Pesta pernikahan menjadi satu waktu yang sangat indah..waktu yang sangat berkesan..dan capeknya juga sangat berkesan hehe..”pangeran” berkuda putih menjemput sang “putri” untuk tinggal bersama di “istana”nya dan mereka hidup bahagia selamanya..komik banget hehe..kenyataannya?
Ketika pesta itu sudah usai..”pangeran” dan “putri” sudah berubah menjadi orang biasa.. dimulailah kehidupan pernikahan yang sesungguhnya..ada banyak kejutan di awal penikahan..karena dua orang dengan latar belakang, sifat dan kebiaasaan yang berbeda..harus tinggal bersama..kejutan-kejutan kecil mulai muncul..tetapi hal itu masih bisa ditutup oleh euforia pesta yang luar biasa itu.
Masalah yang muncul akan disikapi dengan mengatakan “kan masih baru jadi wajar kalau belum mengenal dan banyak perbedaan?”..masalahnya..semakin hari bukannya semakin sedikit masalah..tetapi semakin banyakkkk..baik dari dalam negeri maupun luar negeri hehe..ternyata capek juga..dan ketika masalah2 yang menjadi fokus pernikahan..maka pernikahan akan menjadi sesuatu yang sangat berat dan mengerikan..pernikahan sudah tidak seindah warna aslinya hehe.
Sampai kapan semua menjadi lebih baik?..sepertinya tidak ada yang bisa menjawab pertanyaan ini..karena tidak ada manusia yang bisa mengatur setiap detail hari depannya..tidak tahu apa lagi yang akan terjadi di dalam pernikahan itu..apakah ini membuat pernikahan menjadi tidak enak?
Jawabannya: enak..tetap uenakkkkkkkkkk
Karena lewat semua masalah dan pergumulan..bisa disyukuri kalau ternyata itu tidak di jalani sendirian..ada seseorang yang selalu siap mendukung dan menopang..pernikahan menjadi enak ketika fokus dari pernikahan adalah memperjuangkan janji pernikahan yang sudah diucapkan..bahwa dalam keadaan apapun akan selalu menopang dan melangkah bersama.. ketika ada masalah bukannya menyerah tetapi berjuang bersama untuk bangkit dan menghadapinya.