Submitted by Debu tanah on

Berdiskusi di dunia maya khususnya di Sabda berbeda dengan diskusi di dunia nyata. Dalam dunia maya, karena tidak saling mengenal, kita bebas dari emosi dan keberpihakan. Sehingga tercipta diskusi independent antara dua pribadi yang tidak ada ikatan emosi sama sekali, yaitu kondisi yang kurang lebih ideal guna pencarian kebenaran! Saya pribadi sangat menikmati diskusi yang independen antara pribadi tanpa ikatan emosi. (Barangkali karena saya belum pernah kopdar).

Inilah perubahan yang saya amati banyak terjadi setelah para blogger itu mengadakan pertemuan di dunia nyata alias kopi darat (kopdar). Hai hai sering berkata di dunia maya mereka saling bertarung untuk menajamkan pemahaman masing-masing, tetapi di dunia nyata mereka bertemu seolah-olah mereka sudah saling mengenal 1000 tahun !!

Apa yang terjadi kemudian? Sangat disayangkan kita telah kehilangan banyak  diskusi yang independen, ini sangat menghancurkan diskusi yang independen tanpa ikatan emosi. Para blogger yang pernah kopdar menjadi lembek satu sama lain. Pertempuran menjadi tidak murni lagi. Bahkan entah secara sadar atau tidak, terbentuk kelompok (geng/gank) di sabda. Bila sudah begini bagaimana mungkin saling menajamkan?
 
Bukan bermaksud mengharamkan kopdar, para blogger seharusnya tidak membawa emosi yang didapat pada saat kopi darat ke dunia maya. Para blogger harusnya punya kepribadian yang berbeda di dunia maya dengan dunia nyata. Walau lembek di kopdar, dalam dunia maya (dunia blogger) kebenaran tetap harus ditegakkan. Jadi harusnya ada dua pribadi, mungkin istilah yang tepat adalah split personality! Dalam dunia maya, blogger seharusnya konsisten tidak kompromi soal kebenaran, seperti kualitas yang dimiliki oleh suku Lewi ! (Keluaran 32:27 – 28)

NB: Istilah split personality adalah istilah dari Pak Francois