunyai akhir. Kalau Yesus diciptakan maka Ia tidak layak menyandang gelar Tuhan/Allah. Kalau Yesus diciptakan maka Allah Tritunggal pernah tidak ada pada suatu waktu dan baru lengkap ada setelah Yesus diciptakan. Kalau Yesus diciptakan maka benarlah ajaran saksi Yehovah yang mengajarkan bhw Yesus itu ciptaan pertama Allah. Kalau Yesus diciptakan maka Ia tidak setara dengan Allah Bapa dan Allah Roh Kudus, Yesus lebih rendah dari kedua Pribadi Allah yang lain.  Kalau Yesus diciptakan maka Ia bukan Allah/Tuhan dalam arti setinggi-tingginya dan semutlak-mutlaknya, dengan kata lain Yesus adalah setengah Allah/Tuhan.

Ckckck...Luar biasa pertanyaannya... Yesus dilahirkan dari Maria...Apakah Yesus mempunyai permulaan?

Orang sesat yang bodoh spt anda tidak bisa membedakan mana pertanyaan dan mana pernyataan…apa masih berani klaim diri anda apologet reformed??? Hahahaha….apologet reformed dari hongkong!

BTW pertanyaan saya diatasnya koq tidak dijawab, malah anda melakukan argumentum ad hominem?  Ini namanya RED HERRING!

Hmmm…berdebat dengan Hai Hai , dan Vant persis kayak berdebat dengan orang idiot yang tidak menjawab pertanyaan malah lari kesana kemari.
 

Vant : Bukankah di dalam waktu, baru kita mengenal urutan? Nah, di luar WAKTU, apakah ada URUTAN? Kita menyebut Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus. Apakah itu urutan dari Allah?

Apa yang anda maksud dengan urutan waktu berkenaan dengan Allah Tritunggal tsb? Apa yang anda maksud urutan Allah Tritunggal itu dari Allah? Apakah anda memaksudkan bhw penyebutan Allah Tritunggal dikarenakan keberadaan mereka dalam urutan waktu? Silahkan dijawab!

Urutan Allah Bapa, Allah Anak, Allah Roh Kudus bukan dari Allah???? ASTAGA ! Pasti anda seorang pembual yang tidak pernah baca Alkitab.

Matius.28:18 Yesus mendekati mereka dan berkata: ...dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,..

Vant : Yesus adalah YANG AWAL dan YANG AKHIR, apakah itu berarti berada di dalam waktu atau di luar waktu?

Saya mempunyai jawaban terhadap pertanyaan anda tsb, tetapi sebelum saya jawab saya perlu klarifikasi ke anda mengenai pertanyaan anda,  apakah sebutan itu (yang awal dan yang akhir) berarti Yesus (keberadaanNya) mempunyai awal dan mempunyai akhir?

Vant : Apakah Hikmat dalam Amsal 8 di luar waktu atau di dalam waktu?

Hikmat disana dipersonifikasikan sbg Yesus. Yesus adalah Allah. Dialah Pencipta segala sesuatunya, dan Ia tidak terikat ruang dan waktu.

Vant : Nah, sekarang permulaan itu maksudnya apa? Saksi Yehowa? Saksi Yehowa dari Hongkong?

Hmm..benar-benar penafsiran yang ruaaarrr binasa alkitabingah, anda hanya mengandalkan LAI lalu mengeisegesisnya. Memakai LAI tidak masalah, asal bisa mengeksegesisnya dengan benar, tetapi tentu ini akan mengalami banyak kendala sebab penterjemahan LAI dalam beberapa point kurang akurat, ditambah lagi keterbatasan bahasa didalam mentransliteralisasikan bahasa lain.

Apakah apologet reformed dari hongkong spt anda hanya mampunya cuma mencomot kata ‘permulaan’ lalu mengartikannya dengan ilmu 1001 tafsir mimpi? Hahahaha….ini mah anak SD bisa lakukan….reformed anda memang reformed palsu!

Vant : Ckckck...Anda memang luar biasa lagi. Haha....Apakah Yesus adalah Pencipta sekaligus ciptaan adalah kontradiksi?

Topik ini membahas mengenai 'Yesus yang dicipta' dimana anda dan Hai Hai mengacu pada zaman sebelum inkarnasi, dan ini jelas mengarah pada keilahian Yesus. Kalau mengatakan bhw Yesus (keilahianNya) adalah Pencipta sekaligus ciptaan, ini namanya kontradiksi. Bagaimana bisa Allah mencipta Allah? Bagaimana bisa Pencipta mencipta Pencipta? Ini namanya kontradiksi. Allah yang dicipta bukanlah Allah tetapi ilah, Pencipta yang dicipta bukanlah Pencipta tetapi ciptaan. Allah tidak bisa menjadi Allah sekaligus bukan Allah dalam relasi dan waktu yang sama. Pencipta tidak bisa menjadi menjadi Pencipta sekaligus ciptaan dalam relasi dan waktu yang sama. Vantillian tidak bisa menjadi seorang laki dan seorang perempuan dalam relasi dan waktu yang sama.

Apakah reformed dari hongkong seperti anda ini selalu berkontradiksi dalam alam logika? Orang yang selalu berkontradiksi didalam pemikirannya adalah orang lemot.
 

Vant : Kalau begitu, apakah Yesus adalah Allah ( Pencipta ) dan manusia ( ciptaan) juga adalah kontradiksi?

Hohoho…kenapa berpindah posisi argumentasi bung? Anda sebelumnya menggunakan argumentasi keberadaan Yesus pra inkarnasi sbg basis argument bhw Ia dicipta, koq sekarang berpindah posisi ke waktu dimana Ia berinkarnasi???

Keberadaan Yesus pada saat inkarnasi tidak menyalahi hukum kontradiksi karena ia mempunyai dwi nature (dua relasi/relasi berbeda). Dalam keilahianNya Yesus adalah Allah, dalam kemanusiaanNya Yesus adalah manusia. Ingat Hukum kontradiksi hanya mensyaratkan kalau relasi dan waktunya sama.

Bagaimana dengan anda???anda jelas berpikir secara kontradiksi mengenai nature Yesus pra inkarnasi! Juga anda bukan orang yang fokus pada perdebatan sehingga sering lari dan berpindah posisi argumen. Anda terlalu bodoh untuk berdebat!

Vant : Hahaha....Anda mau menyatakan kemanusiaan Yesus bukan ciptaan? Hoho....Anda mau menyangkal Yesus adalah Allah sekaligus manusia? Pencipta sekaligus ciptaan?

Anda ngelindur? Anda pikir dengan argumentasi semudah itu maka anda bisa menjebak dan mengalahkan saya? Hohoho…anda bermimpi disiang bolong! Hahaha…justru posisi andalah yang amburadul. Anda berpikir kontradiksi yang naïf dengan menganggap bhw Keilahian Yesus diciptakan sekaligus Pencipta. Ini namanya cacat logika!

Vant : Pniel, anda sudah melihat betapa dangkalnya anda berpikir? Mau mikir soal ini lagi? Gak level la yao....Inilah yang SF maksudkan kontradiksi yang tidak akan dimengerti oleh orang SEHEBAT Pniel. Saya menunggu kutipan para teolog reformed anda lagi lho mengenai soal ini...haha...Tidak mengerti kontradiksi, sok mengerti. Tidak mengerti paradoks, sok mengerti...

Hahaha…justru andalah yang sok YAK YAK O berlagunya rruuuaaarrrr binasa. Anda yang tidak pernah dan tidak mau belajar tetapi merasa jauh lebih hebat dari theolog2 dan pdt2 yang belajar dan mendedikasikan dirinya puluhan tahun bagi studi Alkitab. Anda memang penyesat yang membual, bung!

Anda menunggu kutipan para theolog yang lain? hahaha...saya akan giles anda seperti saya menggiles Hai Hai sampai dia terkaing2 karena tangannya remuk oleh papan gilesan...hahaha

Vant : Pniel, saran saya, sebelum seseorang terbukti sesat, jangan menghakimi motivasinya. Anda sama sekali tidak mengerti bagaimana dunia akademik reformed dibentuk melalui wacana diskusi, sudah petentang berteriak ala slogan Orde Baru. Anda seperti katak dalam tempurung.

Hahaha…keabsurdan diri anda sangat hebat bung! Anda menganggap dunia akademik reformed terlalu naïf dengan hanya berbekal kebodohan diri lalu berani mendatangi Alkitab dan mengeisegesis secara ruaarrr binasa. Ketika orang lain mengajari anda bagaimana menafsirkan Alkitab dengan benar dengan mencontoh para scholar dan theolog2 besar, eh anda malah petentang petenteng sok kayak jagoan yang kehilangan pistolnya. Teruskan dengan kebiasaan anda yang tak mau berlajar dengan baik tetapi menganggap diri sbg apologet reformed…apologet reformed dari hongkong??? Hahahaha…

Vant : Bukankah di SS ini semua blogger bebas menguji tulisan Hai2? Mengapa anda sewot? Tidak seperti seorang PENGECUT yang berani menantang penyesat, tetapi ketika ditantang oleh "penyesat" di SS malahan memaki TOLOL dan KONYOL.

Ditantang? Siapa yang menantang dan hanya membalas dengan memaki saja? Anda? Andalah yang pengecut yang bersembunyi di ketiak Hai Hai yang bau kecut, sambil mulut berbusa dan berteriak menyumpah serapah semua theology reformed dan menentang kebenaran Alkitab.

Menguji? Menguji atau memuji? Posisi awal anda sudah berbicara dimana nanti akhirnya anda akan berada, koq bisa-bisanya dibilang menguji? Menguji dari hongkong???
 

Vant : Dalam diskusi, ketika seseorang  terus berteriak bahwa dia telah menang, menunjukkan bahwa argumentasinya tidak ada lagi. Semua kita tahu hal ini. Para bloggerpun tahu, anda cuma bisa teriak dengan peluru kosong. Mungkin terasa sakit, namun tidak mematikan. Membaca diskusi anda dengan "penyesat" Hai-hai, membuktikan anda belum belajar untuk membantah tulisan Hai-hai. Anda telah gagal, yang anda CUMA bisa lakukan adalah, copy-paste tulisan Budi Asali, kemudian berkoar2 itulah pemahaman alkitabiah.

Terus teriak menang? Hahaha...anda berlaku STRAW MAN sama seperti suhu gondrong anda tsb. Hai Hai kencing berdiri, Vantillian kencing berlari.

Saya tidak punya argumentasi lagi??? Hahaha…JUSTRU dengan menyatakan demikian maka anda sudah tidak punya justifikasi thdp ajaran anda dengan berlaku ad hominem pada orang lain yang telah banyak berargumentasi. Mata anda buta sehingga gunung menjulang tinggi didepan anda, masih tidak dapat anda lihat! Dan inilah kemiripan kalian berdua, yaitu sama-sama sesat logika dan sesat rohani (eisegesis)!

Vant : Pikiran yang bercabang masih bisa diluruskan. Mental yang bercabang seperti mental cengeng, lebih susah. Apalagi mental seorang pengecut seperti Budi Asali yang tidak berani tulisannya diuji disini, setelah SESUMBAR mengadakan seminar 5 kali membantah seminar Filsafat Asia Stephen Tong. Itulah juga yang ada di dalam mental seorang Pniel.Nah, Pniel..saran saya, ujilah tulisan Hai-hai maupun pemahaman blogger lain, tidak usah sok menghakimi motivasi orang lain. Mengapa harus sewot?

Cengeng? Anda belum bisa membuktikan saya cengeng koq berani klaim? Apa karena tempo hari saya pernah berniat undurkan diri dari SS lalu anda anggap cengeng?  Ketika Ibu anda jengkel dengan kelakuan anda dan pada akhirnya 'membiarkan' anda berlaku sesuka hati anda, PASTI anda akan menganggap ibu anda itu cengeng. Itu namanya orang tolol yang tidak bisa membedakan mana itu kejengkelan/dongkol dan cengeng.

Dengan anda mengakui mempunyai pikiran bercabang dan juga anda selalu prejudice pada orang lain dgn tdk ber negative thingking (ini ekspresi dari kelainan psikis) maka tepatlah kalau saya anggap anda orang tolol yang lemah mental.

Vant : NB: Terima kasih untuk copy-paste tulisan eksposisi Budi Asali. Saya akan "memikirkan lebih dalam" supaya tidak berkontradiksi dan berparadoks.

Anda pikir anda kelihatan sopan dengan anda mengucapkan 'terima kasih'? hahaha...semua mata bisa melihat bhw itu adalah basa basi anda, bung!

Selamat berkontradiksi ria!

Selamat straw man!

Selamat red herring!

Selamat menikmati kesesatan logika dan eisegesis!

Selamat menjadi apologet nomor satu dari hongkong!

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

__________________

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

Vantillian's picture

Pniel, otak kurang satu ons...

Menguji? Hahaha…apanya yang menguji? Paling2 anda akan bilang ‘SETUJU’ dengan suhu anda tsb…wong anda sama-sama sesatnya..tak heran. Atau anda akan keluarkan jurus 1001 tafsir mimpi untuk menghasilkan tafsiran Allah menciptakan Allah? Tuch lihat pada posisi awal aja anda sudah setuju dengan tulisan Hai Hai, bisa dipastikan bahwa tulisan anda nanti pasti akan mengarah kesana. Ini namanya bukan menguji tetapi memuji.

Berkorelasi? Anda belum justifikasi mana korelasi argumentasi lebay anda koq skrg asal main klaim?

Saya hanya teriak slogan dan menuduh? Buktikan atau anda seorang pembual sama seperti suhu anda tsb.

Saya tak mampu memahami? Bagian mana yang saya tidak pahami? Anda belum jelaskan ini tetapi asal tuduh

Sekali lagi Pniel, ujilah tulisan saya nanti, bukan menghakimi motivasi saya terhadap tulisan Hai-hai. Itu tanda anda tak mampu melihat korelasinya. Untuk melihat korelasinya, saya sudah bilang santai Bro..Sekedar teriak-teriak hanya membuktikan anda kosong melompong...

Eksposisi Pdt.Budi Asali jauh lebih biblical dan akademis daripada penafsiran bodoh anda. Eksposisi tsb benar-benar membahas Alkitab sesuai apa yang ia maksud dengan melihat keseluruhan bagian Alkitab yang lain. Tidak seperti anda yang mengaku reformed (sama spt Hai Hai yg mengaku reformed) nyatanya pengajarannya kacau dan sesat luar biasa.

Terjemahan Alkitab yang valid? Disana Pak Budi sudah memeberikan lebih dari satu referensi terjemahan Alkitab bahkan Pak Budi mempelajari arti dari bahasa aslinya dengan dikaitkan keseluruhan maksud Alkitab.Bagaimana dengan anda? Hahahaha…paling2 anda bisanya cuma kutip LAI dan menafsirkannya secara eisegesis. Tuch lihat, boro2 mau menguji wong kalimat pertama anda aja sudah mempresaposisikan anda bhw pemahaman Hai Hai mengarah ke pemahaman yang benar, lalu anda mau menguji apa bung? Mau menguji tulisan lain yang tidak cocok dengan keinginan anda dan Hai Hai? Hahahaha….anda bukan sedang menguji tetapi memuji.

Haha/.....Eksposisi Budi? Eksposisi dari Hongkong? Pniel, kalau otak anda tidak kurang satu ons, maka anda akan tahu bahwa eskposisi di SS ini memakai standar yang sama dengan eksposisi Budi. Bedanya Budi Asali mengutip dari para ahli teolog, kemudian menamakan tekniknya eskposisi? Haha...Anda tentu saja tidak mengerti hermeneutika, karena itu mengganggap teknik Budi Asali itu eksposisi. Hoho..Eksposisi dari Hongkong....Coba lihat Tulisan Budi Asali mengenai Okultisme, karena tidak ada tulisan teolog yg mampu dia kutip, maka tulisannya MEMALUKAN dunia reformed. Mengaku reformed dengan standar eksposisi begitu? Hahaha...Memalukan...Pniel, mengapa tidak menguraikan teknik eksposisi yang digunakan Budi Asali waktu menulis Okultisme? Karena eksposisinya dari Hongkong...Ditambah otak muridnya kurang satu ons, ya gitulah...

Nah, saya bertanya kembali : Atas dasar apa kutipan para teolog dapat disebut eksposisi? Lalu atas dasar apa perbandingan terjemahan Alkitab dapat disebut eksposisi? Anda menggunakan standar Alkitab apa? Terjemahan mana? Tentu yang sesuai dengan keinginan anda bukan? Baca saja eksposisi Budi Asali, haha..Lalu bandingkan dengan tulisan kita-kita di SS ( tidak termasuk anda lho), apakah standarnya beda? Sekedar membandingkan terjemahan dan pengutipan buku teks itu mah kerjaan mahasiswa teologia buat kerja paper. Dan itu sudah kita bisa lakukan sendiri. Bilang ama Budi Asali eskposisinya kalau gitu, suruh balik ke bangku kuliah. Apa karena buku teksnya banyak, maka eskposisinya jadi benar? Anda sudah melihat korelasinya? Tentu tidak, karena otak anda kurang satu ons...Anda sudah bisa melihat bahwa eskposisi yang selalu anda banggakan itu cuma eskposisi biasa yang bisa kita lakukan sendiri? Tidak heran, anda tidak dapat mengalahkan suhu gondrong sang "penyesat" SS...Wong, yang anda pahami adalah eskposisi begitu...Tidak ada buku teks, maka eksposisi jadi kurang benar. Tidak ada seminar Budi Asali, maka eksposisi jadi kurang benar.. 

Sampai berapa kali eksposisi baru benar? Hahaha…sesuatu yang benar bagi orang sesat seperti anda pasti suatu kejijikan karena anda memang tidak menghargai permata tetapi lebih menghargai comberan. Anda bukan mencari kebenaran tetapi kecocokan Alkitab dengan diri anda.

Lho? Siapa yang mencari kecocokan Alkitab? Silakan dibaca eksposisinya Budi Asali...Makanya saya tanya terjemahan ALkitab mana yang valid buat eskposisi Pniel? Pasti yang sesuai dengan keinginan kita bukan? Apakah terjemahan Alkitab yang banyak persisnya( samanya) LEBIH TEPAT ketimbang yang sedikit? Lalu kalau memakai dictionary, dictionary mana yang juga valid sebagai dasar eskposisi? Tentu saja yang mempunyai banyak kutipan buku teks dan dictionary lebih benar bukan? Bingungkan loe...Soalnya anda cuma dicucuk hidung dan disuruh kemanapun mengikuti eskposisi Budi Asali...

Topik ini membahas mengenai 'Yesus yang dicipta' dimana anda dan Hai Hai mengacu pada zaman sebelum inkarnasi, dan ini jelas mengarah pada keilahian Yesus. Kalau mengatakan bhw Yesus (keilahianNya) adalah Pencipta sekaligus ciptaan, ini namanya kontradiksi. Bagaimana bisa Allah mencipta Allah? Bagaimana bisa Pencipta mencipta Pencipta? Ini namanya kontradiksi. Allah yang dicipta bukanlah Allah tetapi ilah, Pencipta yang dicipta bukanlah Pencipta tetapi ciptaan. Allah tidak bisa menjadi Allah sekaligus bukan Allah dalam relasi dan waktu yang sama. Pencipta tidak bisa menjadi menjadi Pencipta sekaligus ciptaan dalam relasi dan waktu yang sama. Vantillian tidak bisa menjadi seorang laki dan seorang perempuan dalam relasi dan waktu yang sama.

Apakah reformed dari hongkong seperti anda ini selalu berkontradiksi dalam alam logika? Orang yang selalu berkontradiksi didalam pemikirannya adalah orang lemot.

Nah, sekarang Pniel..Kapankah Allah Bapa memperanakkan Allah Anak? Bukankah itu terjadi di dalam kekekalan? Kapankah Yesus disebut Allah sejati dan manusia sejati sekaligus? BUKANKAH itu terjadi dalam relasi dan waktu yang sama? Anda mau menyangkali Ketuhanan dan Kemanusiaan Yesus DALAM RELASI dan WAKTU yang sama? Hoho...Pniel, dengan hanya menanggapi pernyataan anda yang HEBAT, anda bahkan belum bisa membedakan kontradiksi dan paradoks. Apakah kontradiksi terjadi dalam kekekalan? Apakah pertanyaan ini terlalu susah bagi anda? Vantillian tidak bisa menjadi seorang laki-laki dan perempuan sekaligus,itu BENAR, tetapi Vantillian mempunyai kemungkinan dilahirkan dengan dua jenis kelamin, Hahaha....Apakah seseorang yang mempunyai dua jenis kelamin dalam relasi dan waktu yang sama berkontradiksi? Apakah cacing tanah berkontradiksi dengan dirinya sendiri? Ckckck....Anda mesti belajar lagi kayaknya...Pniel, baru beberapa saat saya meninggalkan SS, tapi ilmu anda sudah berkembang begitu parah?

Pniel, ketika menggunakan frasa "dalam relasi dan waktu yang sama" anda bahkan tidak tahu hal ini akan menyulitkan anda sendiri. Haha...Sekedar mengutip definisi kesalahan logika itu mah biasa, kalau anda mau bermain-main dalam kata logika dan filsafat, pahami dulu donk...Jangan kurang seons gitu...Sekedar berteriak RED HERRING, STRAW MAN siapapun bisa. Itu tanda tak mampu berargumen lagi. Udah habis amunisi ya menghadapi suhu Hai2? Pakai donk ilmu Van Til, jgn cuma Budi Asali, hahah....

Hikmat disana dipersonifikasikan sbg Yesus. Yesus adalah Allah. Dialah Pencipta segala sesuatunya, dan Ia tidak terikat ruang dan waktu.

Kalau Hikmat itu dipersonifikasikan sebagai Yesus, apakah Hikmat itu adalah Yesus? Kalau benar, berarti Yesus dibentuk dari permulaan donk...Berarti Yesus dijadikan donk? Itu kontradiksi gak ya?

Keberadaan Yesus pada saat inkarnasi tidak menyalahi hukum kontradiksi karena ia mempunyai dwi nature (dua relasi/relasi berbeda). Dalam keilahianNya Yesus adalah Allah, dalam kemanusiaanNya Yesus adalah manusia. Ingat Hukum kontradiksi hanya mensyaratkan kalau relasi dan waktunya sama.

Sekali lagi, kalau tidak mengerti arti relasi dan waktu yang sama, jangan sembarangan pakai...Tentu tidak menyalahi kontradiksi karena Yesus adalah manusia ( ciptaan) dan sekaligus Allah ( pencipta)?????? Hahaha....Bukankah anda memakai argumen Pencipta-ciptaan? Manusia dicipta bukan? Lalu Allah mencipta bukan? Lalu mengapa bilang tidak berkontradiksi dalam diri Yesus? Pantas anda gak mengerti kontradiksi dari SF.....Kurang seons sih.....Lalu ketika Yesus dalam kekekalan, Yesus dibentuk dalam relasi Allah-Allah, justru lebih tidak berkontradiksi bukan? Apanya yang kontradiksi? Bahwa Yesus dibentuk oleh Allah, dari Allah dan untuk Allah dalam relasi Allah--Allah dan waktu Allah didalam Allah? Hoho....Bingung loe....Otak kurang seons mau mikir dalam gini? Gak level la yao...Berlagak lagi memakai kontradiksi-paradoks. Siapin kamus filsafat atau logika, belajar arti kontradiksi bagaimana pakainya...Untung SF gak keluarin ilmunya...Ternyata ilmu anda cuma segini? Cepat cari suhu SF belajar...Hahah

 Cengeng? Anda belum bisa membuktikan saya cengeng koq berani klaim? Apa karena tempo hari saya pernah berniat undurkan diri dari SS lalu anda anggap cengeng?  Ketika Ibu anda jengkel dengan kelakuan anda dan pada akhirnya 'membiarkan' anda berlaku sesuka hati anda, PASTI anda akan menganggap ibu anda itu cengeng. Itu namanya orang tolol yang tidak bisa membedakan mana itu kejengkelan/dongkol dan cengeng.

Dengan anda mengakui mempunyai pikiran bercabang dan juga anda selalu prejudice pada orang lain dgn tdk ber negative thingking (ini ekspresi dari kelainan psikis) maka tepatlah kalau saya anggap anda orang tolol yang lemah mental.

Haha....Ketika Ibu saya jengkel/marah, dia bisa "membiarkan" saya berbuat sesuka saya, tapi yang jelas, Ibu saya tidak MELARIKAN DIRI dan kemudian KEMBALI setelah ada yang perhatikan dia. Ibu saya akan mendisiplinkan saya , bukan dengan cara cengeng seperti anda yang melarikan diri. Tolong jangan samakan anda yang RAPUH dengan Ibu saya. Memakai contoh saja tidak karuan, mana harus membedakan kontradiksi dan paradoks...Haha....Anda bukan hanya cengeng, tetapi juga sedang mempermalukan diri anda. Ingat Pniel, anda mau berteriak  bagaimanapun, MAKALAH dan TULISAN Budi Asali yang memfitnah Filsafat Asia Stephen Tong tetap harus anda pertanggung jawabkan...Saya tunggu, dan saran saya, tidak usah berteriak slogan anda lagi, karena kepengecutan anda berdua itu memalukan dunia akademik reformed...Seminar Budi Asali mengkritik Filsafat Asia Tong? Haha....Saya mau melihat sampai dimana kemampuan nya...Atau ini cuma sesumbar dari seorang Pniel..

Pniel's picture

Vantillian berkotek.

Vant : Menguji? Hahaha…apanya yang menguji? Paling2 anda akan bilang ‘SETUJU’ dengan suhu anda tsb…wong anda sama-sama sesatnya..tak heran. Atau anda akan keluarkan jurus 1001 tafsir mimpi untuk menghasilkan tafsiran Allah menciptakan Allah? Tuch lihat pada posisi awal aja anda sudah setuju dengan tulisan Hai Hai, bisa dipastikan bahwa tulisan anda nanti pasti akan mengarah kesana. Ini namanya bukan menguji tetapi memuji.

Berkorelasi? Anda belum justifikasi mana korelasi argumentasi lebay anda koq skrg asal main klaim?

Saya hanya teriak slogan dan menuduh? Buktikan atau anda seorang pembual sama seperti suhu anda tsb.

Saya tak mampu memahami? Bagian mana yang saya tidak pahami? Anda belum jelaskan ini tetapi asal tuduh

Sekali lagi Pniel, ujilah tulisan saya nanti, bukan menghakimi motivasi saya terhadap tulisan Hai-hai. Itu tanda anda tak mampu melihat korelasinya. Untuk melihat korelasinya, saya sudah bilang santai Bro..Sekedar teriak-teriak hanya membuktikan anda kosong melompong...

Vant, anda sama sekali tidak menjawab tulisan saya diatas. Saya tunggu penjelasan anda atau anda mampunya memang hanya sebatas koar-koar saja untuk menjatuhkan lawan tanpa dengan cerdas berdebat.

