Seiring kita semua sudah hampir memasuki akhir jaman, sebaiknya diupayakan was-was mengenai nama Tuhan yang kita ucapkan. Was-was dikarenakan sangat penting menggunakan nama yang kekal eksistensinya semenjak bumi diciptakan. Nama sakral itu diucapkan 'YAH' yang artinya 'YAH menyelamatkan'.
Berhubung kita umumnya menggunakan nama panggilan Tuhan atau Allah, nama tsb merupakan pengalihan dari wujud nama Tuhan yang sebenarnya, yaitu 'YAHUVEH' (God) dan 'YAHUSHUA' (Jesus). Nama Jesus merupakan terjemahan sebanyak 3 kali. Pada mulanya nama 'YAHUSHUA' dari bahasa Ibrani dirubah ke dalam bahasa Yunani yaitu Iesus, dan setelah itu menjadi Jesus yang merupakan sebutan paling dikenali oleh seluruh dunia.
Di kemudian hari panggilan nama Jesus takkan terkaruniai oleh roh kudus seiring melantunkan nyanyian pujian, berdoa, penyembuhan, dan pemberkatan. Hal ini akan terjadi karena iblis menggunakan kedok nama tsb sebagai juru selamat, sehingga berkat-berkat yang mengalir dari roh kudus tak bisa sampai karena salah penyebutan nama. (2 Korintus 11:14 14 Maka tidak mengherankan, karena Iblis pun menyamar sebagai malaikat terang.)
Ini wujud roh kudus.(Gal 5:22-24 22 Tetapi buah Roh adalah kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, 23 kelemahlembutan dan pengendalian diri. Menentang hal-hal seperti itu tidak ada hukum. )
Pergunakanlah YAHUSHUA HA MASHIACH saat ini juga.
http://www.yahshuah.com/bkjy.html
http://www.yahuwah-is.net/Files/yahushua.html