Submitted by
Purnawan Kristanto
on
Cerita tersisa dari gempa bulan Mei 2006. Rumah milik seorang kakek di Gantiwarno, Klaten, ambruk rata dengan tanah. Penghuninya selamat. Kandang kambingnya ambruk, tapi ternaknya kalis dari bencana. Bulan Juni, tepatnya hari Pentakosta, Gereja Kristen Jawa punya tradisi riyoyo unduh-unduh. Jemaat datang ke gereja sambil membawa pisungsung (persembahan) panenan hasil bumi atau ternak. Meski hidupnya terpuruk ke titik nol, kakek ini tetap punya kerinduan untuk pisungsung. Hartanya yang tersisa hanya 3 ekor kambing. Minggu itu, dia menuntun kambingnya yang paling gemuk ke gereja.