Saya hanya sekedar teriak-teriak??? Hmmm…bagus benar kelakuan anda dengan menuding saya tanpa bukti. Tuch banyak pertanyaan saya yang belum anda jawab.Hahaha…saya tahu bhw anda memang tidak punya kemampuan menjawab, Vant…anda hanya pandai berkotek..
 

Vant : Haha/.....Eksposisi Budi? Eksposisi dari Hongkong? Pniel, kalau otak anda tidak kurang satu ons, maka anda akan tahu bahwa eskposisi di SS ini memakai standar yang sama dengan eksposisi Budi. Bedanya Budi Asali mengutip dari para ahli teolog, kemudian menamakan tekniknya eskposisi? Haha...Anda tentu saja tidak mengerti hermeneutika, karena itu mengganggap teknik Budi Asali itu eksposisi. Hoho..Eksposisi dari Hongkong....Coba lihat Tulisan Budi Asali mengenai Okultisme, karena tidak ada tulisan teolog yg mampu dia kutip, maka tulisannya MEMALUKAN dunia reformed. Mengaku reformed dengan standar eksposisi begitu? Hahaha...Memalukan...Pniel, mengapa tidak menguraikan teknik eksposisi yang digunakan Budi Asali waktu menulis Okultisme? Karena eksposisinya dari Hongkong...Ditambah otak muridnya kurang satu ons, ya gitulah...

Nah, saya bertanya kembali : Atas dasar apa kutipan para teolog dapat disebut eksposisi? Lalu atas dasar apa perbandingan terjemahan Alkitab dapat disebut eksposisi? Anda menggunakan standar Alkitab apa? Terjemahan mana? Tentu yang sesuai dengan keinginan anda bukan? Baca saja eksposisi Budi Asali, haha..Lalu bandingkan dengan tulisan kita-kita di SS ( tidak termasuk anda lho), apakah standarnya beda? Sekedar membandingkan terjemahan dan pengutipan buku teks itu mah kerjaan mahasiswa teologia buat kerja paper. Dan itu sudah kita bisa lakukan sendiri. Bilang ama Budi Asali eskposisinya kalau gitu, suruh balik ke bangku kuliah. Apa karena buku teksnya banyak, maka eskposisinya jadi benar? Anda sudah melihat korelasinya? Tentu tidak, karena otak anda kurang satu ons...Anda sudah bisa melihat bahwa eskposisi yang selalu anda banggakan itu cuma eskposisi biasa yang bisa kita lakukan sendiri? Tidak heran, anda tidak dapat mengalahkan suhu gondrong sang "penyesat" SS...Wong, yang anda pahami adalah eskposisi begitu...Tidak ada buku teks, maka eksposisi jadi kurang benar. Tidak ada seminar Budi Asali, maka eksposisi jadi kurang benar..

Vant, anda memang seorang pengecut. Anda hanya pandai mengolok2 tanpa anda mampu untuk membuktikan olokan anda. Silahkan buktikan bhw eksposisi Budi Asali adalah eksposisi dari hongkong!
Okultisme??? Hahaha..kenapa koq lari ke topic ini yang sama sekali berbeda total dengan topic yang sedang kita perdebatkan? Anda takut berdebat dengan saya sehingga harus lari kesana kemari pakai ilmu gerilya???

Walaupun otak saya kurang dari satu ons ini masih membuktikan bahwa saya punya otak. Dan saya menggunakan secara maksimal otak saya untuk bekerja dan belajar. Bagaimana dengan anda? Masih punya otakkah anda?? Silahkan jawab sendiri!

Kutipan para theology bukan eksposisi??? Mereka (para theology) mempelajari segala sesuatu yang menyangkut mengenai studi Alkitab dengan baik. Mereka mendedikasikan dirinya untuk studi Alkitab, mulai dari studi bahasa, studi budaya, latar belakang, biblical interpretation, hermenutika, dll. Mereka bukan anak bau kencur seperti anda yang baru kemarin sore mengenal istilah Alkitab. Mereka adalah scholar yang diakui kesarjanaannya oleh orang2 kristen diseluruh dunia. Mereka sudah banyak menerbitkan buku2 tafsiran yang berjumlah puluhan bahkan ratusan volume. Buah karya mereka sangat dihargai oleh gereja-gereja, kecuali oleh orang2 sesat spt anda dan Hai Hai. Hahaha…bahkan untuk kalangan kecil di SS ini saja tulisan anda dan Hai Hai tidak diakui kebenarannya dan sama sekali tidak dihargai oleh orang2 yang setia kepada FT…eh koq malah kalian ngelunjak dan anggap diri lebih hebat dari pada theology…hahahha…anda memang apologet reformed dari hongkong!

Pdt. Budi Asali tidak hanya asal kutip tulisan para theology, tetapi ia mengujinya didepan jemaat dan ditulis dengan jelas di paper yang dia tulis. Dia kutip perkataan para theolog tsb apa adanya, dan kalau ada point yang ia tidak setujui, ia selalu kemukakan argumen kenapa dia tidak menyetujui, disertai dengan ayat2 Alkitab yang berelevansi.

Anda memang BUTA dan PICIK sehingga tidak mau tahu bhw disana Pak Budi sudah mengutip beberapa terjemahan Alkitab yang terpercaya, digunakan dan diakui kualitas terjemahannya spt : NASB, KJV, NKJV, NIV, RVS, dan tentunya LAI juga. Bahkan Pdt.Budi Asali mengacu pada bahasa asli Alkitab untuk kata yang dipermasalahkan tsb dengan melihat adanya banyak arti dan relasi yang saling terkait dengan keseluruhan doktrin yang ada di Alkitab. Masih mau menanyakan pertanyaan 'hebat' ini (Lalu atas dasar apa perbandingan terjemahan Alkitab dapat disebut eksposisi? Anda menggunakan standar Alkitab apa? Terjemahan mana? Tentu yang sesuai dengan keinginan anda bukan?) ????

Bagaimana dengan anda???? Anda hanya mengacu pada LAI dan mengeisegesisnya tanpa anda menghiraukan adanya banyak ayat dan doktrin Alkitab yang menabrak penafsiran anda tsb.
 

Vant : Lho? Siapa yang mencari kecocokan Alkitab? Silakan dibaca eksposisinya Budi Asali...Makanya saya tanya terjemahan ALkitab mana yang valid buat eskposisi Pniel? Pasti yang sesuai dengan keinginan kita bukan? Apakah terjemahan Alkitab yang banyak persisnya( samanya) LEBIH TEPAT ketimbang yang sedikit? Lalu kalau memakai dictionary, dictionary mana yang juga valid sebagai dasar eskposisi? Tentu saja yang mempunyai banyak kutipan buku teks dan dictionary lebih benar bukan? Bingungkan loe...Soalnya anda cuma dicucuk hidung dan disuruh kemanapun mengikuti eskposisi Budi Asali...

Saya memberikan eksposisi Pdt.Budi Asali dan mencopasnya disini, silahkan anda membacanya, jangan dilewatkan atau ini hanya membuktikan bhw anda memang orang yang tidak pernah mau belajar dan bebal.

Hmmm….bagus benar argumentasi dari kebutaan anda ini. Anda YAK YAK O dengan mengatakan dictionary, sedangkan anda sendiri sama sekali tidak pernah menggunakan bahan studi/referensi apa-apa didalam menafsirkan Alkitab. Hahaha…Vant Vant….orang 'cerdas' koq petentang petenteng nantang orang top. Anda itu cuma pembual bodoh yang nebeng nama besar dari Van Till.

Vant : Nah, sekarang Pniel..Kapankah Allah Bapa memperanakkan Allah Anak? Bukankah itu terjadi di dalam kekekalan? Kapankah Yesus disebut Allah sejati dan manusia sejati sekaligus?

Saya berantitesis dengan anda yang menganut teori ‘Allah yang dicipta’. Saya berdiri dalam posisi bhw Allah itu Pencipta. Pencipta bukan ciptaan, dan tidak bisa yang satu menjadi yang lain karena ini menyalahi hukum kontradiksi.

Anda mengerti frasa ‘Allah Bapa memperanakkan Allah Anak’??? Anda dapat frasa ini darimana??? Contekan??? Kalau anda mengerti frasa tsb, silahkan dijelaskan artinya!

Bukankah basis pemikiran anda yang mendukung Hai Hai adalah dalam posisi zaman dimana Kristus sebelum berinkarnasi (pra eksistensi/keilahian)??? Koq sekarang malah pindah basis pemikiran ke zaman inkarnasi??

Vant : BUKANKAH itu terjadi dalam relasi dan waktu yang sama? Anda mau menyangkali Ketuhanan dan Kemanusiaan Yesus DALAM RELASI dan WAKTU yang sama? Hoho...Pniel, dengan hanya menanggapi pernyataan anda yang HEBAT, anda bahkan belum bisa membedakan kontradiksi dan paradoks. Apakah kontradiksi terjadi dalam kekekalan? Apakah pertanyaan ini terlalu susah bagi anda? Vantillian tidak bisa menjadi seorang laki-laki dan perempuan sekaligus,itu BENAR, tetapi Vantillian mempunyai kemungkinan dilahirkan dengan dua jenis kelamin, Hahaha....Apakah seseorang yang mempunyai dua jenis kelamin dalam relasi dan waktu yang sama berkontradiksi? Apakah cacing tanah berkontradiksi dengan dirinya sendiri? Ckckck....Anda mesti belajar lagi kayaknya...Pniel, baru beberapa saat saya meninggalkan SS, tapi ilmu anda sudah berkembang begitu parah?

Pniel, ketika menggunakan frasa "dalam relasi dan waktu yang sama" anda bahkan tidak tahu hal ini akan menyulitkan anda sendiri. Haha...Sekedar mengutip definisi kesalahan logika itu mah biasa, kalau anda mau bermain-main dalam kata logika dan filsafat, pahami dulu donk...Jangan kurang seons gitu...Sekedar berteriak RED HERRING, STRAW MAN siapapun bisa. Itu tanda tak mampu berargumen lagi. Udah habis amunisi ya menghadapi suhu Hai2? Pakai donk ilmu Van Til, jgn cuma Budi Asali, hahah....

Anda benar-benar tidak punya otak. Saya sudah menyatakan dengan jelas ada perbedaan relasi antara Yesus pra Inkarnasi dengan Yesus setelah Inkarnasi. Yesus sebelum datang ke dalam dunia untuk pertama kalinya, Dia adalah sepenuhnya Roh, Dia adalah Allah sepenuhnya. (pra inkarnasi = Yesus adalah ilahi sepenuhnya) Baru setelah inkarnasi, maka Ia menambahkan hakekat kemanusiaan didalam diriNya dan ini dinamakan dwi nature Kristus (setelah inkarnasi, Yesus=Ilahi dan Manusiawi). Melihat argumentasi anda dan Hai Hai, kalian jelas berpendapat bhw keilahian Tuhan Yesus adalah sama dengan kemanusiaan Tuhan Yesus, yaitu sama-sama diciptakan oleh Allah Bapa. Ini yang saya tentang habis-habisan karena dengan menyatakan hal ini maka anda berdua berasumsi bhw Yesus bukanlah Tuhan dan Pencipta dalam arti setinggi-tingginya dan semutlak-mutlaknya.Anda berdua ini termasuk BIDAT karena mengajarkan bhw keilahian Yesus juga diciptakan….tak ubahnya dengan saksi Yehovah yang mengajarkan hal yang serupa dengan kalian.

Saya menyangkal argumentasi anda yang anda ambil dari Wahyu.3:14, Amsal.8:22-25 dan Kolose.1:15-20 dengan menuliskan eksposisi Pdt.Budi Asali, dan juga menyatakan kesesatan logika anda, yaitu dengan anda menyalahi aturan hukum kontradiksi, bahwa tidak mungkin keilahian Yesus dikatakan Pencipta sekaligus ciptaan pada relasi dan waktu yang sama.
Anda bukan saja tidak mudeng dengan logika yang sudah saya utarakan tetapi rupanya anda juga bermental pengecut dengan berdebat lari kesana kemari dan mengulangi argumentasi yang sama, tanpa mengalami kemajuan.

Hahaha...anda tidak tahu apa itu RED HERRING dan STRAW MAN. Tidak tahu tetapi sok tahu, sehingga tak heran anda sembarangan memakai istilah tsb untuk menyerang balik saya. Saya mengerti dan tahu benar penggunaan istilah tsb didalam perdebatan dan saya tidak asal memakainya. Model orang2 penyesat spt kalianlah yang selalu melakukan dua kesalahan fatal didalam berdebat yaitu : sesat logika dan eisegesis.

Vant : Hikmat disana dipersonifikasikan sbg Yesus. Yesus adalah Allah. Dialah Pencipta segala sesuatunya, dan Ia tidak terikat ruang dan waktu.

Kalau Hikmat itu dipersonifikasikan sebagai Yesus, apakah Hikmat itu adalah Yesus? Kalau benar, berarti Yesus dibentuk dari permulaan donk...Berarti Yesus dijadikan donk? Itu kontradiksi gak ya?

Istilah ‘personifikasi’ adalah memanusiakan atau menyamakan dengan manusia sesuatu yang bukan manusia. Kalau saya personifikasikan kerbau sebagai Vantillian, apakah lantas bisa ditafsirkan bahwa kerbau adalah Vantillian????

Vant : Keberadaan Yesus pada saat inkarnasi tidak menyalahi hukum kontradiksi karena ia mempunyai dwi nature (dua relasi/relasi berbeda). Dalam keilahianNya Yesus adalah Allah, dalam kemanusiaanNya Yesus adalah manusia. Ingat Hukum kontradiksi hanya mensyaratkan kalau relasi dan waktunya sama.

Sekali lagi, kalau tidak mengerti arti relasi dan waktu yang sama, jangan sembarangan pakai...Tentu tidak menyalahi kontradiksi karena Yesus adalah manusia ( ciptaan) dan sekaligus Allah ( pencipta)?????? Hahaha....Bukankah anda memakai argumen Pencipta-ciptaan? Manusia dicipta bukan? Lalu Allah mencipta bukan? Lalu mengapa bilang tidak berkontradiksi dalam diri Yesus? Pantas anda gak mengerti kontradiksi dari SF.....Kurang seons sih.....Lalu ketika Yesus dalam kekekalan, Yesus dibentuk dalam relasi Allah-Allah, justru lebih tidak berkontradiksi bukan? Apanya yang kontradiksi? Bahwa Yesus dibentuk oleh Allah, dari Allah dan untuk Allah dalam relasi Allah--Allah dan waktu Allah didalam Allah? Hoho....Bingung loe....Otak kurang seons mau mikir dalam gini? Gak level la yao...Berlagak lagi memakai kontradiksi-paradoks. Siapin kamus filsafat atau logika, belajar arti kontradiksi bagaimana pakainya...Untung SF gak keluarin ilmunya...Ternyata ilmu anda cuma segini? Cepat cari suhu SF belajar...Hahah

Anda jelas berpandangan bhw Yesus (keilahianNya) adalah diciptakan oleh Allah Bapa. Dan ini jelas adalah BIDAT! Tidak ada satupun dasar Alkitab yang bisa anda pakai untuk mengesahkan pandangan sesat anda ini. Pun secara logika, pernyataan anda diatas menyalah aturan hukum kontradiksi.

Hukum logika kontradiksi/non kontradiksi menyatakan bhw sesuatu itu tidak bisa A dan sekaligus non A dalam relasi dan waktu yang sama.
Yesus (keilahian) adalah Pencipta dan ciptaan. Ini KONTRADIKSI karena dalam satu relasi yang sama (ilahi) dan waktu yang sama satu subyek dinyatakan dalam dua definisi yang sama sekali berbeda.

Ini berbeda dengan pernyataan :

Yesus (keilahian)  adalah Pencipta. Yesus (kemanusiaan) adalah ciptaan. Ini benar dan tidak menyalahi hukum kontradiksi karena kita sedang membicarakan dua nature subyek yang berbeda dalam suatu waktu, yaitu keilahian dan kemanusiaan.

Ketika kita menyebut nama Yesus dalam hubungannya dengan Pribadi Allah Tritunggal yang lain atau dalam konteks ke-Allah-an maka itu menunjuk bukan kepada apa yang lalu sudah terjadi, melainkan kepada nature kekekalannya Dia, yaitu keilahianNya. Keilahian Yesus adalah kekal sampai kekal. Dia adalah Allah yang tidak terikat oleh ruang dan waktu. Dia setara dan sehakekat dengan Allah Bapa dan Allah Roh Kudus. Dia adalah salah satu Pribadi diantara Pribadi Allah Tritunggal yang lain. Itulah sebabnya ada doktrin Allah Tritunggal.

Vant : Haha....Ketika Ibu saya jengkel/marah, dia bisa "membiarkan" saya berbuat sesuka saya, tapi yang jelas, Ibu saya tidak MELARIKAN DIRI dan kemudian KEMBALI setelah ada yang perhatikan dia. Ibu saya akan mendisiplinkan saya , bukan dengan cara cengeng seperti anda yang melarikan diri. Tolong jangan samakan anda yang RAPUH dengan Ibu saya. Memakai contoh saja tidak karuan, mana harus membedakan kontradiksi dan paradoks...Haha....Anda bukan hanya cengeng, tetapi juga sedang mempermalukan diri anda. Ingat Pniel, anda mau berteriak  bagaimanapun, MAKALAH dan TULISAN Budi Asali yang memfitnah Filsafat Asia Stephen Tong tetap harus anda pertanggung jawabkan...Saya tunggu, dan saran saya, tidak usah berteriak slogan anda lagi, karena kepengecutan anda berdua itu memalukan dunia akademik reformed...Seminar Budi Asali mengkritik Filsafat Asia Tong? Haha....Saya mau melihat sampai dimana kemampuan nya...Atau ini cuma sesumbar dari seorang Pniel..

Melarikan diri??? saya sudah jawab semua argumentasi Hai Hai dan tidak ada satupun yang saya tidak jawab kecuali fitnahan dan bualannya yang segudang tsb, koq bisa bisanya hal ini anda anggap sbg pelarian diri??? hahaha…anda memang sengaja ciptakan kata tsb untuk dikenakan kepada diri saya karena anda memang tidak suka dengan keberadaan saya di SS ini yang akan menjadi penghalang bagi langkah anda dan Hai Hai untuk menyesatkan SSer.

Koq lari ke topic filsafat Asia??? Hahaha...andalah yang sering melarikan diri dari perdebatan ini. Saya sudah membahas panjang lebar hal itu menjawab ajaran sesat anda bhw ada jalan keselamatan di luar Kristus, dimana Kristus tidak bisa dipisahkan dari jemaatnya, yg disebut kristen. Anda memang 'huuueeebbbattt!' sehingga tidak melihat argumentasi yang gamblang dan jelas sbg sebuah jawaban, karena memang niat anda hanya sekedar cari sensai buta tanpa mau berdebat dengan akal sehat dan Alkitabiah dengan saya.
 

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

__________________

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

Vantillian's picture

Pniel, anda takut?

Pniel, saya tidak akan mengomentari panjang lebar dengan orang yang tidak tahu hukum kontradiksi tapi sok BERMULUT BESAR...Coba anda baca dan renungkan komentar DISINI...Benahi dulu konsep anda, baru petenteng nantang disini. Membaca perdebatan anda dengan hai2 membuktikan anda belum belajar dari kesalahan lalu..Hanya bisa berkoar-koar, dengan MODAL otak kurang se-ons....

Mengenai makalah Budi Asali yang mengkritik Seminar Filsafat Asia Stephen Tong, anda cuma BERMULUT BESAR....Anda takut setelah anda menjumpai blogger di SS patut diperhitungkan? Anda takut makalah Budi Asali dikulitin habis-habisan? Hahah...Kalau tidak takut, silakan dikeluarkan, bukankah kebenaran itu tetap kebenaran meskipun dikulitin? Hoho..Lain kali jangan seperti katak dalam tempurung...Kebenaran itu bukan milik Budi Asali....Atau anda penganut inerancy Budi Asali?

Pniel's picture

Vantillian, anda memang top markotop!

Hahaha...judul anda merefleksikan diri anda sendiri yang takut berdebat dengan saya dengan sama sekali tidak menjawab berjilbun pertanyaan saya tsb...hahahaha...Vant, dalam perdebatan kalau ada orang yang tidak mampu menjawab argumen lawan debat ini dinamakan apa???? PECUNDANG! ya...itulah istilah yang tepat yang dikenakan pada seorang yang tidak mampu menjawab pertanyaan dengan berlari kesana kemari ke topik yang sama sekali berbeda...hahahah...

HIDUP ARGUMENTUM AD HOMINEM !!!

HIDUP RED HERRING !!!

HIDUP KESESATAN LOGIKA ALA VANTILLIAN !!!

HIDUP EISEGESIS ALA VANTILLIAN !!!

HIDUP HAI HAI DAN VANTILLIAN SBG PENGAJAR SESAT (BIDAT) DI SS INI !!!

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

__________________

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

Samuel Franklyn's picture

Pniel: Lagu dari kaset rusak

Kamu sudah terdengar seperti lagu dari kaset rusak. Itu lagi itu lagi. Bwa ha ha ha. Sudah mentok ya?

Pniel's picture

SF, another loser!

Hahaha...diam seribu bahasa tanpa bisa berdebat itu dinamakan apa? another loser!

Saya sudah banyak berargumentasi tetapi teman2 anda dan anda sendiri tidak ada satupun yang menjawab pertanyaan saya.

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

__________________

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

Samuel Franklyn's picture

Pniel: Pembela Budi Asali

Buat apa saya berurusan dengan orang yang tidak sungguh-sungguh mencari kebenaran. Bukankah kamu berkomentar di situs ini cuma untuk membela Budi Asali. He he he. Sekalipun kamu dibuktikan salah sekalipun kamu nggak bakal ngaku. Karena tujuan kamu untuk membela Budi Asali yang sudah bilang dirinya nggak mungkin kalah debat. Ha ha ha. Bukankah itu sama dengan mengakui sudah menjadi manusia dewa.  Sayangnya manusia dewa itu cuma tokoh dalam cerita silat Kho Ping Ho. Saya malas berargumentasi dengan kamu saya cuma bakal meledekin kamu sekali-sekali saja. He he he.

Pniel's picture

SF, pembela BIDAT.

Saya memang pembela Pdt.Budi Asali karena beliau adalah pengikut Kristus dan mengajarkan kebenaran FT. Saya tidak menjadi pembela manusia, saya hanya membela ajaran Alkitabiah dari serangan BIDAT spt kalian.

Diluar kebenaran FT (persoalan pribadi) saya sering 'bersinggungan' dengan beliau. Dan ada beberapa dari diri beliau (persoalan pribadi) yang saya tidak setuju. Ini membuktikan bhw saya bukan sembarangan membela seseorang.

Apakah 'sungguh2 mencari kebenaran' identik dengan 'setuju pada setiap apa yang Hai Hai, Vantillian dan SF katakan'???? hahahaha....anda memang pembual, sampai2 anda sendiri tidak bisa membedakan mana itu kebenaran dan mana itu pertemanan. Andalah yang menjadi pembela para BIDAT tsb!

Kalau anda malas berargumentasi dengan saya dan HANYA SEKALI SEKALI saja meledekin saya, JANGAN BALAS komentar saya ini dengan TERUS meledekin saya, ATAU anda sedang MENJILAT komentar anda itu dengan TIDAK HANYA SEKALI SEKALI meledekin saya!

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

__________________

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

Samuel Franklyn's picture

Pniel: Kamu tidak berhak mengatur saya

Kamu tidak berhak mengatur saya. Saya akan komentar kapan saja saya mau. Emangnya kamu siapa? Hah? Kalau kamu bilang Hai-hai mengajarkan bidat bukankah kamu harus menunjukkan dimana kesesatannya menggunakan Firman. Sedangkan yang kamu lakukan hanyalah teriak Hidup XXX tanpa menulis sesuatu yang bermutu. Kalau kamu memang mau menentang bidat Hai-hai maka yang kamu harus lakukan adalah menuliskan pemahaman kamu dengan didukung oleh Firman dan studi yang mendalam. Lalu kamu posting sebagai blog bukan cuma komentar Hidup XXX yang nggak ada isinya. Dan jangan beralasan macam nggak ada waktu. Itu alasan nggak bermutu.

Pniel's picture

SF, anda diatur oleh sikap anda sendiri.

SF, anda diatur oleh sikap anda sendiri. Kalau anda konsisten dengan ucapan anda ini 'HANYA SEKALI-SEKALI', tentunya anda juga tidak akan melakukan secara TERUS-MENERUS ledekan anda yang tidak bermutu tsb...atau kalau tidak maka anda adalah orang yang PLINTAT-PLINTUT (isuk dele, sore tempe).

Saya menyatakan 'HIDUP XXX' karena memang demikian adanya kelakuan teman2 anda tsb yang selalu tidak fokus pada permasalahan dan lari kabur kesana kemari. 'HIDUP XXX' jauh lebih berisi daripada argumen ngawur teman2 anda tsb, karena 'HIDUP XXX' masih mengarah pada persoalan yang sedang dihadapi yaitu teman anda memang melakukan XXX.

Hahaha...anda sakit hati ya ketika dalam debat tempo hari saya katakan kepada anda 'saya tidak punya waktu'??? hahaha...suka suka saya donk! Emangnya anda tahu kesibukan saya??? Kalau ga terima dengan kalimat tsb ya sudah...abaikan saja..gitu aja koq repot (kata Gus Dur).

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

__________________

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

Samuel Franklyn's picture

Pniel: Hidup XXX nggak bermutu

Hidup XXX nggak bermutu kalau diulang-ulang. Kalau diulang-ulang itu namanya lagu dari kaset rusak. Bwa ha ha ha.

Vantillian's picture

Pniel, anda tidak level....

Pniel, anda tidak level menantang suhu di SS ini....Anda tahu kenapa saya mengganggap beberapa blogger disini sebagai suhu? Karena ketika TAHU, mereka bilang TAHU..Ketika TIDAK TAHU, mereka ngaku TIDAK TAHU...Ketika SALAH, mereka NGAKU...Ketika BENAR, mereka TEGAS...Itu Suhu sejati....Itu sebabnya mereka hanya diam melihat seorang PEMBUAL membual hingga BUALANNYA membuktikan dia adalah PEMBUAL.....

Vantillian's picture

Superman is dead....

Haha...Pniel, silakan berteriak slogan logika terus....Silakan...Monggo....Anggap saja ini latihan bermulut besar menghadapi lawan debat anda nanti...Hahaha..Anda tahu kenapa pertanyaan anda yang bejibun tidak saya jawab? KARENA ada hubungannya dengan hukum non-kontradiksi, Haha..Anda mengerti saja tidak, tapi sok tahu, bagaimana mau menjawab anda?

