.
Maleakhi 3:10
10. Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan.
COba beranikah diri membuat pandangan PERPULUHAN ala SANDMAN si manusia pasir.
Entah darimana tiba-tiba ada keinginan membuat BLOG tentang PERPULUHAN ini, tapi satu yang pasti IDE ini terinspirasi chat di box IJO dengan JOLI.
"Emang Tuhan memberikan berkat itung-itungan pake sempoa?", Ujar Joli.
Kalau dipikir-pikir apa yang telah diberikan TUHAN kepada kita tidak akan pernah SEBANDING dengan apa yang kita berikan kepada-NYA. Sedikit merenungkan apa sih gunanya PERPULUHAN ini? apa TUHAN butuh sesuatu?
saya coba renungkan ayat maleakhi diatas
1. supaya ada makanan dirumah-KU
Makanan apa? rohani atau jasmani? jika jasmani sudah pasti itu adalah makanan yang mengenyangkan PERUT, bagaimana dengan makanan ROHANI? FIRMAN TUHAN kah? yang manapun itu ternyata membutuhkan biaya.
2. ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan.
Nah loh, Tuhan mencurahkan berkat kepada kita, seberapa besar? tidak dipastikan yang jelas disitu ditulis berkelimpahan, pertanyaannya kok saya sudah kasih PERPULUHAN kok hidup saya begini2 aja? DONT ASK ME why, tanya aja sama TUHAN kalau perlu diayat itu bilang UJILAH AKU, tapi masalahnya sebelum jadi PENGUJI kita sudah teruji belum?
Cuma segitu saja? semudah itu? bagaimana dengan kabar-kabar kurang sedap yang mengatakan yang PERPULUHAN itu digunakan untuk kepentingan PRIBADI Gembala Jemaat ataupun Bendahara Gereja? JIka kita ada keberanian untuk MENEGUR yah TEGURLAH. Jika kita baca tentang Nubuatan tentang Iman Eli dan keluarganya di 1 samuel 2:27:36, Tuhan tidak akan tinggal diam cepat atau lambat tentang pasti akan menghukum
Udah panas nich kepala mikirin PERPULUHAN tapi tanggung, MERENUNG lagi aja, gimana menghitung perpuluhan? apa yang harus dihitung? gimana sih kasih PERPULUHAN yang benar? 10% dari seluruh pendapatan kita setelah atau sebelum di potong pajak?
matius 22:21
Jawab mereka: "Gambar dan tulisan Kaisar." Lalu kata Yesus kepada mereka: Berikanlah kepada kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah."
bandingkan dengan hukum kasih,
1.Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.
2.Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini."
Apa hubungannya sih sand? kok ada pake ngebandingin segala? Ada, lihat hukum kasih yang PERTAMA hubungkan dengan PERPULUHAN, so what gitu loh? artinya itu adalah KEWAJIBAN kita harus mau gak mau, susah ataupun senang.
kalau perpuluhan itu KEWAJIBAN yang artinya HARUS, berarti PAJAK bukan Sebuah KEWAJIBAN? Sebentar, jangan PIKIR kemana-mana dulu.
Hukum Kasih kedua, kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri. Bicara pajak untuk apa sih? Pajak digunakan untuk membiayai pembangunan negeri ini, selain digunakan untuk itu ada salah satu pasal yang harus kita cermati,
UUD 1945 pasal 34 ayat 1, " Fakir miskin dan anak-anak Terlantar di pelihara oleh negara."
Kalau dilihat hukum kasih kedua, bagaimana jika kita tidak bisa memenuhi kebutuhan kita sendiri haruskah kita membayar pajak? Jika anda membuat NPWP maka ketika anda mengisi SPT anda akan tahu apa yang disebut PAJAK NIHIL, negara sudah mengatur dengan baik BESARAN pendapatan yang kena PAJAK.
Hebat yah alkitab kita, semua sudah Tuhan atur sedemikian rupa, lihat uud 45 pasal 34 ayat 1 aja kita jadi ingat apa yang Tuhan katakan, jika kita memberi kepada mereka itu sama aja memberi kepada Tuhan sendiri, so kesimpulannya dari PAJAK yang kita setorkan ada alokasi dana juga untuk Tuhan.
Setelah melalui perenungan diatas, teryata PERPULUHAN itu harus, itu sebuah kewajiban, dan PAJAK juga sebuah kewajiban yang harus di bayarkan disesuaikan dengan undang-undang yang berlaku.
Jadi, masihkah anda mau memikirkan PERPULUHAN itu INJILI atau TIDAK?
Aku perduli setan dah...