Mengamati Perkembangan Dunia perPolitikan di Indonesia pada saat -saat sekarang ini Tahun 2009,suhu Politik kian memanas dengan semakin dekatnya Pesta Demokrasi PEMILU,dimana saat-saat pemilihan CALEG( calon Legislatif ) menjadi wakil rakyat melalui Pemilihan Caleg yang dipilih oleh RAKYAT untuk duduk sebagai DPR Daerah maupun untuk DPR Pusat,untuk menjadi salah seorang anggota Dewan Executif.
Terus terang tadinya Saya sama sekali tidak tertarik membahas bahkan memikirkan hal hal yang berbau Politik semacam ini,maklum sejak dulu sudah tertanam di benak saya,kata kata yang mengatakan "Politik itu Kotor"...tetapi hal itu berubah, karena kedatangan dua orang sahabat saya,yang sangat akrab dengan saya sejak lama,bahkan yang satu lagi seorang Ibu dan masih Keluarga dekat,kedua-duanya sama samaHamba Tuhan alias Pendeta, mereka menemui saya dalam waktu yang berbeda,Sahabat saya yang Pria, mengatakan dirinya telah menjadi Caleg mewakili Partai Damai Sejahtera,konon katanya ,dengan Partai inilah umat Kristen dapat membawa kasih bagi bangsa ini dan mensejahterakan Bangsa dengan kepemimpinan yang takut akan Tuhan ..pokoknya banyak lagi kata-kata Rohani kristen yang membombardir saya ketika itu.pendek kata untuk mewujudkan Cita-citanya menjadi Caleg,beliau membutuhkan dukungan saya,baik untuk mensosialisasikan dirinya agar dikenal masyarakat maupun biaya biaya yang berhubungan dengan itu,untuk itu diperlukan biaya yang tidak sedikit,karena sahabat saya tdk banyak yang mampu seperti mu.. ,katanya pada saya/ tolong dipinjamin modal untuk mempersiapkan saya menjadi Caleg,( nah ini..nih buntut nya ng,gak enak).
Demikian juga si Ibu kerabat saya itu.kini dandanannya agak sedikit konservatip,dengan emblem kecil menempel di dadanya(bajunya)Partai Kasih..apa itu ndak jelas tulisannya,pokoknya ada gambar pohon Natalnya.mengemukakan hal yang nyaris sama,"kita harus menjadi Garam dan Terang bagi bangsa ini,kemudian dian membacakan Firman Tuhan dari Jeremia29:7 -Usahakanlah kesejahteraan kota (negeri) dan berdoalah unutk kota itu,sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu...dan sama juga..buntutnya ndak enak.
karena ketidak puasan dan merasa kurang pengetahun tentang hal ini ,saya mencoba mencari jawaban ya kepada seorang teman ,Hamba Tuhan yang sudak agak lama terjun kekancah politik,Dia memberikan argument,bahwa Hamba Tuhan tidak ada salahnya berpolitik!.. dengan mamasuki sebuah Partai yang tentunya mengusung kasih dan perdamaiaan sebagai landasan perjuangan partai ,dimana apabila ada wakil-wakil rakyat Hamba Tuhan yang duduk sebagai Dewan legislatif akan memberikan posisi bargaining politik,maksudnya posisi tawar menawar akan suatu keputusan yang hendak diambil,dalam rapat Partai yang akan diketengahkan pada sidang sidang baik DPRD maupunDPR.sehingga suara,umat Kristen sebagai minoritas dapat dijadikan pertimbangan dalam mengambil keputusan keputusana maupun untuk menelorkan suatu Undang-undang.,apabila suara umat kristen tidak terwakili hal ini akan sangat mempengaruhi perkembangankehidupan agama Kristen di Indonesia,,ini kata tokoh kita tadi
Lalu timbul pertanyaan dibenak saya,bagaimana ini , Hamba Tuhan yang terhormat,bertahun tahun belajar Theologi "Firman kebenaran" untuk menggambalakan domba domban Tuhan,apa bisa ya di gembalakan dari kursi LegislatIf sana ya?... Dan bukankah mereka selama ini belajar Firman untuk langsung bertemu dengan umatNya,...Bagaimana Hamba Tuhan ini,menjaga kekudusannya ?,sedangkan kita tahu cara Politik untuk mencapai Tujuannya ,adalah menghalalkan segala cara,untuk kepentingan Partainya ......ya...ya..ya...saya tak mau lebih lama lagi lebih jauh membahas soal ini..takut saya Kualat..dan berdosa ngomongin Hamba Tuhan. yang nota bene adalah ujung Tombak Pewartaan Kabar baik dari Tuhan untuk segenap manusia...ampunkan dosaku Tuhan........
Glory to the lord,,now and 4 ever.... .