NB : @ Lady Silent: Superman kali ini benar2 dead....Gak nyangka, cuma dengan jurus hukum non-kontradiksi....Dengan jurus ini, maka dinyatakan bahwa Superman berkontradiksi dengan dirinya sendiri. Haha

Pniel's picture

Superman never die, Lex Luthor? game over!

Hahaha...anda selalu menuduh anda dengan menyamakan dengan diri anda sendiri : mulut besar. hahaha...

Setiap pembaca yang memperhatikan perdebatan ini bisa melihat siapa yang game over.

Lex Luthor sbg tokoh jahat selalu melakukan segala cara untuk menaklukkan Superman dan menguasai dunia, tetapi kebaikan masih melindungi Superman dari kematian sehingga melaluinya dunia bisa diselamatkan dari kejahatan.

Saya tidak hendak menyamakan diri saya dengan Superman...kalianlah yang selalu mengkaitkan saya dengan Superman dengan mengacu pada avatar saya. Tetapi saya mau katakan kepada kalian bahwa selama kalian masih menyebarkan ajaran sesat (mayor) di SS ini, Tuhan akan selalu kirim Superman baru disini untuk memberangus mulut kalian. Pada akhirnya kebenaranlah yang akan selalu jadi pemenang....KRISTUSLAH PEMENANG!

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

__________________

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

y-control's picture

komentar pembaca

Setiap pembaca yang memperhatikan perdebatan ini bisa melihat siapa yang game over.

saya pembaca dan memerhatikan bahwa dalam diskusi ini, Pniel lah yg sudah kelabakan dan emosional sekali. seperti petinju yang sudah sempoyongan kena pukulan bertubi-tubi lalu kemudian berusaha menggapai-gapai pegangannya dengan cara menampilkan julukan: red herring, strawman, bidat, dll..

demikian pendapat saya sebagai pembaca

Don't Swallow the Press

Pniel's picture

y-control.

y-control, pendapat anda HANYA BISA benar kalau anda bisa menunjukkan bahwa saya benar2 kelabakan dengan menunjukkan bhw ungkapan yang saya gunakan tsb salah dan tidak berarti apa-apa.

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

__________________

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

y-control's picture

pniel

pniel, anda mungkin bisa baca-baca dulu blog ini. saya juga sangat terganggu dengan postingan komentar-komentar anda yang selalu diakhiri (atau bahkan hanya berisi) hidup bla bla bla dan sebutan-sebutan lain yang anda arahkan kepada lawan diskusi anda. itulah alasan saya mendapat kesan anda kelabakan. dari bagan itu, walaupun anda bilang lawan diskusi anda ad hominem tapi ternyata cara anda lebih jelek lagi

 

Don't Swallow the Press

Pniel's picture

ycontrol

Sdr. y-control, saya merasa aneh dengan anda...anda merasa risih melihat 'HIDUP XXX' tetapi dilain pihak anda merasa OK OK saja dengan segudang kesesatan logika teman2 anda, padahal saya mengatakan 'HIDUP XXX' adalah demikian benar adanya, tetapi kesesatan debat teman2 anda anda sama sekali tidak melihatnya.

Cara saya lebih jelek dari teman2 anda??? Saya MEMANG SENGAJA tidak membalas model debat mereka dengan model yang sama karena saya tidak mau berdebat tak tentu arah, tidak fokus pada permasalahannya dan melakukan kesalahan logika yang sama seperti yg telah mereka lakukan. Saya tidak tahu bagaimana penilaian anda bisa mengatakan 'cara saya lebih jelek'...apakah ini penilaian obyektif atau karena motif lain??? saya tidak tahu. Tetapi biarlah saya tidak akan memaksakan sesuatu pada penilaian sepihak anda ini....toh ini khan pendapat pribadi anda yang tentunya dipengaruhi oleh interest.

Saya akan berikan contoh perdebatan saya dengan teman2 anda dimana saya katakan 'HIDUP XXX' dimana kata2 saya tsb benar adanya :

1. Pniel wrote :

Silahkan dijelaskan definisi ‘Allah’/’Tuhan’ dan bagaimana sifat2 yang ada pada diri Tuhan! (Dikirimkan oleh Pniel pada Jum, 2009-10-09 12:53)

Vantillian melakukan RED HERRING dengan tidak menjawab pertanyaan saya ini malah mengutip kalimat saya yang dia kira adalah sebuah pertanyaan :

Vantillian wrote :

Kalau Pencipta diciptakan, maka istilah Pencipta sudah tidak cocok lagi dikenakan kepadaNya karena Ia sudah berstatus sbg ciptaan. Kalau Yesus mempunyai permulaan, maka Ia tidak kekal, dan sebutan Yang Maha Kekal tidak layak disandangkan kepadaNya. Kalau Yesus mempunyai permulaan, maka ia sama dengan manusia yang suatu waktu pernah mempunyai awal namun tidak mempunyai akhir. Kalau Yesus diciptakan maka Ia tidak layak menyandang gelar Tuhan/Allah. Kalau Yesus diciptakan maka Allah Tritunggal pernah tidak ada pada suatu waktu dan baru lengkap ada setelah Yesus diciptakan. Kalau Yesus diciptakan maka benarlah ajaran saksi Yehovah yang mengajarkan bhw Yesus itu ciptaan pertama Allah. Kalau Yesus diciptakan maka Ia tidak setara dengan Allah Bapa dan Allah Roh Kudus, Yesus lebih rendah dari kedua Pribadi Allah yang lain.  Kalau Yesus diciptakan maka Ia bukan Allah/Tuhan dalam arti setinggi-tingginya dan semutlak-mutlaknya, dengan kata lain Yesus adalah setengah Allah/Tuhan.

Ckckck...Luar biasa pertanyaannya... Yesus dilahirkan dari Maria...Apakah Yesus mempunyai permulaan?

2. Pniel wrote :

Silahkan definisikan apa itu 'gelap', 'kegelapan', 'terang', 'samudera', 'Roh Allah'!

Apakah kata tsb mempunyai banyak arti atau hanya satu arti?

Bagaimana caranya mengartikan kata tsb dalam suatu rangkaian kalimat sehingga artinya cocok dengan konteksnya? Apa setiap kata2 diatas yang ada di Alkitab harus ditafsirkan spt definisi anda pada blog ini atau bagaimana? Apa standar penafsiran kata-kata tsb boleh dipakai di kalimat yang satu dan tidak boleh digunakan pada kalimat yang lain? Misal : anda mengartikan kata 'gelap' di kitab Kejadian sbg 'Allah Bapa'. Bagaimana anda mengartikan kata 'gelap' yang ada ditempat lain spt : Kejadian1:5,Kejadian.15:12, Keluaran.10:15, Matius.22:13, Matius 24:29, Roma 11:10, dll ratusan ayat di Alkitab yang me-refer ke kata 'gelap'

Silahkan dijelaskan definisi anda tentang 'Allah Tritunggal' disini! (jangan merefer ke tempat lain krn kita bukan sedang unjuk tulisan tetapi berdebat!).

(Dikirimkan oleh Pniel pada Sen, 2009-09-28 14:03)

Tetapi apa jawaban yang saya terima dari Hai Hai???

Saudara Pniel, sudah berkali-kali saya mengingatkan anda bahwa menuduh tanpa bukti namanya fitnah. Anda boleh teriak-teriak "hai hai SESAT!" sampai tenggorokkan anda pecah, namun itu hanya membuktikan satu hal yaitu: Menuduh tanpa bukti namanya fitnah.

Apabila anda membaca tulisan saya dengan teliti dan tanpa prasangka, maka anda seharusnya paham bahwa Gelap di dalam Kejadian 1:2 adalah Allah, Samudera adalah TUHAN Allah dan Roh Allah adalah Nafas Hidup.  Selanjutnya saya menjelaskan 4 kehadiran Yang Mahagelap di dunia dalam sejarah manusia. Apabila anda hendak membuktikan tulisan saya SESAT, maka yang seharusnya anda lakukan adalah menunjukkan kepada para blogger pemahaman yang benar dari Kejadian 1:2 dan keempat kehadiran Yang Mahagelap tersebut. Alih-alih membuktikan kesesatan tulisan saya anda justru menunjukkan ketidaktahuan anda dengan bertanya, bagaimana mengartikan kata 'gelap' yang ada di tempat lain spt Kejadian 1:5, Kejadian 15:12,  Keluaran 10:15, Matius 22:13, Matius 24:29, Roma 11:10, dll ratusan ayat di Alkitab yang me-refer ke kata 'gelap'?

Pniel, anda sedang mengigau? Bukankah blog saya ini memang sedang membahas tentang Allah Tritunggal? Anda minta definisi tentang Allah Tritunggal? Allah Tritunggal adalah definisi, untuk apa mendefinisikan definisi? Ada-ada saja. Anda mau definisi? Baiklah saya berikan definisi: Allah Tritunggal adalah Tiga Allah Yang Mahaesa.

Pniel, sebelum menyerang, sebaiknya baca dulu dengan teliti. Bila kemampuan anda kurang, sebaiknya diskusikan dengan yang lebih paham. Bila anda tidak paham, bertanyalah, bukannya sembarangan menuduh orang tanpa bukti.

(Dikirimkan oleh hai hai pada Sen, 2009-09-28 16:03)

Apakah Hai Hai menjawab pertanyaan saya??? dia malah menyerang pribadi saya dengan menuduh tanpa bukti (AD HOMINEM) tetapi di saat yang lain ia sama sekali tidak menjawab pertanyaan saya itu malah melarikan diri dengan menyuruh saya memperlajari lagi kata2 tsb (RED HERRING).

3. Saya bertanya dengan mengajukan pertanyaan ini :

Hohoho…bukankah anda sendiri yang mendefinisikan kata ‘gelap’ sbg ‘Allah Bapa’ ? hohoho..berarti apakah kalimat tsb bisa diartikan bhw belalang telah menciptakan Allah Bapa? Hahaha….silahkan jawab pertanyaan saya bung!

(Dikirimkan oleh Pniel pada Sen, 2009-09-28 17:21)

Tetapi apa jawab Hai Hai ??????

Ha ha ha ha ha ... Pniel, walaupun anda merasa diri HEBAT sekali ketika menulis kalimat-kalimat di atas namun mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, kalimat-kalimat anda di atas benar-benar meyakinkan saya bahwa ilmu anda hanya seujung kuku seperti pengakuan anda.

(Dikirimkan oleh hai hai pada Sen, 2009-09-28 22:06)

Apakah Hai Hai menjawab pertanyaan saya ataukan dia sedang sesat logika???

dll....kalau saya tuliskan mungkin menghabiskan berpuluh2 halaman sesuai dengan 'kepandaian debat' teman2 anda tsb.

4. Mengenai ungkapan saya yg menyatakan bhw Hai Hai dan Vantillian adalah bidat, ijinkan saya bertanya kepada anda, bagaimanakah pandangan anda tentang ajaran Saksi Yehovah mengenai diri Kristus? Alkitabiahkah itu? Apakah anda pernah belajar mengenai sejarah gereja? apakah yang menjadi pergumulan gereja pada abad-abad awal Masehi (+/- 1-3 sesudah Masehi) sampai dihasilkannya pengakuan iman Chalcedon ??? Silahkan pelajari itu dan kaitkan dengan ajaran yang coba diperkenalkan oleh teman2 anda itu. KALAU anda menilai bhw Saksi Yehovah bukan bidat, ya itulah anda, tak heran kalau anda menyalahkan saya atas hal ini.

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

__________________

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

y-control's picture

pniel

pniel, mungkin anda tidak memerhatikan kalo di kalimat saya: "pniel, anda mungkin bisa baca-baca dulu blog ini." di kata "ini" itu ada linknya..  jadi, saya bukan meminta anda baca-baca blog ini, blog berjudul "allah yang mahagelap..." 

teman-teman saya siapa ya? teman-teman saya yg ikut gabung di SS ini setahu saya paling-paling hanya daniel, ari_thok, bayu probo, juleha, love, chippuru... yang laen terus terang saya nggak kenal dan nggak terlalu kenal :D

 

Don't Swallow the Press

Pniel's picture

Eksposisi Wahyu.3:14.

Berikut ini eksposisi yang saya kutip dari makalah Pdt.Budi Asali,M.Div membahas mengenai ajaran saksi Yehovah bhw Yesus adalah dicipta oleh Allah, dimana ini mirip/persis dengan ajaran yang berusaha ditegakkan oleh Hai Hai dan didukung oleh Vantillian.

 

Wah 3:14 - “‘Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Laodikia: Inilah firman dari Amin, Saksi yang setia dan benar, permulaan dari ciptaan Allah”.
Ayat ini menyebut Yesus sebagai ‘permulaan ciptaan Allah’ / ‘the beginning of the creation of God’, dan karena itu ayat ini dipakai oleh Saksi-Saksi Yehuwa sebagai dasar untuk mengajarkan bahwa Yesus adalah ciptaan pertama dari Allah Bapa.
NWT: “the beginning of the creation by God” (= permulaan dari ciptaan oleh Allah).
TDB: “awal dari penciptaan oleh Allah”.

Saksi-Saksi Yehuwa mengatakan: “Why. 1:1; 3:14: “Wahyu Yesus Kristus, yang dikaruniakan Allah kepadaNya ... Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Laodikia: ‘Inilah firman dari Amin, Saksi yang setia dan benar, permulaan (Yunani, arkhe) dari ciptaan Allah.’” Apakah terjemahan itu benar? Ada yang berpandangan bahwa yang diartikan di sini adalah bahwa Putra merupakan ‘pemula dari ciptaan Allah,’ bahwa ia adalah ‘sumber pokoknya.’ Namun Greek-English Lexicon dari Liddell dan Scott menulis arti pertama dari arkhe ialah ‘permulaan.’ (Oxford, 1968, h. 252) Kesimpulannya yang masuk akal ialah bahwa pribadi yang dikutip dalam Wahyu 3:14 adalah suatu ciptaan, ciptaan Allah yang pertama, bahwa ia mempunyai permulaan” - ‘Bertukar Pikiran Mengenai Ayat-Ayat Alkitab’, hal 396.

Saksi-Saksi Yehuwa menambahkan: “‘Permulaan’ (bahasa Yunani, ARKHE) tidak dapat ditafsirkan bahwa Yesus adalah ‘pemula’ dari ciptaan Allah. Dalam tulisan-tulisannya di Alkitab, Yohanes menggunakan berbagai bentuk dari kata Yunani ARKHE lebih dari 20 kali, dan ini selalu mempunyai arti umum ‘permulaan.’ Ya, Yesus diciptakan oleh Allah sebagai permulaan dari ciptaan-ciptaan Allah yang tidak kelihatan” - ‘Haruskah Anda Percaya Kepada Tritunggal?’, hal 14.

Bantahan:

a)    Dalam penterjemahan suatu kata yang mempunyai banyak arti, kita harus selalu berhati-hati untuk tidak memilih arti yang salah.
Sebagai contoh, kata ‘heart’ dalam bahasa Inggris bisa diterjemahkan ‘jantung’ ataupun ‘hati’ (sebagai pusat dari manusia). Kalau kita mendengar istilah ‘heart attack’, maka tentu kita harus memilih arti pertama dan menterjemahkan sebagai ‘serangan jantung’. Tetapi kalau kita mendengar istilah ‘broken heart’, maka kita tentu harus memilih arti kedua dan menterjemahkan ‘patah hati’.

Kata bahasa Yunani yang diterjemahkan ‘permulaan’ adalah ARKHE. Kata ARKHE ini mempunyai banyak arti seperti:
1.    Beginning (= permulaan / mulanya). Arti ini diambil dalam Yoh 1:1.
2.    Ruler / chief (= pemerintah / kepala).
Arti ini bisa saudara lihat dalam beberapa kata yang saudara kenal:
•    ‘archangel’ yang berarti penghulu / pemimpin / kepala malaikat.
•    ‘archbishop’ yang berarti pemimpin / kepala uskup (uskup besar).
•    ‘architect’ (= arsitek), yang berasal dari kata Yunani ARKHITEKTON [= ARKHE (= kepala / pemimpin) + TEKTON (= tukang kayu / batu)].
3.    Origin (= asal usul).
4.    Source (= sumber).

Kalau kita mau mengambil arti pertama, maka ada 2 kemungkinan:

a.    Kita lalu menafsirkan bahwa Yesus adalah ciptaan pertama, karena ini berarti Yesus bukan Allah. Ini yang diambil oleh Saksi-Saksi Yehuwa, dan ini jelas salah, karena penafsiran ini bertentangan dengan banyak ayat-ayat Kitab Suci yang lain, yang menyatakan Yesus sebagai Allah, kekal, Pencipta, dsb.

b.    Kita menafsirkan bahwa Yesus adalah sumber / pemula dari ciptaan Allah, atau yang memulai ciptaan Allah. Saya akan memberikan beberapa contoh penterjemahan seperti ini:
•    NASB menterjemahkan ‘beginning’, tetapi memberikan catatan kaki yang mengatakan: “I. e., origin or source” (= Yaitu, asal usul atau sumber).
•    NKJV menterjemahkan ‘beginning’, tetapi menuliskannya ‘Beginning’ (huruf pertama menggunakan huruf besar), yang jelas memaksudkan ini sebagai gelar ilahi bagi Yesus.
•    John Stott: “He is the beginning of God’s creation. If we adopt the fundamental principle of Biblical interpretation that each Scripture must be understood in the light of all and that no passage may be so expounded ‘that it be repugnant to another’ ... , then this title of Christ means ‘the originator of the creation of God’” (= Ia adalah permulaan dari ciptaan Allah. Jika kita menyetujui prinsip dasar dari penafsiran Alkitab bahwa setiap bagian Kitab Suci harus dimengerti dalam terang dari semua dan tidak ada text yang boleh dijelaskan ‘sehingga itu bertentangan dengan yang lain’ ..., maka gelar Kristus ini berarti ‘yang memulai ciptaan / penciptaan Allah’) - hal 121.

Apakah kata ‘beginning’ itu memang bisa diartikan seperti itu? Saya kira ya, karena dalam kamus Webster’s New World Dictionary (College Edition) dikatakan bahwa kata ‘to begin’ bisa berarti ‘to cause to start’ (= menyebabkan untuk mulai), atau ‘to cause to come into being’ (= menyebabkan ada / tercipta), atau ‘originate’ (= memulai). Sedangkan untuk kata ‘beginning’ bisa diartikan ‘a starting’ (= suatu pe-mulai-an), atau ‘origin’ (= asal usul), atau ‘source’ (= sumber).

Atau, kita bisa mengambil arti ke 2, yaitu ‘ruler / chief’ (= pemerintah / kepala), seperti dalam terjemahan NIV: ‘the ruler of God’s creation’ (= pemerintah / penguasa dari ciptaan Allah). Jelas bahwa terjemahan ini tidak menunjukkan Yesus sebagai ciptaan dari Allah!

Atau bisa juga kita mengambil arti ke 3 atau ke 4. Dengan demikian Wah 3:14 ini menunjukkan Yesus sebagai ‘sumber’ atau ‘asal mula’ dari ciptaan Allah. Dengan demikian Wah 3:14 ini tidak menunjukkan Yesus sebagai ciptaan Allah, tetapi sebagai Pencipta!
Living Bible: ‘the primeval source of God’s creation’ (= sumber yang mula-mula dari ciptaan Allah).
FAYH: ‘sumber segala ciptaan Allah’.
Catatan: FAYH = Firman Allah Yang Hidup, yaitu Kitab Suci Indonesia dalam bahasa sehari-hari, yang merupakan terjemahan dari Living Bible.

b)    Sekarang perhatikan beberapa komentar dari para penafsir / penulis tentang hal ini.

W. E. Vine: “ARCHE (a]rxh) means a beginning. The root ARCH - primarily indicated ‘what was of worth’. Hence the verb ARCHO meant ‘to be first,’ and ARCHON denoted a ruler. So also arose the idea of a beginning, the origin, the active cause, whether a person or a thing” [= ARKHE (a]rxh) berarti suatu permulaan. Akar kata ARKH - terutama menunjukkan ‘sesuatu yang berharga’. Karena itu kata kerja ARKHO berarti ‘menjadi yang pertama’, dan ARKHON menunjuk pada ‘seorang penguasa / pemerintah’. Juga muncul gagasan tentang suatu permulaan, asal usul, penyebab aktif, baik seseorang atau sesuatu] - ‘An Expository Dictionary of New Testament Words’, hal 103.
Catatan: Yohanes beberapa kali menggunakan kata ARKHON, yaitu dalam:
•    Yoh 3:1 diterjemahkan ‘pemimpin’.
•    Yoh 7:26 diterjemahkan ‘pemimpin’.
•    Yoh 7:48 diterjemahkan ‘pemimpin-pemimpin’.
•    Yoh 12:31 diterjemahkan ‘penguasa’.
•    Yoh 12:42 diterjemahkan ‘pemimpin’.
•    Yoh 14:30 diterjemahkan ‘penguasa’.
•    Yoh 16:11 diterjemahkan ‘penguasa’.
•    Wah 1:5 diterjemahkan ‘yang berkuasa atas’. NIV: ‘ruler’ (= penguasa).

Walter Martin: “The Greek word ARCHE (Revelation 3:14) can be correctly rendered ‘origin’ ... Revelation 3:14 then declares that Christ is ... the ‘origin’ or ‘source’ of the creation of God” [= Kata Yunani ARKHE (Wahyu 3:14) bisa dengan benar diterjemahkan ‘asal usul’ ... Maka Wahyu 3:14 menyatakan bahwa Kristus adalah ... ‘asal usul’ atau ‘sumber’ dari ciptaan Allah] - ‘The Kingdom of the Cults’, hal 92.

William Barclay: “This phrase, as it stands in English, is ambiguous. It could mean, either, that Jesus was the first person to be created or that he began the process of creation .... It is the second meaning which is intended here. The word for beginning is ARCHE. In early Christian writings we read that Satan is the ARCHE of death, that is to say, death takes its origin in him; and that God is the ARCHE of all things, that is, all things find their beginning in him” (= Ungkapan ini dalam bahasa Inggris berarti ganda. Ungkapan ini bisa diartikan bahwa Yesus adalah pribadi pertama yang diciptakan, atau bahwa Ia memulai proses penciptaan. ... Adalah arti kedua yang dimaksudkan di sini. Kata untuk ‘permulaan’ / ‘mulanya’ adalah ARKHE. Dalam tulisan kristen kuno kita membaca bahwa Setan adalah ARKHE dari kematian, artinya, kematian punya asal mula di dalam dia; dan bahwa Allah adalah ARKHE dari segala sesuatu, artinya, segala sesuatu mendapatkan permulaannya dalam Dia) - hal 140-141.

Philip Schaff, dalam bukunya ‘History of the Christian Church’, vol II, hal 670, mengatakan bahwa Polycarp (murid dari rasul Yohanes, mati pada tahun syahid pada tahun 155 / 156 M.) menulis bahwa cinta uang adalah ARKHE dari segala kejahatan.
Bdk. 1Tim 6:10a - “Karena akar  (RHIZA) segala kejahatan ialah cinta uang”.
Kata ‘akar’ dalam 1Tim 6:10 dalam bahasa Yunaninya sebetulnya adalah RHIZA, tetapi Polycarp mengubahnya menjadi ARKHE. Jelas bahwa maksudnya adalah bahwa cinta uang itu adalah penyebab / sumber / asal usul dari segala kejahatan. Jadi jelas bahwa kata ARKHE memang bisa digunakan dalam arti ‘penyebab’ / ‘sumber’ / ‘asal usul’.

c)    Lexicon karangan Liddell & Scott.

1.    Saksi-Saksi Yehuwa mengutip kata-kata dari suatu Lexicon (semacam kamus) Yunani karangan Liddell & Scott, yang mengatakan bahwa arti pertama dari kata ARKHE adalah ‘permulaan’.
Lalu mereka mengatakan: “Kesimpulannya yang masuk akal ialah bahwa pribadi yang dikutip dalam Wahyu 3:14 adalah suatu ciptaan, ciptaan Allah yang pertama, bahwa ia mempunyai permulaan”.
Jadi, secara implicit mereka mengatakan bahwa karena kata ‘permulaan’ itu adalah arti pertama dari kata Yunani ARKHE, maka arti itulah yang harus diambil. Itu rumus penterjemahan yang paling bodoh yang pernah saya dengar! Kalau setiap melakukan penterjemahan kita harus mengambil arti yang pertama, itu berarti bahwa arti pertama itu adalah satu-satunya arti dari kata itu, dan itu berarti bahwa arti-arti yang lain harus dibuang!

2.    Mengapa mereka tidak memberikan arti kedua, ketiga, keempat, dsb, dari Lexicon tersebut?
Ini menunjukkan sikap licik dari Saksi-Saksi Yehuwa dalam mengutip. Mereka hanya mengutip sebatas yang mereka sukai, atau sebatas kutipan itu mendukung ajaran mereka.
Saya mempunyai Lexicon itu, dan setelah memeriksa bagian tersebut, saya kira saya tahu mengapa mereka tidak memberikan arti-arti yang lain. Ternyata Liddell & Scott memberikan arti-arti ini untuk kata Yunani ARKHE: ‘a beginning’ (= suatu permulaan), ‘origin’ (= asal usul), ‘first cause’ (= penyebab pertama). Liddell & Scott juga memberikan arti-arti lain lagi, seperti ‘the end’ (= ujung), ‘corner’ (= sudut).

Kalau kita mengambil arti ‘first cause’ (= penyebab pertama / causa prima), yang artinya tidak terlalu berbeda dengan arti yang diberikan oleh W. E. Vine di atas (yaitu ‘penyebab aktif’), maka itu jelas menunjukkan Yesus sebagai Pencipta dan sebagai Allah sendiri, karena hanya Allah yang bisa menjadi ‘first cause’ (= penyebab pertama / causa prima), dan bahkan ‘God is the first cause of everything’ (= Allah adalah penyebab pertama / causa prima dari segala sesuatu).
Catatan: arti ‘first cause’ (= penyebab pertama / causa prima) ini juga diberikan oleh:
•    ‘A Greek-English Lexicon of the New Testament’ oleh Arndt & Gingrich.
•    sebuah kamus tipis Yunani-Inggris, oleh Barclay M. Newman, Jr.

d)    Saksi-Saksi Yehuwa mengatakan bahwa rasul Yohanes menggunakan “berbagai bentuk dari kata Yunani ARKHE lebih dari 20 kali, dan ini selalu mempunyai arti umum ‘permulaan.’”.

Tanggapan saya:

Kalau Yohanes pernah menggunakan banyak kali kata ARKHE dalam arti yang pertama, apakah ia tidak bisa menggunakannya dalam arti yang lain? Itu lagi-lagi merupakan suatu rumus penterjemahan yang sangat bodoh dan tidak masuk akal.

