Submitted by jlwijaya on

Semua anak Tuhan yang percaya seluruh Alkitab dari kej sampai wahyu adalah Firman Tuhan ,tentunya  percaya PREDESTINASI karena kata itu ada di Alkitab ,Tetapi ada sekelompok orang kristen yang menganggap bahwa hanya merekalah yang percaya PREDESTINASI .Bagi mereka ini  pemahaman kata predestinasi adalah harus seperti yang mereka mengerti dan percayai, jika tidak maka anda belum mengerti Predestinasi ,apa lagi jika anda tak setuju maka anda di cap sebagai sebuah golongan tertentu dan juga di cap sebagai  orang yang tidak percaya predestinasi.  Kelompok ini dalam tulisan saya di SS, saya  beri nama MR WEST atau MR NISM atau MR REF. Menurut tritunggal  (WEST,NISM DAN REF) Predestinasi adalah Allah menetapkan destini kekal manusia dimana sebagian di tetapkan masuk sorga dan sebagian masuk neraka .Dengan kata lain : sebagaimana manusia lahir tak dapat menentukan mau jadi laki atau perampuan ,cakep atau jelek dsb demikian pula manusia lahir maka masalah apakah nantinya masuk sorga dan neraka juga telah ditentukan Allah sebelum dunia di jadikan.Ayat alkitab yang menunjang perndapat tritunggal ini ada beberapa dan  salah satunya  adalah EFESUS 1:5.

Eph 1:5  Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya, (karena dalam bahasa indonesia tak ada tanses ,maka ada penenpatan kata keterangan waktu dalam ayat ini yang saya rasa sangat menggangu bagi kita untuk bisa mengerti sesuai dengan arti yang sesungguhnya maka dalam membahas ayat ini saya akan mengacu pada terjemahan bahasa inggrisnya.)

 

Eph 1:5Having predestinated us unto the adoption of children by Jesus Christ to himself, according to the good pleasure of his will,

 

Golongan Tritunggal ini pengartikan PREDESTINASI dengan cara mengambil Efesus 1:5 keluar dari konteks atau melepas hubungannya dengan ayat sebelumnya (ayat4) dan memperlakukannya sebagai sebuah kalimat yang dapat di mengerti atau ditafsikan berdasarkan makna yang terkandung didalamnya (catt:saya tidak menyalahkan cara ini karena ini adalah cara umum yang tepat di pakai untuk mengerti banyak sekali ayat dalam alkitab, tetapi bagi saya salah untuk ef 1:5)

 

Having predestinated us ataupun Having predestinated us unto the adoption of children by Jesus Christ to himself,

 

Kalimat di atas baik secara logika,baik secara gramatikal atau dengan cara apapun di artikan  maka pengertiannya adalah tepat seperti yang dimengerti oleh tritunggal yaitu sebagian orang dipredestinasikan untuk hidup yang kekal yang berarti nasib setiap orang yang lahir di dunia ini, akan datangnya masuk sorga atau neraka tergantung apakah ia di telah predestinasikan atau tidak.

Saya menolak penafsiran PREDESTINASI ALA TRITUNGGAL  ini dengan banyak alasan ,alasan2 ini saya golongkan menjadi 2 bagian yaitu aspek  negatif dan aspek positif

Alasan saya di aspek negatif:

 

1)     

Perasaan batin saya (hatinurani dan intuisi saya) menyatakan bahwa bahwa doktrin predestinasi ala tritunggal salah ,bahkan perasaan saya seperti saat saya membaca doktrin dari bidat kristen.

2)    

Sifat Allah yang dipresentasikan oleh doktrin ini berbeda dengan sifat Allah yang di presentasikan di banyak bagian di dalam Alkitab

3)    

Banyak Ayat alkitab yang jelas jelas  bertentangan dengan doktrin ini

4)    

Jika doktrin ini benar Banyak ayat yang dapat di mengerti secara sederhana menjadi rancu /perlu di tafsiran ulang agar menjadi sesuai dengan doktrin predestinasi ala tritunggal

5)    

Not adequate M value.

 

Alasan saya diaspak positif:

 

1)     

Predestinasi dalam efesus ini dapat di tafsirkan dengan cara lain yang lebih tepat dan hasilnya berbeda dengan isi doktrin predestinasi ala tritunggal. Dan arti yang didapat sanagt sesuai dengan konteksnya juga sangat sesuai dengan seluruh doktrin dan permasalahan yang di bahas oleh paulus dalam seluruh tulisannya dan tidak ada konflik dengan satu ayatpun dalam Alkitab.

