saudara-saudariku,
saudara kristen pasti sering ke gereja. saudara mungkin setiap hari datang ke gereja. tapi saudara. gereja zaman sekarang semakin sedikit memperhatikan masyarakat di sekitarnya.kalau dibandingkan dengan perusahaan rokok gereja mungkin lebih sedikit memperhatikan masalah masyarakat. ada sampoerna yang punya foundattion yang programnya jelas dan membantu tapi gereja tidak pernah zen dengar ada yayasan yang sebesar itu padahal omsetnya tidak lebih kecil zen percaya.masalah social masyarakat dianggap selesai dengan mengadakan bazar murah atau makan bersama. gereja lain yang besar Cuma memiliki program anak asuh yang dibiayai sedikit sekali.kalau gereja lebih suka memperingatkan jemaat bahwa harus menjaga dari pornografi dan perzinahan daripada menjaga dari anak-anak indonesia yang stres dan rendah diri karena dipaksa belajar yang tidak berguna. gereja membuka sekolah tapi sekolahnya sama saja dengan sekolah lain yang membuat anak-anak stres.gereja juga suka bicara tentang televisi tapi adalah siaran porno atau gosip yang dikecam habis-habisan. padahal masih ada berita yang mensiarkan kemiskinan gereja seperti diam saja paling-paling disinggung di khotbah. ada yang pakai alasan manusia hidup bukan dari roti saja. pendetanya saja suka makan sampai badannya gemuk penuh kolesterol dan kalau ada pendeta tamu pasti ramah tamahnya dengan makan di restoran mewah.gereja di kota juga pendetanya putih-putih wangi halus kulitnya padahal yang dilayani kotor dan miskin.jemaat yang keadaannya seperti itu dan pendetanya seperti itu lebih baik tidak usah ke gereja saja.zen sudah menulis tentang jangan takut pada pendeta saudara. biar pendeta bilang kalau keluar gereja itu keliru tapi kalau pendeta saudara itu memiliki cuek terhadap kesusahan jemaat dan masyarakat zen bilang tinggalkan saja tidak usah takut!!!
saudara gereja tidak ada gunanya kalau begitu saja.kita bisa mendengarkan nasihat moral dari lain tempat. sering lebih bagus dan lebih bijak dan lebih penuh kasih. kalau Cuma membaca arti ayat alkitab jemaat tidak buta huruf bisa membaca sendiri di rumah dari pinjam macam-macam buku.gereja kristen seharusnya berbeda dari agama lain karena memang beda. kalau lain saja melahirkan tokoh-tokoh yang punya bukti nyata untuk orang kecil. contohnya romo-romo dari katolik atau partai pks. gereja tidak tertarik pada menolong petani atau membuka lokakarya atau memberi kredit untuk membuka usaha kecil. yang dibicarakan gereja sering hanya ajaran sesat, sex atau cara bisnis untu pengusaha besar. itupun zen bilang bisa didapat dari banyak tempat lain.ada yayasan katolik saja banyak punya tanah untuk dikelola petani dan menyediakan bantuan. pks islam memberikan kredit atau koperasi untuk umatnya membuka wartel atau warung.zen sepertinya tidak pernah dengar gereja punya koperasi atau memberikan kredit tanpa bunga.tapi minta sumbangan membangun gereja atau perayaan natal rajin sekali. gereja kristen lebih suka bilang kalau carilah dulu kerajaan allah dan jangan kuatir akan hari esok.tapi zen tidak yakin gereja yang seperti itu tahu cara menemukan kerajaan allah. satu-satunya cara yang zen merasa bisa praktis dari nasihat ini adalah jadi pendeta. kalau jadi pendeta siapa tahu bisa punya hidup tidak kekurangan. karena ini zen sebelumnya bilang pendeta itu jabatan. coba lihat ktp pendeta kan ditulis pekerjaan pendeta. saudara ini akibatnya banyak jemaat di luar gereja hidupnya pakai cara sendiri. memang masih berdoa tapi untuk melancarkan usahanya seperti mimnta pada dukun saja. yesus saja memberi makan 5000 orang atau membuat air jadi anggur dulu atau mungkin menunggu saudaranya dewasa sehingga bisa menafkahi maria sebelum melayani atau menyampaikan ajaran soal rohani. zen tahu ini sudah banyak dipikirkan gereja. baru dipikirkan saja. tapi gereja mungkin belum pernah dengar langsung ada jemaat seperti zen yang bilang gereja tidak ada gunanya karena alasan tadi.zen tidak kepaitan zen geregetan.
Submitted by
zen
on