Bosen nih belakangan liat banyak pertarungan di SS. Mau nulis yang ringan-ringan aja dulu nih.. kita diskusi ringan dan sedikit menghayal aja..
Apa yang menarik dari surga jika segala sesuatu indah dan mudah? Bukankah itu membosankan? Sama sekali tidak ada yang menantang. Apa lagi yang ingin kita capai? Segala sesuatu telah tersedia. Kalau begitu apa enaknya? Sesuatu yang indah akan terlihat indah kerena ada sesuatu yang buruk. Sedangkan di surga, semuanya indah. Tidakkah lama-lama jadi terlihat biasa aja?
Pertanyaan-pertanyaan itu kadang terlintas di kepala saya. Saya tentu sadar bahwa keindahan Surga tidak mungkin bisa dibayangkan oleh manusia. Jika Alkitab bilang indah, ya. Saya percaya itu indah. Tapi kadang rasa penasaran itu menimbulkan pertanyaan-pertanyaan. Kira-kira sebagai berikut:
-
Di dunia, tidak semua bisa kita capai dengan mudah dan butuh perjuangan. Tapi bukankah ketika kita menjalani perjuangan itu banyak hal yang kita pelajari? Bukankah karena itu membuat kita punya passion untuk mecapainya? Saya sangat menikmati proses perjuangan. Ketika saya ingin mencapai sesuatu, dan saya berjuang untuk itu. Ada kesedihan ketika gagal. Ada sukacita ketika berhasil. Ada rasa antusias ktika melihat hasil yang positif dari usaha kita sedikit demi sedikit. Ada rasa bergairah ketika bisa mempelajari hal-hal baru. Walaupun tidak mudah Tapi bagi saya itulah hal-hal yang membuat hidup menyenangkan. Jika di surga, apa lagi yang harus kita capai?
-
Banyak yang melukiskan surga seperti tempat yang dihiasi batu permata, emas, dan lain-lain. Terus kenapa dengan itu? Saya lebih bisa merasakan kebesaran TUHAN justru ketika berada di tengah-tengah alam (maklum saya termasuk golongan naturalis. Hehe), ketimbang di tengah-tengah emas. Bersama teman-teman, kita sering jalan-jalan keluar kota Surabaya, ke Pacet, Tretes, Batu, Bromo, pokoknya tempat-tempat di Jawa Timur dimana kita bisa dekat dengan alam. Melewati jalan yang berliku-liku, naik turun, pernah kendaraan yang kita tumpangi mogok atau tidak bisa naik tanjakan yang tinggi, tapi itu sungguh menyenangkan. Dan di setiap perjalanan itu, ada kesadaran dan kekaguman akan kebesaran TUHAN yang luar biasa. Apakah di surga saya masih bisa menikmati itu? Tantangan-tantangan dan kesulitan-kesulitan kecil yang justru menyenangkan.
-
Jika di surga penuh dengan orang-orang yang sempurna (termasuk kita) apakah itu menarik? Saya memiliki sahabat-sahabat sejak kuliah. Sahabat-sahabat dengan karakter yang unik masing-masing. Kadang ada konflik. Kadang ada yang sangat-sangat menjengkelkan. Tapi disitulah proses belajar untuk saling mengasihi. Justru dari konflik-konflik itulah kita bisa semakin dekat dan menghargai keindahan persahabatan. Apakah di surga ada hal-hal seperti itu?
-
Seorang pengkhotbah pernah mencoba melukiskan surga seperti suasana retreat. Dimana kita bisa merasakan persekutuan yang indah, kita bisa memuji dan mempermuliakan TUHAN, Kita bisa merasakan damai, bisa merasakan kedekatan dengan TUHAN, sungguh menyenangkan. Tapi apa hanya itu?
Menurut teman-teman SS sendiri, bagaimana surga itu? Itu tentu akan tetap jadi misteri sampai kita mati. Tapi 1 hal yang menarik adalah dipulihkannya persekutuan dengan Allah. Persekutuan yang telah rusak akibat dosa. Selama di dunia kita bisa merasakan kebahagiaan karena cinta. Padahal itu bukan cinta yang sempurna karena telah dipengaruhi dosa. Sedangkan di surga, kita bisa merasakan cinta yang sempurna. Seperti apa rasanya? Tunggu saja.... :)