 

Jika kita membaca dengan seksama maka ayat 5 adalah kelanjutan dari ayat 4 ,keduanya ada dalam satu kesatuan dan ini terlihat jelas jika kita memperhatikan kata awal dari ayat 4 (According as) ,kalimat terakhir dari ayat 5(according to the good pleasure of his will, ) dan kalimat awal dari ayat6: (Tothe praise of the glory of his grace,)dibawah ini:

 

Eph 1:4According as he hath chosen us in him before the foundation of the world, that we should be holy and without blame before him in love:

Eph 1:5Having predestinated us unto the adoption of children by Jesus Christ to himself, according to the good pleasure of his will,

Eph 1:6Tothe praise of the glory of his grace, 

 

Dari kalimat di atas kita sekarang dapat melihat dengan jelas bahwa us yang di predestinasikan dalam ayat 5 adalah us in him yang telah dipilih sebelum dunia di jadikan.tak mungkin dapat di artikan lain dari itu .jadi baik yang dipilih manupun yang di predestinasikan adalah us in him yaitu kita yang ada didalam Kristus bukan kita yang di dalam adam. Dengan simpelnya kita dapat memgerti bahwa sebelum dunia di jadikan , Allah telah memilih dan mempredestinasikan kita di dalam kristus menjadi anak2Nya yang kudus dan tak bercacat.

 

Perbedaan Pendapat saya dan pendapat Tritunggal dalam ef1:4-5:

 

Pendapat Tritunggal adalah God hath chosen us dan God Predestinated us dengan demikian sebagian orang di pilih dan di predestinasikan sebagian tidak.(spesificnya adalah orang percaya atau tidak kepada kristuspun adalah akibat pemilihan dan penentuan ini.)

 

Pendapat saya adalah God hath chosen us in him dan  God Predestinated us In him (us di dalam ayat 5 mengacu pada us in him pada ayat 4) dengan demikian yang di pilih Allah adalah Orang percaya dalam Kristus .

Dalam Efe 1:11 jika  kita melihat dari terjemahan ingrisnya, maka kita dapat melihat dengan lebih jelas lagi, bahwa adalah benar  yang Allah Predestinasikan adalah mereka yang ada didalam Kristus (Us in Christ):

 

Eph 1:11  In whom also we have obtained an inheritance, being predestinated according to the purpose of him who worketh all things after the counsel of his own will:

 

Di dalam PB terutama dalam tulisan paulus kita melihat ada 2 macam jenis orang  yaitu  jenis orang  yang mendirikan kebenarannya sendiri yaitu dia yang berkonsep bahwa manusia di selamatkan karena melakukan hukum taurat yaitu karena perbuatannya dan orang jenis kedua ialah orang yang karena berita injil menyadari bahwa dirinya berdosa dan keselamatan hanya terjadi melalui percaya kepada injil ,mereka ini adalah orang yang percaya kepada Kristus ......diantara kedua Orang ini Allah memilih orang yang percaya kepada Kristus untuk menjadi Anak yang mengwarisi janji Allah dan juga perlu kita ingat bahwa kristus memang jalan yang di tentukan Allah dan di pilih Allah sebelum dunia di jadikan.

 

Sebelum manusia berdosa bahkan sebelum dunia di jadikan  se-olah Allah di hadapkan dengan banyak cara untuk menyelamatkan manusia yang nantinya pasti jatuh kedalam dosa ,diantara semua jalan itu Allah tidak memilih dan tidak menetapkan manusia di selamatkan karena perbuatan atau kerena melakukan hukum taurat  ,tetapi Allah telah memilih Kristus dan menetapkan Kristus  untuk menjadi juruselamat dunia

 

Kristus dipilih Allah:

1Pe_2:4  Dan datanglah kepada-Nya, batu yang hidup itu, yang memang dibuang oleh manusia, tetapi yang dipilih dan dihormat di hadirat Allah.

 

Kristus dipilih sebelum dunia di jadikan:

1Pe 1:20  Ia telah dipilih sebelum dunia dijadikan, tetapi karena kamu baru menyatakan diri-Nya pada zaman akhir.

 

Kristus ditentukan menjadi jalan pendamaian antara Allah dan manusia :

Rom 3:25  Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya.

 

Allah menetapkan Darah perjanjian bagi kita karena tanpa darah tak ada pengampunan dosa:

Heb 9:20  sambil berkata: "Inilah darah perjanjian yang ditetapkan Allah bagi kamu."

