Submitted by kabarsukacita on

Beberapa Blogger SabdaSpace mungkin pernah membaca blog Sdr. Hai Hai dalam judul “Aku Tidak Percaya Mujizat”. Klik disini kalau mau baca. Dalam blog tersebut, dia menulis bahwa dia mempunyai pemikiran bahwa “manna adalah telur burung puyuh”, yang dimakan oleh bangsa Israel di padang gurun. Benarkah demikian?

 Mari kita sama2 menyimak ayat-ayat lain yang bisa menjelaskan secara jelas “apakah manna itu”, dasar ayat yang kita bisa pakai:
LAI
(Yohanes 6:31) Nenek moyang kami telah makan manna di padang gurun, seperti ada tertulis: Mereka diberi-Nya makan roti dari sorga."
KJV
(Yohanes 6:31) Our fathers did eat manna in the desert; as it is written, He gave them bread from heaven to eat.
 
LAI
(Keluaran 16:31) Umat Israel menyebutkan namanya: manna; warnanya putih seperti ketumbar dan rasanya seperti rasa kue madu.
(Keluaran 16:32) Musa berkata: "Beginilah perintah TUHAN: Ambillah segomer penuh untuk disimpan turun-temurun, supaya keturunan mereka melihat roti yang Kuberi kamu makan di padang gurun, ketika Aku membawa kamu keluar dari tanah Mesir."
KJV
(Keluaran 16:31) And the house of Israel called the name thereof Manna: and it was like coriander seed, white; and the taste of it was like wafers made with honey.
(Keluaran 16:32) And Moses said, This is the thing which the LORD commandeth, Fill an omer of it to be kept for your generations; that they may see the bread wherewith I have fed you in the wilderness, when I brought you forth from the land of Egypt.
 
Dalam ayat-ayat yang sudah kita baca terbaca dengan jelas bahwa “Manna itu adalah Roti dari Surga” dalam arti jasmani.
 
Inilah sebuah bukti pemikiran yang salah dari Sdr. Hai hai dalam blog “Aku Tidak Percaya Mujizat”, saya tidak tahu pasti apa yang dia pikirkan waktu menulis blog tersebut karena dia hanya menyimak ayat dalam Keluaran 16:13-15 dan tidak memperdulikan ayat2 yang lain. Dan kemungkinan juga supaya dapat alasan agar masuk akal logika sehingga dapat mendukung blog “Aku Tidak Percaya Mujizat”. Sepertinya, dia hanya mencari-cari sesuatu yang baru dan yang berbeda pada pengertian orang-orang Kristen pada umumnya tetapi malah salah pemahaman (pinter keblinger atau sok tahu)
 
Sdr. Hai hai sering berkata bahwa Alkitab adalah standard kebenaran, tetapi anehnya dia sendiri ternyata mempunyai pemikiran yang berbeda dari Alkitab, seperti contoh di atas yang saya kemukakan.
 
Saya punya anggapan bahwa manusia itu pernah salah (termasuk saya juga pernah salah), tetapi jika kita mengakui kesalahan dan berbalik dari kesalahan kita lalu menerima kebenaran sejati, maka dia disebut orang yang rendah hati di hadapan Tuhan.
 
 
Manna dalam arti yang lain adalah Firman Tuhan (Yesus), dasar-dasar ayatnya:
(Ulangan 8:3) Jadi Ia merendahkan hatimu, membiarkan engkau lapar dan memberi engkau makan manna, yang tidak kaukenal dan yang juga tidak dikenal oleh nenek moyangmu, untuk membuat engkau mengerti, bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi manusia hidup dari segala yang diucapkan TUHAN.
 
(Matius 4:4) Tetapi Yesus menjawab: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah."
 
(Wahyu 19:13) Dan Ia memakai jubah yang telah dicelup dalam darah dan nama-Nya ialah: "Firman Allah."
 
(Wahyu 2:16) Sebab itu bertobatlah! Jika tidak demikian, Aku akan segera datang kepadamu dan Aku akan memerangi mereka dengan pedang yang di mulut-Ku ini.
(Wahyu 2:17) Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, kepadanya akan Kuberikan dari manna yang tersembunyi; dan Aku akan mengaruniakan kepadanya batu putih, yang di atasnya tertulis nama baru, yang tidak diketahui oleh siapapun, selain oleh yang menerimanya."
 
(Efesus 6:17) dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah,
 
Segala Kemuliaan bagi Tuhan Yesus Kristus
Amin.