Maria Hamil RAHIM BUKAN Hamil JANIN
Teologi Reformed mengajarkan bahwa Yesus Kristus memiliki dua hakekat yang berpadu namun tidak menyatu. Yesus adalah 100% manusia dan 100% Allah. Dua hakekat dengan satu PRIBADI. Yesus mendapatkan hakekat manusianya dari Maria ibu-Nya sementara hakekat ilahi sudah dimiliki-Nya sejak kekal. Ajaran demikian disebut doktrin Satu Pribadi Dua Hakekat alias Diofisitisme. Apabila yang diajarkan oleh para teolog itu benar, mustahil Yesus menyangkal Maria sebagai ibu-Nya dan anak-anak Maria adalah saudara kandung-Nya.
Yesus Menyangkal Maria Tiga Kali
Yesus Kristus menyatakan bahwa Dia bukan anak jasmani Maria dengan tiga kali menyangkali Maria sebagai ibu-Nya. Pertama kali dilakukan ketika menghadiri perkawinan di Kana, kedua kali ketika Ibu dan saudara-saudara-Nya mencari-Nya di tengah-tengah pelayanan dan ketiga kali dilakukan-Nya dari atas Salib. Inilah kisah-kisahnya:
Ketika mereka kekurangan anggur, ibu Yesus berkata kepada-Nya: "Mereka kehabisan anggur." Yohanes 2:3
Kata Yesus kepadanya: "Mau apakah engkau dari pada-Ku, ibu? Saat-Ku belum tiba." Yohanes 2:4
Tetapi ibu Yesus berkata kepada pelayan-pelayan: "Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!" Yohanes 2:5
Kata IBU dalam Yohanes 2:4 diterjemahkan dari kata Yunani GUNE yang artinya: perempuan; istri. Kata GUNE umumnya digunakan untuk menyapa wanita asing atau yang bukan kerabat, bukan ibu kandung. Dengan menyebut Maria Gune, itu berarti Yesus MENYANGKAL bahwa Maria adalah ibu jasmani-Nya.
Maka seorang berkata kepada-Nya: "Lihatlah, ibu-Mu dan saudara-saudara-Mu ada di luar dan berusaha menemui Engkau." Matius 12:47
Tetapi jawab Yesus kepada orang yang menyampaikan berita itu kepada-Nya: "Siapa ibu-Ku? Dan siapa saudara-saudara-Ku?" Matius 12:48
Lalu kata-Nya, sambil menunjuk ke arah murid-murid-Nya: "Ini ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku! Matius 12:49
Sebab siapapun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di sorga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku." Matius 12:50
Ayat-ayat tersebut di atas mangajarkan bahwa Yesus Kristus menyangkal bahwa Maria adalah ibu jasmani-Nya dan anak-anak Maria adalah saudara kandung-Nya. Yesus tidak memiliki saudara karena ikatan daging dan darah, sebab Dia hanya memiliki saudara sebagai Anak Allah.
Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: "Ibu, inilah, anakmu!" Yohanes 19:26
Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Inilah ibumu!" Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya. Yohanes 19:27
Kata ibu dalam kalimat, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: "Ibu, inilah, anakmu!" diterjemahkan dari kata Yunani GUNE sementara kata ibu dalam kalimat Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Inilah ibumu!" diterjemahkan dari kata Yunani METER (may'-tare) yang artinya: Ibu (kandung).
Tiga kali Yesus menyangkal Maria sebagai ibu kandung-Nya, bahkan yang terakhir dilakukan-Nya dari atas Salib beberapa saat sebelum ajal menjelang. Apakah PERNYATAAN yang demikian GAMBLANG dan TEGAS tidak cukup bagi kita untuk menarik kesimpulan bahwa Maria bukan ibu JASMANI Yesus Kristus karena Dia tidak berasal dari dunia ini? Yesus tidak berasal dari benih perempuan. TUHAN memberi perintah:
Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu. Keluran 20:12
Apabila Maria adalah ibu jasmani Yesus, bukankah itu berarti Dia melanggar perintah-Nya sendiri karena menyangkali Maria sebagai ibu-Nya dan anak-anak Maria sebagai saudara-Nya?
