Teriakan tawa memenuhi seluruh teras
Wajah yang tertutup belaian rambut panjang
Tangan yang terbuka dan Kaki yang berganti cepat
Seperti kijang muda melompat, hup
Erat pelukan tangan yang kecil sesakan dada
Ku angkat tinggi dan kutaruh di besi ayun
Cerita.. cerita.. cerita.. cerita..
Tak ada yang menyaingi suaranya
Bisikan ditelinga sambil memainkan rambut dikepalaku
Cerita.. cerita.. cerita.. cerita..
Aku kangen…
Empat pasang mata tatap memandang kemana…
Pertanyaan yang tidak terjawab dan tak akan dimengerti
Langkah yang tak terhitung sambil berharap dan sangat berharap
Dapat melewati setiap lubang untuk tidak terjatuh
Ada yang bilang
“Tuhan saja tidak peduli, kenapa aku harus peduli”
Tapi aku percaya Tuhan melihat
Gemetar kaki berjalan, detak jantung tidak seperti biasa
Jari tangan getar keras, sekeras hati yg teriak
Aku harus tetap berdiri dengan seutuhnya
dengan satu tujuan
Aku kangen