Sebagai suatu contoh, kalau ada beberapa dokter spesialis jantung berbincang-bincang, dan mereka banyak kali menggunakan kata ‘heart’ dalam arti ‘jantung’, apakah tidak mungkin suatu kali mereka berbicara tentang seseorang yang mengalami ‘broken heart’ (= patah hati), dimana kata ‘heart’ itu digunakan dalam arti ‘hati’?

Kalau kita menggunakan contoh dari Kitab Suci, maka kita bisa melihat pada kata Ibrani RUAKH, atau kata Yunani PNEUMA, yang artinya sama, yaitu ‘roh’. Ini adalah arti yang pertama dan yang paling umum, dan mungkin kata RUAKH / PNEUMA diterjemahkan ‘roh’ sebanyak ratusan kali dalam sepanjang Kitab Suci. Tetapi kadang-kadang kata RUAKH / PNEUMA diterjemahkan ‘angin’, seperti dalam:
•    Kej 8:1 - “Maka Allah mengingat Nuh dan segala binatang liar dan segala ternak, yang bersama-sama dengan dia dalam bahtera itu, dan Allah membuat angin (RUAKH) menghembus melalui bumi, sehingga air itu turun”.
•    Yoh 3:8 - “Angin (PNEUMA) bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh.’”.

e)    Dalam Perjanjian Baru kata ARKHE sering digunakan bukan dalam arti pertama (‘permulaan’ / ‘pada mulanya’), yaitu dalam:
•    Luk 12:11 diterjemahkan ‘pemerintah-pemerintah’.
•    Luk 20:20 diterjemahkan ‘wewenang’. NASB: ‘rule’ (= pemerintahan).
•    Kis 10:11 diterjemahkan ‘sudut’.
•    Kis 11:5 diterjemahkan ‘sudut’.
•    Ro 8:38 diterjemahkan ‘pemerintah-pemerintah’.
•    1Kor 15:24 diterjemahkan ‘pemerintahan’.
•    Ef 1:21 diterjemahkan ‘pemerintah’.
•    Ef 3:10 diterjemahkan ‘pemerintah-pemerintah’.
•    Ef 6:12 diterjemahkan ‘pemerintah-pemerintah’.
•    Kol 1:16 diterjemahkan ‘pemerintah’.
•    Yudas 6 diterjemahkan ‘batas-batas kekuasaan’.
Lalu mengapa dalam Wah 3:14 harus dipilih arti pertama itu?

f)    Sekarang saya akan membahas terjemahan dari NWT, yang menterjemahkan: “the beginning of the creation by God” (= permulaan dari ciptaan oleh Allah).
Ini jelas merupakan terjemahan yang sengaja disalahkan, karena kata ‘by’ (= oleh) itu sebetulnya sama sekali tidak ada dalam bahasa Yunaninya. Kata Yunaninya adalah tou qeou / TOU THEOU, yang artinya ‘of (the) God’ [= dari (sang) Allah].
Rupanya dengan menterjemahkan seperti itu, NWT berusaha untuk menunjukkan / menekankan bahwa Allah / Bapalah yang adalah Pencipta, dan dengan demikian menghapus kemungkinan penafsiran bahwa Yesus adalah Pencipta.

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

__________________

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

hai hai's picture

@Pniel, Wahyu 3:14

Pniel, saya sama sekali tidak mengutip wahyu 3:14 untuk mendukung blog ini. Jadi saya berikan kesempatan dulukepada yang lainnya untuk menguliti tulisan Budi Asali yang anda kutip.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

Pniel's picture

Hai Hai, silahkan!

Hmm...walaupun anda tidak mengutipnya tetapi pasti nantinya anda akan lakukan itu karena ayat ini pararel dengan ayat2 lain yang anda jadikan basis argumentasi.

Silahkan bung!

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

__________________

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

Pniel's picture

Eksposisi Amsal.8:22-25.

Berikut ini eksposisi yang saya kutip dari makalah Pdt.Budi Asali,M.Div membahas mengenai ajaran saksi Yehovah bhw Yesus adalah dicipta oleh Allah, dimana ini mirip/persis dengan ajaran yang berusaha ditegakkan oleh Hai Hai dan didukung oleh Vantillian dimana mereka berdua memakai dalil Alkitab di Amsal.8:22-25 untuk membuktikan bhw Yesus adalah ciptaan pertama Allah.

 

Amsal 8:22-25 - “(22) TUHAN telah menciptakan aku sebagai permulaan pekerjaanNya, sebagai perbuatanNya yang pertama-tama dahulu kala. (23) Sudah pada zaman purbakala aku dibentuk, pada mula pertama, sebelum bumi ada. (24) Sebelum air samudera raya ada, aku telah lahir, sebelum ada sumber-sumber yang sarat dengan air. (25) Sebelum gunung-gunung tertanam dan lebih dahulu dari pada bukit-bukit aku telah lahir”.
Catatan: sekalipun kontext dari Amsal 8 ini membicarakan ‘hikmat’ (lihat mulai ay 1 dst.), tetapi dalam Amsal 8 itu ‘hikmat’ itu dipersonifikasikan / digambarkan sebagai pribadi, dan pada umumnya para penafsir menganggap bahwa ‘hikmat’ di sini menunjuk kepada Yesus. Bdk. 1Kor 1:24 - “Kristus adalah kekuatan Allah dan hikmat Allah”.

Saksi-Saksi Yehuwa lalu menggunakan Amsal 8:22-25 ini untuk mengatakan bahwa Yesus bukan Allah, karena:
•    Amsal 8:22 mengatakan bahwa hikmat itu dicipta.
•    Amsal 8:23 mengatakan bahwa hikmat itu dibentuk.
•    Amsal 8:24-25 mengatakan bahwa hikmat itu dilahirkan.
Semua ini oleh mereka juga dianggap sebagai bukti bahwa Yesus tidak kekal, dan karena itu Yesus bukan Allah.

Saksi-Saksi Yehuwa mengatakan: “... Amsal 8:22, di mana, seperti disetujui banyak komentator, Putra itu disebutkan sebagai hikmat yang dipersonifikasikan. Dalam ayat itu, pribadi yang berbicara dikatakan telah ‘diciptakan.’” - ‘Bertukar Pikiran Mengenai Ayat-Ayat Alkitab’, hal 396-397.
Bantahan:

Dalam bagian ini Kitab Suci bahasa Indonesia (dan juga RSV) mengandung beberapa kesalahan penterjemahan.
Dan memang dalam buku-buku Saksi Yehuwa terlihat bahwa mereka sering secara sengaja memilih versi Kitab Suci yang terjemahannya salah untuk mendukung pandangan mereka! Karena itu, setiap kali mereka menggunakan ayat Kitab Suci dari versi tertentu untuk mendukung pandangan mereka, kita harus memeriksa versi-versi Kitab Suci yang lain, bahkan kalau bisa kita harus memeriksa bahasa aslinya.

Sekarang mari kita soroti ayat-ayat dalam Amsal 8 itu satu per satu.

a)    Amsal 8:22 - “TUHAN telah menciptakan aku sebagai permulaan pekerjaanNya, sebagai perbuatanNya yang pertama-tama dahulu kala”.
NWT: “produced” (= telah memproduksi).
Kata bahasa Ibrani yang diterjemahkan ‘telah menciptakan aku’ adalah QANANI, yang berasal dari kata dasar QANAH, yang sekalipun bisa diterjemahkan ‘to create’ (= mencipta), tetapi juga mempunyai bermacam-macam arti yang lain, seperti:
•    to get (= mendapatkan).
•    to acquire (= mendapatkan).
•    to erect (= menegakkan).
•    to found (= mendirikan).
•    to form (= membentuk).
•    to buy (= membeli).
•    to posses (= memiliki).
   
    Seorang Yahudi yang bertemu dengan saya mengatakan bahwa arti dari kata Ibrani ini adalah ‘membeli sehingga menjadi milik’. Jadi 2 arti yang terakhir digabungkan.

Dari ke empat terjemahan bahasa Inggris yang paling populer, yaitu KJV/RSV/NIV/ NASB, hanya RSV saja yang menterjemahkan ‘created’ (= menciptakan), sedangkan KJV/NASB/NIV menterjemahkan ‘possesed’ (= memiliki).
Catatan: ada 2 versi NIV, yang versi kuno menterjemahkan ‘possessed’ (= telah memiliki), sedangkan versi yang baru menterjemahkan ‘brought forth’ (= telah melahirkan).
Terjemahan KJV/NASB/NIV ini sama sekali tidak menunjukkan bahwa Yesus dicipta.
KJV: ‘The LORD possessed me in the beginning of his way, before his works of old’ (= TUHAN telah memiliki aku pada permulaan jalanNya, sebelum pekerjaan-pekerjaanNya pada jaman dahulu).

Derek Kidner, penulis buku Tafsiran Amsal dari seri Tyndale, dalam komentarnya tentang Amsal 8:22 ini, mengatakan bahwa kata QANAH ini keluar 84 kali dalam Perjanjian Lama, dan hanya 6 atau 7 kali yang memungkinkan diartikan ‘mencipta’, yaitu dalam:
•    Kej 14:19,22 - “(19) Lalu ia memberkati Abram, katanya: ‘Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang Mahatinggi, Pencipta langit dan bumi, ... (22) Tetapi kata Abram kepada raja negeri Sodom itu: ‘Aku bersumpah demi TUHAN, Allah Yang Mahatinggi, Pencipta langit dan bumi”.
Baik untuk ay 19 maupun ay 22 ini, NIV menterjemahkan ‘Creator’ (= Pencipta), tetapi pada catatan kakinya memberikan terjemahan alternatif, yaitu ‘Possessor’ (= Pemilik).
KJV: ‘Possessor’ (= Pemilik).
•    Kel 15:16 - “Ngeri dan takut menimpa mereka, karena kebesaran tanganMu mereka kaku seperti batu, sampai umatMu menyeberang, ya TUHAN, sampai umat yang Kauperoleh menyeberang”.
NIV: ‘you bought’ (= Kaubeli).
KJV: ‘thou hast purchased’ (= telah Kaubeli).
•    Ul 32:6 - “Demikianlah engkau mengadakan pembalasan terhadap TUHAN, hai bangsa yang bebal dan tidak bijaksana? Bukankah Ia Bapamu yang mencipta engkau, yang menjadikan dan menegakkan engkau?”.
NIV: ‘your Father, your Creator’ (= Bapamu, Penciptamu), tetapi pada catatan kakinya memberikan terjemahan alternatif yaitu ‘your Father, who bought you’ (= Bapamu, yang telah membelimu).
KJV: ‘thy Father that hath bought thee’ (= Bapamu yang telah membelimu).
•    Maz 74:2 - “Ingatlah akan umatMu yang telah Kauperoleh pada zaman purbakala, yang Kautebus menjadi bangsa milikMu sendiri! Ingatlah akan gunung Sion yang Engkau diami”.
NIV: ‘you purchased’ (= telah Kaubeli).
KJV: ‘thou hast purchased’ (= telah Kaubeli).
•    Maz 139:13 - “Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku”.
NIV: ‘you created’ (= Engkau telah mencipta).
KJV: ‘thou hast possessed’ (= Engkau telah memiliki).
Tetapi Derek Kidner lalu menambahkan bahwa dalam ayat-ayat inipun kata ini tidak harus diterjemahkan ‘mencipta’.

Perlu juga diketahui bahwa bahasa Ibrani mempunyai kata lain yang artinya betul-betul adalah ‘to create’ (= mencipta), yaitu BARA, seperti yang digunakan dalam Kej 1:1. Kalau memang yang dimaksud dalam Amsal 8:22 adalah ‘mencipta’ mengapa tidak digunakan kata BARA itu?

b)    Amsal 8:23 - “Sudah pada zaman purbakala aku dibentuk, pada mula pertama, sebelum bumi ada”.
NWT: “I was installed” (= Aku dilantik / ditempatkan).

1.    Kata Ibrani yang diterjemahkan ‘aku dibentuk’ adalah NISSAKTI yang arti sebenarnya adalah ‘I was appointed’ (= Aku ditentukan / ditetapkan).
NIV: ‘I was appointed from eternity, from the beginning, before the world began’ (= Aku telah ditetapkan sejak kekekalan, dari semula, sebelum dunia ada).
Terjemahan ini lagi-lagi tidak menunjukkan bahwa Yesus itu dicipta / dibuat.

2.    Dalam Yes 43:10b, Allah / Yahweh berkata: “Sebelum Aku tidak ada Allah dibentuk, dan sesudah Aku tidak akan ada lagi”. Karena itu, penafsiran Saksi Yehuwa yang menafsirkan bahwa Amsal 8:23 mengatakan bahwa Yesus dibentuk oleh Allah, jelas bertentangan dengan ayat ini.
Saksi-Saksi Yehuwa mengatakan: “Tidak satu pun dari bangsa-bangsa Kafir penyembah berhala telah membentuk suatu ilah sebelum Yehuwa, karena tidak ada ilah apapun sebelum Yehuwa. Demikian pula di masa depan, mereka tidak akan membentuk ilah yang nyata dan hidup yang dapat bernubuat. (Yes 46:9,10) Namun ini tidak berarti bahwa Yehuwa tidak pernah membentuk suatu pribadi yang layak disebut suatu allah” - ‘Bertukar Pikiran Mengenai Ayat-Ayat Alkitab’, hal 401.

Tanggapan saya:

a.    Kelihatannya Saksi-Saksi Yehuwa beranggapan bahwa yang tidak bisa membentuk Allah adalah bangsa-bangsa kafir, tetapi Yehuwa sendiri tentu bisa membentuk Allah / allah.
Perhatikan baik-baik Yes 43:10 di atas. Di situ dikatakan tidak ada Allah yang dibentuk, tidak peduli siapa yang membentukNya. Jadi ini berlaku bagi manusia (bangsa-bangsa kafir), malaikat-malaikat, ataupun bagi Allah / YAHWEH sendiri. Juga dalam Yes 43:10b itu dikatakan ‘Sebelum Aku tidak ada Allah dibentuk’. Kata-kata ‘sebelum Aku’, jelas menunjukkan bahwa yang dimaksud itu bukanlah bangsa-bangsa kafir atau siapapun juga (karena bagaimana mereka bisa ada sebelum Allah?), tetapi Allah sendiri. Jadi, Allah sendiripun tidak bisa membentuk atau mencipta Allah lain. Mengapa? Karena memang mustahil, bahkan bagi Allah, untuk membentuk atau mencipta Allah lain. Allah tidak bisa dibentuk / dicipta. Allah harus ada dengan sendirinya. Bila suatu pribadi dibentuk / dicipta, Ia pasti tidak layak disebut Allah ataupun suatu allah! Suatu pribadi yang dibentuk / dicipta pasti tidak kekal, dan tidak memiliki sifat self-existent (= ada dari dirinya sendiri), dan karena itu jelas sama sekali tidak layak disebut sebagai Allah!
Hanya ada satu kelompok orang yang bisa membentuk / menciptakan Allah / suatu allah / sesuatu yang layak disebut Allah, yaitu Saksi-Saksi Yehuwa!

b.    Mengapa Saksi-Saksi Yehuwa memberikan penafsiran yang bertentangan dengan terjemahan mereka sendiri dalam NWT? NWT menterjemahkan ‘I was installed’ (= Aku dilantik / ditempatkan), dan dengan demikian tidak menunjukkan bahwa Yesus dibentuk.

c)    Amsal 8:24-25 - “Sebelum air samudera raya ada, aku telah lahir, sebelum ada sumber-sumber yang sarat dengan air. Sebelum gunung-gunung tertanam dan lebih dahulu dari pada bukit-bukit aku telah lahir”.
Bahwa ‘Yesus / Anak dilahirkan’ tidak terlalu menimbulkan persoalan. Ini memang tidak mungkin menunjuk pada kelahiran Yesus sebagai manusia, karena dalam ayat itu dikatakan bahwa kelahiran itu terjadi ‘sebelum ada sumber-sumber yang sarat dengan air, sebelum gunung-gunung tertanam, dan lebih dahulu dari bukit-bukit’. Jadi, kelahiran ini menunjuk pada kelahiran Yesus sebagai Anak Allah, atau ‘The Eternal Generation of the Son’ yang akan saya jelaskan belakangan, dan ini tidak bisa dijadikan dasar untuk mengatakan bahwa Yesus bukan Allah.

d)    Supaya lebih jelas secara keseluruhan, di sini saya memberikan Amsal 8:22-25 versi NIV dan NASB.

NIV: ‘The LORD brought me forth as the first of his works, before his deeds of old; I was appointed from eternity, from the beginning, before the world began. When there were no oceans, I was given birth, when there were no springs abounding with water; before the mountains were settled in place, before the hills, I was given birth’ [= TUHAN telah melahirkan aku sebagai yang pertama dari pekerjaan-pekerjaanNya, sebelum perbuatan-perbuatanNya pada jaman dulu; Aku ditetapkan dari kekekalan, dari semula, sebelum dunia mulai. Pada waktu belum ada lautan, aku telah dilahirkan, pada waktu belum ada sumber-sumber yang melimpah dengan air; sebelum gunung-gunung ditempatkan di tempatnya, sebelum bukit-bukit, aku telah dilahirkan].

NASB: ‘The LORD possessed me at the beginning of His way, Before His works of old. From everlasting I was established, From the beginning, from the earliest times of the earth. When there were no depths I was brought forth, When there were no springs abounding with water. Before the mountains were settled, Before the hills I was brought forth’ (= TUHAN memiliki aku pada permulaan jalanNya, Sebelum pekerjaan-pekerjaanNya pada jaman dulu. Dari kekekalan aku telah ditetapkan, Dari semula, dari saat-saat yang paling awal dari bumi. Pada waktu belum ada kedalaman / lautan aku telah dilahirkan, Pada waktu belum ada sumber-sumber yang berlimpah dengan air. Sebelum gunung-gunung ditempatkan, Sebelum bukit-bukit aku telah dilahirkan).
Kedua versi ini tidak menunjukkan bahwa Yesus dicipta, tetapi hanya bahwa Ia dilahirkan.

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

__________________

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

hai hai's picture

@Pniel, Amsal 8:22-25

Pniel, saya memang menggunakan Amsal 8:22 untuk mendukung blog ini. Sebenarnya anda tidak boleh main copy paste langsung seperti ini karena itu menunjukkan bahwa selain malas anda juga tidak mau bertanggungjawab bila komentar ini dikuliti helai demi helai seperti menguliti bawang bombai.

Ha ha ha ha .... Anda memang emaknya si oneng. Bila saya kuliti tulisan ini lalu menunjukkan yang busuk-busuknya anda paling-paling akan berkata, Pdt. Budi Asali MDiv juga manusia, dia bisa saja salah. Ha ha ha ha ha .....

Anda sudah bilang ke Pdt. Budi Asali bahwa anda menggunakan tulisannya untuk menyerang saya? Sebaiknya anda bilang padanya siapa tahu dia mau mengeditnya sebelum saya kuliti? Ya ..., Minimal dia bisa mulai mempersiapkan mentalnya dech.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

Pniel's picture

Ha Hai, silahkan (II) !

Anda bilang saya malas? hahaha...klaim kosong tanpa bukti.

Kalau saya malas, saya tentu tak akan mencopas itu disini. Ini juga pernah anda lakukan ketika anda mencopas Institutio Calvin yang membahas point predestinasi bukan? kenapa saya tidak boleh? Toh saya bersedia mempertanggungjawabkan apa yang saya copas. Saya mencopas apa yang saya mengerti.

Hahaha...selanjutnya sya tak akan balas tulisan anda karena anda seperti kebiasaan anda sebelumnya, yaitu Argumentum Ad Hominem!

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

__________________

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

Pniel's picture

Eksposisi Kolose.1:15-20.

Ini adalah ayat ketiga yang dikutip oleh Hai Hai dan Vantillian sbg basis pendukung argumentasi mereka bhw Yesus adalah ciptaan Allah. Dimana argumentasi mereka mirip/sama dengan argumentasi saksi Yehovah. Berikut ini eksposisi dari Pdt.Budi Asali,M.Div mengenai Kolose.1:15-20

Kol 1:15-20 - “(15) Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan, (16) karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia. (17) Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam Dia. (18) Ialah kepala tubuh, yaitu jemaat. Ialah yang sulung, yang pertama bangkit dari antara orang mati, sehingga Ia yang lebih utama dalam segala sesuatu. (19) Karena seluruh kepenuhan Allah berkenan diam di dalam Dia, (20) dan oleh Dialah Ia memperdamaikan segala sesuatu dengan diriNya, baik yang ada di bumi, maupun yang ada di sorga, sesudah Ia mengadakan pendamaian oleh darah salib Kristus”.
Catatan: bagian yang saya garis bawahi itu salah terjemahan.
Kol 1:15 (NASB): ‘And He is the image of the invisible God, the firstborn of all creation’ (= Dan Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung dari semua ciptaan).

Dalam buku Saksi Yehuwa yang berjudul ‘Bertukar Pikiran Mengenai Ayat-Ayat Alkitab’, hal 395-397, dikatakan sebagai berikut:
“Kol. 1:15,16: ‘Ia (Yesus Kristus) adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan, karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi.’ Dalam arti apa Yesus Kristus adalah ‘yang sulung dari segala yang diciptakan’?

(1) Penganut-penganut Tritunggal mengatakan bahwa ‘anak sulung’ di sini berarti yang utama, paling baik, paling terkemuka; maka Kristus diartikan bukan sebagai bagian dari ciptaan, melainkan sebagai yang paling terkemuka dalam hubungan dengan mereka yang diciptakan. Kalau begitu, dan andai kata doktrin Tritunggal benar, mengapa Bapa dan roh suci tidak dikatakan juga sebagai yang sulung dari semua ciptaan? Namun Alkitab menerapkan ungkapan ini kepada Anak saja. Menurut arti yang umum dari ‘anak sulung,’ itu menunjukkan bahwa Yesus adalah yang tertua dari putra-putra dalam keluarga Allah.

(2) Sebelum Kolose 1:15, ungkapan ‘yang sulung dari’ muncul lebih dari 30 kali dalam Alkitab, dan setiap kali hal itu diterapkan pada makhluk-makhluk hidup, arti yang samalah yang berlaku - yaitu yang sulung adalah bagian dari suatu kelompok. ‘Anak sulung Israel’ adalah salah seorang dari putra-putra Israel; ‘anak sulung Firaun’ adalah salah seorang dari keluarga Firaun; ‘anak sulung binatang’ adalah juga binatang. Maka, apa sebabnya beberapa orang menerapkan arti yang lain dari kata itu dalam Kolose 1:15? Apakah memang demikian penggunaannya dalam Alkitab atau itu merupakan suatu kepercayaan yang sudah mereka anut dan yang coba mereka buktikan?

(3) Apakah Kolose 1:16,17 meniadakan kemungkinan bahwa Yesus diciptakan, ketika dikatakan ‘di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu ... segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia’? Kata Yunani yang di sini diterjemahkan ‘segala sesuatu’ adalah pan’ta, bentuk infleksi (perubahan) dari pas. Dalam Lukas 13:2, TB dan BIS menggunakan kata ‘semua ... yang lain’; Klinkert menuliskan ‘sekalian ... yang lain.’ (Lihat juga Lukas 21:29 dalam Bode dan BIS, dan Filipi 2:21.) Maka selaras dengan hal-hal lain yang dikatakan Alkitab mengenai Anak, NW memberikan arti yang sama pada kata pan’ta dalam Kolose 1:16,17, sehingga sebagian bunyinya, ‘melalui dia semua hal lain diciptakan ... Semua hal lain telah diciptakan melalui dia dan untuk dia.’ Maka ia diperlihatkan sebagai makhluk ciptaan, bagian dari karya ciptaan Allah”.
Bantahan:

a)    Kata ‘sulung’ / ‘anak sulung’ memang biasanya diartikan sebagai salah seorang dari kelompok tersebut, hanya saja ia yang paling tua / paling dulu ada.
Tetapi dalam Kitab Suci seringkali suatu kata bisa digunakan dalam arti yang berbeda dengan biasanya. Misalnya:
1.    Kata ‘iman’ digunakan puluhan atau mungkin ratusan kali dalam arti ‘kepercayaan’, tetapi dalam Gal 1:23 kata ‘iman’ digunakan dalam arti ‘ajaran / Injil’.
Gal 1:23 - “Mereka hanya mendengar, bahwa ia yang dahulu menganiaya mereka, sekarang memberitakan iman, yang pernah hendak dibinasakannya”.
2.    Kata ‘allah’ / ‘Allah’ digunakan ratusan atau ribuan kali untuk menunjuk kepada Allah / dewa, tetapi juga perkecualiannya.
Maz 82:1,6-7 - “(1) Allah berdiri dalam sidang ilahi, di antara para allah Ia menghakimi: ... (6) Aku sendiri telah berfirman: ‘Kamu adalah allah, dan anak-anak Yang Mahatinggi kamu sekalian. - (7) Namun seperti manusia kamu akan mati dan seperti salah seorang pembesar kamu akan tewas.’”.
NASB menterjemahkan ‘para allah’ dalam Maz 82:1 dengan kata ‘rulers’ (= penguasa-penguasa / pemerintah-pemerintah).

Demikian juga dengan penggunaan kata ‘sulung’. Sekalipun biasanya menunjuk kepada salah satu dari kelompok tersebut, hanya saja ia yang paling tua / paling dulu ada, tetapi ada perkecualiannya, dimana kata ‘sulung’ digunakan dengan arti yang berbeda dari biasanya. Dalam kutipan dari buku Saksi Yehuwa di atas, mereka sendiri mengakui bahwa itu merupakan ARTI YANG UMUM dari kata ‘sulung’ (perhatikan bagian yang saya garis-bawahi dari kutipan di atas). Jadi secara implicit mereka mengakui bahwa ada arti yang merupakan perkecualian dari arti umum tersebut.
Misalnya:
a.    Ro 8:29 - “Sebab semua orang yang dipilihNya dari semula, mereka juga ditentukanNya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran AnakNya, supaya Ia, AnakNya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara”.
b.    Ibr 1:6 - “Dan ketika Ia membawa pula AnakNya yang sulung ke dunia, Ia berkata: ‘Semua malaikat Allah harus menyembah Dia.’”.
Catatan: untuk kata ‘sulung’ dalam kedua ayat ini digunakan kata Yunani yang sama seperti dalam Kol 1:15.

Pada waktu Kristus dikatakan sebagai ‘yang sulung di antara banyak saudara’ / ‘AnakNya yang sulung’, sudah tentu Kristus tidak bisa dikatakan termasuk dalam kelompok ‘saudara-saudara’ / ‘anak-anak Allah’ tersebut. Ingat bahwa istilah ‘Anak Allah’ untuk Yesus tidak menunjuk kepada kemanusiaanNya, tetapi kepada keilahianNya.

