Mulanya manusia tidak merasa malu (Kej 2:25), bukan karena tadinya tidak punya kemaluan. Tetapi manusia menjadi malu setelah manusia itu berdosa. Sebelum berdosa tidak ada yang perlu ditutupi karena manusia itu suci dari dosa, tetapi setelah berdosa, manusia berupaya menutupi dosa-dosa dan kesalahan nya.
Kejadian 3:7 Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat.
Demikian hebatnya rasa malu itu, manusia berupaya menutupi kesalahannya dengan menghalalkan segala cara. Termasuk mengorbankan orang lain atau memfitnah orang lain. Itu lah yang dilakukan Adam dengan menyalahkan Hawa, lalu Hawa menyalahkan ular.
Selama ribuan tahun peradaban manusia, ternyata manusia yang seharusnya malu terhadap dosa dan kesalahannya ternyata pada sebagian orang telah termultiplikasi menjadi TIDAK TAHU MALU.
Di Sabda ini, hal ini terbukti dengan sangat nyata. Manusia yang sudah ditunjukkan kesalahannya tetapi tidak mau bertobat tetapi malah semakin menunjukkan bahwa dia tidak tahu malu. Di sini, Tonypaulo menulis:
[sayapun salah dengan menyampaikan
sedang pengertian di Indonesia
1 km2 = 1000 m x 1 m atau 500 m x 2 m atau dsb
bahkan kesalahan lebih fatal dilakukan hai adalah
menambahkan m 2, padahal saya menulis 1000 m bukan 1000 m2, maksud saya sebenarnya adalah
1 km = 1000 m x 1 m, saya keliru menempatkan angka 2 pada km
namun jelas saya tidak pernah menulis
1km2 = 1.000 M2, seperti yang hai tuduhkan
artinya apa?
hai menginterprestasikan kesalahan saya lebih salah lagi karena tidak teliti membaca apa yang saya sampaikan...
dan memang kalau mau dihitung salah atau kesalahan, apa perlu dibuat satu blogs khusus untuk kesalahan argumen2 haI? seperti dia selalu mengkaitkan luas Yerusalem berulang2? mirip mail box
terus terang saya tidak ingin membuang waktu seperti itu
dan saya bisa menangkap maksud baik pak Smile, mungkin saya juga harus membatasi diri untuk mulai memahami memang sulit berdiskusi dengan "mail box"...
sekali lagi terima kasih untuk upaya moderasinya, sayapun jujur ingin membahas argumen bukan personal, namun terkadang memang terpancing untuk itu... ]
Sebelumnya si Tony berkata bahwa luas Yerusalem adalah 120 km2, kemudian diralat menjadi 40 km2, lalu Tonypaulo menyangkal bahwa: dia tidak pernah berkata bahwa 1 km2 = 1000 m2. Padahal sebelumnya si Tonypaulo telah membawa-bawa sekolah SD nya dengan berkata di SINI:
[dengan langsung mengkonversi suatu unit pengukuran yang bukan lazim digunakan di Indonesia
padahal sudah saya berikan linknya bahwa
1 km 2 = 1.000.000 m2 (menurut konversi internasional)
sedang pengertian di Indonesia
1 km2 = 1000 m x 1 m atau 500 m x 2 m atau dsb
kok jadi bawa2 SD?
yah jelas di SD dulu diajarkan bahwa 1 km2 = 1000 m x 1 m atau 500 m x 2 m atau dsb
nah pengertian 1 acre = 1.000.000 m2 tidak pernah dijelaskan di SD dulu
kemudian ketika saya membantu dengan mengkonversi menjadi ukuran di Indonesia, kok jadi saya yang tidak bisa belajar dengan baik? ]
Yang di atas tulisan anda bukan? Bukankah anda menulis jelas-jelas menulis:
1 km2 = 1000 m x 1 m atau 500 m x 2 m atau dsb ???
Benarkah di SD anda di ajarkan demikian? Atau anda sedang memfitnah SD anda ?
Tetapi kemudian anda meralatnya menjadi:
[maksud saya sebenarnya adalah
1 km = 1000 m x 1 m, saya keliru menempatkan angka 2 pada km ]
Ini jelas-jelas SUPER NGAWUR !!
Yang mana yang diajarkan oleh SD anda? Mana bisa satuan 1 dimensi (panjang) yaitu “km” di perbandingkan / dipersamakan dengan satuan 2 dimensi (luas) yaitu “m2”?
Kenapa anda menyangkal dan muter-muter gak jelas dengan membawa-bawa SD anda? Sekarang silakan bertanggung jawab!