Submitted by Penonton on

Catatan dari pojok Victoria,


Febuary kelabu....mungkin itulah sebutan yang cocok untuk menggambarkan keadaan di  Benua Australia sekarang ini.Bagi sebagian dari  pembaca yang mungkin sering mengikuti/mengamati perkembangan berita di dunia internasional, bencana kebakaran di Australia (yang terjadi dua-tiga hari terahir)tentunya sedang menjadi perbincangan di mana-mana , serta mencuri perhatian banyak orang di seluruh penjuru dunia.

Beberapa hari ini tentunya merupakan hari-hari yang teramat sulit bagi sebagian warga Australia yang berada di negara bagian Victoria.Tercatat...sekitar 178 jiwa telah menjadi korban keganasan "Bush Fire" di belahan negara bagian Victoria.Tercatat juga sekitar 1200 orang mengalami luka-luka yang diakibatkan oleh kebakaran hutan kali ini.

Pemerintah Australia  telah menetapkan kebakaran kali ini sebagai bencana nasional serta hari berkabung Nasional, guna menghormati serta memperingati semua korban  jiwa akibat bencana kebakaran hutan kali ini.

Bagi kebanyakan warga Australia, bulan Febuary memang dikenal sebagai waktu dimana siklus cuaca panas tahunan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari bagi kebanyakan warga Australia.

Musim panas atau "Summer Time" di Benua Kangguru memang  terkenal akan ke'ganasannya, serta sering meminta koban jiwa setiap tahunnya.Cuaca panas seringkali juga menjadi penghalang bagi orang-orang untuk bekerja.Sekedar informasi tambahan, para pekerja,buruh,dan tenaga kerja di Australia diijinkan oleh hukum untuk tidak masuk bekerja jika suhu udara mencapai lebih dari 43c....jadi jika suhu mencapai 43c.....itu tandanya libuuur....cihuy....

Setiap tahun, ketika tanggalan bergerak memasuki ahir bulan Januari, cuaca akan berangsur-angsur menjadi panas dan udara menjadi kering.Suhu udara bergerak perlahan tapi pasti, mendekati kisaran 34c - 42c setiap harinya.Keadaan ini biasanya bertahan untuk jangka waktu +/- 2 minggu, sebelum suhu udara secara perlahan berangsur turun kepada (+/-) 24c - 32c (suhu normal).

"Api yang membunuh ratusan jiwa"

Bagi kebanyakan daerah di Australia, suhu udara rata-rata di waktu musim panas adalah berkisar di (+/-) 38c - 42c.Keadaan tersebut sempat terlampaui pada tahun 1995.

Tepatnya di kota Perth, Australia Barat , suhu udara di kala musim panas pada tahun 1995 sempat mencapai 44c.Rekord tersebut belum pernah terlewati selama 30 tahun terahir.

Tercatat bahwa,dalam30 tahun terahir belum pernah ada hari-hari dimusim panas yang melewati batas 44c......

....sampai pada suatu hari di tahun 2009.....

Tepatnya 7 Feb 2009, suhu termometer  menunjukan anggka 46c, yang menjadi rekord hari-hari  terpanas dalam 30 tahun terahir bagi benua Australia.

Beberapa negara bagian di Australia, turut merasakan panasnya 46c tersebut........

Beberapa kota besar seperti Syd,Melb, dan Gold Coast digambarkan sebagai kota-kota yang "terpanggang" oleh ganasnya udara panas  di musim panas kali ini.Biasanya musim panas merupakan saat-saat terbaik untuk menikmati  suasana pantai dan BBQ.Banyak pihak yang tidak pernah menyangka akan terjadinya bencana kebakaran kali ini.

Beberapa saksi mata  menceritakan tentang api yang secara tiba-tiba "menyala" di berbagai tempat ,secara bersama-sama.Perlu diketahui bahwa dalam keadaan kering dan panas, sedikit saja pantulan sinar matahari dari benda-benda seperti kaca,logam mengkilap ,dan kaleng bekas minuman dapat menimbulkan percikan api.

Dalam hitungan menit, satelit cuaca telah menangkap sekitar 300 titik api, yang tersebar di berbagai penjuru Australia.Tercatat bahwa dalam 1 jam pertama, area sebesar 290 hektar habis dilalap api.Keadaan ini tentunya  diperparah dengan bertiupnya angin kencang yang mempercepat penyebaran api di berbagai tempat.

"pemadam kebakaran tidak berdaya"

 

Kecepatan api yang tertiup angin kencang membuat banyak penduduk di sekitar area kebakaran tidak sempat menyelamatkan harta bendanya.Banyak korban yang selamat hanya sempat membawa baju yang menempel di badan tampa bisa membawa harta benda yang lain.