Loraine Boettner: “Christ is the Son of God by nature; we become the sons of God by grace. He is the Son of God in His own right; we become sons of God by adoption. He has existed thus from eternity; we become sons in time as we are regenerated to a new life and have His righteousness imparted to us. ... God is the Father of the Lord Jesus Christ in a sense in which He is the Father of none other” (= Kristus adalah Anak Allah yang asli / secara alamiah; kita menjadi anak-anak Allah oleh kasih karunia. Ia adalah Anak Allah dalam hakNya sendiri; kita menjadi anak-anak Allah oleh pengadopsian. Ia telah mempunyai keberadaan seperti itu dari kekekalan; kita menjadi anak-anak dalam waktu, pada saat kita dilahirkan kembali kepada suatu kehidupan yang baru dan kebenaranNya diberikan kepada kita. ... Allah adalah Bapa dari Tuhan Yesus Kristus dalam suatu arti dalam mana Ia bukan Bapa dari siapapun yang lain) - ‘Studies in Theology’, hal 153.

Bdk. Yoh 20:17 - “Kata Yesus kepadanya: ‘Janganlah engkau memegang Aku, sebab Aku belum pergi kepada Bapa, tetapi pergilah kepada saudara-saudaraKu dan katakanlah kepada mereka, bahwa sekarang Aku akan pergi kepada BapaKu dan Bapamu, kepada AllahKu dan Allahmu.’”.

Perhatikan bahwa sekalipun Yesus menyebut para muridNya dengan kata ‘saudara-saudaraKu’ tetapi Ia juga berkata ‘BapaKu dan Bapamu’, bukan ‘Bapa kita’. Jelas bahwa ‘hubungan Bapa dengan Yesus / Anak’ tidak bisa disamakan dengan ‘hubungan Bapa dengan kita yang percaya’.

Sekarang mari kita soroti kata-kata dari buku Saksi Yehuwa di atas [point no (2)] yang berkata: “Sebelum Kol 1:15, ungkapan ‘yang sulung dari’ muncul lebih dari 30 kali dalam Alkitab, dan setiap kali hal itu diterapkan pada makhluk-makhluk hidup, arti yang samalah yang berlaku - yaitu yang sulung adalah bagian dari suatu kelompok”.

Jelas terlihat bahwa kata-kata ini salah, karena Ro 8:29, yang terletak sebelum Kol 1:15, menggunakan kata ‘sulung’ itu dalam arti yang berbeda. Ini menunjukkan bahwa Saksi-Saksi Yehuwa sering mengclaim secara sembarangan, dan bahwa claim mereka tidak bisa dipercaya!

Sekarang, kalau dalam Ro 8:29 dan Ibr 1:6, kata ‘sulung’ bisa diartikan bahwa Yesus tidak termasuk dalam kelompok itu, apakah aneh kalau kata-kata ‘yang sulung dari semua ciptaan’ dalam Kol 1:15 kita artikan dengan cara yang serupa? Ini tidak menunjukkan bahwa Yesus termasuk dalam ciptaan, tetapi bahwa Ia ada di atas ciptaan itu.

b)    Perbandingan kata ‘sulung’ dalam Kol 1:15 dan kata ‘sulung’ dalam Kol 1:18.
•    Kol 1:15 - ‘yang sulung dari semua ciptaan’.
TDB: ‘yang sulung dari antara semua ciptaan’.
•    Kol 1:18 - ‘yang sulung dari orang mati’.
TDB: ‘yang sulung dari antara orang mati’.

1.    Perhatikan bahwa TDB (Terjemahan Dunia Baru = Kitab Suci Saksi Yehuwa) dalam terjemahannya menyamakan kedua ungkapan dalam Kol 1:15 dan Kol 1:18 itu.
Catatan: penyamaan terjemahan TDB antara Kol 1:15 (‘dari antara semua ciptaan’) dengan Kol 1:18 (‘dari antara orang mati’) jelas salah, karena bahasa Yunaninya berbeda.

Tetapi anehnya adalah: mengapa Saksi-Saksi Yehuwa tidak membandingkan kedua ungkapan ini, dan lalu mengatakan:
•    pada waktu dalam Kol 1:18 Yesus disebut ‘yang sulung dari antara orang mati’, Ia tadinya termasuk dalam kelompok orang mati tersebut.
•    jadi, konsekwensinya, pada waktu dalam Kol 1:15 Yesus dikatakan sebagai ‘yang sulung dari semua ciptaan’, Ia harus termasuk pada ciptaan tersebut, hanya saja Ia yang pertama kali diciptakan.

Saya menduga, rupanya Saksi-Saksi Yehuwa tidak mau menggunakan serangan / argumentasi seperti ini karena mereka bingung bagaimana mengatakan Yesus sebagai yang sulung / yang pertama bangkit dari antara orang mati (bdk. Kis 26:23  1Kor 15:20,23  Wah 1:5), karena sebelum kebangkitan Yesus sudah ada banyak peristiwa kebangkitan (1Raja 17:17-24  2Raja 4:18-37  2Raja 13:21  Mark 5:21-43  Luk 7:11-17  Yoh 11:1-44  Mat 27:52-53).
Kita mempercayai bahwa Yesus bangkit secara jasmani, dan lalu tubuhNya diubahkan menjadi tubuh kebangkitan. Sebelum Yesus tidak ada orang mati yang lalu dibangkitkan dan diberi tubuh kebangkitan. Mereka bangkit dengan tubuh lama, tanpa mengalami perubahan menjadi tubuh kebangkitan, dan karena itu mereka pasti akan mati lagi. Jadi, bagi kita Yesus memang bisa dikatakan sebagai ‘yang sulung / yang pertama bangkit dari antara orang mati’.
Tetapi Saksi Yehuwa tidak mempercayai kebangkitan jasmani / tubuh kebangkitan dari Yesus, dan karena itu sebutan ‘yang sulung / yang pertama bangkit dari antara orang mati’ untuk Yesus ini pasti memusingkan.

2.    Dalam NIV kedua ungkapan itu dibedakan.
•    Kol 1:15 - ‘yang sulung dari semua ciptaan’.
NIV: ‘the firstborn over all creation’ (= yang sulung di atas semua ciptaan).
•    Kol 1:18 - ‘yang sulung dari orang mati’.
NIV: ‘the firstborn from among the dead’ (= yang sulung dari antara orang mati).

Perhatikan terjemahan dari NIV. Kata-kata ‘dari antara orang mati’ (Kol 1:18) menunjukkan bahwa Yesus termasuk dalam kelompok orang mati itu, tetapi Ia yang pertama bangkit dari antara mereka. Jadi di sini Yesus termasuk dalam golongan orang mati tersebut. Ini berbeda dengan Kol 1:15, dimana NIV menterjemahkan ‘di atas semua ciptaan’, yang menunjukkan Yesus tidak termasuk ciptaan tersebut. Apakah pembedaan terjemahan seperti ini bisa dipertanggung-jawabkan? Jawabnya adalah: ya, karena dalam Kol 1:18 ada kata Yunani e]k (EK), sedangkan kata Yunani EK ini tidak ada dalam Kol 1:15.

Kol 1:15 - prwtotokoj    pashj    ktisewj
                   firstborn         of all       creation
                    sulung      dari semua  ciptaan

Kol 1:18 - prwtotokoj       e]k              twn nekrwn
                    firstborn    from / out of    the dead
                     sulung          dari            orang mati

Sekarang, apa arti dari kata Yunani EK ini? Dalam kamus Arndt & Gingrich, ‘A Greek-English Lexicon of the New Testament’, hal 234, pertama-tama kata EK diartikan: ‘from’ (= dari); ‘out of’ (= keluar dari); ‘away from’ (= jauh / dijauhkan dari). Lalu Lexicon itu memberikan arti yang lebih terperinci:
a.    ‘To denote separation’ (= Untuk menunjukkan pemisahan).
•    ‘to introduce the place from which the separation takes place’ (= untuk menunjukkan tempat dari mana pemisahan itu terjadi).
•    ‘with a group or company from which the separation takes place’ (= dengan suatu kelompok atau perkumpulan dari mana pemisahan itu terjadi).
•    ‘of situations and circumstances out of which someone is brought’ (= dari situasi dan keadaan dari mana seseorang diambil).
b.    ‘to denote the direction from which something comes’ (= untuk menunjukkan arah dari mana sesuatu datang).
c.    ‘to denote origin, cause, motive, reason’ (= untuk menunjukkan asal usul, penyebab, motivasi, alasan).

Dari arti dari kata bahasa Yunani EK ini, jelaslah bahwa pada waktu dalam Kol 1:18 Yesus dikatakan sebagai ‘yang sulung dari antara orang mati’, Ia termasuk dalam golongan orang mati tersebut. Tetapi pada waktu dalam Kol 1:15 Yesus dikatakan sebagai ‘yang sulung dari semua ciptaan’ Ia tidak termasuk dalam ciptaan tersebut, karena kata Yunani EK itu tidak ada dalam Kol 1:15. Jadi, kata Yunani EK dalam Kol 1:18 itu menjadi kunci yang membedakan kedua ungkapan yang kelihatannya sama itu.

c)    Alasan lain yang menyebabkan sebutan ‘yang sulung dari semua ciptaan’ terhadap diri Yesus, tidak boleh diartikan bahwa Yesus merupakan ciptaan pertama, adalah:

1.    Kol 1:15 tidak boleh ditafsirkan menentang kontextnya.
Kol 1:16-17 menunjukkan keilahian Yesus dan bahwa Yesus adalah Pencipta segala sesuatu. Kalau Kol 1:15 diartikan bahwa Yesus adalah ciptaan pertama, maka Ia sama sekali bukan Allah, dan Ia tidak bisa mencipta, dan dengan demikian bertentangan dengan Kol 1:16-17.
Sekarang mari kita soroti bagian-bagian tertentu dari Kol 1:16-17.

a.    Kol 1:16 - “karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia”. Bdk. Yoh 1:3.
•    ‘oleh Dia’.
Seharusnya lebih tepat ‘through Him’ (= melalui Dia), seperti dalam terjemahan RSV, karena yang digunakan adalah kata Yunani DIA, yang artinya adalah ‘through’ (= melalui).
•    ‘untuk Dia’.
Harlow: “This verse also teaches us that all things were created for Christ, that is, for His glory and pleasure. This word ‘for’ again proves that Christ is God because God will not give His glory to any creature, Isaiah 42:8” (= Ayat ini juga mengajar kita bahwa segala sesuatu diciptakan untuk Kristus, yaitu, untuk kemuliaanNya dan kesenanganNya. Kata ‘untuk’ ini membuktikan lagi bahwa Kristus adalah Allah karena Allah tidak akan memberikan kemuliaanNya kepada ciptaan yang manapun, Yes 42:8) - hal 10.
Yes 42:8 - “Aku ini TUHAN, itulah namaKu; Aku tidak akan memberikan kemuliaanKu kepada yang lain atau kemasyhuranKu kepada patung”.

b.    Kol 1:17 - “Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam Dia”.
KJV/RSV/NIV/NASB: ‘He is before all things’. Perhatikan kata ‘is’ yang merupakan bentuk present!
Moule: “is, not only was” - hal 78.
Ini mengingatkan kita akan Yoh 8:58 dimana Yesus berkata (KJV): ‘Before Abraham was, I am’.
Hanya untuk Allah bisa digunakan bentuk present, sekalipun yang dibicarakan terjadi di masa yang lalu, karena hanya Allahlah yang tidak terbatas oleh waktu (2Pet 3:8). Kalau dalam Kol 1:16 dan Yoh 8:58 hal itu digunakan terhadap Yesus, itu pasti membuktikan bahwa Dia adalah Allah.

2.    Istilah ‘firstborn’ (= sulung / dilahirkan pertama) berbeda dengan ‘first-created’ (= diciptakan pertama), dan Kol 1:15 menggunakan istilah yang pertama, bukan yang kedua, untuk Yesus!
Sebutan ‘sulung’, atau lebih jelas dalam bahasa Inggris ‘firstborn’ (= dilahirkan pertama), untuk Yesus, menunjukkan bahwa Yesus (sebagai Allah) bukan diciptakan, tetapi dilahirkan / diperanakkan oleh Bapa. Kalau Yesus memang ciptaan pertama dari Bapa, Ia pasti akan disebut bukan sebagai ‘firstborn’ (= sulung / yang lahir pertama) tetapi sebagai ‘first-created’ (= yang diciptakan pertama). Sebutan ‘sulung’ / ‘firstborn’ ini juga didukung oleh istilah ‘Anak Allah’ yang ditujukan kepada Yesus, yang juga menunjukkan bahwa Yesus diperanakkan, bukan diciptakan, oleh Bapa!

Tentang Kol 1:15 ini, yang juga dipakai sebagai dasar oleh Arianisme, Philip Schaff memberikan komentar sebagai berikut: “But prwtotokoj is not equivalent to prwtoktistoj or prwtoplastoj: ... The meaning of the expression, therefore, is: born before every creature, i.e. before anything was made. The text indicates the distinction between the eternal generation of the Son from the essence of the Father, and the temporal creation of the world out of nothing by the Son. Yet there is a difference between monogenhj and prwtotokoj, which Athanasius himself makes: the former referring to the relation of the Son to the Father, the latter, to his relation to the world” [= Tetapi prwtotokoj (PROTOTOKOS / first-born / dilahirkan pertama) tidak sama artinya dengan prwtoktistoj (PROTOKTISTOS / first-created / diciptakan pertama) atau prwtoplastoj (PROTOPLASTOS / first-formed / dibentuk pertama): ... Karena itu, arti dari ungkapan itu adalah: dilahirkan sebelum setiap ciptaan, yaitu sebelum apapun dibuat. Text ini menunjukkan perbedaan antara tindakan kekal memperanakkan Anak dari hakekat Bapa, dan penciptaan alam semesta dari tidak ada menjadi ada, oleh Anak, dalam waktu. Tetapi ada suatu perbedaan antara monogenhj (MONOGENES / only begotten / satu-satunya yang diperanakkan) and prwtotokoj (PROTOTOKOS / first-born / dilahirkan pertama), yang dibuat oleh Athanasius sendiri: yang pertama menunjuk pada hubungan Anak dengan Bapa, yang terakhir menunjuk pada hubunganNya dengan alam semesta] - ‘History of the Christian Church’, vol III, hal 647 (footnote).

Moule: “‘Firstborn over all creation,’ Himself ‘not created but begotten,’ the Son, the Heir of all things, and thus eternally antecedent to all contingent and created being” (= ‘Yang sulung di atas semua ciptaan’, Ia sendiri ‘tidak diciptakan tetapi diperanakkan’, Anak, Pewaris dari segala sesuatu, dan karena itu secara kekal mendahului semua makhluk-makhluk yang tergantung dan yang diciptakan) - hal 76.

Ini perlu ditekankan! Yesus / Anak Allah (sebagai Allah) tidak diciptakan tetapi diperanakkan! Ini sebetulnya juga ada dalam Yoh 3:16, Yoh 1:14,18 versi TDB / NWT.

Yoh 3:16 (TB-LAI) - “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan AnakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal”.
Yoh 3:16 (TDB) - “Karena Allah begitu mengasihi dunia ini, ia memberikan Putra satu-satunya yang diperanakkan, agar setiap orang yang memperlihatkan iman akan dia tidak akan dibinasakan melainkan memperoleh kehidupan abadi”.
Catatan: terjemahan ‘Putra satu-satunya yang diperanakkan’ sesuai dengan terjemahan bahasa Inggris yang mengatakan ‘the only begotten Son’, dan ini memang benar.

Yoh 1:14 (TB-LAI): “Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaanNya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepadaNya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran”.
Yoh 1:14 (TDB): “Maka Firman itu menjadi manusia dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaannya, kemuliaan seperti yang dimiliki satu-satunya putra yang diperanakkan dari seorang bapak; dan dia penuh kebaikan hati yang tidak selayaknya diperoleh dan kebenaran”.

Yoh 1:18 (TB-LAI) - “Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakanNya”.
Yoh 1:18 (TDB): “Tidak seorang pun pernah melihat Allah; satu-satunya allah yang diperanakkan yang berada pada posisi dada Bapak, dia itulah yang menjelaskan mengenai dirinya”.
Catatan: dalam Yoh 1:18 ini ada 4 kelompok manuscripts, dan menurut saya terjemahan dari TDB ini memilih manuscript yang terbaik. Jadi dalam hal Yoh 1:18 ini, TDB lebih baik dari pada TB-LAI, kecuali kata ‘allah’ yang dimulai dengan huruf kecil, yang menunjukkan mereka tidak mempercayai Yesus sebagai Allah.

Perhatikan bahwa dalam Yoh 1:18 ini Yesus disebut sebagai ‘satu-satunya Allah yang diperanakkan’. Kita mengakui Bapa sebagai Allah, Yesus sebagai Allah, dan Roh Kudus juga sebagai Allah (sekalipun kita tidak mengakui adanya 3 Allah). Bapa dan Roh Kudus tidak diperanakkan; hanya Yesus yang diperanakkan (ingat, ini tidak membicarakan Yesus sebagai manusia, pada waktu Ia diperanakkan oleh Maria. Ini membicarakan Yesus sebagai Allah!). Jadi tepatlah kalau dalam Yoh 1:18 ini dikatakan bahwa Yesus adalah ‘satu-satunya Allah yang diperanakkan’.

Yoh 1:14,18 dan Yoh 3:16 ini bisa dijadikan senjata dalam melawan Saksi Yehuwa, yang mengatakan bahwa Yesus hanyalah ‘suatu allah’, yang adalah ciptaan pertama dari Allah, karena dalam ayat-ayat ini ditunjukkan secara jelas bahwa Yesus bukan diciptakan, tetapi diperanakkan. Ini menunjuk pada doktrin ‘the eternal generation of the Son’ yang akan saya jelaskan belakangan.

Ayat lain yang juga bisa dipakai untuk menunjukkan bahwa Yesus bukan dicipta tetapi dilahirkan / diperanakkan adalah Amsal 8:24-25 - “Sebelum air samudera raya ada, aku telah lahir, sebelum ada sumber-sumber yang sarat dengan air. Sebelum gunung-gunung tertanam dan lebih dahulu dari pada bukit-bukit aku telah lahir”.

Dalam perdebatan saya dengan penatua Saksi Yehuwa, terhadap serangan ini ia menjawab bahwa: Yesus diperanakkan itu artinya Ia diciptakan oleh Bapa. Ia juga menunjuk kepada Adam yang juga disebut sebagai ‘anak Allah’ (Luk 3:38) sekalipun ia diciptakan oleh Bapa.

Tanggapan saya:

Kata ‘Bapa’ memang bisa diartikan sebagai ‘sumber’ / ‘pencipta’, seperti dalam Yes 9:5 Yesus dikatakan sebagai ‘Bapa yang kekal’ (seharusnya ‘Bapa dari kekekalan’). Ini berarti bahwa Yesus adalah sumber dari kekekalan.
Kalau ‘Bapa’ bisa diartikan sebagai sumber / pencipta, maka adalah sesuatu yang logis kalau ‘anak’ bisa diartikan sebaliknya, yaitu sebagai ‘ciptaan’. Dan mungkin arti inilah yang diambil pada waktu Adam, dan juga malaikat, disebut dengan istilah ‘anak Allah’ (Luk 3:38  Ayub 1:6). Saya katakan ‘mungkin’, karena masih ada kemungkinan lain, yaitu dengan mengartikan kata ‘anak’ sebagai ‘kemiripan’, seperti pada waktu ada orang-orang yang disebut sebagai ‘anak Iblis’ (1Yoh 3:10).

Tetapi pada saat Yesus disebut sebagai ‘Anak Allah’, pasti kata ‘Anak’ ini digunakan dalam arti yang berbeda, karena:
•    pada waktu Ia menggunakan istilah ‘Anak Allah’ untuk diriNya Ia dituduh menyamakan / menyetarakan diri dengan Allah, dan Ia tidak menyangkal tuduhan tersebut! Bdk. Yoh 5:18  Yoh 10:30-36.
•    selain disebut ‘Anak Allah’, Ia juga disebut ‘Anak Tunggal Allah / Bapa’.
Kalau Yesus disebut ‘Anak’ dalam arti bahwa Ia dicipta oleh Allah, bagaimana mungkin Ia disebut ‘Anak yang Tunggal dari Allah / Bapa’?
•    berbeda dengan Adam dan malaikat-malaikat, yang oleh bagian-bagian lain dari Kitab Suci dikatakan sebagai diciptakan oleh Bapa / Allah (Kej 1  Yoh 1:3); maka untuk Yesus, Kitab Suci tidak pernah mengatakan seperti itu. Sebaliknya Kitab Suci menggambarkan Dia sebagai Pencipta (Yoh 1:10  Ibr 1:10).

d)    Sekarang tentang pertanyaan dari Saksi Yehuwa: Mengapa Allah Bapa dan Roh Kudus tidak pernah disebutkan sebagai ‘yang sulung dari semua ciptaan’?

Tanggapan saya:

1.    Saksi Yehuwa membuat rumusan sendiri tanpa dasar Kitab Suci.
Tidak ada alasan atau dasar Kitab Suci yang mengharuskan Bapa, Anak, dan Roh Kudus disebut dengan istilah yang sama. Siapa yang membuat peraturan bahwa suatu istilah yang digunakan untuk menunjuk kepada salah satu pribadi dari Allah Tritunggal, juga harus diterapkan kepada pribadi-pribadi yang lain?
Sebaliknya, ada banyak contoh dimana setiap pribadi dari Allah Tritunggal mempunyai sebutan-sebutan yang khas, yang tidak digunakan untuk pribadi yang lain.
Misalnya:
•    Untuk pribadi ketiga dari Allah Tritunggal, selalu digunakan kata ‘Roh’, pada umumnya dengan tambahan ‘Kudus’ atau ‘Kebenaran’. Mengapa Bapa dan Anak tidak pernah disebut dengan istilah ‘Roh Kudus’ / ‘Roh Kebenaran’? Apakah Bapa dan Anak bukan Roh? Apakah Bapa dan Anak tidak kudus / benar?
•    Yesus dan Roh Kudus disebut dengan istilah Yunani PARAKLETOS, yang bisa diterjemahkan ‘Penolong’, ‘Penghibur’, ‘Pengantara’, ‘Pembela’, ‘Penasehat’, ‘Pengacara’ (1Yoh 2:1  Yoh 14:16,26  Yoh 15:26  Yoh 16:7), tetapi sebutan ini tidak pernah diberikan kepada Bapa. Apakah Bapa bukan Penolong, Penghibur, Penasehat bagi kita?
•    Yesus disebut dengan istilah ‘Saksi yang setia’ (Wah 1:5  3:14). Roh Kudus juga adalah saksi (Yoh 15:26), tetapi Ia tidak pernah disebut ‘Saksi yang setia’. Bapa juga adalah saksi (Yoh 8:18), tetapi Ia juga tidak pernah disebut sebagai ‘saksi yang setia’. Apakah Bapa dan Roh Kudus adalah ‘saksi yang tidak setia’?
•    Istilah ‘Juruselamat’ berulang kali diterapkan kepada Bapa (khususnya dalam Perjanjian Lama), dan kepada Yesus (khususnya dalam Perjanjian Baru). Tetapi seingat saya istilah itu tidak pernah diterapkan kepada Roh Kudus. Padahal tanpa pekerjaan Roh Kudus tidak mungkin ada orang yang bisa diselamatkan (Yoh 3:3,5  1Kor 12:3  Tit 3:5).

2.    Tujuan dari penggunaan istilah itu untuk Yesus dalam Kol 1:15 adalah untuk menunjukkan bahwa Ia bukan ciptaan, dan bahkan ada di atas segala ciptaan. Ini lalu dilanjutkan dengan Kol 1:16-17 yang menunjukkan Yesus sebagai Pencipta segala sesuatu (bdk. Yoh 1:3,10  Ibr 1:10).
Semua ini memang pasti juga berlaku untuk Bapa dan Roh Kudus, tetapi Kitab Suci tidak harus menyatakannya dengan cara yang sama / menggunakan istilah yang sama. Kitab Suci bisa menyatakan dengan cara yang berbeda. Misalnya dengan menceritakan cerita penciptaan dalam Kej 1, dimana dikatakan bahwa Allah (Bapa) menciptakan segala sesuatu. Roh Kudus juga ada di sana (Kej 1:2), dan apa kerjanya Dia pada saat itu, kalau tidak ikut mencipta? Bdk. Ayub 33:4 - “Roh Allah telah membuat aku, dan nafas Yang Mahakuasa membuat aku hidup”.

e)    Sekarang tentang terjemahan dari Kol 1:16-20 versi NWT / TDB.
Kol 1:16-20 (TB1-LAI) - “(16) karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia. (17) Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam Dia. (18) Ialah kepala tubuh, yaitu jemaat. Ialah yang sulung, yang pertama bangkit dari antara orang mati, sehingga Ia yang lebih utama dalam segala sesuatu. (19) Karena seluruh kepenuhan Allah berkenan diam di dalam Dia, (20) dan oleh Dialah Ia memperdamaikan segala sesuatu dengan diriNya, baik yang ada di bumi, maupun yang ada di sorga, sesudah Ia mengadakan pendamaian oleh darah salib Kristus”.

Saksi-Saksi Yehuwa ingin mengubah kata-kata ‘segala sesuatu’ menjadi ‘segala sesuatu yang lain’. Tujuannya adalah untuk menunjukkan bahwa dalam ay 15 Yesus dinyatakan sebagai ciptaan pertama, dan sekarang dalam ay 16-20 dikatakan bahwa Allah menciptakan ‘segala sesuatu yang lain’ melalui Yesus.

Untuk jelasnya saya mengutip ulang kata-kata mereka di atas. Saksi-Saksi Yehuwa berkata: “Kata Yunani yang di sini diterjemahkan ‘segala sesuatu’ adalah pan’ta, bentuk infleksi (perubahan) dari pas. Dalam Lukas 13:2, TB dan BIS menggunakan kata ‘semua ... yang lain’; Klinkert menuliskan ‘sekalian ... yang lain.’ (Lihat juga Lukas 21:29 dalam Bode dan BIS, dan Filipi 2:21.) Maka selaras dengan hal-hal lain yang dikatakan Alkitab mengenai Anak, NW memberikan arti yang sama pada kata pan’ta dalam Kolose 1:16,17, sehingga sebagian bunyinya, ‘melalui dia semua hal lain diciptakan ... Semua hal lain telah diciptakan melalui dia dan untuk dia.’ Maka ia diperlihatkan sebagai makhluk ciptaan, bagian dari karya ciptaan Allah”.

