Submitted by iik j on

Tepat pukul 19.00 WIB, aku dan temanku sudah nongkrong di meeting point DP Mall. Ini KOPDAR pertama, aku nggak tahu apa yang harus dilakukan dan bagaimana. He he he... aku sudah berupaya menghubungi orang-orang yang yang direferensikan semua pihak, dan berharap mereka datang. Hanya sayang aku tidak bisa menemukan jejak uang makan yang katanya 'orang Semarang' juga.

Tiba-tiba masuk sms pertama dari Djokolelono, salah seorang bakul baru di SS yang berdomisili Semarang, “Maaf ik. Kayake aku ga bisa ikut ngumpul. Titip salam buat semua temen-temen yang datang” Wah... berkurang 1 pesertanya...

Beberapa menit kemudian, muncul satu orang dengan senyum khas. Wah, ini ga beda jauh dengan fotonya. “Halo, saya Cahyadi, ...”

Beberapa saat Pwijayanto menelpon “Halo Iik, saya sudah sampai di dalam, anda dimana... bla... bla... o, anda yang sedang duduk di dekat pintu itu?"  Aku celingak-celinguk, tapi tetap saja nggak ketahuan yang mana, karena aku membayangkannya berbeda. Selang beberapa waktu muncul satu orang yang dengan anak kecil. Wahhhhhh... diluar dugaanku... jebule

Disusul Rya yang dengan gemulai menyapa kita semua dengan senyuman luar biasanya... O’ ini to orang Bali itu, manis oeiiii.... Sebelumnya, melalui telepon aku telah meyakinkan Rya bahwa dia pasti akan gampang menemukanku meskipun Kopdar ini seperti blind date, karena masing-masing kita belum pernah bertemu satu sama lain.

Beberapa saat kita menunggu yang namanya ‘Jackching’ sang pedagang yang berprofesi merangkap ‘tukang ojek’ malam itu... eee.. ternyata yang muncul malah sms ‘aku gek mencari anak bojoku’, padahal istri dan anaknya sudah sama kita. whaaaaa... tetapi akhirnya datang juga 'Bang Jack'

Ternyata selain bakul SS, datang juga pengamat SS yang sudah lama memperhatikan SS, tetapi tidak membuka lapak. Pengetahuannya tentang para bakul SS dan dagangannya,... jauhhh... lebih banyak daripada aku. He he he..

                                                               ***

Rombonganpun menuju Food Court di lantai 2 DP Mall yang menurut rekan-rekan SS itu ukuran Mallnya kegedean.

Yang mengejutkan dan membuatku sempat tidak pede, semua orang mengaku ‘pendiam’ dan tidak suka difoto. Apalagi, Jackching dengan entengnya bilang, “Eh Ik, aku ikutan wae lho... kamu kan EO-nya!” Waduh!!! Bingung... dah!!

Sambil cengengesan, aku membuka pembicaraan dengan, “Pak, aku nggak nyangka lho kalau Pak Wit seperti ini. Aku pikir orangnya sangar, dan serem... he he he... soalnya melalui tulisannya dan komentar-komentarnya...”  dan beliaupun tersenyum... wahhhh... jebule lagi

Dari cerita satu ke cerita yang lain terungkap bahwa beberapa pedagang termasuk aku, masuk SS karena kesasar/tersesat. Entah mencari apa di internet, dan ... nyasar deh.

Pembicaraan’pun mengalir. Ngomongin suasana pasar SS yang begini begitu, dengan segala keunikan para pedagang dan premannya. he he he... (hemmm.. pokoknya kalian semua kita omongkan!!!Huhh..!!!)
 

                                                              ***

Kemudian masuklah satu persatu sms, Antowi yang katanya pengen telepon untuk merasakan keramaian KOPDAR tetapi sakit tenggorokan, hallah ini pasti cuma alasan dia wae... disusul Joli yang kutelpon dan bertanya-tanya “Gimana disitu, ada siapa saja, bagaimana, ada GKMin nggak? Gimana dia?”

Ha ha ha.. kujawab dengan enteng, “GKMin, baik kok dan juga ganteng orangnya!” Jujur boleh kan? Entah menurut GKMin... kurang ajar kali.. (Maap deh pak) 

Salah satu kejutan yang benar-benar mengagetkan adalah saat kita membicarakan pedagang paling TOP di SS, ternyata dia telepon (tahu setelah beliau menjelaskan identitasnya). Sinyal kuat atau memang juragan wangsit neh...????

“Ini Kolonel Yosua! Apakah ini Iik yang manis... ada siapa saja di situ”
tanya suara di seberang sambil cengengesan. Aku yang tidak mengenal suara dan nomor hape, sempat berpikir itu salah satu teman yang iseng, he he he... berbunga bunga soale dibilang manis di malam palentin, tuing... tuing.. tuing... kyaaaaaa...

Mulailah hape itu berganti tangan, semua orang mengucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Sang Suhu. Satu lagi yang mengherankanku, saat hape itu berpindah ke tangan GKMin, kok ya suhu ini bisa langsung tahu ya... (dari melihat dan mendengar pembicaraan mereka udah ketahuan), apa karena mereka suka ‘musuhan’ di SS, jadi penciumannya tajam banget ya..? Suhu yang ajaib... ‘e jebule lagi... dari sini pembicaraan jadi rameeeeeeeee.....

Mulailah Pwijayanto bercerita banyak hal... rame juga lho... dan rasa-rasanya sih mungkin aku yang paling banyak cengar-cengir dan cengengesan ya... he he he.. dasar!!

Waktu aku bertanya tentang usulan2 bagi SS. Ada satu usulan penting untuk SS dari rekan pengamat SS dan pedagang SS juga, “Satu aja usulnya, kurangi makian di SS, nggak enak kalau dilihat saudara-saudara yang lain. Karena beberapa orang yang pernah masuk SS kabur setelah mengetahui suasana pasar yang begitu” entah ini bisa dilakukan atau nggak..., ya nggak tahu... ini kan cuma usulan... ‘tul kan?

Oya, soal makanan. Rya yang bingung karena terbiasa makanan enak di Bali, dan juga aku yang kelaparan berat akhirnya memilih makanan yang dipilih juga oleh Jackching... ngikutttttt yuuk... daripada puyeng. Meski sempat bingung juga, makan nasi kok pake sumpit? Tapi karena perut karung... ya ludhesssssss... (sedia'in makanan yang banyak ya suhu... kalau kapan2 kita bertemu di Jakarta)

                                                       ***

KOPDAR SS Semarang pun usai Pk. 21.30, karena tokonya ‘dah pada tutup dan listriknya sempat mati... (sign buat pengunjung supaya cepet pulang kali ya..). Rya pun kembali ‘ngojek’ mas Jack.

Saya, Iik J-EO tak resmi dan asal jadi, berterima kasih untuk kehadiran, partisipasi, dan kedatangan kepada semua rekan-rekan pedagang Klewer  (Rya, Jackching, Cahyadi, Pwijayanto, serta rekan-rekan pengamat). Saya mohon maap untuk semua kekurangan dan kekurangan dan kekurangannya... kapan-kapan kita buat lagi yang lebih baik ya...  tengkyu... tengkyu ... tengkyu...

Cerita ini diambil dari sudut pandang Iik J (hallah!!). Ayoooo... ceritanya silahkan ditambahi dari pihak-pihak yang terkait... he he he .. fotonya menyusul ya..
 

* jebule:  ternyata