Submitted by
ronggowarsito
on
"Jadi?"
"Tentu."
"Sudah?"
"Belum."
"Kapan?"
"Tunggu."
"Tega?"
"Nggak."
"Lalu?"
"Terpaksa."
"Ditusuk?"
"Dicekik."
"Gitu?"
"Kayaknya."
"Dimasak?"
"Pasti."
"Bumbunya?"
"Rica."
"Kokinya?"
"Kunthet."
Segera setelah isteriku menutup teleponnya, kupanggil Kunthet, tetanggaku.
Lalu sama-sama kami berdua pergi ke belakang rumah. Dengan cekatan Kunthet mengerjakan tugasnya. Aku hanya menonton saja.
Sore hari, hasilnya sudah tersedia di atas meja. Blinky, anjing yang sudah setahun lebih kami pelihara berubah menjadi rica-rica.
blinky namanya
sudah banyak korban dimangsa
satu kelinci dan empat ayam tetangga
maaf, aku terpaksa...
ss09072010