Kalau Allah itu penuh kasih, kenapa Dia membiarkan kita menderita ?
Jawaban dari pertanyaan ini banyak, tergantung dari sudut mana kita memandang. Marilah kita mempelajari kitab Ayub. dI sanalah kita bisa menemukan jawabannya.
Penderitaan yang dialami Ayub, dilihat dari :
1. Sudut pandang iblis ( Ayub 1 : 11 )
1:11 Tetapi ulurkanlah tangan-Mu dan jamahlah segala yang dipunyainya, ia pasti mengutuki Engkau di hadapan-Mu."
Kalau dilihat dari sudut pandang iblis, penderitaan adalah sarana iblis agar Ayub menyangkal sang pencipta. Bacalah kisah penderitaan Ayub. Dimana dia mengalami penderitaan yang luar biasa. Iblis sangat yakin bahwa manusia akan menyangkal sang pencipta apabila manusia itu mengalami penderitaan.
Inilah yang akan terjadi pada kita di akhir zaman. Penderitaan - penderitaan yang luar biasa dahsyatnya akan terjadi. Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan memperoleh mahkota kehidupan.
Kalau ada saat ini anda sedang mengalami penderitaan, ketahuilah bahwa iblis sedang mengharapkan penyangkalan anda kepada Tuhan.
2. Sudut pandang manusia yang melihat penderitaan anda baik itu saudara anda, teman anda, gembala anda, senior rohani anda.
Tiga teman Ayub ( Ayub 4 : 7 - 9 ; Ayub 8 : 3 - 6; Ayub 11 : 13 - 15 )
Menurut sudut pandang dari ketiga teman Ayub, Penderitaan yang dialami oleh Ayub adalah akibat dosa Ayub. Tetapi apakah itu benar ? Tentu saja tidak.
Seandainya saat ini anda merasa bahwa penderitaan yang ada pada anda bukan karena dosa anda....maka biarlah anda berlaku seperti Ayub. Tetapi kalau karena dosa anda, berarti langkah yang pertama harus anda lakukan yaitu mengakuinya di hadapan Tuhan. Sebagai bahan renungan silahkan klik di sini
3. Sudut pandang Ayub sendiri ( Ayub 6 : 24 ; Ayub 7 : 20 )
6:24 Ajarilah aku, maka aku akan diam; dan tunjukkan kepadaku dalam hal apa aku tersesat.
7:20 Kalau aku berbuat dosa, apakah yang telah kulakukan terhadap Engkau, ya Penjaga manusia? Mengapa Engkau menjadikan aku sasaran-Mu, sehingga aku menjadi beban bagi diriku?
Seperti yang saya katakan pada point ke dua. Kalau penderitaan yang saat ini anda alami bukan karena kesalahan anda, biarlah anda berlaku seperti Ayub. Tetapi apabila karena kesalahan anda.....silahkan anda renungkan kembali link di point dua.
4. Sudut pandang Allah ( Ayub 1 : 8 ; Ayub 1 : 12 )
1:8 Lalu bertanyalah TUHAN kepada Iblis: "Apakah engkau memperhatikan hamba-Ku Ayub? Sebab tiada seorangpun di bumi seperti dia, yang demikian saleh dan jujur, yang takut akan Allah dan menjauhi kejahatan."
1:12 Maka firman TUHAN kepada Iblis: "Nah, segala yang dipunyainya ada dalam kuasamu; hanya janganlah engkau mengulurkan tanganmu terhadap dirinya." Kemudian pergilah Iblis dari hadapan TUHAN.
Tuhan mengijinkan penderitaan yang kita alami. Karena Tuhan mau lihat sejauh apakah iman percaya kita kepada - Nya ?
Karena itu apabila saat ini anda mengalami penderitaan, mungkin saja :
1. Iblis ingin agar anda menyangkal Tuhan.
2. Anda melakukan kesalahan.
3. Allah mengijinkannya untuk melihat sejauh mana iman percaya anda.
GBU