Submitted by josia_sembiring on

Jagat raya memang ajaib. Mengapa ajaib? karena belum bisa dipahami oleh akal saya (manusia). Beberapa waktu lalu, saya membuka situs video gratis terkenal di dunia. Disitu saya ketik kata "universe" dan muncullah banyak video-video yang menampilkan hasil foto dari telescope angkasa hubble. Lalu saya membuka beberapa video yang menarik hati saya. Pada prinsipnya semua video menyajikan info yang sama, hanya penyajiannya yang berbeda.

Beberapa hal yang saya dapat dari menyaksikan video itu adalah sebagai berikut:

1. Tata surya kita dihuni oleh planet dimana matahari (bintang terdekat dengan bumi) sebagai pusatnya.

2. Waktu tempuh cahaya matahari ke ujung tatasurya (planet pluto) 5 Jam Cahaya (kecepatan cahaya 300.000 KM/detik).

3. Matahari beserta tatasurya berada di bagian tepi dari galaksi yang disebut Jalan Susu (Milky Way). Galaksi ini terdiri dari milyaran bintang seperti matahari termasuk Alpha Centauri bintang terdekat dari bumi setelah matahari.

4. Galaksi-galaksi ini ternyata membentuk sebuah cluster Galaksi. Galaksi 'Milky Way' sendiri tergabung ke dalam sebuah cluster yang teridiri atas 30 buah galaksi.

5. Cluster Virgo adalah Cluster Galaksi yang terdiri atas ribuan galaksi dan cluster galaksi terdekat dengan cluster yang dihuni galaksi 'Milky way'

6. Super Cluster adalah gabungan dari cluster-cluster.

"Dan bagiku, betapa sulitnya pikiran-Mu, ya Allah! Betapa besar jumlahnya!"

Saat ini galaksi terjauh yang bisa dijangkau oleh hubble adalah jaraknya 13 Milyar tahun Cahaya. Well itu sama dengan : 13x3x3,2x10pangkat21 Kilometer.

1 Detik Cahaya = 300.000 KM

1 Tahun = 365 x 24 x 60 x 60 detik

1 Milyar = 1.000.000.000  (10 pangkat  9)

Dan diantara cluster2 tersebut terbentang ruang gelap yang sangat luas. Apa materi penyusun ruang gelap yang dihuni oleh galaksi tersebut? Ga tahu, tahunya cuma materi gelap (Dark Matter).

Ah, sungguh menakjubkan. Dengan sebegitu luasnya jagat Raya, maka jikalau memang penciptanya ada dan pasti ada, sebesar apakah DIA?

Saya mencoba menerobos pikiran itu, tapi ada tembok yang menghalangi sehingga saya tidak bisa menembusnya. Mungkin suatu saat manusia akan bisa mengerti mengenai alam semesta (Jagat Raya) ini. 

Atau mungkin ini hanyalah dunia mimpi dari makhluk ajaib yang didalam mimpinya dia bisa berubah jadi berbagai macam makhluk yang saling independen. Jikalau begitu, ketika dia bangun maka musnahlah alam semesta ini, karena alam semesta ini tak lebih dari dunia mimpi seorang makhluk ajaib.