Sebelum memulai menulis,pertama-tama aku musti mengucapkan banyak terima kasih terlebih dahulu pada para blogger yang kuketahui keberadaannya di situs SS ini.
Terima kasih memang kata indah dalam bahasa Indonesia yang kalau kita mendengarnya secara langsung atau kata tersebut ditujukan kepada kita,ada rasa senang,puas,bangga dan seabreg perasaan lainnya yang membuat kita tersenyum atau bahkan tertawa. Walau kadang kita nggak menuntut ucapan tersebut terlontar untuk kita. Tapi sebagai manusia yang diberi rasa perasaan dan hati nurani,tentu akan menempatkan ucapan terima kasih pada tempatnya.
Banyak memang ucapan terima kasih dalam berbagai bahasa,tapi aku nggak mampu untuk mengumpulkannya. Kalian yang rajin membaca Alkitab,berapa banyak ucapan terima kasih yang tertulis? Tentu indah ceritanya dan mana yang paling berkesan buat kalian? Maaf,bukan polling lho.
Betapa bahagianya jika seorang adik disuruh sang kakak untuk mengambilkan sesuatu atau menolongnya, kemudian sang kakak mengucapkan kata ‘Terima kasih ya dik.’ Senyum pasti mengambang di wajahnya. Begitu juga sebaliknya, bila sang adik yg mengucapkan terima kasih, sang kakak juga bahagia.
Terima kasih merupakan misteri kata yang membuat semua orang bahagia. Saya senang mengamati anak-anak yg bermain kemudian ada terlontar ucapan terima kasih di antara mereka, Lebih tulus daripada orang dewasa. Lebih tulus!
Dengan nada apa pun terima kasih mestinya jauh dari dendam.
Kepada Hai-hai yg tulisannya ternyata banyak dan belum sempat aku baca semua.Mengingatkanku kepada Abdul Al-masih yang menulis buku Kekristenan tak tersanggah. Tulisannya ada yg memberi inspirasi utk membuat tulisan yg lain,tapi belum sempat aku tulis,Cuma aku simpan judulnya doang. Anda termasuk peneliti alkitab juga ya? Maksudnya teliti dalam membaca Alkitab. Aku setuju kalau tulisan-tulisanmu di Klewer ini dibukukan. Aku usul judulnya NABI LOKAL MEMBUAL HAI HAI MEMBONGKAR.
Kepada Samuel Franklin yang membuat aku tahu ternyata ada situs cerita silat,ketika aku membaca komentarnya ada klik situs tersebut, ini membuat sedikit bernostalgia,sayang cersil Kho Ping Hoo yg kucari belum ada. Adanya Cuma Ang Ie Niocu, sudah lupa ceritanya tapi malas untuk membacanya ulang. Tapi maaf, aku malah belum sempat membaca artikel-artikel yang telah ditulisnya,padahal ini yang memuat pengetahuan alkitab ya? Kelihatannya Anda rajin mengkonkordinasikan setiap ayat.
Kepada Kocak Humor yang telah memperkenalkan klik situs Islam Eksposed,yang membuatku betah berlama-lama membacanya. Sebetulnya cerita lama semua,tapi memang bisa menambah pengetahuan kita tentang islamologi. Tapi maaf aku juga belum banyak membaca tulisan-tulisanmu di Klewer ini. Tulisanmu indah typografinya,pewarnaannya juga asyik,tapi cape deh membacanya mutar-mutar ya sukanya he he he …Kamu memang menyukai idiom dewa bulan ya? Eh ada tulisanmu yg sangat tidak menyukai SBY ya? Ah kok sebegitu ‘dendamnya’ pada beliau sih? Padahal data untuk menyudutkannya sangat minim,siapa sih politikus yang bisa memuaskan semua pihak sekarang ini? Tapi ndak pa-pa deh,manusia memang tidak bisa seragam pemikirannya maupun perbuatannya. Tinggal bagaimana kita menyikapinya. Kocak humor memang kocak kok sampai bisa membuatku terkocak-kocak.
Kepada yang lain,maaf namanya belum hafal-hafal juga,maklum masih jarang membacanya. Tentu kalian juga pasti memberi inspirasi pada satu ketika. Terus terang aku baru membaca judul-judulnya,itupun sambil lalu. Sayang baru mau membukanya,gerombolan penghuni sorga yang terbesar pada datang siap menggantikan posisiku untuk bermain game. Tidak ada tindakan tegas aku menolaknya,mengalah toh bukan berarti kalah kan? Lagian mana bisa menang menghadapi penghuni sorga ya? Menang sebentar, nanti juga diserbu lagi he he he…Ganti kesibukan adalah istirahat yang asyik kok. Daripada dimarahi mamahnya anak-anak itu ding.
Untuk menulis di SS ini, aku berusaha memahami aturan main yg sudah ditetapkan oleh admin maupun tulisan para bloggernya. Namun, ada juga yang belum memahaminya atau memang lupa-lupa ingat,cuma ingat kuncinya ‘D aminor c minor ke d ke c lagi…’ Ingat kunci lebih baik karena sewaktu nanti Yesus mengetuk pintu tidak lupa tempatnya he he he…Ingat kunci plagiat jalan terus eh namanya copy paste ya kalo di sini?
Sambil menulis ini, aku mendengarkan lagunya almarhum Gombloh yang berjudul Lepen (Lelucon Pendek). Di akhir menyanyinya beliau mengucapkan
TERIMA KASIH,BANGSAT!!
Semoga Bermanfaat Walau Tak Sependapat
