Submitted by myt on

Bagian ke 2

mulai bersaksi....

Mujizat kesembuhan yang aku alami ketika telingaku sakit, membuat aku lebih percaya bahwa Tuhan Yesus yang aku sembah benar-benar hidup dan berkuasa, bukan seperti kata orang, tetapi aku mengalaminya sendiri.

Sukacita kesembuhan ini selalu mengisi hari-hariku, setiap ada orang yang  sakit selalu kuceritakan pengalaman pribadiku bersama dengan Tuhan, banyak teman-temanku yang diberkati oleh kesaksianku, dan mereka belajar beriman kepada Yesus full..total... dan ketika mereka mengalami mujizat itu tidak sabar mereka (teman-temanku) bercerita kepadaku....

Sampai suatu waktu....

Jadi menurutmu kita tidak usah kedokter untuk mengobati penyakit kita..? tanya temanku.

sejenak aku terdiam....bingung harus menjawab apa....kalau aku bilang iya,......untuk apa ada dokter...toh dengan beriman kepada Yesus kita juga bisa sembuh. Tapi....hikmat dan kepandaian yang dimiliki dokter itu juga datangnya dari Tuhan bukan ?

aku teringat kisah Musa yang sedang ditugaskan Tuhan untuk membuat segala perlengkapan ibadah yaitu rancangan dari emas bahwa Tuhan yang akan memberikan Roh-Nya, dengan keahlian dan pengertian dan pengetahuan, dalam segala pekerjaan. (Keluaran 31:1-5) sehingga Bezaleel mampu mengerjakannya. Jadi aku yakin segala keahlian (pekerjaan yang baik) yang dimiliki seseorang itu datangnya dari Tuhan.

Dengan agak bingung juga aku menjawab pertanyaan temanku,

"aku belum bisa memastikan jawaannya boleh aku minta waktu..."

"ok ". kata temanku

Disaat teduh..aku datang kepada Tuhan dan menanyakkan perihal yang temanku tanyakan.

sambil memuji dan menyembah Tuhan ....aku bersyukur atas apa yang telah dikaruniakan-Nya  kepadaku.

aku lupa kapan hikmat ini muncul tetapi yang pasti setelah aku memintanya kepada Tuhan Yesus.

Jika kita beriman kepada Tuhan Yesus, bahwa penyakit, atau keadaan kita minta disembuhkan atau dipulihkan Tuhan, maka akan terjadi sesuai imanmu, seperti yang terjadi kepada dua orang buta (matius 9:27-30) dan juga telinga saya.

Dan untuk apa dokter kalau begitu..?

tidak semua orang mempunyai iman yang seperti itu, karena tingkat kerohanian yang berbeda-beda,cara pandang yang berbeda. namun karena Tuhan terlalu mengasihi kita (Yehezkiel 18:23, Apakah aku berkenan kepada kematian orang fasik? demikianlah firman Tuhan Allah.  Bukankah kepada pertobatannya supaya ia hidup?)

Jadi melalui tangan dokter, yang keahliannya diberikan Tuhan,  banyak orang juga disembuhkan supaya banyak kesempatan (waktu)  untuk orang tersebut mengenal Tuhan Yesus.

setelah yakin akan jawabannya, aku memberitahu kepada temankku sehubungan dengan pertanyaannya tempo hari.

temanku mengerti akan jawabanku...

 

satu kejadian lagi....

saat aku sedang besaksi atas kesembuhan yang aku alami, ada seorang ibu menyanggah pendapatku...

"Jangan mengajarkan yang terlalu ekstrim begitu, nanti kalau tidak terjadi banyak orang yang kepahitan sama Tuhan Lo..."

dan ibu ini juga menambahkan bahwa dari muda dia melayani Tuhan, bukan cuma dia, ayahnya dan ibunya juga bahkan mereka sangat sungguh-sungguh melayani Tuhan. tetapi pada saat ayahnya sakit keras.....mereka berdoa puasa untuk kesembuhan ayahnya tetapi...ternyata keadaan yang terjadi malah sebaliknya...ayahnya pulang kerumah Bapa...

ibu ini sempat kepahitan sama Tuhan, tidak mau melayani lagi..walaupun akhirya hubungannya dengan Tuhan dipulihkan.

sambil agak bingung aku berpikir...wah Tuhan..kok begini ya...padahal ibu itu sudah sungguh-sungguh..beriman, masa gak disembuhkan juga sih......

lagi-lagi aku bertanya dalam saat teduh ku...Tuhan kalau yang seperti ini kasusnya kenapa ya.....

suatu saat aku teringat akan kesaksian ibu itu (yang ayahnya meninggal walau sudah didoakan) bahwa ketika ayahnya tidak ada, keadaan sedikit kacau walau akhirnya sampai detik ini janji Tuhan kepada janda dan anak yatim itu digenapi...mazmur 68:6, Bapa bagi anak yatim dan pelindung bagi para janda, itulah Allah di kediaman-Nya yang kudus.

Oooo... aku tahu sekarang thanks  Roh Kudus, sudah memberikan aku hikmat yang luar biasa ini.

Ya..keluarga ibu itu selalu kecukupan, bahkan lebih dari cukup, tapi Tuhan mau menyatakkan bahwa yang memelihara mereka selama ini adalah Tuhan, Dia yang melindungi dan menjaga mereka, walaupun ayahnya sudah tidak ada namun mereka tetap dipeihara Tuhan. ya...memang rencana Tuhan itu dahsyat tidak terpikir oleh manusia.

Jadi, ada hal-hal yang tidak Tuhan ijinkan / doa yang dikabulkan karena sebenarnya Tuhan punya rencana yang lebih dahsyat lagi...

Aku jadi ingat ketika Tuhan Yesus berdoa ditaman Getsemani, Dia berdoa supaya cawan ini lalu dari pada-Nya (lukas 22:39-46) tapi ternyata Doa Yesus tidak dikabulkan Bapa, karena Bapa punya rencana yang lebih besar lagi..yaitu Penebusan dosa manusia.

aaaah... Roh kudus...aku senang sekali bisa bergaul dengan Engkau....banyak hal baru yang aku mengerti dan itu karena Kamu lho Roh Kudus. dan satu lagi pujian buat Roh Kudus penghiburku,pengajarku (lukas 12:12) kok Kamu kreatif sih....ada saja cara-cara yang Kamu pakai untuk orang mengenal dan mengerti rencana Allah.

Nah inilah pengalaman kesaksian ku...semoga menjadi berkat buat para pembaca.

 

GBU ALL