Ketika theologi kemakmuran mulai memasuki tubuh gereja, maka timbullah berbagai pengajaran untuk mendapatkan berkat Tuhan yang selalu diidentikkan dengan uang ( Kekayaan )
Ketika ada salah satu anggota jemaat yang hidupnya masih miskin walaupun sudah melakukan apa yang diajarkan oleh pengkotbah theologi kemakmuran, selalu ujung - ujungnya berkata bahwa " di dalam hidup saudara masih ada roh kemiskinan." Dan roh kemiskinan itu harus ditengking.
Maka beramai - ramailah ajaran untuk menengking roh kemiskinan terjadi. Banyak doa - doa yang selalu disisipkan tengkingan terhadap roh kemiskinan agar kemiskinan tidak lagi melanda hidup jemaat.
Ketika saya merenungkan hal itu, saya berfikir kasihan sekali roh kemiskinan. Selalu tidak pernah diterima. Selalu ditengking. Sengsara sekali hidupmu roh kemiskinan.
Ketika iblis mencobai Yesus, ada tawaran yang sangat luar biasa yang sangat menggoda sisi kemanusiaan Yesus. Yaitu kekayaan ( Matius 4 : 8 - 9 )
4:8 Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya,
4:9 dan berkata kepada-Nya: "Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku."
Apakah iblis tidak bisa memberikan kekayaan ? Tentu saja bisa. Ketika kita mengatakan bahwa ada roh kemiskinan, tentu saja otomatis ada roh kekayaan.
Kenapa tidak pernah ada orang yang menengking roh kekayaan ?
Enak sekali hidupnya roh kekayaan. tidak pernah ditengking.
roh kemiskinan adalah roh jahat. roh kekayaan juga adalah roh jahat.
untuk orang yang senang menengking roh kemiskinan, cobalah ubah cara berdoamu dengan menengking roh kekayaan. Pernah dilakukan ga ?
( Sebagai bahan perenungan saja )
GBU