SATU Pribadi TIGA Hakekat
Apabila para Teolog Reformed konsisten, seharusnya tentang Yesus Kristus mereka mengajarkan doktrin SATU pribadi TIGA hakekat, bukan SATU pribadi DUA hakekat.
"Kutukilah kota Meros!" firman Malaikat TUHAN, "kutukilah habis-habisan penduduknya, karena mereka tidak datang membantu TUHAN, membantu TUHAN sebagai pahlawan." Hakim-hakim 5:23
Maka tahulah Gideon, bahwa itulah Malaikat TUHAN, lalu katanya: "Celakalah aku, Tuhanku ALLAH! sebab memang telah kulihat Malaikat TUHAN dengan berhadapan muka." Hakim-hakim 6:22
Dan Malaikat TUHAN menampakkan diri kepada perempuan itu dan berfirman kepadanya, demikian: "Memang engkau mandul, tidak beranak, tetapi engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki. Hakim-hakim 13:6
TUHAN Allah menjadi manusia untuk MENGGENAPI pengutusan-Nya sebagai manusia. Teolog Reformed mengajarkan bahwa TUHAN Allah mustahil MENGGENAPI pengutusan-Nya sebagai manusia bila Dia tidak MEMILIKI hakekat (NATURE) manusia. Itu sebabnya Dia mengambil HAKEKAT manusia dari Maria untuk menjadi Hakekat-Nya.
TUHAN Allah menjadi Malaikat TUHAN (MALAK YHWH) juga untuk MENGGENAPI pengutusan-Nya sebagai Malaikat TUHAN. Apabila yang diajarkan oleh para teolog tentang hekekat manusia Kristus benar, BUKANKAH itu berarti Dia juga HARUS memiliki HAKEKAT malaikat agar dapat menggenapi pengutusan-Nya sebagai Malaikat TUHAN?
Apabila yang diajarkan oleh para teolog Reformed benar, bukankah seharusnya Yesus memiliki TIGA hakekat? Hakekat Allah, malaikat dan manusia? Karena para teolog reformed tidak pernah mengajarkan hal demikian, bukankah itu berarti ajaran Yesus adalah SATU pribadi dengan DUA hakekat bukan kebenaran sejati karena TIDAK konsisten?
Maria Hamil RAHIM Tidak Hamil JANIN
Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu. Lukas 1:36
Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. Lukas 1:31
And behold, you will conceive in your womb and bring forth a Son, and shall call His name JESUS. Luke 1:31 - NKJV
Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri. Matius 1:18
Now the birth of Jesus Christ was as follows: After His mother Mary was betrothed to Joseph, before they came together, she was found with child of the Holy Spirit. Matew 1:18 – NKJV
"Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" --yang berarti: Allah menyertai kita. Matius 1:23
"Behold, the virgin shall be with child, and bear a Son, and they shall call His name Immanuel," which is translated, "God with us." Matew 1:23
Kata MENGANDUNG di dalam Lukas 1:36 (Elisabet) dan Lukas 1:31 (Maria) diterjemahkan dari kata Yunani SULLAMBANO (lafal: sool-lam-ban'-o), kata KERJA yang artinya: menangkap; mengandung. Kata MENGANDUNG di dalam Matius 1:18 dan Matius 1:23 diterjemahkan dari kata Yunani GASTER (lafal: gas-tare'), kata benda, artinya: rahim; kandungan. Selama membaca ayat-ayat tersebut dalam Alkitab terjemahan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, maka anda akan menganggap semuanya wajar-wajar saja. Namun, sekali anda menelusuri ayat-ayat tersebut hingga ke bahasa aslinya, bahasa Yunani, maka anda akan menemukan kenyataan sebagai berikut:
Dalam Lukas 1:31 ada sebuah kata Yunani yang tidak diterjemahkan oleh LAI dan diterjemahkan secara salah oleh NKJV yaitu kata Yunani GASTER
Dalam Matius 1:18 dan Matius 1:23 ada sebuah kata Yunani yang tidak diterjemahkan oleh LAI dan diterjemahkan secara salah oleh NKJV yaitu kata yunani ECHO (lafal: ekh'-o;skheh'-o), kata kerja yang artinya: mempunyai; memegang
