Submitted by Debu tanah on

Alkitab mengajarkan bahwa manusia telah menjadi bebal dan kecenderungannya adalah melakukan dosa. Tidak terkecuali anak-anak Allah yang telah menerima keselamatan! Nah untuk itu, supaya anak-anakNya itu ingat kepada janji dan perintah Allah, maka kadang Allah memberi “tanda” pengingat kepada mereka.

Allah membuat sendi pangkal paha Yakub terpelecok supaya dia ingat bahwa dia adalah “Israel”.

Allah memberi tanda “kematian bayinya” dan “hukuman yang lain” kepada Daud, supaya dia selalu ingat bahwa Allah membenci dosa dan perzinahan.



“Tanda” itu adalah belas kasih Allah kepada anak-anak Nya, bila kita dengan tekun menanggung “tanda” itu maka kita akan beroleh kasih karunia Allah!

Yakub mempunyai kecenderungan melakukan segala sesuatu atas kemampuan diri sendiri, itulah sebabnya Allah membuat pangkal pahanya terpelecok supaya dia bersandar kepada Allah. Daud punya kecenderungan kepada dosa hawa nafsu dan telah berbuah pada dosa perzinahan. Atas belas kasihan Nya, dia diberi “tanda”.


Bagaimana bila kita tidak mau menerima atau menolak “tanda” itu? Saul adalah contoh orang yang menolak “tanda” dari Allah, 2 kali Allah memberikan “tanda” dengan menolak dia sebagai raja Israel atas pelanggarannya. Tetapi dia memang tegar hati dan menolak “tanda” dari Allah dengan memberontak kepada Allah hingga dia mati.

Bersyukurlah bila Allah tidak perlu memberikan “tanda” kepada kita karena kita memang sudah taat kepada perintah Allah.

Mazmur  32:9 Janganlah seperti kuda atau bagal yang tidak berakal, yang kegarangannya harus dikendalikan dengan tali les dan kekang, kalau tidak, ia tidak akan mendekati engkau.

Dan bila Allah terpaksa juga memberikan “tanda” pada kita untuk mendisiplinkan kita dan membuat kita benar-benar bertobat, maka jangan lah kita sampai menolak “tanda” yang diberikan Allah kepada kita, tetapi dengan tekun menanggungnya, supaya kita beroleh kasih karunia-Nya !