Pak Ijum seorang sopir bajaj seperti biasa setiap hari menjemput 2 anak SD kelas 3 dan 5 langganannya. Saat itu siang sungguh terik, sambil menunggu bubaran sekolah, pak Ijum mengaso di bawah pohon rindang bersama beberapa sesama pengemudi bajaj. Tak berapa lama satu anak langganannya yang kelas 3 muncul.
Ketika itu Ijum tukang bajaj itu tampak mengeluarkan seekor kura kura peliharaannya sambil bercanda dengan para rekannya. “Eh, kawan tahu tidak beda bajaj dengan kura kura ?” Beberapa temannya menjawab dengan asal namun tidak ada satupun jawaban yang mengena. “ He he he, bajaj kalau dipukul maka yang nongol kepala sopirnya tetapi kalau kura kura dipukul kepalanya nyungsep ke dalam batoknya, “ kekeh pak Ijum.
Mendengar cerita lucu itu maka semua sopir bajaj pada tertawa ngakak. Sampai suatu saat datanglah seorang pengemis yang biasa minta minta diperempatan lampu merah ikutan nimbrung dengan mereka. Melihat pak Ijum bercerita tentang kura kura, si pengemis menyeletuk, “ Pak, kira kira kalau kura kura balapan lari sama bajaj apa hasilnya sama dengan cerita kelinci yang balapan sama kura kura ?” Pak Ijum sambil tergelak menjawab :” Mas, lu gimana sih punya otak mikir dong, gimana kalau kita buktikan aja, mau taruhan lu, punya uang kagak ?” Teman sopir yang lain menimpali :”Sudah Jum, buktikan aja ha ha ha ha, tapi lu mesti kasih voor kura kuranya.”
Si anak SD kemudian sambil menulis dibukunya berkata: “ Misal kecepatan bajaj 10 m perdetik, kecepatan kura kura 5 m perdetik. Jarak tempuh 20 m dan kura kura jalan duluan 10 m.” Tambahnya :” Pak Jum, bajaj ini tidak mungkin bisa melebihi kura kura lho!” “ Lho, kok bisa, Den “ Tanya pak Ijum tidak percaya.
Si Aden kecil ini kemudian berkata:” Iya pak, pas bajaj berjalan satu detik dia sampai di jarak 10 m, kura kuranya sudah maju 5 m, lalu bajaj maju lagi 5 m , si kura kura sudah maju 2,5 m, bajaj maju 2,5 m lagi, kura kura sudah lebih jauh 1,25 m. Lama kelamaan sih tambah dekat, tapi percaya deh, bajaj tidak bisa lebih maju dari kura kura.” Pak Ijum mendengar penjelasan itu menjadi bingung dan garuk garuk kepala sambil menggumam :” Kok bisa ya ? Perasaan bajaj gua pasti lebih kencang dari kura kura itu.!? Tapi itungan Aden benar juga, di mana salahnya ?”
Si pengemis sambil tersenyum meledek “ Gimana masih mau taruhan ?”

Tak berapa lama semua anak pada bubar sekolah berbarengan, maka urusan balapan bajaj dan kura kura itu kemudian terputus karena para sopir sibuk menjemput penumpangnya masing masing.
Terinspirasi dari :
Cerita mujizat tentang bajaj dan kura kura dan cerita Achiles oleh Zeno
Gambar di ambil dari Encyclopedia Britannica