Dalam keadaan panik dan kacau, kendaraan seperti mobil dan motor juga tidak dapat diandalkan sebagai sarana penembus kobaran api.Banyak korban bersaksi bahwa, jalan-jalan menjadi sedemikian panas, sehingga melelehkan ban-ban mobil seketika itu juga.

Beberapa mobil yang berhasil ditemukan di tengah puing-puing yang tersisa, menunjukan adanya sisa-sisa jasad manusia yang berada dalam mobil tersebut.Mereka kemungkinan merupakan orang-orang yang beranggapan bahwa mobil-mobil mereka bisa digunakan untuk menerjang kobaran api.........sebuah perkiraan yang keliru......sehingga berakibat fatal.....

"mobil hangus"

Begitu banyak kisah-kisah yang menyedihkan, yang menceritakan orang-orang yang kehilangan anggota keluarga mereka dalam bencana alam kali ini.Begitu banyak anak-anak yang kehilangan orang tua mereka, orang tua yang kehilangan anak-anak, serta keluarga yang kehilangan orang-orang yang mereka cintai.Sebagian tubuh-tubuh hangus ditemukan dalam keadaan memegang selang air......sebagian bahkan ditemukan dalam keadaan berpelukan.

Percaya atau tidak,yang paling banyak terdapat di lokasi kejadian adalah jasad- jasad manusia yang ditemukan di dalam lokasi kamar mandi, mungkin mereka berusaha membasahi diri mereka di dalam kamar mandi, sebelum terpanggang hidup-hidup didalamnya.

Pada saat tulisan ini diketik.....jumlah korban meninggal masih terus bertambah, berhubung api masih belum bisa dipadamkan di beberapa daerah.Dua orang juga sempat ditangkap serta dijatuhi tuduhan untuk bertanggung jawab atas pembakaran di beberapa tempat di seputar Victoria.Jumlah kerusakan rumah serta kerugian harta benda ditafsir mendekati $600 juta dollar, dan masih akan terus bertambah.

"Siang menjadi gelap"

Seringkali saya berpikir dan bertanya dalam hati.....

Bagaimana mungkin sebuah negara bagian mengalami kebakaran yang luar biasa hebatnya, sementara kurang dari 100km dari tempat bencana tersebut, beberapa kota kecil disibukan oleh bencana banjir?

Orang-orang berkata bahwa jakarta mengalami kebanjiran......Indonesia mengalami banjir dimana-mana......sementara  di Melbourne dan Sydney orang-orang kepanasan oleh cuaca panas, serta repot oleh kebakaran dimana-mana.....

Banyak orang-orang yang telah kehilangan harta benda, serta merta menangis dan berdoa kepada Tuhan.Mereka bertanya,"mengapa mereka harus mengalami semua itu?".Mengapa sanak keluarga mereka menjadi korban bencana kebakaran tersebut?

Serta banyak pertanyaan-pertanyaan lainnya.....

Satu hal yang ingin ditekankan oleh penulis adalah menganai cara kita untuk "bersyukur".Mengucap syukur atas segala perlindungan dan kesempatan yang masih diberikan kepada kita, sehingga kita masih diijinkan untuk dapat hidup dan melewati hari-hari ini.

Sudahkah kita mengucap syukur atas segala berkat yang kita peroleh hari ini?

Sudahkah kita mengucap syukur atas kesehatan dan umur yang miliki?

Dikala kita melihat bencana-bencana yang terjadi di sekitar kita.....sudah sewajarnya jika kita mengucap syukur atas segala penjagaan yang Tuhan berikan atas diri kita selama ini.

Kehidupan di Dunia begitu rapuh.....

Hidup dan Mati berada di tangan Tuhan....

Kita tidak pernah akan tahu, jikalau malam ini akan menjadi malam terahir kita di dunia ini...

Kita mungkin saja meninggal di menit-menit yang akan datang, tampa adanya tanda-tanda pemberi-tahuan sebelumnya...

Para pembaca yang budiman....

Sudahkah anda mengakui dosa-dosa anda serta menerima Tuhan Yesus sebagai juru selamat anda?

*Bertobatlah sekarang.....jangan menunggu lebih lama lagi.....

 

NB: Pada saat tulisan ini ditulis, korban meninggal telah mencapai 201 jiwa, serta 1900 luka-luka, dan 46 orang dengan luka bakar diatas 60%.

Mohon kiranya agar para pembaca dapat membantu dengan doa, agar orang-orang di Victoria dapat diberikan kekuatan serta penghiburan dalam menghadapi/melewati kejadian bencana kebakaran 2008.