aku
buruh harian
upahku untuk kerjaku hari ini
kerja kemarin sudah dibayar lunas
kerja kemarin bukan kerja hari ini
kerja kemarin dikenang
kerja hari ini dibayar
seribu hari bekerja baik
hari ini bersalah,
tidak mendapat upah
itulah jalan hidup buruh harian
selaksa hari sudah bekerja, apalah guna?
sebab aku adalah buruh harian
walau berlaksa hari telah lalu
setiap hari aku adalah buruh baru
aku
buruh harian
bukan buruh jam-jaman
walau bekerja dari pagi
tak megahkan diri pada yang mulai siang
pun sore hari
tak iri,
meski upah kami sama
aku
buruh harian
Tuanku hanya pekerjakan buruh harian
semua pekerja-Nya buruh harian
buruh harian
Tetapi tuan itu menjawab seorang dari mereka: Saudara, aku tidak berlaku tidak adil terhadap engkau. Bukankah kita telah sepakat sedinar sehari? Matius 20:13