Anda bergiat di dalam Gereja ? Atau lebih sering dikatakan pelayan Tuhan di Gereja ?
Jika ya.....satu pesan dari saya. Bersatulah dengan pelayan - pelayan yang lain. Apabila anda di beri satu karunia oleh Allah, jangan iri kepada rekan sepelayanan anda yang diberi lebih dari satu karunia.
Jika anda diberi karunia untuk mengajar, jangan iri kepada rekan sepelayanan anda yang diberi karunia mengajar dan menyembuhkan.
Tetapi pergunakanlah karunia yang ada pada kita untuk membangun tubuh kristus. Untuk membangun jemaat. Karena kita adalah tubuh Kristus dan Kristus adalah kepalanya.
1 Kor. 12:27
12:27 Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya.
Efesus 5 : 30
5:30 karena kita adalah anggota tubuh-Nya.
Karena kita adalah anggota tubuh Kristus, maka kita harus bersatu. Sekali lagi saya katakan kita harus bersatu
Tetapi kenapa pernah kita dengar diantara kita terjadi perselisihan yang ujung - ujungnya berakhir kepada perpecahan ?
Jawabnya kita lihat di dalam 1 Korintus 3 : 3
3:3 Karena kamu masih manusia duniawi. Sebab, jika di antara kamu ada iri hati dan perselisihan bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi dan bahwa kamu hidup secara manusiawi?
Marilah kita kembalikan kepada diri kita masing - masing. Apakah di saat anda melayani dengan rekan sepelayanan anda, ada timbul perasaan iri ? Kok dia lebih dipakai Tuhan ? Kok pelayanannya lebih berhasil daripada saya ? kok dia lebih didengarkan oleh orang lain daripada saya? kok dia lebih...lebih dan lebih ?
Seandainya perasaan itu masih ada pada anda, berarti anda masih hidup secara duniawi. Walaupun anda mengklaim ( pinjam kata - kata aliran kharismatik ) sudah penuh Roh Kudus. Sudah dibaptis Roh Kudus. Sudah bisa berbahasa roh. Sudah bisa bernubuat, tetapi kalau perasaan iri itu masih ada, maka ketahuilah Alkitab mengatakan bahwa sebenarnya anda masih hidup secara duniawi.
Keberhasilan rekan sepelayanan anda seharusnya anda dukung dengan doa. Biarlah kiranya Nama Yesus dipermuliakan di dalam pelayanannya.
Yang bisa anda lakukan hanya berdoa, berdoa dan berdoa. Bukan iri, iri dan iri. Akhirnya timbullah perselisihan dan ujung - ujungnya berakhir kepada perpecahan.
2 Tim. 2:24
2:24 sedangkan seorang hamba Tuhan tidak boleh bertengkar, tetapi harus ramah terhadap semua orang. Ia harus cakap mengajar, sabar
Tetapi Alkitab memang sudah mengatakan bahwa perpecahan itu harus terjadi.
1 Korintus 11 : 18 - 19
11:18 Sebab pertama-tama aku mendengar, bahwa apabila kamu berkumpul sebagai Jemaat, ada perpecahan di antara kamu, dan hal itu sedikit banyak aku percaya.
11:19 Sebab di antara kamu harus ada perpecahan, supaya nyata nanti siapakah di antara kamu yang tahan uji.
Perpecahan harus terjadi untuk melihat siapakah yang tahan uji. Tetapi jangan sampai kitalah yang menjadi sumber perpecahan itu. Kita harus ingat sebenarnya Yesus tidak menghendaki perpecahan.
Matius 12 : 25
12:25 Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka lalu berkata kepada mereka: "Setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti binasa dan setiap kota atau rumah tangga yang terpecah-pecah tidak dapat bertahan.
Hiduplah bersatu. Jangan mencari hormat dan kemuliaan bagi diri sendiri.
Tetapi biarlah hidup kita dipakai Tuhan untuk memuliakan nama-Nya
GBU