Submitted by mujizat on

Jika ada pohon mangga, yang salah satu rantingnya menghasilkan buah yang nyleneh, maka orang mungkin akan sebut itu sebagai ajaib, sebagai mujijat, misalnya kalau pohon mangga Manalagi, sementara banyak cabang pohon menghasilkan buah mangga yang ranum-ranum, tapi ada sebatang cabang atau ranting atau dahan yang menghasilkan buah kedondong yang kecut, mungkin orang akan penasaran: ada apa gerangan? Apakah memang cabang tersebut secara alami, aneh bin ajaib, menghasilkan asli buah kedondong, mungkin lewat rekayasa genetika oleh pakar tumbuh-tumbuhan, ataukah hanya sebuah ranting kedondong yang direkatkan pada pohon mangga?

Tentu handai taulan segera menangkap maksud Muji dengan gambaran ini, yang berbicara tentang Yesus Kristus dengan umat-Nya. Biar mudah menggambarnya, sengaja Muji pakai buah mangga dan kedondong, dan bukan tanaman anggur.

Ya. Secara alami, tanpa rekayasa genetika, maka setiap cabang pohon mangga akan menghasilkan buah mangga pada musimnya. Begitu pun kita, setiap orang Kristen, akan disebut "sehat rohani", jika buah roh yang kita hasilkan sesuai dengan "nature" tubuh Kristus.

Setiap "ranting Kristus" yang sehat, perlu memiliki integritas, sebagaimana Yesus Kristus juga mempunya integritas, dan hanya di bawah kondisi inilah maka setiap "ranting Kristus" dapat mengeluarkan buah Roh pada musimnya.

Matius 7:17-18

Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik. Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik.

Ayat-ayat tersebut dapat diadopsi untuk menggambarkan ranting. Setiap ranting yang baik akan menghasilkan buah yang baik, dan setiap ranting yang tidak sehat dapat menghasilkan buah yang tidak sehat.

Buah roh Kudus (Galatia 5:22) akan secara otomatis dihasilkan oleh "ranting Kristus" yang sehat, oleh karena itu, setiap orang Kristen yang sehat rohani, dia tidak dapat mengeluarkan buah yang buruk (salut untuk Joli dan Tante Paku , karena Muji belum temukan "buah kedondong" dari Anda berdua). Karena jika ranting mangga yang baik menghasilkan kedondong, maka ia mungkin sedang berdusta, demikian juga jika ranting mangga yang buruk menghasilkan mangga yang sehat, mungkin itu buah imitasi.

Lihatlah betapa indahnya label untuk buah mangga, dan betapa mengerikannya label untuk buah kedondong di gambar atas.

Ucapan-ucapan berlabel "mangga" pantas kita ucapkan, sekalipun jika sedang berhadapan dengan Tuhan Yesus, sebaliknya ucapan serapah berlabel "kedondong" akan membuat kita malu jika sedang berada di samping Yesus Kristus.

Salam,