Submitted by Alethea25 on

Kol 2:8 "Hati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Kristus"

Penyesat itu perlu datang, nabi palsu itu perlu ada supaya iman mu dapat teruji dan pengetahuan mu bertambah

sering kali dunia ini mengganggap orang-orang yang tidak sependapat dengan ajaran yang sudah ada sebagai seorang penyesat atau pun nabi palsu, gak usah jauh-jauh lah, ambil aja salah satu penghuni SS ini sebagai contoh, Ko hai hai misalnya yang kayak nya udah bosen di bilang "sesat" ckckck, ada lagi ajaran saksi-saksi yehova, yang terang-terangan di bilang sesat, karna ketidak sependapatan mereka dengan "TRITUNGGAL" temen gereja saya yang tidak sependapat dengan "bahasa roh" langsung di depak dari pelayanan gereja karna di anggap "sesat" apa salah nya sih kalau kita mendengarkan pendapat mereka??? kenapa mereka di bilang "sesat" ??...

Ada 2 kemungkinan, yang pertama mereka  mengatakan  "sesat' karna mereka sebenarnya tidak mengerti dan tidak paham dengan doktrin yang selama ini mereka pegang, so... mereka cari aman, yang kedua, karna sebenarnya apa yang di ajarkan si orang "sesat" itu ternyata adalah sebuah kebenaran, karna sudah kepalang tanggung besar dengan doktrin itu, jadi mati-matian deh ngebela apa yang salah (kepentingan politik), mungkin ada alasan yang lain lagi? entah lah, orang yang salah itu kan punya 1000 alasan untuk membenarkan argumen nya.

Mat 24 : 11 "Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang."

1 Yoh 2:18 "Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir, dan seperti yang telah kamu dengar, seorang antikristus akan datang sekarang telah bangkit  banyak antikristus . Itulah tandanya, bahwa waktu ini benar-benar adalah waktu yang terakhir."

1 Yoh 2:24 Dan kamu, apa yang telah kamu dengar dari mulanya  itu harus tetap tinggal di dalam kamu. Jika apa yang telah kamu dengar dari mulanya itu tetap tinggal di dalam kamu, maka kamu akan tetap tinggal di dalam Anak dan di dalam Bapa.

1 Yoh 2:26 Semua itu kutulis kepadamu, yaitu mengenai orang-orang yang berusaha menyesatkan kamu.

1 Yoh 2:27 Sebab di dalam diri kamu tetap ada pengurapan  yang telah kamu terima dari pada-Nya. Karena itu tidak perlu kamu diajar oleh orang lain. Tetapi sebagaimana pengurapan-Nya mengajar kamu   tentang segala sesuatu dan pengajaran-Nya itu benar, tidak dusta--dan sebagaimana Ia dahulu telah mengajar kamu, demikianlah hendaknya kamu tetap tinggal di dalam Dia.

 Penyesat itu akan datang? iya, haruskah ia datang? iya, untuk apa ia datang? menguji, menguji apa yang sudah ada agar tidak di ragukan kebenaran nya, dimana penyesat itu sekarang? ajaib nya penyesat itu justru terkadang ada di sekeliling kita, di tengah-tengah orang percaya, dan di antara doktrin-doktrin yang ada.

Lalu jika seperti itu apa pantas kita meneriakan orang-orang yang tidak sependapat dengan doktrin yang sudah ada sebagai orang "sesat" bukan nya justru dari orang-orang seperti itu kita memperoleh pengujian dari apa yang selama ini kita percayai? bukan kah dari mereka itu justru kita memperoleh ilmu yang lebih banyak? bukan kah dari orang-otang itu iman kita di uji? dan bukan kah dari mereka kita di ingatkan untuk "menguji setiap doktrin dan ajaran yang ada"?

Kol 2:8 "Hati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Kristus"

mengikuti perkembangan zaman, alkitab akhir-akhir ini bukan lagi di jadikan sebagai Standar Kebenaran dan buku bacaan wajib bagi orang-orang kristen, kebanyakan jauh lebih suka membaca renungan harian,khotbah pendeta, buku tafsiran alkitab, artikel dan apa pun itu yang memang sudah di siapkan para pendeta untuk menjadi panduan belajar tentang kristen, Alkitab sendiri lupa untuk di pelajari, di  buka hanya jika di renungan harian nya di cantumkan suatu ayat namun tidak di tuliskan isinya, di buka hanya untuk di baca tanpa di renungkan, dan di pelajari, alhasil, saat ada seseorang yang datang dan mengungkapkan argumen yang berbeda dengan apa yang pernah di baca/di dengar dari buku, pendeta atau apa pun itu, spontan orang itu di anggap "sesat". Pernah kah kita menguji apa yang kita baca dengan Alkitab? atau apa yang kita dengar dengan Alkitab? atau apakah kita pernah mendengarkan dan mencoba menguji apa yang penyesat itu katakan? kebanyakan orang kristen berdiri kokoh di atas doktrin yang di ajarkan, dan tidak mengujinya lagi, berusaha mati-matian membela sesuatu yang tidak di ketahuinya itu adalah perbuatan konyol.

Bukan kah Alkitab terang-terangan mengajarkan bahwa di dalam diri setiap kita memiliki Pengurapan? pengurapan yang Tuhan berikan pada saya dan pendeta di mimbar sana, tidak lah beda, melainkan sama, jadi saya juga memiliki kemampuan yang sama untuk memahami Alkitab, jika saya mempelajarinya dengan sungguh-sungguh, bukan  hanya duduk mendengar dan menelan apa yang di ajarkan, melainkan menguji dan menguji.

STOP berkata "sesat" kepada mereka yang berpendapat beda dengan doktrin yang telah ada, ujilah apa yang terlontarkan, jika hal itu terbukti bertentangan dengan Alkitab, apa salah nya jika kita memperingatkan dan mengingatkan serta mengajarkan yang benar berdsarkan Alkitab.

 

Bagaimana dengan Gereja Setan?

Bagaimana dengan gereja setan yang jelas-jelas sesat? apa kita perlu menguji?

Efesus 6 : 11 "Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah,  supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis"

2 Kor 6 : 7 "dalam pemberitaan kebenaran dan kekuasaan Allah; dengan menggunakan senjata-senjata keadilan untuk menyerang ataupun untuk membela"

Yang pasti kita perlu menggunakan senjata Allah untuk berperang, bagaimana kita dapat mengatakan ini sesat itu sesat, jika tidak melakukan pengujian? dan bagaimana caranya kita dapat menang dalam peperangan jika tidak mempersiapkan nya?

Apa pun yang di hadapi walaupun hanya kecoa yang terbalik, kita tetap memerlukan persiapan, walaupun jelas-jelas gereja setan adalah salah, toh buktinya banyak yang ada di sana, jadi pasti kan kalau kita memiliki amunisi yang cukup saat ini, supaya ketika penyesat itu datang atau bahkan kita berhadapan dengan penyesat itu, kita siap untuk menguji bukan memaki apa lagi ikut-ikutan.

Semoga apa yang theia tulis berguna,

tararengkyu Smile