Submitted by
rinasulistiyoningsih
on
Seribu Lilin
Bagaimana bisa seribu lilin menerangi jika mata hati sudah buta?
Ketika ruh sudah tak lagi mengenal rumahnya sendiri hingga lupa jalan pulang
Bukan karena asyik bertualang di alam sana
Hanya terlalu jauh menembus cakrawala jiwa
Oh… jiwa yang kembara ria
Hinakah raga ini
Sampai kau tak sudi kembali ?
Seribu lilin pelitamu
Suluh bagi jalanmu
Pulanglah…
... Puisi ini pernah ku posting di sini www.kemudian.com/deschia/puisi/kehidupan/seribu-lilin
Aku ingin pulang....