Sejak kecil poltak hidup diantara keluarga yang bahagia menurut versi poltak, karena hampir setiap hari ada tawa cacian dengan makian, dan latihan perkelahian antara ayah pukul anak, mami pukul anak, ayah pukul mami, anak dengan anak saling pukul , anak dengan tetangga sampai tukang sayur pukul-pukulan, serta mempunyai barang yang ajaib seperti piring terbang, sendok garpu dan pisau terbang bahkan sayur dan roti isi strawberry pun bisa terbang, hanya lemari yang tidak terbang.
Tapi justru setelah dewasa mereka sedikit lebih kompak mungkin karena jarang ketemuan, hanya ayah dan mami sering bercengkrama walau dengan porsi yang kurang.
Setelah menyelesaikan sarjana ekonomi selama 7 tahun ahirnya poltak menikah dari salah satu wanita yang pernah dipacarin poltak bukan karena ganteng dan kaya tapi memang poltak sok playboy cap kaki 3, dan memang setelah pernikahan nya poltak bertobat dan mencoba untuk menjadi aktivis di gereja, dasar poltak akhirnya menjadi diaken disalah satu gereja local bahkan disuruh menjadi pendeta setelah 7 tahun melayani di gereja.
12 tahun pernikahan poltak memperanakan 2 laki-laki dan 2 perempuan, tapi apa mau dikata poltak menemukan sms mesra dari HP istrinya yang dikirim dari karyawannya sendiri ternyata sudah berjalan 7 bulan, dan terbukti setelah diadakan interogasi kedua belah pihak, penyelesaiannya dimaafkan. Tapi apa mau dikata terjadi lagi satu tahun kemudian dengan seorang debt collector yang sering datang untuk mengambil cicilan kredit dan ini lebih terang-terangan serta nyata didepan mata.
Dasar poltak.. mencoba memikirkan dan merenungkan mengapa terjadi menurut versi poltak tidak ada masalah didalam dirinya akhirnya teringat tulisan Pdt. Gilbert L “kutuk keturunan” mungkin karena papi dan mami istrinya bercerai dan mereka menikah lagi dengan pasangan yang baru dan orang tua dari papinya juga bercerai dan prianya menikah lagi tapi wanitanya (oma) tidak menikah begitu pula orang tua dari maminya juga bercerai dan menikah lagi dan saudara dan adik maminya juga bercerai.
Akhirnya,
apa mau dikata istri poltak bilang “ poltak lu bikin surat cerainyalah ”