Waktu aku kecil, yang
terbayang-bayang di kepalaku adalah apa yang akan terjadi ketika aku sudah
berusia tiga puluh tahun. Saat itu yang
terlintas di kepala kecilku adalah aku pasti sudah lulus kuliah, sudah bekerja,
sudah menikah, dan pasti sudah jadi tante-tante J
Itu yang ada di pikiranku saat itu, dan
mungkin juga menjadi sebuah permohonan dari seorang gadis kecil. Entah kenapa, waktu aku kecil yang aku
bayangkan adalah usia tiga puluh? Gak
tahulah, kenapa bagi si Love kecil, usia tiga puluh begitu istimewa.
Kemarin malam, sembari
aku mengawasi adonan kue yang sedang berada dalam mixer dan juga memerhatikan
adonan yang sedang kepanasan di oven, seolah-olah ada yang menyentilku dan
kembali mengingatkan aku akan bayangan masa kecilku itu.
“Vi, dulu waktu kamu
kecil, kamu selalu membayangkan akan jadi seperti apa dirimu di usia yang
ketiga puluh. Sekarang, apakah sudah
terwujud semua impian masa kecilmu itu?”
Sejenak aku melupakan
mixer dan juga oven yang sedang menyala. Sejenak aku kembali ke khayalan
kecilku saat itu, dan tidak lama kemudian kutemui diriku sedang mengucap syukur
atas semua ingatan itu. Bayangkan! Semuanya
sudah terwujud!
Diusiaku yang ketiga
puluh aku sudah bekerja, sudah menikah, dan sudah jadi tante-tante, he he he he
Ya, sesederhana itu kedengarannya khayalan
masa kecilku akhirnya jadi kenyataan. Aku sungguh bersyukur atas itu. Tetapi, yang membuat aku bersyukur bukan
karena semua khayalan masa kecilku akhirnya tergapai. Aku bersyukur karena untuk mewujudkan tiga
khayalanku itu ternyata harus kulewati
banyak proses yang tidak diperkirakan atau diperhitungkan oleh kepala kecilku. Proses dari seorang gadis kecil menjadi
perempuan yang berusia tiga puluh tahun menguras banyak hal dalam hidupku. Aku bersyukur karena aku masih ada di sini
dengan kekuatan yang luar biasa dari Sang Maha Kuat. Jika bukan karena Bapa yang menuntun kaki kecilku melewati semua proses itu, belum tentu
khayalan kecilku itu dapat terwujud, tepat seperti yang aku bayangkan.
Wah, adonanku sudah
terlalu mengembang, sementara kue di oven sebentar lagi akan matang. Kuhentikan lamunanku dan kembali ke dunia wanita
he he he he he
HARI INI AKU BERUSIA TIGA
PULUH TAHUN!
Entah kenapa aku begitu
bersemangat memasuki kepala tigaku ini. Bikin kue, sengaja menanti pkl. 00.00
sendirian untuk curhat dan mengucapkan terima kasih kepada Dia yang telah menenunku, membangunkan
suamiku yang masih tidur di pagi buta untuk mengatakan bahwa hari aku berulang
tahun, memimpin doa ulang tahunku sendiri, pakai baju baru, berdandan secantik
mungkin, menyapa teman-teman kantorku lebih hangat dari biasanya, memanjakan
adik-adikku dengan makanan yang tidak kumasak sendiri he he he he he …. dan
masih banyak lagiiii …. Aku merasa begitu special hari ini, begitu bahagia dan semua
orang harus tahu bahwa aku sangat berbahagia dengan berkat indah ini.
Tuhan terima kasih ya …..
hari ini aku sudah tiga puluh tahun. Pasti masih banyak proses dan hal-hal yang
harus aku lewati bersama dengan Bapaku, tetapi aku tidak takut karena sudah
selama 30 tahun 9 bulan, Dia sama sekali tidak pernah meninggalkan aku, bahkan
untuk seumur hidupku.