Heb 9:22  Dan hampir segala sesuatu disucikan menurut hukum Taurat dengan darah, dan tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan

 

Dari semula yaitu sebelum dunia di jadikan maka kehendak Allah di dalam rencana kekalNya talah menetapkan bahwa di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan:

Eph 1:7  Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya,

Eph 1:9  Sebab Ia telah menyatakan rahasia kehendak-Nya kepada kita, sesuai dengan rencana kerelaan-Nya, yaitu rencana kerelaan yang dari semula telah ditetapkan-Nya di dalam Kristus

 

Karena Kristus telah dipilih dan ditentukan Allah maka orang yang datang kepada Allah melalui iman kepada kristus menjadi orang yang dipilih Allah untuk menjadi anak2-Nya yang akan mengwarisi segala berkat rohani di dalam sorga ,dan Downpaymentnya adalah Roh Kudus sebagai materainya.

 

Sebelum dunia di jadikan Kristus dipilih Allah ,sebelum dunia di jadikan pula Allah memilih orang yang percaya kepada apa yang Dia tetapkan dan pilih untuk menjadi Anak2nya.

 

Perjanjian baru tak pernah sekalipun membicarakan dengan kalimat langsung bahwa sebagian orang dosa dipilih untuk percaya sebagian tidak karena ini memang bukan topik yang ada di alkitab , topik ini hanya muncul setelah abad 16, sebaliknya dalam Perjanjian baru berulang kali mempersoalkan bahkan membahas secara khusus di dalam kitab  Roma dan galatia bahwa manusia di benarkan bukan karena perbuatan tetapi karena iman dan beberapakali menyatakan dengan berbagai cara bahwa hanya orang beriman dalam Kristus yang di terima oleh Allah, dibenarkan oleh Allah.mari kita lihat  contoh dari Gal 3:1-7:

Gal 3:1  Hai orang-orang Galatia yang bodoh, siapakah yang telah mempesona kamu? Bukankah Yesus Kristus yang disalibkan itu telah dilukiskan dengan terang di depanmu?

Gal 3:2  Hanya ini yang hendak kuketahui dari pada kamu: Adakah kamu telah menerima Roh karena melakukan hukum Taurat atau karena percaya kepada pemberitaan Injil?

Gal 3:3  Adakah kamu sebodoh itu? Kamu telah mulai dengan Roh, maukah kamu sekarang mengakhirinya di dalam daging?

Gal 3:4  Sia-siakah semua yang telah kamu alami sebanyak itu? Masakan sia-sia!

Gal 3:5  Jadi bagaimana sekarang, apakah Ia yang menganugerahkan Roh kepada kamu dengan berlimpah-limpah dan yang melakukan mujizat di antara kamu, berbuat demikian karena kamu melakukan hukum Taurat atau karena kamu percaya kepada pemberitaan Injil?

Gal 3:6  Secara itu jugalah Abraham percaya kepada Allah, maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.

Gal 3:7  Jadi kamu lihat, bahwa mereka yang hidup dari iman, mereka itulah anak-anak Abraham.

Gal 3:8  Dan Kitab Suci, yang sebelumnya mengetahui, bahwa Allah membenarkan orang-orang bukan Yahudi oleh karena iman, telah terlebih dahulu memberitakan Injil kepada Abraham: "Olehmu segala bangsa akan diberkati."

 

Jelas terlihat Allah membenarkan orang yang percaya kepada injil dan ini berarti bahwa orang karena iman dalam Kristus di pilih Allah .karena itu Pernyataan paulus dalam Ef 1:4&5 adalah salah satu penegasan dari kebenaran ini dengan menyatakan bahwa orang yang di dalam Kristus dipilih dan di predestinasikan Allah sebelum dunia di jadikan dan ini adalah maksud kekal Allah ,ini adalah kehendak Allah, Ini adalah Rencana Kerelaaan yang Tetapkan di dalam Kristus, Haleluya,Amin

 

NB:-Jika anda berpendapat A sedangkan orang lain berpendapat B.Maka yang harus dilakukan adalah menjelaskan ayat2 B bahwa ayat2 itu bisa di tafsirkan bukan B.baru anda keluarkan ayat A.Itu diskusi yang sehat.Jika anda hanya mengeluarkan ayat2 A, dan orang itu Cuma mengeluarkan ayat2 B, maka  yang terjadi hanya debat kusir anak kecil,dan keduanya cuman ‘MEMPERTUJUKKAN’ bahwa ayat2 alkitab ‘BERTENTANGAN’.Hasilnya hanya membingungkan umat.FH