Jadi, Saksi-Saksi Yehuwa berusaha menterjemahkan kata Yunani PANTA / PAS menjadi ‘semua yang lain’ / ‘sekalian yang lain’. Dan untuk mendukung hal itu mereka memberikan contoh kata Yunani tersebut diterjemahkan seperti itu. Contohnya adalah:
•    Luk 13:2 - “Yesus menjawab mereka: ‘Sangkamu orang-orang Galilea ini lebih besar dosanya dari pada dosa semua orang Galilea yang lain, karena mereka mengalami nasib itu?”.
•    Luk 21:29 - “Lalu Yesus mengatakan perumpamaan ini kepada mereka: ‘Perhatikanlah pohon ara atau pohon apa saja”.
NIV: “He told them this parable: ‘Look at the fig tree and all the trees” (= Ia menceritakan perumpamaan ini kepada mereka: ‘Lihatlah pada pohon ara dan semua pohon).
•    Fil 2:21 - “sebab semuanya mencari kepentingannya sendiri, bukan kepentingan Kristus Yesus”.

Tanggapan saya:

1.    Dalam persoalan terjemahan ‘semua yang lain’.

a.    Kalau tadi dalam pembahasan tentang istilah ‘yang sulung’ mereka mati-matian berusaha memberikan arti yang umum dari kata-kata ‘yang sulung’ itu. Mengapa itu tidak mereka lakukan di sini? Arti yang umum dari kata PANTA adalah ‘semua / segala sesuatu’, bukan ‘semua yang lain’.

b.    Saya memang setuju bahwa dalam Luk 13:2 dan Luk 21:29 kata Yunani PANTA bisa diterjemahkan ‘semua yang lain’, tetapi dalam Fil 2:21 tidak.

c.    Mengapa dalam Luk 13:2 dan Luk 21:29 bisa diterjemahkan seperti itu? Bukan karena kata PANTA memang mempunyai arti seperti itu, tetapi karena kontextnya menuntut hal itu. Mungkin ini terjadi karena perbedaan kebiasaan dari bahasa Yunani. Dalam bahasa Yunani hal itu tidak apa-apa, tetapi waktu diterjemahkan ke bahasa Inggris / Indonesia rasanya menjadi aneh, sehingga harus ditambahkan kata-kata ‘yang lain’.

d.    Tetapi dalam Kol 1:16-17,20, sekalipun kontextnya sama sekali tidak menuntut hal itu, Saksi-Saksi Yehuwa tetap memaksakan penterjemahan seperti itu. Saya ingin Saksi-Saksi Yehuwa merenungkan kata-kata mereka sendiri dalam point no (2) bagian akhir: “Apakah memang demikian penggunaannya dalam Alkitab atau itu merupakan suatu kepercayaan yang sudah mereka anut dan yang coba mereka buktikan?”.

Walter Martin: “In this particular rendering, Jehovah’s Witnesses attempt one of the most clever perversions of the New Testament texts that the author has ever seen. Knowing full well that the word ‘other’ does not occur in this text, or for that matter in any of the three verses (16,17,19) where it has been added, albeit in brackets, the Witnesses deliberately insert it into the translation in vain attempt to make Christ a creature and one of the ‘things’ He is spoken of as having created. Attempting to justify this unheard of travesty upon the Greek language and simple honesty, the New World Bible Translation Committee enclosed each added ‘other’ in brackets, which are said by them to ‘enclose words inserted to complete or clarify the sense in the English text’ (‘New World Translation of the Christian Greek Scriptures’, op. cit., ‘Foreword,’ p. 6). Far from ‘clarifying’ God’s Word here, these unwarranted additions serve only to further the erroneous presupposition of the Watchtower that our Lord Jesus Christ is a creature rather than the Eternal Creator. ... Jehovah’s Witnesses have no conceivable ground, then, for this dishonest rendering of Colossians 1:16,17 and 19 by the insertion of the word ‘other’ since they are supported by no grammatical authorities, nor do they dare dispute their perversion with competent scholars lest they further parade their obvious ignorance of Greek exegesis” [= Dalam terjemahan yang khusus ini, Saksi-Saksi Yehuwa mengusahakan salah satu dari penyelewengan / pemutak-balikan yang paling cerdik dari text-text Perjanjian Baru yang pernah dilihat oleh pengarang. Mereka tahu benar bahwa kata ‘yang lain;’ tidak ada dalam text ini, atau untuk persoalan itu dalam yang manapun dari ketiga ayat (16,17,19) dimana kata itu telah ditambahkan, sekalipun dalam tanda kurung, Saksi-Saksi Yehuwa secara sengaja memasukkan kata itu ke dalam terjemahannya, dalam suatu usaha yang sia-sia untuk membuat Kristus sebagai suatu makhluk ciptaan dan satu dari ‘hal-hal’ yang diciptakan. Dalam usahanya untuk membenarkan karikatur / ejekan yang tak pernah didengar seperti ini tentang bahasa Yunani dan kejujuran, Komisi Penterjemahan Alkitab Dunia Baru meletakkan setiap tambahan ‘yang lain’ dalam tanda kurung, yang mereka katakan ‘untuk membungkus kata-kata yang dimasukkan untuk melengkapi atau menjelaskan arti dalam text bahasa Inggris’ (‘New World Translation of the Christian Greek Scriptures’, op. cit., ‘Foreword’, p. 6). Tetapi penambahan-penambahan yang tak berdasar / tak beralasan ini bukannya ‘menjelaskan’ Firman Allah di sini tetapi sebaliknya hanya melayani / menolong untuk melanjutkan anggapan yang salah dari Menara Pengawal bahwa Tuhan Yesus Kristus adalah suatu makhluk ciptaan dan bukannya Sang Pencipta yang kekal. ... Jadi, Saksi-Saksi Yehuwa tidak mempunyai dasar yang memungkinkan untuk penterjemahan yang tidak jujur dari Kol 1:16,17 dan 19 dengan memasukkan kata ‘yang lain’ karena mereka tidak didukung oleh wewenang tata bahasa, dan mereka tidak berani memperdebatkan penyimpangan yang mereka lakukan dengan ahli-ahli bahasa asli Kitab Suci supaya mereka tidak lebih jauh memamerkan kebodohan mereka yang nyata tentang exegesis bahasa Yunani] - ‘The Kingdom of the Cults’, hal 75.

Catatan:
•    Dalam Kol 1:19 tambahan ‘lain’ / ‘yang lain’ itu tidak ada. Yang dimaksudkan oleh Walter Martin pasti adalah Kol 1:20. Dalam Kol 1:20, kata ‘segala sesuatu’ dalam Kitab Suci Indonesia, diterjemahkan oleh TDB sebagai ‘segala perkara yang lain’.
•    Dalam NWT (Kitab Suci Saksi Yehuwa yang berbahasa Inggris), kata ‘lain’ (‘other’) itu diletakkan dalam tanda kurung. Tetapi dalam TDB (Kitab Suci Saksi Yehuwa berbahasa Indonesia), tanda kurung itu tidak ada.

2.    Ajaran yang mengatakan bahwa Allah menciptakan segala sesuatu yang lain melalui Yesus, yang adalah makhluk ciptaan yang terpisah secara total dari Allah, bertentangan dengan Yes 44:24 - “Beginilah firman TUHAN, Penebusmu, yang membentuk engkau sejak dari kandungan; ‘Akulah TUHAN, yang menjadikan segala sesuatu, yang SEORANG DIRI membentangkan langit, yang menghamparkan bumi - SIAPAKAH YANG MENDAMPINGI AKU?”.

RSV menterjemahkan seperti Kitab Suci Indonesia, tetapi untuk kata-kata terakhir, yaitu ‘yang menghamparkan bumi - siapakah yang mendampingi Aku?’, RSV memberikan catatan kaki sebagai berikut: ‘Another reading is: who spread out the earth by myself’ (= Bacaan yang lain adalah: yang menghamparkan bumi oleh diriKu sendiri).
KJV/NIV/NASB mengambil bacaan yang lain ini; NWT menterjemahkan seperti Kitab Suci Indonesia.

Yang manapun terjemahan yang benar tidak terlalu jadi soal, karena artinya sama. AYAT INI MENUNJUKKAN BAHWA ALLAH MENCIPTAKAN SEGALA SESUATU SENDIRIAN.
Saksi-Saksi Yehuwa mengatakan bahwa Allah menciptakan segala sesuatu yang lain melalui Yesus, dan Saksi-Saksi Yehuwa mempercayai bahwa Yesus adalah pribadi yang terpisah total dari Allah, dan karena itu Saksi-Saksi Yehuwa jelas sekali bertentangan dengan ayat ini!

Ini berbeda dengan dalam kekristenan, dimana sekalipun kita mempercayai bahwa Anak dan Roh Kudus juga ikut dalam melakukan penciptaan, tetapi kita percaya bahwa ketiga pribadi itu mempunyai satu hakekat dan merupakan satu kesatuan, dan karena itu tidak bertentangan dengan ayat ini.

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

__________________

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

hai hai's picture

@Pniel, Kolose 1:15-20

Pniel, saya juga tidak mengutip Kolose 1:15-20 untuk mendukung blog saya. Saya akan beri kesempatan kepada orang lain dulu untuk menguliti tulisan Budi Asali ini.

Mungkin Pdt. Budi Asali MDiv merasa dirinya hebat karena mampu menentang ajaran Saksi Jehova dengan kutip sana kutip sini. Namun sayang sekali, dia melakukan kesalahan yang sama seperti saksi Yehova  yaitu menafsirkan Alkitab dengan jurus tafsir 1001 mimpi.

Bersabar ya nak, nanti saya ajari cara menghadapi ajaran saksi Jehova dengan ajaran Alkitab sejati.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

Pniel's picture

Hai Hai, silahkan (III) !

Hahaha...silahkan bung!

Sayang anda seorang pembual yang berulang kali membual dengan meremehkan orang lain dan mengklaim diri sendiri lebih jago dari orang lain.

Padahal untuk menjawab pertanyaan saya yang berjilbun di sebelah saja anda tidak mampu...apalagi harus berhadapan dengan para guru besar tsb...wouw...anda bisa nangis sambil terkencing2!

Ini merupakan week end bagi saya. Silahkan sesumbar dan membual terhadap saya, kalau saya ada waktu luang di kemudian hari, saya akan gempur kalian habis-habisan.

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

__________________

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

Penonton's picture

Akhung...itu bagian penonton....hu hu hu..( diserobot...)

Dear Akhung,

 

Anda sangat jeli sehingga dapat menangkap bagian yang kontradiksi dalam blog tulisan Sdr Hai-hai.

Tadinya, saya akan menyelipkan pertanyaan tersebut di blog komentar yang berikutnya...

Tapi sudah keduluan oleh Akhung yah.....he he he

Gak apa-apa deh....kita saling melengkapi dan bertanya....

Khan namanya juga lagi belajar ....

Betul gak ?

Ok deh...Akhung.....have a nice day...

See u Around...

 

From Oz far..far..away

__________________

xxx

hai hai's picture

Akhung, Yang Mahagelap Membentuk Yang Mahaterang

Akhung, Ken dan Penonton, baik Saksi Yehova maupun teolog yang menentang ajaran mereka saling bertarung dengan PEMAHAMAN yang salah tentang CARA Allah menciptakan sorga dan dunia. Keduanya memahami bahwa Allah hanya punya satu cara mencipta yaitu BARA = Creatio at NIHILO. Mencipta dari NIHIL.. Karena sama-sama salah maka pertarungan mereka selalu seimbang dari generasi ke generasi.

YHWH adalah Allah yang DIBENTUK (yatsar) bukan DICIPTA (BARA) dari NIHIL. Yesus Kristus adalah Allah yang DILAHIRKAN, bukan DICIPTA (bara) dari NIHIL.

YATSAR atau dibentuk berarti ada BAHAN BAKUNYA. Manusia DIBENTUK (yatsar) dari debu tanah. Binatang dibentuk (yatsar) dari tanah. Hawa DIBANGUN (BANAH) dari tulang rusuk Adam. Kain, Habel dan Set DILAHIRKAN oleh Hawa.

Kebenaran yagn tidak konsisten bukan kebenaran sejati.

KONSISTENSI adalah salah satu prinsip UTAMA yang harus dipegang ketika kita mempelajari Alkitab.

TUHAN Allah yang mahagelap DIBENTUK menjadi TUHAN Allah yang mahaterang. TUHAN Allah yang mahaterang dibentuk (dilahirkan) menjadi Yesus Kristus. Itulah yang dimaksud dengan Allah MEMBENTUK Allah.

Nah, Akhung, KEN dan Penonton, anda punya masalah menerima kebenaran Alkitab demikian?

Allah tidak berubah dari kekal sampai kekal, bila berubah bukan Allah namanya.

Kalimat tersebut di atas didengung-dengungkan oleh para teolog dari generasi ke generasi. Walaupun semboyan demikian nampak hebat namun sama sekali SESAT karena bertentangan dengan ajaran Alkitab. Yesus Kristus adalah BUKTI bahwa Allah itu berubah. Dari Roh BERUBAH menjadi manusia. Ketika bangkit dari kematian TUBUHNYA berubah lagi menjadi tubuh ilahi.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

Penonton's picture

Berapa umurnya Tuhan Allah ?.

Penjelasan Ko Hai hanya bisa diterima dan masuk akal bila Bumi diciptakan pada hari ke dua....

Tapi jika Bumi diciptakan sebelum Allah menjadikan terang, maka otomatis semua teori ko Hai menjadi gagal...

Nah apakah mungkin Allah memilih menciptakan " terang " terlebih dahulu, sebelum menciptakan Bumi?

Terang disini tentunya diciptakan guna memenuhi kondisi siang yang diperuntukan untuk Bumi.

Sebagai masukan....

Mengapa di Bulan tidak terdapat keadaan siang dan malam seperti di bumi ?

Bagi yang mengetahuinya, tentunya akan segera berpikir ke arah langit...

Saya menggunakan kata langit agar dapat dengan mudah dimengerti oleh para pembaca, dimana tentunya susunan langit merupakan lapisan-lapisan yang dikenal juga sebagai atmosfer....

Langit di sini dapat berfungsi untuk merefleksikan cahaya yang diterima oleh Bumi ( dari matahari ), sehingga bisa memberikan efek terang seperti yg kita rasakan sekarang.

Tampa adanya langit  maka suasana Bumi akan menjadi mirip seperti bulan....

Hampir tidak berbeda antara malam dan siang....

Selain itu...

Air juga menjadi faktor yg penting disini, dimana air yg menguap kemudian berubah bentuk menjadi awan....

Fungsi awan salah satunya adalah meredam efek panas yang terpancar melalui sinar matahari.

Pada awalnya ( hari pertama ), Allah menjadikan Bumi dan langit.Bumi tentunya disediakan terlebih dahulu sebagai sebuah wadah bagi isinya.Langit di hari pertama, diduga oleh penonton merupakan daerah yg berada di luar langit atmosfer bumi...

Lalu Allah kemudian menciptakan terang,serta memisahkan terang dari gelap....

Dimana keadaan terang lalu menjadi siang, sementara gelap menjadi malam...

Nah...akan tetapi keadaan siang dan malam saat itu belumlah berjalan dengan lengkap....( akan dijelaskan di bawah )

Truss....

Kemudian Allah menjadikan cakrawala ( atmosfer/langit ), serta memisahkan air yang di atas dan di bawah...

Dan kemudian barulah siang dan malam benar-benar berjalan, dan sama seperti yg kita lihat dan rasakan sekarang ini ....

Pada saat itu, sepertinya gravitasi Bumi telah mulai ada dan Bumi mulai berputar pada porosnya ( tapi belum mengelilingi orbit ), berhubung ada daya tarik yg menarik air ke bawah, serta menarik molekul air di atas ( yg lebih ringan ) agar tetap berada di posisinya ( sebagai awan ).

Termasuk juga dengan berkumpulnya air di daerah tertentu, sehingga menciptakan daratan ( efek dari gravitasi ).

Kemudian giliran tumbuh-tumbuhan yang ada....

Sebelum selanjutnya benda-benda langit seperti matahari dan bulan serta lain-lain yang menjadi penanda waktu..

Saat itu.....

Setelah adanya matahari, bulan, dan planet2 lain...maka Bumi mulai mengelilingi orbitnya oleh karena daya tarik matahari dan bulan....

Sedikit menyimpang...

Penonton pernah melihat sebuah percobaan dimana sebuah gasing yang diputar di dalam keadaan hampa udara, maka gasing tersebut jika tidak di stop...maka akan berputar selamanya...

Akan tetapi untuk mulai berputar, diperlukan sebuah " dorongan " awal yang bisa menggerakan gasing tersebut.

Lhoo....kalau Bumi dan Planet-planet bagaimana, siapa yang mula-mula menggerakan Bumi dan planet-planet ?

He he he....tanya sama Tuhan nanti kalau ketemu deh.....

Nah para pembaca yang budiman...

Ketika membaca Blog sdr Hai-hai yang menuliskan tentang keyakinan beliau terhadap proses penciptaan terang, yang juga dipercayau oleh beliau sebagai Tuhan Allah....

Sekilas terlintas sebuah pertanyaan di dalam benak penulis...

Berapa umurnya Tuhan Allah ?

Ada yg tahu ?

Sekedar berandai-andai.....menurut suhu Hai-hai....umur Tuhan Allah hanyalah 1 hari lebih tua dari umur planet Bumi....

Apakah ada di antara pembaca yang keberatan ?

From Oz far..far..away

__________________

xxx

Pniel's picture

Penonton, sekarang anda jadi seorang pemain.

Wah..tak kusangka seorang penonton sekarang bisa jadi seorang pemain...hihihi....BTW, anda hebat Bro! Saya serahkan tanya jawab blog ini pada anda saja. Saya hanya menonton pertarungan anda ini....gantian ya!?

Sembari menonton sembari bertarung melawan sohib pleknya Hai Hai, SF.

Tuhan Yesus memberkati anda.

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

__________________

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

Pniel's picture

@SF, silahkan dijawab!

Tak heran bahwa kedua orang ini (Hai Hai dan SF) didalam banyak hal saling se ia sekata. "Surga nunut, neraka katut"!

SF : Yesus memang suatu kontradiksi dan paradox. Allah tapi juga manusia. Pencipta tapi juga ciptaan. Sebab itulah memahami dan mempercayai hal demikian hanya bisa terjadi karena wahyu Allah. Kalau kita mempercayai bahwa Yesus itu memang Allah yang menjelma jadi manusia maka sebenarnya kita mempercayai Pencipta yang menjadi Ciptaan.

1. Silahkan dijelaskan apa yang anda maksud dgn 'kontradiksi' dan 'paradoks'? Apa perbedaan dan kesamaannya?

2. Apakah yang anda maksud 'Allah' kontradiksi dgn 'manusia'? . Kontradiksi dari sisi apa? Pencipta >< ciptaan ? Bagian mana darinya yg anda coba gambarkan sbg kontradiksi? Bbisa tolong dijelaskan pada saya?

3. Apakah kalau 'Allah bisa menjelma menjadi manusia' maka ini bisa dijadikan justifikasi bhw 'Allah juga bisa diciptakan'? Apakah FT mewahyukan kebenaran ini? Silahkan dijelaskan dengan disertai ayat2 FT!

4. Bagaimana pengertian anda mengenai 'inkarnasi'?

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

__________________

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

KEN's picture

Pniel: Sirik lu!

Di sini kita belajar, bukan benci-bencian dan greget2an.

Tidak ada yang manut dan tidak ada yang katut, bila tidak sesuai dengan Alkitab maka tulisannya adalah sampah!

Termasuk tulisan pak gondrong, lu pikir gue anggap pak gondrong siapa?!

Huh!

Pniel: Pak hai dan Anda termasuk saya dan semua bloggers bukan siapa-siapa bila tulisannya tidak sesuai dengan Alkitab, titik!

Puas?!

Pniel's picture

Ken, silahkan beropini.

Ugh...akhirnya bisa OL setelah servernya mabok kepayang..hehehe...

Ken : Di sini kita belajar, bukan benci-bencian dan greget2an.

Saya membenci perbuatan mereka yang menyesatkan orang lain dgn bualannya yg segudang. Saya tidak membenci orangnya. Mereka berargumentasi asal-asalan saja dan selalu mengklaim pendapat pribadi sbg sebuah kebenaran sembari telunjuk mereka menuding orang lain yang salah.

Ken : Tidak ada yang manut dan tidak ada yang katut, bila tidak sesuai dengan Alkitab maka tulisannya adalah sampah!

Kalimat anda yang terakhir itu benar, tetapi kalimat anda yang pertama belum tentu benar. Saya melihat disini (SS) pertemanan lebih banyak berbicara daripada ketundukan pada FT.

Ken : Termasuk tulisan pak gondrong, lu pikir gue anggap pak gondrong siapa?!

Lu sendiri anggap pak gondrong siapa lu? koq nanya ke gue?? lagian lu pernah nulis di shoutbox bhw lu pingin diajari banyak hal oleh suhu tsb krn lu punya misi di SS ini. Gue ga tahu apa misi lu, tetapi kalau saya tangkap dari perbincangan kita di blog gue bhw lu pingin me-reformed kekristenan. Nah lo...sekarang ketahuan khan apa hubungan antara lu dgn suhu gondrong.

Kalau lu mau mereformasi kekristenan, lu harus bisa lebih hebat dari para reformator tsb. Kalau lu merasa lebih hebat dari para reformator tsb, silahkan jawab pertanyaan gue yg gue ajukan ke SF. Itung2 lu sbg pengganti SF ngejawab pertanyaan gue diatas. Gimana?

Ken : Pak hai dan Anda termasuk saya dan semua bloggers bukan siapa-siapa bila tulisannya tidak sesuai dengan Alkitab, titik!

Kalau tulisan kita tdk sesuai dgn Alkitab, maka kita bukan 'bukan siapa-siapa'. Kita tetap 'siapa-siapa', yaitu siapa siapa yang bergelar : 'penyesat'.

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

__________________

You have made us for Yourself O Lord and our heart is restless until it rests in You.

KEN's picture

Pniel: Anda Picik!

Siapapun bisa saya anggap guru, bila tulisannya membangun dan memberi pengetahuan ttg kebenaran. Apa itu berarti seseorang yg saya anggap guru, lalu dengan mentah2 saya terima tulisannya?

Saya sudah pernah coba masuk dalam perdebatan dalam blog Anda, namun sayang seribu sayang Pniel, saya kecewa, belum apa-apa Anda sudah berburuk sangka terhadap saya.

Penonton's picture

Guys....bertarung sampai KO.....

Dear Bloger,

 

Kadang-kadang dalam perdebatan sempat terlontar tulisan-tulisan yang sepertinya dapat menyinggung pribadi / perasaan dari pribadi tertentu...

Sering juga hal tersebut menjadikan salah paham dan sakit hati oleh karena merasa " tersinggung " dan " terhina " oleh sebagaian kata-kata / kalimat tersebut.

Tidak mudah memang, jika harus menguasai emosi dikala berdebat, tampa mencampurkan perasaan pribadi terhadap lawan bicara / debat yang sedang kita hadapi....

Ketika kita menyanggah ataupun mendebat tulisan dari seseorang yang tentunya merupakan buah pikiran / opini dari orang tersebut...

Maka secara tidak langsung, kita tentunya sedang " bertarung " dengan pribadi / pikiran dari orang tersebut...

Oleh karenanya....sekali lagi.....sebagai sesama orang Kristen....

Perbedaan pendapat dan opini yang seringkali membuahkan perdebatan diharapkan dapat dipisahkan dari hubungan relasi pertemanan / persaudaraan di luar area topik perdebatan itu sendiri...

Tidak mudah memang...

Tapi...anggaplah seperti ini...

Kita semua berteman......gua kadang-kadang tidak sependapat tentang opini seseorang ataupuan pemahaman-pemahaman tertentu dari orang terkait....

Jika kita kebetulan sedang membicarakan ttg hal tersebut....

Silahkan berdebat.....silahkan berargument....silahkan memaki jika perlu....

Akan tetapi....di luar waktu / saat perdebatan.....kembalilah menjalani hubungan pertemanan / persaudaraan yang selayaknya dijalani oleh sesama anak-anak Kristen....

Semoga hal ini dapat ditekankan serta diingat oleh rekan-rekan yang mungkin sedang terlibat dalam sebuah diskusi / perdebatan....

Good Luck...

 

From Oz far..far..away

__________________

xxx

hai hai's picture

@Penonton, Umur Tuhan

Berapa umurnya Tuhan Allah ?

Penonton, umur Tuhan Allah = umur Terang

Di bulan ada siang dan ada malam. Siang adalah ketika permukaan bulan menerima sinar matahari malam adalah ketika permukaan bulan TIDAK menerima sinar matahari.

Bulan berputar pada porosnya dengan kecepatan yang sama dengan kecepatannya mengelilingi bumi pada orbitnya. Itu sebabnya dari bumi SELALU  melihat belahan yang sama dari bulan. Kecepatan bulan berputar pada porosnya adalah 28.5 hari bumi. Itu berarti di bulan, satu hari satu malam = 28,5 hari bumi.

Pada awalnya ( hari pertama ), Allah menjadikan Bumi dan langit.Bumi tentunya disediakan terlebih dahulu sebagai sebuah wadah bagi isinya.Langit di hari pertama, diduga oleh penonton merupakan daerah yg berada di luar langit atmosfer bumi...

Lalu Allah kemudian menciptakan terang,serta memisahkan terang dari gelap....

Dimana keadaan terang lalu menjadi siang, sementara gelap menjadi malam...

Nah...akan tetapi keadaan siang dan malam saat itu belumlah berjalan dengan lengkap....( akan dijelaskan di bawah )

Truss....

Kemudian Allah menjadikan cakrawala ( atmosfer/langit ), serta memisahkan air yang di atas dan di bawah...

Dan kemudian barulah siang dan malam benar-benar berjalan, dan sama seperti yg kita lihat dan rasakan sekarang ini ....

Teorinya lumayan untuk pegnatar tidur penonton, namun cobalah untuk membandingkannya dengan ayat-ayat di dalam Kejadian 1:1-31. Di samping itu Anda mengajarkan bahwa Allah menciptakan dua langit. Lagnit pertama diciptakan pada hari pertama, yang lainnya di sebut CAKRAWALA.

Jadi sebelum air dipisahkan maka siang dan malam belum berjalan dengan lengkap ya? Siang dan malam yang belum berjalan dengan lengkap itu bagaimana? Kenapa air yang belum berpisah membuat siang dan malam berjalan tidak lengkap?

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

Penonton's picture

Ko Hai: kembali ke masalah pokok...

Dear Ko Hai,

 

Supaya gak menclok-menclok....kita kembali ke titik awal yah...yaitu kejadian 1:1...

Pada mulanya  Allah menciptakan langit dan bumi.

Kata Allah di sana, jika dilihat melalui bahasa ibrani (  The Masoretic Hebrew text of Genesis 1:1 ) mengacu kepada kata " Elohim " yang mereprentasikan Allah yang lebih dari satu.

Sebab jika hanya berupa satu Allah, maka kata yang dipakai merupakan " Eloah " yang merupakan bentuk tunggal.