Kenapa Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) tidak menerjemahkan kedua kata tersebut sementara NKJV menerjemahkannya dengan salah? Menurut saya, hal itu terjadi karena para penerjemah menyangka TELAH terjadi kesalahan ketika MENCATAT kedua ayat tersebut atau TELAH terjadi kesalahan ketika kedua ayat tersebut DISALIN. Apabila kedua kata itu diterjemahkan oleh LAI dan diterjemahkan dengan benar oleh NKJV, maka, baik Lukas 1:31 maupun Matius 1:18 akan menjadi ayat yang ANEH. Keanehan itu PASTI memicu terjadinya DEBAT teologi dari generasi ke generasi. Apabila kedua kata itu diterjemahkan maka kedua ayat itu akan seperti berikut ini:
Sesungguhnya engkau akan mengandung KANDUNGAN (RAHIM) dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. Lukas 1:31
Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung MEMILIKI (MEMEGANG) KANDUNGAN (RAHIM) dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri. Matius 1:18
"Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung MEMILIKI (MEMEGANG) KANDUNGAN (RAHIM) dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" --yang berarti: Allah menyertai kita. Matius 1:23
Coba anda bandingkan ketiga ayat tersebut di atas dengan Lukas 1:36. Elisabet mengandung seorang anak laki-laki namun Maria mengandung KANDUNGAN (RAHIM) alias memiliki (memegang) KANDUNGAN.
Handai taulan sekalian, siapakah yang melakukan kesalahan? Apakah Lukas dan Matius sebagai penulis Alkitab melakukan kesalahan? Apakah para penyalin Alkitab melakukan kesalahan? Apakah malaikat Gabriel yang melakukan kesalahan? Apakah Roh Kudus yang memimpin Lukas dan Matius melakukan kesalahan? Atau para penerjemah Alkitab yang melakukan kesalahan? Atau itu hanya gaya bahasa pada zaman Alkitab ditulis? Roh Kudus, Gabriel, Lukas dan Matius mustahil melakukan kesalahan. Apabila para penyalin Alkitab melakukan kesalahan, seharusnya kesalahan mereka akan mengacaukan ajaran Alkitab namun bila kesalahan mereka justru MENJAGA sistematika dan konsistensi ajaran Alkitab, maka itu adalah KEBETULAN yang mustahil.
Mungkin anda bertanya, kenapa Markus dan Yohanes tidak mencatat hal demikian? Markus dan Yohanes sama sekali tidak mencatat tentang silsilah Yesus Kristus. Markus dan Yohanes sejak awal tulisan mereka TELAH mengajarkan bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah, bukan anak manusia yang bernama Maria. Yesus Kristus mengajarkan bahwa DUA saksi adalah SAH. Markus dan Yohanes menyaksikan bahwa Yesus adalah Anak Allah sementara Matius dan Lukas menyaksikan bahwa Yesus BUKAN anak jasmani Maria. DUA saksi adalah SAH!
Kesimpulan
Yesus tidak berasal dari benih manusia. Yesus tidak berasal dari benih Maria. Maria tidak mengandung JANIN Yesus sebab yang dia kandung adalah RAHIM yang mengandung Yesus. Yesus dikandung oleh Roh Kudus dan RAHIM Roh Kudus yang dikandung oleh Maria. Itulah yang diajarkan oleh Alkitab. Itulah yang dicatat oleh Matius dan Lukas. Itulah yang tidak dipahami oleh para teolog dari generasi ke generasi.
NB.
Ini adalah Blog ke 3 dari 7 blog. Untuk membaca blog yang lain silahkan klik:
- Bengcu Menggugat Doktrin Satu Pribadi Dua Hakekat 1
- Bengcu Menggugat Doktrin Satu Pribadi Dua Hakekat 2
- Bengcu Menggugat Doktrin Satu Pribadi Dua Hakekat 3
- Bengcu Menggugat Doktrin Satu Pribadi Dua Hakekat 4
- Bengcu Menggugat Doktrin Satu Pribadi Dua Hakekat 5
- Bengcu Menggugat Doktrin Satu Pribadi Dua Hakekat 6
- Bengcu Menggugat Doktrin Satu Pribadi Dua Hakekat 7