Submitted by hiskia22 on

Ibadah-ibadah...Saya dan teman-teman seiman mulai saling mengingatkan untuk melaksanakan ibadah di ruang rapat, di saat teman-teman yang beragama lain menunaikan kewajiban agamanya di hari Jumat. Jadwal ini dibuat agar tidak ada satupun orang yang nganggur.

Aaaaaa: Datang ya?

Bbbbbb: Ok..Pasti saya datang.

Ccccccc: Pastilah saya datang.

Ddddd: Tentu saya datang.

Dst...dst...

Diantara 13 orang, yang bisa hadir hanya 6 orang. Trus sisanya?

Aaaaa: Tadi sudah saya kasih tau. Katanya mau datang

Cccccc : Iya...ke mana ya dia? Tadi udah janji kok.

Ddddd: Mungkin ada kerjaan. Tapi kan seharusnya semua kerjaan stop dulu?

Dst..dst..

Kesedihan dan kekecewaan mulai terlihat di raut muka masing-masing orang. Sedih dan Kecewa kepada orang yang sudah berjanji bahwa dia akan datang.

Dari kejadian ini saya diajarkan bahwa Tuhan juga sering sekali sedih dan kecewa kepada kita. Disaat kita dipanggil untuk berdoa, kita menolaknya.Bahkan tidak mau berdoa. Ketika kita di suruh saat teduh pagi hari, kita malah enak-enakan bangun siang. Terburu-buru lagi untuk berangkat ke kantor. Disaat kita harus merenungkan Alkitab, kita hanya menaruh Alkitab itu di lemari, dan baru di buka hanya hari Minggu.

sedih dan Kecewa.Kenapa dia tidak datang ibadah? Perasaan ini hanya disebabkan oleh satu orang yang sudah berjanji mau datang, tapi ternyata dia tidak datang. Coba bayangkan...Tuhan tidak hanya dibuat sedih dan kecewa oleh satu orang. Tapi banyak orang. Apakah kita mau masuk ke dalam daftar orang yang membuat sedih dan mengecewakan hati Tuhan?

GBU all