Submitted by josh putra on

Beberapa waktu lalu saya berkesempatan pelayanan ke Persekutuan Doa di Garut. Saya lihat mereka orang-orang yang sederhana, beberapa diantaranya orang-orang sunda.

Waktu diberi kesempatan untuk bersaksi, pertama ada seorang bapak orang sunda asli maju ke depan dan mulai bersaksi dengan perbendaharaan kata-kata yang terbatas, dia katakan bahwa dirinya bersyukur setiap pagi bangun mendengar burung bernyanyi, oleh karena itu bapak ini mulai bernyanyi lagu karangan sendiri yang katanya kuncinya belum ketemu!?? Kira-kira bisa ditebak bagaimana menyanyinya... pokoknya ga enak ditelinga. Tapi... saat itu saya merasakan keharuan yang luar biasa... seorang bapak tua yang sederhana bisa bersyukur dan menciptakan lagunya sendiri untuk mengungkapkan betapa dirinya mengagumi Allah.
Yang kedua seorang ibu juga maju dan bersaksi, dimulai dengan kata “puji Tuhan” bapa ibu kan semua tau saya jualan es.... musim hujan gini esnya kurang laku tapi saya tetap bersyukur pada Tuhan.
Saudara... tanpa bermaksud menggurui, bukankah hati yang bersyukur itu bisa dimulai dari hal-hal yang sederhana tanpa menunggu sesuatu yang luar biasa terjadi.....