Dalam membahas arti dan maksud daripada ayat Alkitab di kejadian 1:1, maka tentunya kita harus juga memeriksanya dalam bentuk bahasa Ibrani sebagai salah satu bahasa asli Alkitab.

Nah, kata Elohim di sini , sepertinya mewakili status Tritunggal dari Allah yang juga sekaligus menjadi sebuah bukti sanggahan baru atas teori penciptaan Tuhan Allah / Terang yang ko Hai sajikan.

Ayat 26 malah menggambarkan rupa Allah dimana rupa Allah disini dijadikan contoh untuk menjadikan sosok manusia.

Kejadian 1 : 26

Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita  menjadikan manusia   menurut gambar   dan rupa  Kita, supaya mereka berkuasa   atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara  dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi".

Jadi Allah yang direpresentasikan dengan kata Elohim, juga muncul kembali di ayat 26 serta digambarkan serupa dengan gambaran manusia yang tentunya diciptakan mengacu kepada gambar dan rupa Allah.

Nah...kembali kepada hari pertama....

Firman Tuhan dengan jelas mencatat bahwa " Act " yang pertama kali dilakukan oleh Allah Elohim pada hari ke satu adalah, menciptakan Langit ( atau Surga di beberapa versi Alkitab ) dan Bumi.

Hal ini tentunya juga mempunyai 2 alternatif pilihan, sesuai dengan apa yang kita percayai....

Ada yang percaya bahwa Allah menciptakan Langit dan Bumi dari " nothing " atau creatio ex nihilo...

atau...

creatio ex materia yang tentunya menciptakan dari sesuatu yg telah ada...

Setelah membaca pernyataan ko Hai, sepertinya anda lebih memilik kepada creatio ex nihilo....

Betul ?

Hal ini sangat penting untuk dapat dijadikan sebuah patokan, agar pembahasan dapat terarah kepada tujuan yang diinginkan.

Jadi tegaskan sikap ko Hai sekali lagi...

Apakah Bumi dijadikan di hari pertama atau ke dua ?

Creatio ex materia atau nihilo ?

Bagaimana Ko Hai menyanggah Kejadian 1 : 1 yg dengan jelas dan tegas telah  menuliskan penciptaan Langit dan Bumi di hari pertama ?

Serta pertanyaan penonton seputar tulisan yang saling kontradiksi di blog tulisan ko Hai....

Sebelum hal-hal tersebut dijawab.....

Sepertinya memperluas pembicaraan ke arah lain hanya akan semakin mengaburkan topik pokok pembicaraan.

Mohon tanggapannya

 

From Oz far..far..away

 

 

 

__________________

xxx

hai hai's picture

@Penonton, Bumi Diciptakan Pada Hari Kedua

Penonton, Di dalam Kejadian 1:1-31 Allah memulai pekerjaan penciptaan-Nya dengan kalimat  "Berfirmanlah Allah" dan mengakhirinya dengan kalimat "Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari … ". Allah baru mulai mencipta pada Kejadian 1:3.

Apabila anda percaya bahwa LANGIT (cakrawala) dan BUMI (bola dunia) diciptakan pada hari pertama maka itu berarti Allah menciptakan langit dan bumi tanpa BERFIRMAN. Itu juga berarti pada hari pertama SUDAH ada LANGIT dan BUMI.

Berfirmanlah Allah: "Jadilah cakrawala di tengah segala air untuk memisahkan air dari air." Kejadian 1:6

Maka Allah menjadikan cakrawala dan Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya. Dan jadilah demikian.  Kejadian 1:7

Lalu Allah menamai cakrawala itu langit.
Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kedua. Kejadian 1:8

Ada dua hal yang diciptakan Allah pada hari kedua yaitu:

  1. Cakrawala
  2.  Air

Umumnya kita memahami Kejadian 1:6 bahwa yang diciptakan hanya satu yaitu cakrawala sementara air sudah ada sebelum cakrawala diciptakan. Itu sebabnya saya mengutip Amsal 8:23-28 untuk mendukung bahwa pada hari kedua Allah menciptakan Air dan Cakrawala.

CAKRAWALA = LANGIT

Air yang di atas = Awan

Air yang di bawah = BUMI + Air

Berfirmanlah Allah: "Hendaklah segala air yang di bawah langit berkumpul pada satu tempat, sehingga kelihatan yang kering." Dan jadilah demikian. Kejadian 1:9

Lalu Allah menamai yang kering itu darat, dan kumpulan air itu dinamai-Nya laut. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. Kejadian 1:10

Penonton, coba anda perhatikan ayat 9-10. Benarkan DARATAN itu sudah ada di dalam AIR YANG DI BAWAH?

Anda bertanya kapan bumi mulai berputar pada poros? Para Ilmuwan mengajarkan bahwa pada mulanya bumi itu adalah GAS yang lalu menjadi KERAS karena berputar pada POROSNYA.

Penonton, bukankah saya dengan gamblang menulis bahwa Allah Tritinggal sudah ada sebelum penciptaan? Gelap, Samudera dan Roh Allah adalah Allah Tritunggal sebelum penciptaan. Namun KETIGANYA mustahil dikenali, itu sebabnya Allah lalu membentuk Samudera menjadi Allah yang dapat dikenali dan mengutusnya. Hal itu terjadi pada hari pertama. Allah yang bisa dikenali manusia adalah Terang. Terang adalah GAMBAR Allah yang tidak kelihatan. Adalah ciptaan pertama, adalah yang sulung di antara manusia.

Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan, Kolose 1:15 

karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia. Kolose 1:16 

Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam Dia. Kolose 1:17 

Ialah kepala tubuh, yaitu jemaat. Ialah yang sulung, yang pertama bangkit dari antara orang mati, sehingga Ia yang lebih utama dalam segala sesuatu. Kolose 1:18 

Karena seluruh kepenuhan Allah berkenan diam di dalam Dia, Kolose 1:19

 

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

akhung's picture

Ko Hai: Masih kurang jelas..

Ko Hai mengatakan bahwa Allah menciptakan Terang (Baca: Yesus) tidak dari nihil/null... dengan kata lain sebelumnya sudah ada dengan sebutan Samudera (kalau saya salah ngerti mohon dijelaskan)..

pertanyaannya saya:

kalau sudah ada kenapa harus diciptakan lagi? apa ada yang kurang dengan Samudera?

Apa Samudera itu sudah berpribadi atau setelah jadi Terang baru berpribadi?

Kalau Samudera itu Pribadi, apa yang membedakan pribadi Samudera dan pribadi Terang?

Jesus Bless U


Akhung Berithel

Kita tidak bisa selalu memiliki apa yang kita sukai, tapi kita bisa belajar menyukai dan mensyukuri apa yang kita miliki

__________________

Jesus Bless U


Akhung Berithel

Kita tidak bisa selalu memiliki apa yang kita sukai, tapi kita bisa belajar menyukai dan mensyukuri apa yang kita miliki

hai hai's picture

@Akhung, Allah Adalah Gelap

kalau sudah ada kenapa harus diciptakan lagi? apa ada yang kurang dengan Samudera?

Apa Samudera itu sudah berpribadi atau setelah jadi Terang baru berpribadi?

Kalau Samudera itu Pribadi, apa yang membedakan pribadi Samudera dan pribadi Terang?

Akhung, Allah yang kita sembah adalah Allah Tritunggal. Alkitab mengajarkan bahwa pada mualanya Allah adalah Gelap. Adalah adalah Gelap, TUHAN Allah adalah Gelap dan Roha Allah adalah Gelap. Allah Tritunggl adalah Gelap. Allah yang Gelap adalah Allah yang mustahil dikenal oleh manusia.

Kata Yesus kepada mereka: "Jikalau Allah adalah Bapamu, kamu akan mengasihi Aku, sebab Aku keluar dan datang dari Allah. Dan Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, melainkan Dialah yang mengutus Aku. Yohanes 8:42

Kapankah TUHAN Allah keluar dan datang dari Allah? Pada hari pertama penciptaan. PAda saat Allah berfirman, "Jadilah Terang." Maka Terang jadilah.

Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan, Kolose 1:15 

karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia. Kolose 1:16 

Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam Dia. Kolose 1:17 

Ialah kepala tubuh, yaitu jemaat. Ialah yang sulung, yang pertama bangkit dari antara orang mati, sehingga Ia yang lebih utama dalam segala sesuatu. Kolose 1:18 

Karena seluruh kepenuhan Allah berkenan diam di dalam Dia, Kolose 1:19

Nah, akhung, itulah yang terjadi ketika Allah berfirman jadilah Terang dan Terang pun jadi. Allah yang Gelap membentuk TUHAN Allah menjadi Allah yang bisa dikenali manusia.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

sinar's picture

@hai2 terang dan gelap dan benda penerang

meluruskan hai2 yg mengartikan Allah yg gelap dan terang...kegelapan ada sejak iblis jatuh kedalam dosa ayat ttg terang dan gelap yg masuk kedalam bumi tentu menerangkan scra rohani Roh KUdus yg ada dlm dunia dan dosa yg telah masuk jauh sebelum adam dan hawa diciptakan...maksud ini tentu scra rohani bukan tp hai mengartikan sebagai gelap hurufiah,,,,

barulah ketika berbicara bintang dan bulan kita mengerti kegelapan scra kasat mata...kayaknya blog ini perlu direvisi!

The only fear is only fear itself

__________________

The only fear is only fear itself

sandman's picture

@Sinar Auuu AChh Gelap

Ketika kita berbicara tentang ALLAH,  maka kita tidah hanya menyentuh apa yang bisa kelihatan tapi harus ada ruang juga untuk sesuatu yang tidak kelihatan, mungkin kita harus menyamakan persepsi tentang GELAP dan TERANG itu, kita harus berangkat dari TITIK yang sama sehingga tahu juga TITIK TEMUNYA dimana, itupun kalau memang bisa di pertemukan. Dengan membicarakan Allah sebagai GELAP dan TERANG , dimana kedua variable itu adalah materi, secara tidak langsung langsung maka kita sudah mengkonsepkan ALLAH kedalam sebuah ruang dan waktu, dimana didalamnya terdapat sebuah PROSES. Akhirnya apakah ALLAH itu berproses?

Itu jika gelap dan terang sebagai materi, apabila itu bukan sebagai materi, so GELAP dan TERANG itu apa? benda? Sesuatu? atau hal lainnya? mungkin kita bisa sama-sama mencari jawabnya, walaupun semuanya itu masih sebuah spekulasi.

 

Karena kita sungguh berharga bagi-Nya dan Dia mengasihi kita.

__________________

sinar's picture

@sandman

sandman jika Firman Tuhan mengatakan "hati anda yg gelap"  lalu apakah yg anda pikirkan? tentu berkaitan dg mata bukan yup mata rohani! sandman anda punya 2 mata! pertanyaan anda diatas yg dg bahasa2 keren tapi tak bermakna dg kata2 kita hrs menyamakan persepsi yg berangkat dari titik yg sama diman kedua variabel itu adalah materi menunjukkan hati anda yg gelap maaf tanpa tedeng aling2 kata2 anda sekosong hati anda yg ditutupi dg materi bhsa2 teologi yg rumit!

jika anda mencintai FirmanNYA terang yg sejati ada dalam firmannya buat apa menyamakan persepsi dan menemukan titik 2 variabel ajakan anda diluar FirmanNYA? bukankah firmnannya berkata kata2 kosong dan bualan juga adalah dosa?ef 5

Demikian juga perkataan yang kotor, yang kosong r  atau yang sembrono--karena hal-hal ini tidak pantas--tetapi sebaliknya ucapkanlah syukur. s  5:5 Karena ingatlah ini baik-baik : tidak ada orang sundal, orang cemar atau orang serakah, artinya penyembah berhala,  yang mendapat bagian u  di dalam Kerajaan Kristus dan Allah. Janganlah kamu disesatkan 2  w  orang dengan kata-kata yang hampa, karena hal-hal yang demikian mendatangkan murka x  Allah atas orang-orang durhaka

The only fear is only fear itself

__________________

The only fear is only fear itself

sandman's picture

@Sinar Au Ah Gelap

Au Ach Gelap, bagaimana bisa mencapai titik temu jika masing-masing melihat dari sudut pandang yang berbeda? Apakah salah ajakan untuk menyamakan persespsi sebuah TOPIC? jika anda tidak mau menyamakan persepsi ya sudah silahkan saja, itu hak anda, bukankah mencoba bertanya TERANG dan GELAP itu kepada penulis blog baik adanya? karena dengan begitu, bukankah kita bisa melihat lebih baik lagi sebuah paparan?

Semoga anda bisa menerapkan ayat2 yang anda paparkan itu kedalam diri anda dulu sendiri. He he he.

 

Karena kita sungguh berharga bagi-Nya dan Dia mengasihi kita.

__________________

sinar's picture

@sandman

sandman masalahnya bukan persepsi tapi kata2 anda yg kosong....krn saya mengerti apa yg ditulis hai2 dan diapun menjawab tanpa hrs menentukan titik temu 2 variabel ala sandman  jadi tak ada masalah!....sandman  anda ingin jadi wasit atau apa? jadilah wasit yg berhati nurani! dan jika hati anda diterangi roh kudus mengapa saya hrs takut dipimpin wasit spt anda? tp bagaimana jika 2 orang bertarung tak membutuhkan wasit? bukankah saya tak percaya pada wasit spt anda? supaya pertarungan lebih bermakna bagi mereka! pertanyaan sederhana saya gelap diciptakan tapi terang itu dijadikan........bisakah anda membedakannya?

The only fear is only fear itself

__________________

The only fear is only fear itself

sandman's picture

@Sinar wasit..?

Saya tahu anda mengerti kok,  dan saya masih perlu belajar banyak kepada siapapun,  tapi jadi wasit? ha ha ha tidak, saya cuma memberanikan diri untuk MENULISKAN apa yang saya temukan apa yang saya pikirkan,  apakah itu salah? Jika anda ingin bertarung berdua dengan hai-hai dan butuh wasit, jangan berantem ditempat umum, yang dapat di lihat orang banyak.

Apakah anda bermaksud mengatakan bahwa gelap itu sebagai sebuah ketidaaan terang? Atau anda bermaksud mengatakan terang itu sudah ada sebelumnya? dan gelap itu tidak ada? sehingga butuh diciptakan gelap?

 

Karena kita sungguh berharga bagi-Nya dan Dia mengasihi kita.

__________________

hai hai's picture

@Sinar, Misteri Iblis

meluruskan hai2 yg mengartikan Allah yg gelap dan terang... kegelapan ada sejak iblis jatuh kedalam dosa ayat ttg terang dan gelap yg masuk kedalam bumi tentu menerangkan scra rohani Roh KUdus yg ada dlm dunia dan dosa yg telah masuk jauh sebelum adam dan hawa diciptakan...maksud ini tentu scra rohani bukan tp hai mengartikan sebagai gelap hurufiah,,,,

Sinar, ayat Alkitab manakah yang mengajarkan bahwa kegelapan ada sejak Iblis jatuh ke dalam dosa? Ayat mana pula yang mengajarkan bahwa dosa sudah masuk ke dunia jauh sebelum Adam dan Hawa diciptakan?

Di dalam kisah penciptaan, Alkitab dengan gamblang mengajarkan tentang keberadaan dua GELAP. Gelap yang pertama tercatat di dalam Kejadian 1:2. Gelap itu tidak diciptakan karena Gelap itu adalah Allah. Gelap yang kedua adalah gelap yang diciptakan oleh TUHAN Allah. Kitab Kejadian memang tidak mencatat tentang penciptaan gelap namun Yesaya mencatat dengan gamblang bahwa Allah menciptakan gelap dari NIHIL.

supaya orang tahu dari terbitnya matahari sampai terbenamnya, bahwa tidak ada yang lain di luar Aku. Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain, yang menjadikan terang dan menciptakan gelap, yang menjadikan nasib mujur dan menciptakan nasib malang; Akulah TUHAN yang membuat semuanya ini. Yesaya 45:6-7

Kata menjadikan dalam ayat tersebut di atas diterjemahkan dari kata ASAH, menciptakan dari sesuatu (ada bahan bakunya) sementara kata menciptakan diterjemahkan dari kata BARA yang artinya Creatio at nihilo.

Alkitab mencatat tentang penciptaan dua terang. Terang pertama diciptakan pada hari pertama (Kejadian 1:3-5). Terang yang diciptakan pada hari pertama itu adalah TUHAN Allah. Terang yang kedua diciptakan pada hari keempat.

Gelap dan terang yang kita lihat saat ini adalah CIPTAAN Allah. Alkitab mencatat kisah-kisah TUHAN Allah dan Allah menampakkan diri kepada manusia. Walaupun mata manusia melihatnya sebagai terang dan gelap namun fenomenanya sangat berbeda dengan terang dan gelap yang wajar. Dalam blog yagn lalu saya sudah menunjukkan ayat-ayat Alkitab yang mencatat kisah demikian.

Di dalam blog selanjutnya saya akan membahas hingga tuntas misteri Iblis. Melalui blog itu juga kita akan membahas kapan dan bagaimana dosa menjalar kepada seluruh umat manusia.  

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

sinar's picture

@hai belajarlah membedakan

hai ketika berbicara kopi manis bukankah kita berbicara ttg gula? ketika kata terang dan gelap scra harafiah kasat mata bukankah kita berbicara scra rohani pula.......pertanyaaan anda sungguh aneh krn menandakan kedangkalan anda:Sinar, ayat Alkitab manakah yang mengajarkan bahwa kegelapan ada sejak Iblis jatuh ke dalam dosa?lalu mengapakah dlm Firman TUhan pesta pora, perzinahan dll dikatakan sbg perbuatan kegelapan...bukankah menuruti perbuatan iblis sama dg tinggal dalam kegelapan? mustahil Allah dahulu adalah gelap dan bertobat jadi terang!

Ayat mana pula yang mengajarkan bahwa dosa sudah masuk ke dunia jauh sebelum Adam dan Hawa diciptakan?bukankah sebagian pemikir kesulitan menafsirkan mengapa ada ular (lambang iblis) yg present/hadir disana dan menggodanya utk melanggar? jika gelap tadi tidak dimasukkan Tuhan dlm penciptaan kedalam dunia mustahil iblis sang pemberontak ada disana!

Di dalam blog selanjutnya saya akan membahas hingga tuntas misteri Iblis. Melalui blog itu juga kita akan membahas kapan dan bagaimana dosa menjalar kepada seluruh umat manusia. ditunggu hai moga2 jenggot anda masih tersisa utk dibakar

The only fear is only fear itself

__________________

The only fear is only fear itself

hiskia22's picture

ikutan...walau menambah bingung

Pendeta            :           Allah adalah Terang 

Jemaat              :           (Serentak menjawab) “Amin”

Pendeta            :           Allah adalah Gelap

Jemaat              :           (Terdiam sejenak dan berkata ) “Mana mungkin”

Terjadilah suara tawon….:        Pendeta sesat

Pendeta            :           Tenang hadirin. Biarkan saya menjelaskan.

Jemaat              :           ( Berangsur – angsur tenang )

Pendeta            :           Ijinkan saya bertanya. Apakah anda semua percaya                                            bahwa Yesus adalah Allah ?

Jemaat              :           Amin….Percaya

Pendeta            :           Apakah anda semua percaya bahwa Yesus adalah                                            manusia ?

Jemaat              :           Amin….Percaya.

Pendeta            :           Ketika anda percaya bahwa Yesus adalah manusia,                                            apakah anda percaya bahwa Yesus berbuat dosa ?

Jemaat              :           Tidak. Yesus adalah manusia yang tidak berbuat dosa.

Pendeta            :           Loh…bedanya apa ? Yesus manusia. Kita manusia.

Jemaat              :           Bedanya…Yesus tidak berbuat dosa….

Pendeta            :           Jawaban yang tepat. Walaupun Yesus yang adalah                                             Allah menjadi manusia, tetapi Dia tidak berbuat dosa.

Pendeta            :            Mari kita lanjutkan. Ketika saya bertanya apakah anda                                         percaya bahwa Allah adalah terang ?

Jemaat             :            Amin....Percaya

Pendeta            :            Apakah anda percaya Allah adalah gelap ?

Jemaat              :            Kami tidak percaya.

Pendeta            :            Kalian harus percaya Allah adalah gelap.

Jemaat            :            Sesat....sesat...Pendeta sesat

Pendeta            :            Ketika kalian tidak percaya bahwa Allah adalah gelap, berarti sama saja kalian tidak percaya bahwa Yesus adalah manusia.

Jemaat            :              Maksud lo ????????

Pendeta           :            Yesus adalah manusia. Tetapi tidak berbuat dosa.

Jemaat            :            Terus ?????????

Pendeta            :            Allah adalah gelap, tetapi tidak berbuat kegelapan.

                                       Ketika melihat ke dalam diri manusia, identik dengan                                         dosa. ketika melihat ayat tentang iblis identik dengan                                         gelap. Tetapi apabila kita melihat manusia Yesus,                                             identik dengan kekudusan. begitu juga ketika kita                                                 belajar tentang Gelapnya Allah, identik dengan                                                     KeMaha Muliaan.

Jemaat            :            Sesat...sesat.....(ada yang berfikir ) benar juga.....

Pendeta           ;            Wah...cape deh aku........tapi semoga aja bermanfaat

__________________

GBU

hai hai's picture

@Sinar, Allah Yang Mahagelap Dalam Kitab Yohanes

hai ketika berbicara kopi manis bukankah kita berbicara ttg gula? ketika kata terang dan gelap scra harafiah kasat mata bukankah kita berbicara scra rohani pula.......pertanyaaan anda sungguh aneh krn menandakan kedangkalan anda:Sinar, ayat Alkitab manakah yang mengajarkan bahwa kegelapan ada sejak Iblis jatuh ke dalam dosa?lalu mengapakah dlm Firman TUhan pesta pora, perzinahan dll dikatakan sbg perbuatan kegelapan...bukankah menuruti perbuatan iblis sama dg tinggal dalam kegelapan? mustahil Allah dahulu adalah gelap dan bertobat jadi terang!

Sinar, saya memang dangkal, namun maaf tidak sedangkal anda. Ketika berbicara kopi manis saya berbicara tentang kopi manis mustahil berbicara tentang gula. Apa yang anda maksudkan dengan berbicara secara rohani?

Hari sudah jauh malam, telah hampir siang. Sebab itu marilah kita menanggalkan perbuatan-perbuatan kegelapan dan mengenakan perlengkapan senjata terang! Roma 13:12

Marilah kita hidup dengan sopan, seperti pada siang hari, jangan dalam pesta pora dan kemabukan, jangan dalam percabulan dan hawa nafsu, jangan dalam perselisihan dan iri hati. Roma 13:13

Tetapi kenakanlah Tuhan Yesus Kristus sebagai perlengkapan senjata terang dan janganlah merawat tubuhmu untuk memuaskan keinginannya. Roma 13:14

Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. Yohanes 1:4

ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup. Kejadian 2:7
 
Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.Yohanes 1:5

Datanglah seorang yang diutus Allah, namanya Yohanes; Yohanes 1:6

ia datang sebagai saksi untuk memberi kesaksian tentang terang itu, supaya oleh dia semua orang menjadi percaya. Yohanes 1:7

Ia bukan terang itu, tetapi ia harus memberi kesaksian tentang terang itu. Yohanes 1:8

Saudara sinar, perlu anda sadari bahwa manusia berbuat dosa untuk mewujudkan KEINGINANNYA sendiri, bukan MENURUTI perintah Iblis. Manusia berbuat dosa karena MENELADANI atau MENURUTI contoh perbuatan Iblis, bukan karena dikuasai oleh Iblis.

Sinar, Saya mengutip ayat-ayat Roma 13:12-14 yang anda maksudkan. Coba bandingkan kalimat yang saya beri warna merah di dalam Roma 13:14 dengan Yohanes 1:4 dan Kejadian 2:7. Anda melihat kepadanannya?

Manusia berbuat jahat karena dia tidak memiliki Kristus. Tidak memiliki Kristus berarti tidak memiliki TERANG MANUSIA. Tidak memiliki Terang Manusia berarti tidak memiliki Hidup. Tidak memiliki Hidup berarti bukan MAKLUK (Nephes) hidup. TUHAN Allah menghembuskan NAFAS HIDUP ke dalam Adam, maka dia pun menjadi NEPHES hidup.

Sinar, coba perhatikan Yohanes 1:5 tersebut di atas. Bukankah TERANG di dalam ayat tersebut adalah TUHAN Allah, adalah Yesus Kristus? Bila anda ragu coba baca ayat selanjutnya.

KEGELAPAN atau GELAP di dalam ayat tersebut MUSTAHIL Iblis alias SATAN? Anda mau menafsirkan bahwa GELAP di dalam ayat tersebut adalah DUNIA? Anda mau menafsirkan bahwa GELAP di dalam ayat tersebut adalah MANUSIA?

Terang itu bercahaya di dalam KEGELAPAN. Mustahil Yasus bercahaya di dalam Iblis bukan? Mustahil Yesus bercahaya di dalam dunia bukan? Karena ketika di dunia Yesus tidak BERCAHAYA. Mustahil Yesus bercahaya di dalam manusia bukan? Karena pada saat itu Yesus BELUM membaptis dengan ROH KUDUS.

GELAP alias KEGELAPAN di dalam Yohanes 1:5 adalah Allah Bapa. Sebelum Allah MEMISAHKAN Terang dari Gelap pada hari pertama, Terang ada di dalam Gelap. Sebelum Allah MENGUTUS Yesus Kristus, Dia ada di dalam Bapa. Sebelum Yesus Keluar dari Allah, Dia ada di dalam Allah Bapa.

Sinar, anda melihat kebenarannya? Anda melihat ajaran tentang Allah Tritunggal di dalam Yohanes 1? Bandingkan dengan Kejadian 1:2 bandingkan dengan ajaran tentang Allah Tritunggal ketika Menciptakan Langit dan Bumi.

Musa mencatatnya. Yohanes menguatkannya. Kitab Kejadian 1:2 mengajarkannya, Yohanes 1 menegaskannya.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

Penonton's picture

Titik awal penciptaan dalam Kejadian 1:1....

Salam Pembaca,

 

Ketika saya membaca isi dari Blog Sdr Hai-hai yang di dalamnya menjabarkan tentang sebuah teori / konsep yang meyakini akan saat " terpisahnya " terang dari gelap, yang juga tentunya diyakini oleh Sdr Hai-hai bahwa terang tersebut adalah Tuhan Allah yang dipisahkan dari sosok Allah itu sendiri....

Penonton sejujurnya tidak pernah menduga sebelumnya bahwa topik ini kemudian akan menjadi sebuah topik yang akan membutuhkan banyak waktu ( untuk penyelidikan, belajar, dan mengerti ) serta kerja keras sebelum pada ahirnya tentunya juga akan membutuhkan sebuah pemahaman dan pengertian yang sangat mendalam.

