Kharismatik...identik dengan bahasa roh. Tanpa bahasa roh sepertinya tidak afdol. Baik di dalam doa, baik di dalam pujian maupun di dalam penyembahan. Apalagi di dalam nubuatan.
Saya bukanlah duri dalam daging. Ketika saya berjemaat di dalam gereja kharismatik...doktrin bahasa roh lah yang paling sering saya terima. Saya pun pernah mempunyai pandangan yang salah tentang bahasa roh. Kenapa? Karena dahulu bagi saya orang yang berbahasa roh lebih rohani daripada orang yang tidak pernah berbahasa roh.
Semenjak saya terdampar di SS ini, lama - kelamaan saya mulai dicerahkan oleh rekan - rekan di SS bahwa bahasa roh bukanlah segala - galanya. Ketika saya mengetahui bahwa doktrin tentang bahasa roh yang diajarkan gereja saya itu salah, saya tidak keluar dari gereja saya. kenapa?
Karena sekarang saya ke gereja tidak melihat bahasa rohnya. Yang saya lihat adalah Yesus. Biar saja orang berbahasa roh. Biar saja orang mengatakan saya tidak dipenuhi Roh Kudus. biar saja orang mengatakan saya kristen duniawi karena tidak bisa berbahasa roh. Biar saja orang mengatakan bahwa saya tidak dipilih Tuhan. Bagi saya...Yesus lah yang utama ketika saya pergi ke Gereja.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
Perenungan singkat tentang bahasa roh:
Saya akan membandingkan antara bumi dan sorga. Bumi yang kita tinggali ini akan binasa. Silahkan klik di sini. Tetapi ketika kita berbicara tentang Sorga, maka kita akan berkata bahwa Sorga itu kekal adanya. Orang beramai - ramai dan berlomba - lomba untuk masuk ke dalam Sorga.
Kenapa? Karena bumi tidak kekal, dan Sorga kekal.
Begitu juga saya akan membandingkan di dalam 1 Korintus 13 : 8
13:8. Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap.
Nubuat tidak kekal, bahasa roh tidak kekal, pengetahuan tidak kekal. Tetapi kasih kekal adanya. Kenapa saya harus mengejar bahasa roh yang tidak kekal?
Marilah kita sekarang berlomba - lomba mengejar kasih 1 Korintus 13 : 13
13:13 Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.
GBU all