Submitted by weha setyorini on
Kumohon, tolong aku

Dalam kegelapan aku dibuang…

Bersama angan dan harapan yang melintang tak karuan

Kakiku tergolek

Lemah…

Rasa-rasanya tak mampu lagi kaki ini membawaku berjalan

Dalam keindahan…

Dalam kehidupan yang penuh tawa dan keceriaan saat aku masih bersama-Nya

Yahh… saat aku bersama-Nya

Aku tergeletak tak berdaya

Mengharap seseorang mengangkatku, menguatkan kakiku, dan mengajariku berjalan lagi

Dalam kebenaran

Di sebuah lorong yang begitu kotor dan memuakkan

Aku terjerumus dalam dosa

Kelam….

Menakutkan…!!

Aku sendirian…

Hahh, sendirian?!

Tidak!!

Aku tidak sendirian!!

Ada begitu banyak orang disekelilingku

Mereka membawa botol vodka, rokok, dan juga butiran obat yang entah
mengapa banyak orang berjuang mati-matian untuk mendapatkannya…

Gegap gempita teriak histeris

Dalam gemuruh musik yang kini terasa begitu memuakkan di telingaku

Tertawa tapi menangis…

Dalam remang aku masih mampu melihat

Banyak pasangan pemuda dan pemudi seumuranku

Mereka mengendap

Mencari celah kesempatan untuk menikmati sesuatu yang biasa mereka sebut dengan ‘surga dunia’

Ya Tuhan, seperti itukah aku…

Menjijikkan

Memuakkan

Aku lelah…

Aku hampir putus asa

Tanganku mengais tak berdaya

Dadaku sesak

Mataku terlalu letih menumpahkan air mata

Hatiku tak terperi merasakan luka

Dalam sisa asa, aku hanya mampu mengucap,

Satu kalimat:

“Tuhan, tolong aku…”

Dalam sendiri aku membayang

Dulu saat pertama kali aku masuk dalam lorong ini

Rasanya lorong ini begitu menarik

Penuh tawa, canda, teman…

Ku pikir kehidupan seperti ini sangat indah

Melakukan apapun yang kuinginkan

Rasanya tak pernah terusik dengan berbagai-bagai masalah

Keluarga yang berantakan

Kuliah yang menjemukan

Maupun rasa kesepian yang kerap kali menyiksa…

Kini,

Lorong ini sungguh telah menjeratku

Berjuta masalah yang tak pernah kupikirkan sebelumnya, melilit hatiku

Sakit…

Aku berteriak tak karuan,

Aku ingin keluar!!

Sungguh aku ingin keluar dari kegelapan ini!!

Siapapun juga yang mendengarku, kumohon tolonglah aku…!!

Aku ingin keluar!!!

Aku tahu tak ada yang mempedulikanku…

Hatiku begitu remuk karena tak ada yang mengerti dan menolongku…

Aku lemah… Lemas…

Dengan sisa asa, aku mengucap,

“Tolonglah aku, siapa pun juga kumohon… Aku ingin keluar…”

Aku terhentak dalam lamunku

Kulihat ada sebuah sosok mendekatiku

Putih bersinar… Menenangkan…

Meskipun dalam jauh dan remang, aku mampu mengenali Pribadi itu

Pribadi yang dulu kutinggalkan…

Tuhan…

Kurasakan tubuhku mulai gemetar hebat

Tapi sepertinya Dia tak menghiraukannya

Dia tetap berjalan mendekatiku

Aku takut

Perasaan bersalah dan penyesalan menghantamku bertubi-tubi

Ketika Dia hanya berjarak beberapa langkah denganku,

Aku berteriak histeris

“Tuhan, jangan mendekat!! Aku kotor…, tubuhku berlumur dosa…!!

Aku menjijikkan!! Aku tidak pantas bersamamu..!!”

Tapi,

Serasa tak mendengar teriakku,

Dia tetap mendekat

Kulihat senyum mengembang di bibir-Nya

Dengan tenang Dia mengucap,

“Tenanglah anak-Ku, Aku akan membawamu keluar…”

Dia semakin dekat dan mendekat

Kini Dia tepat berada di depanku

Tangan-Nya yang penuh kasih terulur padaku

Aku tertegun

Aku tak mampu mengucap

Air mata haru merembes perlahan dan membasahi pipiku

Dengan ragu kugapai tangan-Nya

Dia menarikku dan membawaku dalam pelukan-Nya

Selamanya…..