Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Loading

Dia buka jalan saat tak ada jalan.....

N.Brady's picture

Membaca judul di atas mungkin terlintas dalam fikiran sebagian dari kita apakah benar? Seringkali keraguan timbul di hati saat mengingat  akan pengalaman-pengalaman hidup yang kita lalui. 

Jawabannya adalah "YA" DIA adalah Allah akan membuka jalan. Jalan yang Dia buka sering kali tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan, karena kita tidak mampu menerka dan mengira-ngira.

Yesaya 55 : 8-9

Sebab rancanganku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman Tuhan. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu. 

Dia adalah Pencipta langit, bumi dan seisinya. Dia bertahta dalam Kerajaan yang adil dan penuh kasih. Dia begitu besar dan berkuasa pada saat Dia berfirman tak ada yang mampu menghentikanNya.

Mazmur 89 : 14

Keadilan dan hukum adalah tumpuan takhta-Mu, kasih dan kesetiaan berjalan di depan-Mu

Kristus adalah sumber kehidupan, dalam Dia kita temukan kehidupan yang nyata dan kehidupan yang kekal yang tak dapat dihancurkan oleh apapun dan siapapun. Kehidupan yang dunia tak mampu berikan yang tak terbatasi oleh kedudukan, asal-usul keluarga, derajat, suku/daerah asal, kasta,  harta milik maupun pendidikan.  

Yohanes 14 : 6

"Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Seringkali airmata kesedihan dan kekecewaan membuat penglihatan kita kabur dan tak dapat  melihat Kristus dengan jelas, namun Dia selalu bersama kita dan tak akan pernah meninggalkan kita.

Haruskah kita berkeras hati untuk tetap tidak percaya bahwa Dia mampu dan melebihi segala yang kita bayangkan ?

Haruskah kita terus mengekang diri dan menolak kehidupan yang penuh kebebasan dan kemerdekaan yang suci dalam Kristus ?

Haruskah kita terus memanggul beban yang tidak seharusnya kita panggul ?

Hal yang harus kita lakukan dahulu adalah kita benar-benar bersandar dan bergantung padaNya.

Percayalah dan janganlah ragu dan jangan batasi kuasa kasihNya dengan kekerasan dan keraguan hati yang kita miliki. Tinggalkanlah segala hal-hal yang tak berkenan dihadapan Allah dan yang melanggar firman-firmanNya. Tuhan Allah kita yang begitu setia tak akan pernah terlambat dan selalu tepat waktu. Dia akan  membuka jalan pada saat tak ada jalan agar segala rencanaNya dalam hidup mereka yang percaya terpenuhi. Saya percaya pada saat anda membaca tulisan ini Roh Kudus telah menyentuh hati anda dan memberikan penyegaran rohani yang selalu dibutuhkan.

 

__________________

Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah ( Roma 8:14)