Submitted by Rogue on

Ujian negara tengah melanda tanah air. Mulai dari Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas menghadapi BENCANA nasional ini. Ada yang menganggap ini musibah, tidak sedikit yang menganggap ini malatapetaka. Ada apa dengan ujian nasional? Ujian nasional atau yang pernah terkenal dengan istilah EBTANAS ini memang sudah menjadi sosok menakutkan bagi kalangan pelajar. Bagaimana tidak, pada hari yang telah ditentukan, siap tidak siap, sehat tidak sehat, mau tidak mau. Seluruh pelajar kelas VI, IX dan XII se-Indonesia harus menghadapi ini, jika tidak maka ketidaklulusan sudah mengintip di depan pintu. Tidak heran, ada banyak pelajar-pelajar yang frustasi dan kalah sebelum berperang karena kegagahan UN yang bahkan mampu membungkam pelajar-pelajar yang cukup berprestasi di sekolah. Ironis memang, pelajar-pelajar yang diyakini akan menjadi penerus bangsa gugur karena kesehatan yang tidak bekerja sama. UN pun dituduh tidak adil oleh orangtua murid. Apakah adil usaha 3 tahun di SMA disebandingkan dengan 5 hari UN? Bagaimana kalau ada yang berhalangan? Begitulah cara saya dan teman-teman saya menolak UN. Ditambah lagi UN mengalami perubahan jadwal mendadak beberapa waktu lalu. ADILKAH UJIAN NASIONAL? TIDAK! Itulah jawaban saya hingga kemarin. UN tidak adil. Namun entah kenapa hari ini saya berubah pikiran, UN membuat saya sadar akan kehidupan iman saya. Bukan apa kesetiaanmu yang kemarin yang dinilai, tapi keteguhanmu tetap berpegang pada Kristus hingga akhir. Apa artinya setia namun pada akhirnya murtad? Bukankah itu sia-sia? Ini membuat saya kembali berpikir, Apakah UJIAN NASIONAL itu ADILl?