Submitted by Daniel on

baca blog dennis tentang nagabonar, jadi pingin cerita tentang film juga.

belum lama ini aku nonton darwin awards, yah, aku tahu, ini juga udah telat, maklum lah orang sibuk Cool

film low budget yang lumayan lucu. uniknya, ternyata website yang menjadi latar belakang cerita itu bener2 ada, di sini, dan sudah ada sejak lebih dari 10 tahun yang lalu. bahkan menurut wiki, awardnya sendiri sudah beredar di email dan grup diskusi lebih dari 20 tahun yang lalu.

sama seperti situsnya, film ini bermaksud memberi "penghargaan" pada mereka yang memperbaiki keturunan umat manusia dengan "menghapus" diri sendiri, entah dengan cara mati konyol karena kebodohan mereka sendiri atau membuat dirinya sendiri tidak bisa menghasilkan keturunan.

tapi lalu kepikiran, selama ini banyak orang2 yang berpikiran progresif malah sering dianggap bodoh dan nekat, dan banyak eksperimen2 gila2an yang justru menjadi awal penemuan yang akhirnya mengubah wajah dunia. sementara orang2 yang hanya mau cari aman, berjalan di koridor yang sudah ditetapkan, biasanya tidak jadi siapa2.

lalu, di mana batas antara kreatifitas dan kegilaan? antara jenius dan bodoh?

ending film ini nampaknya juga mempertanyakan hal tersebut, ketika tokoh utama film ini akhirnya menyadari... ah, tapi sebaiknya kalian nonton sendiri saja Tongue out