Dalam menelusuri pokok utama dari permasalahan yang dikandung di dalam Blog Sdr Hai-hai, sepertinya Penonton telah berhasil menemukan beberapa kendala permasalahan yang pada pelaksanaannya tentunya tidak dapat dikesampingkan begitu saja di dalam usaha seorang Penonton untuk " menguji " teori yang telah Sdr Hai-hai tuliskan.

Bertolak dari Kejadian 1 : 1 yang tentunya merupakan ayat pertama di dalam kitab Kejadian yang isinya mencatat tentang penciptaan Langit dan Bumi....

Penonton telah menfokuskan penelusuran kepada Kejadian 1: 1, semata-mata guna agar dapat mencari tahu akan proses penciptaan Bumi yang menjadi titik pokok keterangan waktu ( patokan ) yang sepastinya dapat digunakan untuk menentukan " kebenaran " atau " kesalahan " dari teori / konsep yang telah Sdr Hai-hai bawakan.

 

Rumus yang dapat kita pergunakan untuk dapat mengerti pokok inti permasalahan tersebut adalah :

Jika Bumi diciptakan pada hari pertama, seperti yang tertulis di kitab Kejadian 1 : 1, maka teori Sdr Hai-hai akan menjadi gugur secara otomatis, dan juga tentunya teori penciptaan Tuhan Allah ( terang ) yang dipercaya oleh beliau merupakan pemisahan terang dari gelap.

Teori Sdr hai-hai HANYA dapat diterima, jika proses penciptaan Bumi terjadi di saat setelah proses penciptaan terang, yang kemudian menjadi dasar argumen dari Sdr Hai-hai yang juga meyakini bahwa Bumi diciptakan pada hari yg ke dua.

Bagi para pembaca yang mungkin kebingungan dalam usaha untuk mencari titik temu dan usaha untuk mengerti gambaran keseluruhan dari topik pembicaraan ini ,dianjurkan untuk  mencoba  mengarahkan pembuktian kepada Kejadian 1 : 1.

Penonton dalam usahanya melakukan sebuah penelusuran, telah sampai kepada penelusuran Kejadian 1 : 1 dalam bahasa Ibrani dan Inggris.

Dalam bahasa Inggris penciptaan di hari pertama yang mencatat kata Langit dan Bumi, dituliskan sebagai Surga dan Bumi.

Hal ini juga tentunya juga mengidahkan/mengkesampingkan banyaknya fersi-fersi Alkitab dan bahasa, yang belum sempat penonton telusuri.

Hal berikutnya yang sempat penonton temukan adalah terkait cara membaca kisah penciptaan Langit / Surga dan Bumi di kitab Kejadian yang HARUS dibaca secara keseluruhan ( seluruh Kejadian 1 ) agar dapat mengerti gambar keseluruhan dari sebuah proses penciptaan.

Jika kita berusaha mencomot perngertian dari ayat-ayat tertentu secara terpisah-pisah tampa mencoba untuk mengerti sebagai sebuah keutuhan, maka bukan tidak mungkin hasilnya malah bisa akan dapat membingungkan serta mungkin saja malah dapat memberikan pengertian yang salah arah.

Secara keseluruhan, Penonton sedang menyusun sebuah tulisan yang akan dipaparkan sebagai sebuah teori/konsep yang akan menjadi sebuah sanggahan bagi teori/konsep yang telah dituliskan oleh Sdr Hai-hai.

Akan tetapi...

Berhubung topik ini merupakan sebuh topik yang sangat luas dan dalam....

Adalah masalah waktu yang menjadi sebuah kendala dalam proses penulisan teori/konsep tandingan oleh seorang penoton.

Oleh karenanya...

Saat ini Penonton hanya dapat mengemukakan sebuah sikap, yang pada dasarnya tidak bisa menerima konsep / teori yang dikemukakan oleh Sdr Hai-hai.

Hal tersebut tentunya bukan berarti seorang Penonton akan lantas menutup diri terhadap segala masukan serta bukti-bukti terbaru yang mungkin saja bisa menyajikan argument-argument yang lebih kuat, guna mendukung teori serta konsep yang telah Sdr Hai-hai sajikan.

Sementara ini, penonton hanya merasa bahwa semua uraian yang telah dibawakan oleh Sdr Hai-hai sebagai sebuah konsep saja, dan malah belum layak untuk dapat disebut sebagai sebuah teori ( dikarenakan minimnya bukti-bukti dan argument pendukung )

Adalah pilihan bagi para pembaca untuk lantas mau menerima dan mempercayai konsep pikiran Sdr hai-hai tersebut, selain tentunya melakukan sebuah penolakan dan sanggahan.

Para pembaca juga boleh turut serta melakukan penelusuran dan penggalian seputar topik pembicaraan tersebut, jika merasa perlu dan berkeinginan untuk menuliskan sebuah sanggahan terkait konsep tersebut.

Sebagai penutup...

Penonton sekiranya akan mempersiapkan tulisan sanggahan terhadap Blog Sdr Hai-hai dengan segera...

Semoga dengan adanya kesempatan ini, kita semua akan dapat menjadi orang-orang yang kemudian memiliki kepekaan serta kerinduan, untuk terus belajar dan mendalami Firman Tuhan yang didalamnya terkandung bermacam-macam rahasia yang bahkan belum bisa dimengerti oleh para ahli dan ilmuwan sekalipun..

Who Know ?

Mungkin ada di antara rekan-rekan pembaca yang bisa menciptakan sebuah terobosan, dan lantas menggoncang Dunia dengan hasil temuannya ...

Good Luck !!!

Mari bekerja.....

( gali terus.......sampai dapat...)

 

From Oz far..far..away

 

 

__________________

xxx

bygrace's picture

@Penonton : Tulisan Anda ditunggu.....

Penonton sekiranya akan mempersiapkan tulisan sanggahan terhadap Blog Sdr Hai-hai dengan segera...

Wah, Penonton, Anda memang bijaksana.

Memanglah baik mengambil waktu untuk sungguh-sungguh mengumpulkan informasi dan bukti, kemudian merenung dalam-dalam, baru berkomentar.

Ketika SF berkata bahwa Yesus adalah kontradiksi dan paradoks, maka sebenarnya dia sudah mengingatkan kita bahwa segala penjelasan - dari siapa pun - akan sulit diterima nalar. Bukankah di SS ini sering didengung-dengungkan bahwa 'kebenaran yang tidak konsisten bukanlah kebenaran' ? Betapa sulitnya membangun konsistensi logika mengenai sesuatu yang bersifat kontradiktif (fakta-fakta yang terlihat saling bertentangan) dan paradoks (bertentangan dengan common sense ) !

Konsistensi dalam hal-hal yang terlihat kontradiktif dan paradoks hanya dapat dijelaskan jika kita menalar satu tingkat lebih tinggi dari level dimana kontradiksi dan paradoks itu teramati. Artinya kira-kira begini : Jika kita melihat kontradiksi atau paradoks ketika kita menjelaskan suatu fenomena dengan dua variabel (atau dua dimensi), maka kita mungkin akan bisa melihat tidak ada kontradiksi dan paradoks kalau kita punya tiga variabel (dimensi) atau lebih.

Bukan pekerjaan yang mudah.

Karena itu, saya hendak menyemangati Anda, Penonton, untuk menemukan dan membagikan pemahaman-pemahaman Anda setelah Anda selesai merenung. Take your time, Smart Mind. Good luck for you. We are waiting expectantly!

Vantillian's picture

Penonton, Kejadian 1:1

Penonton, Kejadian 1:1-3 dan Kejadian 2 memang merupakan studi Alkitab yang tidak bisa disepakati bersama sampai sekarang. Mulai dari urutan penciptaan, teori gap, teori young earth, old earth sampai kepada konsep hai-hai. Masing-masing memiliki argumentasi sendiri. Saya pribadi melihat konsep yang dikemukakan Sdr Hai mesti dikaji lebih dalam, setelah lebih khususnya Sdr Hai membandingkan TERANG, HIKMAT dalam kitab Kejadian dan Amsal. Siapakah Hikmat? Sejauh yang saya baca, hampir semua penafsir Alkitab sepakat bahwa Hikmat adalah Yesus sendiri. Lalu apakah terang dalam Kejadian 1:3 bisa merujuk kepada Yesus? Kalau tidak, apakah itu berarti terang yang kita kenal sebagai gelombang dan partikel? Bukankah itu berarti keberadaan Terang itu di luar waktu? Atau apakah dengan adanya benda penerang waktu itu baru ada? Apakah terang dalam kejadian 1:3 itu? Ahli Alkitab kadang menyebutnya terang primitif, ada yang menyatakan itu adalah sinar kemuliaan Tuhan. Yang mesti dipecahkan lagi adalah misteri gelap, air, samudera, Roh Allah itu ADA sebelum adanya Firman Allah. Komponen air tidak disebutkan diciptakan oleh Allah, berarti sudah diciptakan pada Kejadian 1:1.

Pemahaman yang paling susah adalah terjemahan kata ( seperti yang penonton sampaikan), seperti langit = heaven, padahal kita kenal heaven=surga. Yang mana surga yang mana langit? Beberapa terjemahan Alkitab menggunakan kata universe ( BIS= alam semesta ). Belum lagi pemahaman langit dari beberapa bagian Alkitab seperti :

I Raja 8:12 Pada waktu itu berkatalah Salomo: "TUHAN telah menetapkan matahari di langit, tetapi Ia memutuskan untuk diam dalam kekelaman.

I Raja 8:22 Kemudian berdirilah Salomo di depan mezbah TUHAN di hadapan segenap jemaah Israel, ditadahkannyalah tangannya ke langit,
8:23 lalu berkata: "Ya TUHAN, Allah Israel! Tidak ada Allah seperti Engkau di langit di atas dan di bumi di bawah; Engkau yang memelihara perjanjian dan kasih setia kepada hamba-hamba-Mu yang dengan segenap hatinya hidup di hadapan-Mu;

I Raja 8:27 Tetapi benarkah Allah hendak diam di atas bumi? Sesungguhnya langit, bahkan langit yang mengatasi segala langit pun tidak dapat memuat Engkau, terlebih lagi rumah yang kudirikan ini.

Bnd dengan : II Korintus 12:2 Aku tahu tentang seorang Kristen; empat belas tahun yang lampau -- entah di dalam tubuh, aku tidak tahu, entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Allah yang mengetahuinya -- orang itu tiba-tiba diangkat ke tingkat yang ketiga dari sorga. ( kata bahasa aslinya bisa berarti langit ). Coba cek disini

Karena penonton bermaksud membuat blog tentang tulisan ini, maka saya hanya bisa menyumbangkan beberapa pemikiran. Semoga bisa membantu.

orgindo's picture

Kejadian 1 & 2

Setahu saya, naskah asli kedua pasal ini berasal dari dua sumber yang berbeda, bukan dituliskan secara naratif, mungkin dalam bentuk puisi. Dapatkah kita menyediki ayat2 ini secara literal?

Cuma curious aja dengan 'nature' dari pasal ini.

Vantillian's picture

orgindo...sumber kejadian

orgindo...Kalau anda membaca pengantar PL, mengenai Kitab Kejadian para ahli membagi menjadi 2 atau 3 sumber, satu adalah Sumber Yahwist, Sumber Elohim dan Sumber Priest...Tidak pasti apakah kritik teks dan bentuk ini memiliki kebenarannya... Karena itu kejadian 1 menuliskan Elohim ( Allah) dan Kejadian 2 menuliskan Tuhan Allah ( Yahweh)....Kritik teks dan bentuk memang berguna untuk meneliti Firman, tetapi tetap tidak memiliki sumber yang bisa dipercaya. Apalagi naskah gulungan laut mati, saya belum pernah membacanya...

Mengenai literal dan alegoris, ini bisa menimbulkan salah paham besar. Kalau Kitab Kejadian bukan kitab historis, berarti sejarah bangsa Israel juga diragukan. Historis berarti sesuai konteks. Dan itu memang harus diteliti berdasarkan standar kesejarahan. Masalahnya adalah apakah historis bisa dipahami secara alegoris? Bukankah semua gambaran tentang Allah menyangkut metafora dan alegoris? Ini isu yang diangkat Thomas Aquinas, sang teolog terbesar dari Katolik.

orgindo's picture

Hm

tetap saja, penafsiran secara literal tidak bisa dipastikan 100% benar. Bila cara penafsiran itu sudah salah, bagaimana hasilnya bisa dipastikan? saya bukan mengatakan bahwa bagian tersebut tidak bisa ditafsirkan secara literal, tapi saya sedang mengangkat isu ketidakpastian dalam penafsiran kitab ini.

(btw, ilmu gw blm sedalam itu, jadi gw cuma mengangkat pemikiran yang timbul ketika saya membaca ini. mungkin masih 'shallow' banget, jadi maaf bila ada bagian saya yang kurang berbobot)

matahari's picture

@ Ko Hai

Ini topik yang sangat dalam dan serius...

Rasanya saya perlu banyak waktu dan konsentrasi untuk bisa menyerap dan memahaminya.... 

Kalo ternyata nantinya apa yang Ko Hai ajarkan ini memang benar, sudah sepatutnya diberi gelar guru besar, karena tentu tidak banyak orang yang sanggup masuk di area yang sangat sensitif dan sulit ini....

Tapi saya sedang memasukinya, dan semoga saya bisa mengerti...

Tolong dibimbing ya Ko? soalnya kapan2 saya pasti nanya...

hai hai's picture

@Matahari, silahkan

Silahkan matahari. Pelajarilah dengan seksama. Semoga anda mendapat pencerahan.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

tonypaulo's picture

@Hai2 negasi terang bukan berarti Allah maha gelap

Umumnya umat Kristen HANYA memahami bahwa Allah adalah Terang, itu sebabnya ketika menemukan kenyataan di dalam Kejadian 1:2 bahwa Allah adalah Gelap, sulit sekali untuk menerima kebenaran demikian. Kejadian 1:3-4 mengajarkan bahwa Allah Yang Mahagelap berfirman, "Jadilah terang." Lalu terang itu jadi. Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari Gelap. Terang itu adalah TUHAN Allah; TUHAN Allah adalah Allah Yang Mahaterang. Sebelum Dia tidak ada Allah yang dibentuk (yatsar) dan setelah Dia tidak ada lagi Allah yang dibentuk. Allah Yang Mahagelap Membentuk Allah Yang Mahaterang

@hai2, bumi tidak diciptakan untuk Allah berdiam, sehingga imaterial Allah tidak terkooptasi oleh material penciptaan bumi, pengertian jadilah terang itu adalah buat manusia, bukan buat ALLAH

dan lebih lanjut lagi pengertian yang mendalam mengenai kegelapan itu mengandung arti tidak berbentuk atau tidak teratur atau tidak ada seperti yang @hai2 sampaikan Creatio at nihilo

Allah tidak membentuk atau menciptakan "ulang" diri-Nya dari maha gelap menjadi maha terang, bahkan Allah tidak membutuhkan sumber terang apapun untuk bisa melayang-layang diatas permukaan air

Gen 1:2  Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air.

Rev 22:5  Dan malam tidak akan ada lagi di sana, dan mereka tidak memerlukan cahaya lampu dan cahaya matahari, sebab Tuhan Allah akan menerangi mereka, dan mereka akan memerintah sebagai raja sampai selama-lamanya.

Gelap Gulita menutupi Samudera Raya dan Roh Allah melayang-layang di atas Air. Itulah penyataan Sang Pencipta tentang diri-Nya sebelum ada ciptaan yang diciptakan-Nya. Gelap Gulita, di dalam-Nya ada Samudera dan Roh Allah yang melayang-layang di atas Air. Samudera, di dalam-Nya ada Roh Allah yang melayang-layang di atas Air. Gelap Gulita adalah Allah. Samudera Raya adalah TUHAN Allah. Gelap, Samudera dan Roh Allah adalah Alalh Tritunggal sebelum sorga dan dunia diciptakan.

GELAP. Apa yang anda kenali di dalam gelap? Tidak ada. Mungkin ada banyak hal di dalam kegelapan namun karena gelap maka anda tidak mengenali apapun karena yang nampak hanya gelap gulita. Apa yang anda ketahui tentang gelap? Tidak ada. Manusia tahu banyak hal tentang terang namun tidak tahu banyak hal tentang gelap. Itu sebabnya manusia lalu berkata, "Gelap itu tidak ada karena gelap adalah kondisi tidak ada cahaya." Anda tahu gelap itu ada namun menyangkal keberadaannya. Manusia tidak suka gelap karena ketika dikuasai kegelapan manusia tidak berdaya. Itu sebabnya manusia menggunakan kata gelap untuk hal-hal yang jahat dan jelek serta ketidaktahuan. Itu sebabnya walaupun Kejadian 1:2 dengan gamblang mengajarkan bahwa Allah adalah Gelap namun para teolog menyangkalnya untuk mempertahankan keyakinan mereka  bahwa Allah mustahil Gelap.

Kegelapan itu bukan bicara ketiadaan cahaya saja ;

Mat 25:30  Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi."

kalau sebelumnya Allah itu gelap, DIA tidak bisa menciptakan terang, dengan demikian ada yang terbaharui atau tertambahkan pada Allah itu sendiri, (Allah mengupgrade diri-Nya sendiri)

Allah yang "incomplete by HIM self", atau Allah yang belum selesai dengan Diri-Nya bukan Allah yang sejati

 

TERANG yang dibentuk (yatsar) Allah pada hari pertama bukan terang yang dijadikan Allah pada hari keempat. Terang yang dibentuk Allah pada hari pertama adalah Hikmat, adalah TUHAN Allah. TUHAN Allah adalah Terang. Allah membentuk TUHAN Allah? BUKAN! TUHAN Allah membentuk Terang. TUHAN Allah membentuk Terang? Bukankah anda menyatakan bahwa TUHAN Allah adalah Terang? Apabila yang anda katakan benar, bukankah itu berarti TUHAN Allah membentuk diri-Nya sendiri? Bagaimana mungkin TUHAN Allah membentuk diri-Nya sendiri? Allah berfirman, "Jadilah Terang." TUHAN Allah menanggapi, Terangpun jadi.

Berfirmanlah Allah: "Jadilah Terang." Lalu Terang itu jadi. tidak ada catatan tentang Allah menciptakan atau menjadikan atau membuat atau menumbuhkan atau membangun Terang. Allah tidak menciptakan Terang dari NIHIL, namun Allah berfirman, "Jadilah Terang." Terang jadilah! Allah melihat bahwa Terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah Terang itu dari Gelap. Allah adalah Gelap, ketika Terang jadilah, Terang itu masih di dalam Gelap. Terang dan Gelap itu esa. Itu sebabnya Allah memisahkan Terang itu dari diri-Nya. Bila Terang itu tidak dipisahkan dari Gelap, mustahil manusia mengenali-Nya. Terang adalah Hikmat, adalah TUHAN Allah adalah Samudera. Ketika menciptakan ciptaan-ciptaan yang lainnya, Allah tidak memisahkannya dari Gelap. Hal itu terjadi karena semua ciptaan lainnya diciptakan di dalam Terang dan oleh Terang. Itu sebabnya, tentang diri-Nya Yesus Kristus berkata:

Kata Yesus kepada mereka: "Jikalau Allah adalah Bapamu, kamu akan mengasihi Aku, sebab Aku keluar dan datang dari Allah. Dan Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, melainkan Dialah yang mengutus Aku. Yohanes 8:42

Kapan Yesus Kristus keluar dan datang dari Allah? Ketika Allah berfirman, "Jadilah Terang."

sudah jelas pengertian gelap itu berarti belum ada apa-apa sebagai suatu pondasi untuk proses penciptaan bumi untuk manusia

terang pada hari pertama itu adalah pondasi untuk penciptaan selanjutnya, bukankah mudah buat Allah berfirman jadilah semua, yang 6 hari disingkat 1 detik

jika terang yang dimaksudkan "dicabut" keluar dari konteks dan kontensnya memang akan menimbulkan asumsi spekulatif yang bisa panjang sekali untuk dibahas

 

TUHAN Allahlah yang menciptakan seluruh umat manusia. Pada mulanya Dia membentuk (yatsar) Adam dari debu tanah lalu membangun (banah) Hawa dari tulang rusuk Adam. Selanjutnya TUHAN Allah menciptakan manusia dengan cara dikandung dan dilahirkan oleh wanita. Yesus Kristus adalah manusia. Yesus Kristus baru dikandung dari Roh Kudus ketika malaikat Gabriel memberitahu Maria tentang kehamilannya. Yesus Kristus dikandung dan dilahirkan oleh Maria sebagai bayi lalu tumbuh dewasa sebagai manusia. Mustahil menyangkal bahwa TUHAN Allahlah yang menciptakan Yesus Kristus. Yesus Kristus adalah manusia namun Dia juga TUHAN Allah. Sebelum dikandung Yesus Kristus tidak ada namun TUHAN Allah ada. Yesus Kristus adalah TUHAN Allah dalam wujud manusia. Sebelum menjadi manusia Dia adalah TUHAN Allah, bukan Yesus Kristus. Yesus Kristus adalah ciptaan TUHAN Allah namun Dia tidak diciptakan dari NIHIL karena Dia adalah TUHAN Allah. Yesus Kristus adalah Ciptaan namun Dia juga Pencipta. Pencipta yang menciptakan diri-Nya sendiri itulah Yesus Kristus. Ciptaan yang mencipta diri-Nya sendiri, itulah Yesus Kristus. Sebagai Ciptaan  Dia adalah Anak Manusia, sebagai Pencipta Dia adalah TUHAN Allah. 

Yesus tidak menciptakan Diri-Nya hanya untuk sebagai Anak Domba Allah, hanya Yesuslah yang merupakan representasi TUHAN ALLAH untuk menjadi IMANUEL

sekali lagi jika TUHAN menambah sesuatu pada Diri-Nya di kemudian saat, maka jelas IA bukanlah Alfa dan Omega

tidak bisa disebut sebagai pencipta jika IA diciptakan, walaupun oleh Diri-Nya sendiri

GBU

hai hai's picture

@tonypaulo, Nama-Nama Sang Pencipta

tonypaulo, tadinya saya memahami bahwa Gelap adalah Bapa, pada saat itu saya mengabaikan kitab Yohanes namun setelah mempelajarinya lagi dengan teliti, maka pemahaman saya bahwa Bapa-Nya Tuhan Yesus dan Allah adala Gelap hancur berantakan. silahkan klik di sini dan di sini dan di sini untuk membaca blog saya tentang hal itu. Namun pemahaman itu sama sekali tidak mengubah kenyataan bahwa pada mulanya Allah Tritunggal adalah GELAP. Gelap artinya tidak bisa diraba di lihat serta tidak bisa dikenali.

Selama ini kita memahami bahwa Creatio at nihilo berarti menciptakan dari NIHIL. Ternyata Alkitab mengajarkan bahwa Allah sama sekali tidak pernah menciptakan dari NIHIL. Allah menciptakan segala sesuatu DENGAN bahan baku. Itu sebabnya saya pun memahami Creatio at Nihilo berarti menciptakan yang belum pernah ada, bukan menciptakan dari tidak ada alias NIHIL.

Allah tidak membentuk atau menciptakan "ulang" diri-Nya dari maha gelap menjadi maha terang, bahkan Allah tidak membutuhkan sumber terang apapun untuk bisa melayang-layang diatas permukaan air

Alkitab mengajarkan bahwa Allah menciptakan Allah dari Allah. Saya saya sudah menenjelaskannya di dalam blog-blog yang saya referensikan tersebut, silahkan membaca pula blog-blog ini dengan klik di sini dan di sini dan di sini.

kalau sebelumnya Allah itu gelap, DIA tidak bisa menciptakan terang, dengan demikian ada yang terbaharui atau tertambahkan pada Allah itu sendiri, (Allah mengupgrade diri-Nya sendiri)

Allah yang "incomplete by HIM self", atau Allah yang belum selesai dengan Diri-Nya bukan Allah yang sejati

Ayat Alkitab mana yang mengajarkan apa yang anda ajarkan di atas? Logos menjadi manusia. bukankah itu berarti yang anda pahami itu salah? Allah menjadi Roh Kudus. Bukankah itu berarti yang anda pahami salah? Yesus Kristus MATI lalu bangkit dan naik ke sorga, bukankah itu berarti yang anda pahami salah?

Pada mulanya Allah Tritunggal adalah Allah Yang Mahagelap. Setelah DUA Allah diciptakan menjadi Allah Yang Mahateranglah maka manusia BISA mengenali-Nya. Ayat mana yang mengajarkan bahwa Allah tidak bisa mencipta bila dia adalah Allah Yang Mahagelap?

sudah jelas pengertian gelap itu berarti belum ada apa-apa sebagai suatu pondasi untuk proses penciptaan bumi untuk manusia

terang pada hari pertama itu adalah pondasi untuk penciptaan selanjutnya, bukankah mudah buat Allah berfirman jadilah semua, yang 6 hari disingkat 1 detik

jika terang yang dimaksudkan "dicabut" keluar dari konteks dan kontensnya memang akan menimbulkan asumsi spekulatif yang bisa panjang sekali untuk dibahas

Ayat mana yang mengajarkan bahwa gelap itu berarti belum ada apa-apa sebagai suatu pondasi untuk proses penciptaan bumi untuk manusia?

Alkitab mencatat sebelum penciptaan sudah ada Gelap, Samudera dan Roh Allah.

Apa yang anda maksudkan dengan PONDASI? Alkitab mengajarkan dengan gamblang tentang keberadaan dua TERANG. Yang satu adalah terang yang kita lihat dengan mata, yang kedua adalah TERANG yang DATANG ke dunia. Silahkan baca Yohanes pasal 1.

Terang adalah Dua oknum Tritunggal yang bisa dikenali manusia, Theos dan Logos, Allah dan Firman. Theos adalah Terang yang lebih besar dan Logos adalah terang yang lebih kecil.

Terang yang lebih kecil itu adalah Logos. Logos adalah Gelap dan Terang. Logos adalah Terang di dalam Gelap. Gelap adalah Yesus dan Terang adalah Kristus.

Yesus tidak menciptakan Diri-Nya hanya untuk sebagai Anak Domba Allah, hanya Yesuslah yang merupakan representasi TUHAN ALLAH untuk menjadi IMANUEL

sekali lagi jika TUHAN menambah sesuatu pada Diri-Nya di kemudian saat, maka jelas IA bukanlah Alfa dan Omega

tidak bisa disebut sebagai pencipta jika IA diciptakan, walaupun oleh Diri-Nya sendiri

tonypaulo, silahkan baca blog-blog yang saya referensikan setelah itu kita diskusi lagi. Izinkan saya mengingatkan anda, Alkitab adalah standard kebenaran di Komunitas bloggger Kristen SABDA Space.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

__________________

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak