Siapakah Nimrod?
Alkitab di Kejadian 10:8 menjelaskan :
"Kusy memperanakan Nimrod, dialah yang mula-mula sekali orang yang berkuasa di bumi."
Kusy adalah anak dari Ham, dan Ham adalah anak bungsu dari Nuh.Karena Ham bertindak kurang ajar terhadap Nuh, ketika melihat aurat ayahnya, maka Nuh mengutuk Ham dan keturunannya.Lihat Kejadian 9:25.
Jadi silsilah Nimrod adalah Nuh-Ham-Kusy-Nimrod.Nimrod adalah orang yang berkuasa di bumi yang membangun kota-kota besar seperti Babel, Erekh, Akad, Asyur, Niniwe, Rehobot-Ir, Kalah.Semua kota itu terletak di tanah Sinear.Lihat Kejadian 10:10-12.
Karena merasa berkuasa di bumi, Nimrod adalah orang pertama sejak zaman Nuh yang mempelopori pemberontakan manusia terhadap Tuhan.Dari tanah Sinear, Nimrod berusaha membangun menara tertinggi sebagai bentuk kesombongannya.Lihat Kejadian 11:1-4.
Kita lihat bahwa semua peristiwa tercatat di Alkitab terjadi di tanah Sinear.Tanah Sinear dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Shinar.Kita lihat Kejadian 10:10 dari terjemahan New American Standard Bible.
Kejadian 10:10 KJV
"And the beginning of his kingdom was Babel, and Erech, and Accad, and Calneh, in the land of Shinar."
Shinar adalah bahasa Yahudi, dan dalam bahasa Akkadian adalah Sammur. Bahasa Akkadian adalah bahasa yang dipakai di daerah Mesopotamia kuno terutama di daerah Assyria dan Babylonia. Semiramis dalam bahasa Akkadian adalah Sammur-amat yang artinya adalah pemberian dari laut.
Kita mundur dahulu ke Kejadian 3:15. Di ayat ini dijelaskan bahwa Tuhan bernubuat bahwa Tuhan akan memberikankan keturunan ilahi/Mesias dari keturunan seorang perempuan yang akan menghancurkan Satan. Dan Tuhan akan memulihkan kerajaanNya. Berita nubuat ini terus turun temurun sejak zaman Adam, Set, Enos dan seterusnya sampai kepada Nimrod. Untuk mendapatkan status sebagai mesias yang dimaksudkan di Kejadian 3:15, maka Nimrod menikahi ibunya sendiri yang bernama Semiramis dan memproklamirkan bahwa Semiramis adalah keturunan yang dimaksudkan dalam Kejadian 3:15. Nimrod menyebut Semiramis sebagai istrinya dan sekaligus juga sebagai ibunya.
Dengan cara demikian, Nimrod juga menyebut dirinya sebagai Tuhan yang telah menjelma sebagai seorang anak manusia dan juruselamat dunia. Inilah awal mula penyembahan berhala di dunia ini.
Berikut ini adalah ilustrasi arkeologis tentang Nimrod.

Berikut ini adalah ilustrasi arkeologis tentang Semiramis.

Nimrod mengharuskan masyarakatnya menyembah dia sebagai "Sun-god", dan Nimrod menyebutkan dirinya sebagai "Baal", dalam bahasa Inggris "my Lord", dalam bahasa Yahudi "Elohim". Semiramis disebut sebagai "Baalti", dalam bahasa Inggris "my Lady", dalam bahasa Itali "Madonna".
Sebagai "Sun-god", Nimrod menampilkan dirinya sebagai tuhan dan raja. Dan membangun sistem keagamaan dengan pusat penyembahan kepada dirinya.
DIKUTIP DARI : http://andrewidodo.multiply.com/journal/item/27/
SEMOGA PARA BLOGGER BISA MEMAHAMI, MENGAPA ALLAH MENGACAUKAN BAHASA DI BABEL ?
ITU ADALAH SALAH SATU STRATEGI PENYELAMATAN MANUSIA.
ALLAH TAHU AKAN ADANYA PENYESATAN MASSAL/PENYESATAN MUTLAK (PEMBERONTAKAN TERHADAP ALLAH/PENYEMBAHAN TERHADAP NIMROD).
MAKA ALLAH MENGACAUBALAUKAN BAHASA, SEHINGGA PENGARUH NIMRODPUN MENJADI TIDAK BERARTI.
Regards,
Jesus Freaks,
Live X4J, Die As A Martyr