"Tante, hari ini aku cantik nggak?" seorang gadis muda dengan senyumnya yang manis bertanya kepadaku hari ini. Aku memandangnya dan tersenyum.
"Tidak begitu," jawabku tetap dengan senyum.
"Ih, tante kok gitu sih jawabnya? Memangnya tidak begitu apanya?" katanya penasaran.
"Kamu kurang tidur, matamu sayu, wajahmu layu, bukankah cantik itu tidak hanya kosmetik?"
Tante kok tau ya aku kurang tidur?"
*****
INGIN CANTIK pasti menjadi idaman semua wanita. Tapi cantik ternyata tidak hanya bentuk tubuh yang sintal, wajah yang maksimal, perawatan rambut yang ideal, ada satu yang tak kalah pentingnya, yaitu TIDUR YANG CUKUP.Karena apa? Kalau kurang tidur, akan jelas terlihat pada wajah seorang wanita. Mata yang merah atau bengkak misalnya, tetapi juga wajahnya terlihat sayu, kurang segar. Loyo lah yaow...
Memang kalau kita mempunyai penyakit jasmani, baik karena virus atau cidera luar, bisa menyebabkan sulit tidur. Misalnya kalau pas kena flu, hidung mampet sebelah, tentu sulit tidur karena sesak bernapas. Atau pusing kepala yang sangat, sakit perut, sakit gigi, sakit tulang, semuanya membuat orang terjaga sepanjang malam.
Tapi kalau kita menderita INSOMNIA yang bersifat sementara, bila ada masalah yang akhirnya terpecahkan, maka penyakit tak bisa tidur itu bisa lenyap dengan sendirinya. Memang banyak sebab dari insomnia sementara ini, misalnya akan menghadapi ujian, putus dengan pacar, cekcok dengan saudara sendiri atau bahkan orangtuanya, bila anda blogger SS... ha ha ha .....pasti belum menemukan justifikasi ayat yang tepat!
Insomnia biasanya erat hubungannya dengan DEPRESI atau tekanan batin. Reaksi dari tekanan batin ini timbul bila seseorang menghadapi persoalan yang tidak tertampung. Misalnya, salah seorang yang dicintai MENINGGAL DUNIA, juga persoalan SERIUS lainnya. Tapi ada depresi yang tumbuh menahun secara pelan-pelan tanpa sebab tertentu.
Keadaan sekeliling kita bisa juga menjadikan susah tidur. Misalnya, tidur didekat jalan yang dilalui kereta api, atau dekat lapangan terbang, dekat sekolah, dekat pasar, pokoknya dekat tempat-tempat yang berpotensi BERISIK BERAT. Namun bila ada PERUBAHAN jam sekolah/kerja, bisa mempengaruhi kebiasaan tidur. OBAT untuk mengobati suatu penyakit
dapat juga membuat kita sulit tidur.
Menurut "ahli tidur", orang minimal harus tidur 8 jam sehari, ah rasanya jangan terlalu dipusingkan. Yang penting dapat tidur nyenyak, lebih atau kurang dari 8 jam, tidak menimbulkan masalah. Sering kebiasaan tidur pada jam yang sama secara teratur akan membuat seseorang mengantuk setiap kali SAAT ITU TIBA.
Kalau tidur jangan membawa Televisi ke tempat tidur atau membaca buku-buku tebal, itu kalau anda ingat bahwa tempat tidur sejatinya memang untuk tidur. Karena kebiasaan mempergunakan tempat tidur hanya untuk tidur secara otomatis akan membuat kita mengantuk setiap kali MELIHAT TEMPAT TIDUR itu.
Mandi air hangat, minum segelas susu hangat dan mengesampingkan semua pikiran yang ruwet sebelum tidur akan membuat kita tidur lebih nyenyak. Olahraga secara teratur juga sangat membantu peredaran darah dengan lancar dan membuat tidurpun nyenyak sekali.
Tidur dengan nyenyak memang nikmat, tapi untuk menuju tidur nyenyak itu kita harus bisa santai, tidak boleh ada anggota tubuh yang tegang (ehem-ehem, kalo laki-laki mah suka tegang, hus!). Buatlah serileks mungkin, ambil nafas dalam-dalam, hembuskan perlahan-lahan, ulangilah....sampai akhirnya kita berada di alam mimpi.
Tapi kalau semua usaha sudah dilakukan, belum bisa tidur juga, maka satu-satunya jalan MEMEJAMKAN MATA dan BERDOA agar hati menjadi tenang. Kemudian tanpa disadari hari telah berganti pagi atau........ TIDAK BANGUN LAGI hahaha....hilang dah kecantikannya. Eh tapi ada FirmanNya yang baik untuk kita renungkan.
Aku membaringkan diri, lalu tidur ; aku bangun, sebab TUHAN menopang aku! (Mazmur 3:6).
Semoga Bermanfaat Walau Tak Sependapat


